Mini TO LBI [11] SNBT 2026

14

Mini TO LBI [11] SNBT 2026

Anda punya waktu 34 menit untuk mengerjakan 24 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 24

ENERGI ANGIN

Energi angin adalah energi kinetik yang dihasilkan oleh pergerakan udara akibat perbedaan tekanan dan suhu di atmosfer bumi. Perbedaan suhu antara permukaan laut, daratan, dan lapisan atmosfer menyebabkan udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi menuju daerah bertekanan rendah, membentuk aliran udara yang disebut angin. Energi ini termasuk dalam kategori energi terbarukan karena sumbernya berasal dari proses alami yang terus berlangsung dan tidak akan habis selama matahari masih bersinar.

Kandungan energi dalam angin berasal dari energi kinetik partikel udara yang bergerak. Semakin besar massa udara dan semakin tinggi kecepatan anginnya, semakin besar pula energi yang dikandungnya. Secara fisika, energi yang dapat dimanfaatkan dari angin dinyatakan dengan rumus:
P = 1/2 ρAv³
dengan P adalah daya angin (Watt), ρ adalah massa jenis udara (sekitar 1,225 kg/m³ di permukaan laut), A adalah luas area sapuan baling-baling turbin (m²), dan v adalah kecepatan angin (m/s). Rumus tersebut menunjukkan bahwa daya energi angin sangat bergantung pada kubik kecepatan angin, sehingga sedikit peningkatan kecepatan angin dapat menghasilkan peningkatan daya yang signifikan.

Namun, tidak semua energi angin dapat diubah menjadi listrik karena adanya batas efisiensi fisik yang disebut batas Betz, yaitu sekitar 59,3%. Artinya, turbin angin maksimum hanya dapat mengonversi sekitar 59% energi kinetik angin menjadi energi mekanik. Efisiensi sistem turbin angin modern biasanya berkisar antara 35–45%, tergantung pada desain turbin, kondisi angin, serta teknologi kontrol yang digunakan. Dengan kemajuan teknologi seperti turbin berporos vertikal dan sistem kontrol adaptif, potensi pemanfaatan energi angin semakin meningkat, menjadikannya sumber energi ramah lingkungan yang kompetitif terhadap bahan bakar fosil.

Indonesia memiliki potensi energi angin yang cukup besar, terutama di wilayah pesisir dan daerah timur seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan pantai selatan Jawa. Kecepatan angin di daerah tersebut rata-rata berkisar antara 5–7 m/s, cukup ideal untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Pemerintah Indonesia telah membangun beberapa PLTB, seperti PLTB Sidrap dan Jeneponto di Sulawesi Selatan, yang menjadi langkah awal menuju pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan. Dengan teknologi yang semakin efisien, energi angin berpotensi menjadi salah satu sumber utama energi terbarukan di masa depan Indonesia.

4. Berdasarkan batas Betz, apa makna bahwa turbin angin hanya dapat mengonversi maksimal 59,3% energi angin?

2 / 24

ENERGI ANGIN

Energi angin adalah energi kinetik yang dihasilkan oleh pergerakan udara akibat perbedaan tekanan dan suhu di atmosfer bumi. Perbedaan suhu antara permukaan laut, daratan, dan lapisan atmosfer menyebabkan udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi menuju daerah bertekanan rendah, membentuk aliran udara yang disebut angin. Energi ini termasuk dalam kategori energi terbarukan karena sumbernya berasal dari proses alami yang terus berlangsung dan tidak akan habis selama matahari masih bersinar.

Kandungan energi dalam angin berasal dari energi kinetik partikel udara yang bergerak. Semakin besar massa udara dan semakin tinggi kecepatan anginnya, semakin besar pula energi yang dikandungnya. Secara fisika, energi yang dapat dimanfaatkan dari angin dinyatakan dengan rumus:
P = 1/2 ρAv³
dengan P adalah daya angin (Watt), ρ adalah massa jenis udara (sekitar 1,225 kg/m³ di permukaan laut), A adalah luas area sapuan baling-baling turbin (m²), dan v adalah kecepatan angin (m/s). Rumus tersebut menunjukkan bahwa daya energi angin sangat bergantung pada kubik kecepatan angin, sehingga sedikit peningkatan kecepatan angin dapat menghasilkan peningkatan daya yang signifikan.

Namun, tidak semua energi angin dapat diubah menjadi listrik karena adanya batas efisiensi fisik yang disebut batas Betz, yaitu sekitar 59,3%. Artinya, turbin angin maksimum hanya dapat mengonversi sekitar 59% energi kinetik angin menjadi energi mekanik. Efisiensi sistem turbin angin modern biasanya berkisar antara 35–45%, tergantung pada desain turbin, kondisi angin, serta teknologi kontrol yang digunakan. Dengan kemajuan teknologi seperti turbin berporos vertikal dan sistem kontrol adaptif, potensi pemanfaatan energi angin semakin meningkat, menjadikannya sumber energi ramah lingkungan yang kompetitif terhadap bahan bakar fosil.

Indonesia memiliki potensi energi angin yang cukup besar, terutama di wilayah pesisir dan daerah timur seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan pantai selatan Jawa. Kecepatan angin di daerah tersebut rata-rata berkisar antara 5–7 m/s, cukup ideal untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Pemerintah Indonesia telah membangun beberapa PLTB, seperti PLTB Sidrap dan Jeneponto di Sulawesi Selatan, yang menjadi langkah awal menuju pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan. Dengan teknologi yang semakin efisien, energi angin berpotensi menjadi salah satu sumber utama energi terbarukan di masa depan Indonesia.

5. Sebuah turbin dengan luas sapuan 25 m² beroperasi pada kecepatan angin 10 m/s dan massa jenis udara 1,2 kg/m³. Jika efisiensi konversi turbin adalah 40% dan efisiensi generator 80%, hitung daya listrik yang benar-benar dihasilkan.

3 / 24

ENERGI ANGIN

Energi angin adalah energi kinetik yang dihasilkan oleh pergerakan udara akibat perbedaan tekanan dan suhu di atmosfer bumi. Perbedaan suhu antara permukaan laut, daratan, dan lapisan atmosfer menyebabkan udara bergerak dari daerah bertekanan tinggi menuju daerah bertekanan rendah, membentuk aliran udara yang disebut angin. Energi ini termasuk dalam kategori energi terbarukan karena sumbernya berasal dari proses alami yang terus berlangsung dan tidak akan habis selama matahari masih bersinar.

Kandungan energi dalam angin berasal dari energi kinetik partikel udara yang bergerak. Semakin besar massa udara dan semakin tinggi kecepatan anginnya, semakin besar pula energi yang dikandungnya. Secara fisika, energi yang dapat dimanfaatkan dari angin dinyatakan dengan rumus:
P = 1/2 ρAv³
dengan P adalah daya angin (Watt), ρ adalah massa jenis udara (sekitar 1,225 kg/m³ di permukaan laut), A adalah luas area sapuan baling-baling turbin (m²), dan v adalah kecepatan angin (m/s). Rumus tersebut menunjukkan bahwa daya energi angin sangat bergantung pada kubik kecepatan angin, sehingga sedikit peningkatan kecepatan angin dapat menghasilkan peningkatan daya yang signifikan.

Namun, tidak semua energi angin dapat diubah menjadi listrik karena adanya batas efisiensi fisik yang disebut batas Betz, yaitu sekitar 59,3%. Artinya, turbin angin maksimum hanya dapat mengonversi sekitar 59% energi kinetik angin menjadi energi mekanik. Efisiensi sistem turbin angin modern biasanya berkisar antara 35–45%, tergantung pada desain turbin, kondisi angin, serta teknologi kontrol yang digunakan. Dengan kemajuan teknologi seperti turbin berporos vertikal dan sistem kontrol adaptif, potensi pemanfaatan energi angin semakin meningkat, menjadikannya sumber energi ramah lingkungan yang kompetitif terhadap bahan bakar fosil.

Indonesia memiliki potensi energi angin yang cukup besar, terutama di wilayah pesisir dan daerah timur seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan pantai selatan Jawa. Kecepatan angin di daerah tersebut rata-rata berkisar antara 5–7 m/s, cukup ideal untuk pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB). Pemerintah Indonesia telah membangun beberapa PLTB, seperti PLTB Sidrap dan Jeneponto di Sulawesi Selatan, yang menjadi langkah awal menuju pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan. Dengan teknologi yang semakin efisien, energi angin berpotensi menjadi salah satu sumber utama energi terbarukan di masa depan Indonesia.

6. Sebuah lokasi memiliki kecepatan angin rata-rata 6 m/s. Jika kecepatan ini meningkat menjadi 7 m/s karena perubahan cuaca, berapa persen peningkatan daya angin?

4 / 24

Rokok mengandung lebih dari 5000 zat kimia berbahaya, termasuk nikotin, tar, formaldehida, benzena, hidrogen sianida, karbon monoksida dan lain lain. Ketika asap rokok dihirup, zat-zat ini masuk ke dalam saluran pernapasan dan mencapai paru-paru. Di dalam paru-paru terdapat sel-sel epitel yang melapisi dinding organ tersebut. Sel-sel ini memiliki rambut-rambut halus disebut silia yang berfungsi menyapu lendir dan partikel asing keluar dari saluran pernapasan.

Paparan asap rokok dalam jangka panjang merusak silia sehingga tidak dapat bergerak optimal. Akibatnya, lendir dan partikel beracun menumpuk di paru-paru. Selain itu, zat yang bersifat karsinogenik dalam rokok dapat merusak DNA dalam inti sel epitel. Kerusakan DNA ini memicu mutasi yang menyebabkan sel membelah tidak terkendali, berpotensi berkembang menjadi sel kanker paru-paru.

Di dalam sel yang terpapar asap rokok, mitokondria sebagai penghasil energi juga mengalami gangguan akibat racun seperti sianida dan karbon monoksida. Akibatnya, produksi energi menurun dan sel mengalami stres oksidatif. Kondisi ini memicu peradangan kronis dan mempercepat kematian sel (apoptosis) pada jaringan paru-paru.

7. Berdasarkan teks, organel sel yang mengalami gangguan akibat terpapar asap rokok sehingga produksi energi terganggu adalah

5 / 24

Rokok mengandung lebih dari 5000 zat kimia berbahaya, termasuk nikotin, tar, formaldehida, benzena, hidrogen sianida, karbon monoksida dan lain lain. Ketika asap rokok dihirup, zat-zat ini masuk ke dalam saluran pernapasan dan mencapai paru-paru. Di dalam paru-paru terdapat sel-sel epitel yang melapisi dinding organ tersebut. Sel-sel ini memiliki rambut-rambut halus disebut silia yang berfungsi menyapu lendir dan partikel asing keluar dari saluran pernapasan.

Paparan asap rokok dalam jangka panjang merusak silia sehingga tidak dapat bergerak optimal. Akibatnya, lendir dan partikel beracun menumpuk di paru-paru. Selain itu, zat yang bersifat karsinogenik dalam rokok dapat merusak DNA dalam inti sel epitel. Kerusakan DNA ini memicu mutasi yang menyebabkan sel membelah tidak terkendali, berpotensi berkembang menjadi sel kanker paru-paru.

Di dalam sel yang terpapar asap rokok, mitokondria sebagai penghasil energi juga mengalami gangguan akibat racun seperti sianida dan karbon monoksida. Akibatnya, produksi energi menurun dan sel mengalami stres oksidatif. Kondisi ini memicu peradangan kronis dan mempercepat kematian sel (apoptosis) pada jaringan paru-paru.

8. Berdasarkan teks, zat pada asap rokok yang bukan bersifat karsinogenik adalah …..

6 / 24

KBBI mendefinisikan saham ke beberapa pengertian. Pertama, arti saham sebagai bagian dari permodalan, biasanya dalam konteks perusahaan. Kedua, saham adalah surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor. Ketiga, saham merupakan hak yang dimiliki pemegang saham terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Saham merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling populer. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrumen investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham, yaitu Dividen dan Capital Gain. Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama, yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode di mana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham perusahaan XYZ dengan harga per saham Rp3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp500 untuk setiap saham yang dijualnya.

10. Berdasarkan bacaan, manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan konsep saham menurut KBBI?

7 / 24

KBBI mendefinisikan saham ke beberapa pengertian. Pertama, arti saham sebagai bagian dari permodalan, biasanya dalam konteks perusahaan. Kedua, saham adalah surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor. Ketiga, saham merupakan hak yang dimiliki pemegang saham terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Saham merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling populer. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrumen investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham, yaitu Dividen dan Capital Gain. Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama, yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode di mana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham perusahaan XYZ dengan harga per saham Rp3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp500 untuk setiap saham yang dijualnya.

11. Sumber dividen menurut bacaan berasal dari …..

8 / 24

KBBI mendefinisikan saham ke beberapa pengertian. Pertama, arti saham sebagai bagian dari permodalan, biasanya dalam konteks perusahaan. Kedua, saham adalah surat bukti pemilikan bagian modal perseroan terbatas yang memberi hak atas dividen dan lain-lain menurut besar kecilnya modal yang disetor. Ketiga, saham merupakan hak yang dimiliki pemegang saham terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagi dalam pemilikan dan pengawasan.

Saham merupakan salah satu instrumen pasar keuangan yang paling populer. Menerbitkan saham merupakan salah satu pilihan perusahaan ketika memutuskan untuk pendanaan perusahaan. Pada sisi yang lain, saham merupakan instrumen investasi yang banyak dipilih para investor karena saham mampu memberikan tingkat keuntungan yang menarik. Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas aset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pada dasarnya, ada dua keuntungan yang diperoleh investor dengan membeli atau memiliki saham, yaitu Dividen dan Capital Gain. Dividen merupakan pembagian keuntungan yang diberikan perusahaan dan berasal dari keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Dividen diberikan setelah mendapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Jika seorang pemodal ingin mendapatkan dividen, pemodal tersebut harus memegang saham tersebut dalam kurun waktu yang relatif lama, yaitu hingga kepemilikan saham tersebut berada dalam periode di mana diakui sebagai pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen. Dividen yang dibagikan perusahaan dapat berupa dividen tunai atau dapat pula berupa dividen saham yang berarti kepada setiap pemegang saham diberikan dividen sejumlah saham sehingga jumlah saham yang dimiliki seorang pemodal akan bertambah dengan adanya pembagian dividen saham tersebut.

Capital Gain merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. Misalnya Investor membeli saham perusahaan XYZ dengan harga per saham Rp3.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp3.500 per saham yang berarti pemodal tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp500 untuk setiap saham yang dijualnya.

12. Berdasarkan contoh dalam bacaan, capital gain terjadi ketika investor ….

9 / 24

Berdasarkan Perjanjian New York, Amerika Serikat menginstruksikan agar Belanda memindahkan kekuasaan atas wilayah Irian Barat ke dalam kedaulatan Indonesia. Melalui United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) penyerahan Papua bagian barat tersebut diterima. Papua bagian barat resmi masuk ke Indonesia pada 1 Mei 1963 dan setelah diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) tahun 1969, kepastian Papua bagian barat masuk ke wilayah Indonesia semakin jelas karena rakyat Papua bagian barat memilih untuk tetap berada sebagai bagian dari Republik Indonesia.

Perjuangan untuk merebut kembali Irian Barat adalah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah Indonesia. Dengan kombinasi diplomasi, tekanan internasional, dan strategi militer melalui Operasi Trikora, Indonesia berhasil mendapatkan kembali wilayahnya tanpa perang besar. Penyerahan Irian Barat pada 1 Mei 1963 merupakan bukti bahwa perjuangan panjang akhirnya membuahkan hasil, meskipun tantangan dalam membangun dan menyejahterakan wilayah ini masih terus berlanjut hingga sekarang.

Beberapa dampak penyerahan Irian Barat bagi Indonesia.
a) Memperkuat Kedaulatan Indonesia – Kembalinya Irian Barat menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat penuh atas seluruh wilayahnya. Ini juga mengakhiri klaim Belanda atas wilayah Indonesia.
b) Meningkatkan Reputasi Indonesia di Dunia Internasional – Keberhasilan merebut Irian Barat secara diplomasi dan militer menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan berpengaruh. Indonesia semakin dihormati dalam organisasi internasional seperti Gerakan Non-Blok dan PBB.
c) Memicu Pembangunan di Wilayah Timur Indonesia – Pemerintah mulai mempercepat pembangunan di Papua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, masih banyak tantangan dalam pemerataan pembangunan hingga saat ini.
d) Meningkatkan Nasionalisme – Meningkatkan rasa nasionalisme dan persatuan nasional melalui momentum perjuangan pembebasan. Penyatuan administrasi lokal dengan sistem pemerintahan Republik Indonesia, termasuk pembubaran Dewan Papua dan pergantian nama-nama wilayah.

(Diadaptasi dari https://inca.ac.id/penyerahan-irian-barat)

14. Langkah militer yang diambil pemerintah Indonesia untuk merebut Irian Barat dari Belanda adalah dengan membentuk ….

10 / 24

Berdasarkan Perjanjian New York, Amerika Serikat menginstruksikan agar Belanda memindahkan kekuasaan atas wilayah Irian Barat ke dalam kedaulatan Indonesia. Melalui United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) penyerahan Papua bagian barat tersebut diterima. Papua bagian barat resmi masuk ke Indonesia pada 1 Mei 1963 dan setelah diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) tahun 1969, kepastian Papua bagian barat masuk ke wilayah Indonesia semakin jelas karena rakyat Papua bagian barat memilih untuk tetap berada sebagai bagian dari Republik Indonesia.

Perjuangan untuk merebut kembali Irian Barat adalah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah Indonesia. Dengan kombinasi diplomasi, tekanan internasional, dan strategi militer melalui Operasi Trikora, Indonesia berhasil mendapatkan kembali wilayahnya tanpa perang besar. Penyerahan Irian Barat pada 1 Mei 1963 merupakan bukti bahwa perjuangan panjang akhirnya membuahkan hasil, meskipun tantangan dalam membangun dan menyejahterakan wilayah ini masih terus berlanjut hingga sekarang.

Beberapa dampak penyerahan Irian Barat bagi Indonesia.
a) Memperkuat Kedaulatan Indonesia – Kembalinya Irian Barat menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat penuh atas seluruh wilayahnya. Ini juga mengakhiri klaim Belanda atas wilayah Indonesia.
b) Meningkatkan Reputasi Indonesia di Dunia Internasional – Keberhasilan merebut Irian Barat secara diplomasi dan militer menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan berpengaruh. Indonesia semakin dihormati dalam organisasi internasional seperti Gerakan Non-Blok dan PBB.
c) Memicu Pembangunan di Wilayah Timur Indonesia – Pemerintah mulai mempercepat pembangunan di Papua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, masih banyak tantangan dalam pemerataan pembangunan hingga saat ini.
d) Meningkatkan Nasionalisme – Meningkatkan rasa nasionalisme dan persatuan nasional melalui momentum perjuangan pembebasan. Penyatuan administrasi lokal dengan sistem pemerintahan Republik Indonesia, termasuk pembubaran Dewan Papua dan pergantian nama-nama wilayah.

(Diadaptasi dari https://inca.ac.id/penyerahan-irian-barat)

15. Permasalahan Irian Barat berhasil diselesaikan lewat bantuan PBB. Penduduk Irian Barat tetap memilih bergabung dengan wilayah RI lewat jajak pendapat yang disebut…

11 / 24

Berdasarkan Perjanjian New York, Amerika Serikat menginstruksikan agar Belanda memindahkan kekuasaan atas wilayah Irian Barat ke dalam kedaulatan Indonesia. Melalui United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA) penyerahan Papua bagian barat tersebut diterima. Papua bagian barat resmi masuk ke Indonesia pada 1 Mei 1963 dan setelah diadakan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) tahun 1969, kepastian Papua bagian barat masuk ke wilayah Indonesia semakin jelas karena rakyat Papua bagian barat memilih untuk tetap berada sebagai bagian dari Republik Indonesia.

Perjuangan untuk merebut kembali Irian Barat adalah salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah Indonesia. Dengan kombinasi diplomasi, tekanan internasional, dan strategi militer melalui Operasi Trikora, Indonesia berhasil mendapatkan kembali wilayahnya tanpa perang besar. Penyerahan Irian Barat pada 1 Mei 1963 merupakan bukti bahwa perjuangan panjang akhirnya membuahkan hasil, meskipun tantangan dalam membangun dan menyejahterakan wilayah ini masih terus berlanjut hingga sekarang.

Beberapa dampak penyerahan Irian Barat bagi Indonesia.
a) Memperkuat Kedaulatan Indonesia – Kembalinya Irian Barat menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang berdaulat penuh atas seluruh wilayahnya. Ini juga mengakhiri klaim Belanda atas wilayah Indonesia.
b) Meningkatkan Reputasi Indonesia di Dunia Internasional – Keberhasilan merebut Irian Barat secara diplomasi dan militer menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan berpengaruh. Indonesia semakin dihormati dalam organisasi internasional seperti Gerakan Non-Blok dan PBB.
c) Memicu Pembangunan di Wilayah Timur Indonesia – Pemerintah mulai mempercepat pembangunan di Papua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Namun, masih banyak tantangan dalam pemerataan pembangunan hingga saat ini.
d) Meningkatkan Nasionalisme – Meningkatkan rasa nasionalisme dan persatuan nasional melalui momentum perjuangan pembebasan. Penyatuan administrasi lokal dengan sistem pemerintahan Republik Indonesia, termasuk pembubaran Dewan Papua dan pergantian nama-nama wilayah.

(Diadaptasi dari https://inca.ac.id/penyerahan-irian-barat)

16. Pernyataan berikut ini yang tidak sesuai terkait penyerahan Irian Barat bagi Indonesia adalah ….

12 / 24

RESESI, DEPRESI, DAN PENGANGGURAN

Output agregat adalah kuantitas total barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian pada suatu periode tertentu. Ketika yang diproduksi lebih sedikit (dengan kata lain, ketika output agregat menurun), barang dan jasa yang beredar lebih sedikit, dan standar hidup rata-rata menurun. Ketika banyak perusahaan memotong produksi, mereka menghentikan pekerja, yang menaikkan tingkat pengangguran. Resesi adalah periode di mana GDP riil menurun setidaknya selama dua kuartal berturut-turut. GDP riil adalah ukuran output aktual barang dan jasa dalam perekonomian selama periode tertentu. Ketika GDP riil turun, lebih sedikit output yang bisa diproduksi. Ketika output lebih sedikit diproduksi, input lebih sedikit digunakan, lapangan kerja turun, tingkat pengangguran naik, dan lebih sedikit persentase stok modal yang tersedia yang bisa dimanfaatkan (lebih banyak pabrik dan peralatan yang dijalankan kurang dari kapasitas penuhnya, ketika output riil turun, pendapatan riil pun turun.

Depresi adalah resesi yang berlanjut dan parah. Gejala resesi yang dibahas adalah pengangguran. Orang yang tidak bekerja terbagi atas dua kategori: (1) menganggur atau (2) bukan angkatan kerja. Menganggur tidak sama dengan tidak bekerja atau tidak mau bekerja. Orang yang tidak mau bekerja, tidak dapat dikatakan sebagai pengangguran. Sebab jika dia mencari pekerjaan (ingin bekerja), mungkin dengan segera mendapatkannya. Kalau begitu, mengapa dia tidak mau bekerja? Pengangguran tidak identik dengan tidak (mau) bekerja. Seseorang baru dikatakan menganggur bila dia ingin bekerja dan telah berusaha mencari kerja, namun tidak mendapatkannya. Dalam ilmu kependudukan (demografi), orang yang mencari kerja masuk dalam kelompok penduduk yang disebut angkatan kerja. Berdasarkan kategori usia, usia angkatan kerja adalah 15-64 tahun. Tetapi tidak semua orang yang berusia 15-64 tahun dihitung sebagai angkatan kerja. Yang dihitung sebagai angkatan kerja adalah penduduk yang berusia 15-64 tahun dan sedang mencari kerja, sedangkan yang tidak mencari kerja tidak masuk angkatan kerja. Perbandingan antara jumlah angkatan kerja dengan jumlah penduduk usia kerja dinyatakan dalam tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Angka/tingkat pengangguran di dapat dengan cara membagi jumlah angkatan kerja yang tidak bekerja atau belum mendapatkan pekerjaan dengan jumlah angkatan kerja dikalikan 100%.

18. Berdasarkan paragraf 1, dalam jangka pendek teknologi dianggap tetap, barang modal merupakan input tetap, sedangkan tenaga kerja dianggap variabel. Jika terjadi penurunan output riil (resesi) akan meningkatkan …..

13 / 24

RESESI, DEPRESI, DAN PENGANGGURAN

Output agregat adalah kuantitas total barang dan jasa yang dihasilkan dalam perekonomian pada suatu periode tertentu. Ketika yang diproduksi lebih sedikit (dengan kata lain, ketika output agregat menurun), barang dan jasa yang beredar lebih sedikit, dan standar hidup rata-rata menurun. Ketika banyak perusahaan memotong produksi, mereka menghentikan pekerja, yang menaikkan tingkat pengangguran. Resesi adalah periode di mana GDP riil menurun setidaknya selama dua kuartal berturut-turut. GDP riil adalah ukuran output aktual barang dan jasa dalam perekonomian selama periode tertentu. Ketika GDP riil turun, lebih sedikit output yang bisa diproduksi. Ketika output lebih sedikit diproduksi, input lebih sedikit digunakan, lapangan kerja turun, tingkat pengangguran naik, dan lebih sedikit persentase stok modal yang tersedia yang bisa dimanfaatkan (lebih banyak pabrik dan peralatan yang dijalankan kurang dari kapasitas penuhnya, ketika output riil turun, pendapatan riil pun turun.

Depresi adalah resesi yang berlanjut dan parah. Gejala resesi yang dibahas adalah pengangguran. Orang yang tidak bekerja terbagi atas dua kategori: (1) menganggur atau (2) bukan angkatan kerja. Menganggur tidak sama dengan tidak bekerja atau tidak mau bekerja. Orang yang tidak mau bekerja, tidak dapat dikatakan sebagai pengangguran. Sebab jika dia mencari pekerjaan (ingin bekerja), mungkin dengan segera mendapatkannya. Kalau begitu, mengapa dia tidak mau bekerja? Pengangguran tidak identik dengan tidak (mau) bekerja. Seseorang baru dikatakan menganggur bila dia ingin bekerja dan telah berusaha mencari kerja, namun tidak mendapatkannya. Dalam ilmu kependudukan (demografi), orang yang mencari kerja masuk dalam kelompok penduduk yang disebut angkatan kerja. Berdasarkan kategori usia, usia angkatan kerja adalah 15-64 tahun. Tetapi tidak semua orang yang berusia 15-64 tahun dihitung sebagai angkatan kerja. Yang dihitung sebagai angkatan kerja adalah penduduk yang berusia 15-64 tahun dan sedang mencari kerja, sedangkan yang tidak mencari kerja tidak masuk angkatan kerja. Perbandingan antara jumlah angkatan kerja dengan jumlah penduduk usia kerja dinyatakan dalam tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK). Angka/tingkat pengangguran di dapat dengan cara membagi jumlah angkatan kerja yang tidak bekerja atau belum mendapatkan pekerjaan dengan jumlah angkatan kerja dikalikan 100%.

19. Data penduduk negara KY sebagai berikut: jumlah penduduk 210 juta jiwa, jumlah penduduk usia kerja 120 juta jiwa, jumlah angkatan kerja 102 juta jiwa, dan jumlah pengangguran 25,5 juta jiwa. Berikut ini adalah pernyataan yang tidak benar adalah ….

14 / 24

Sesar Lembang merupakan patahan bumi aktif yang terus bergerak. Sesar Lembang adalah pemetaan pertama sumber gempa bumi kerak dangkal di Pulau Jawa, pulau terpadat di dunia dan salah satu wilayah yang paling aktif secara seismik. Sesar Lembang dan sesar lainnya di Pulau Jawa kemungkinan besar menimbulkan risiko tinggi tidak hanya bagi Kota Bandung, tetapi juga banyak wilayah perkotaan besar lainnya di Pulau Jawa.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan, catatan paleoseismologi menunjukkan bahwa pada sesar ini gempa besar pernah terjadi ratusan tahun lalu dan siklusnya bisa terulang kembali. Sesar Lembang di Bandung Utara membentang hampir 29 kilometer dari Padalarang hingga Cimenyan, di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Jalur ini bukan sekadar garis di peta, melainkan patahan yang aktif.

Menurut BMKG, patahan ini bisa menyebabkan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 pada skala magnitudo, dengan waktu pengulangan gempa besar setiap 170–670 tahun sekali. Sesar Lembang sendiri terbagi menjadi dua segmen (bagian), yakni Segmen barat dan Segmen timur sehingga gempa yang diakibatkan memiliki skala yang berbeda-beda. Pergerakkan Sesar Lembang mencapai 3 milimeter/tahun. Akan tetapi, segmen-segmennya memiliki pergerakan tersendiri sehingga pergerakkan Sesar Lembang tidak Sempurna. Meski begitu, kecepatan pergerakan Sesar Lembang selalu berubah-ubah.

Gunung Batu yang berada di kilometer 17 menjadi bukti nyata aktivitas Sesar Lembang. Saat gempa, bukit ini bisa naik hingga 40 cm. Hal ini menunjukkan bahwa sesar ini masih aktif. Penelitian menunjukkan Sesar Lembang bergerak 1,9—3,4 milimeter per tahun. Laju ini tampak kecil, tetapi dalam rentang waktu ratusan tahun dapat memicu gempa besar. Sesar Lembang adalah sistem sesar aktif yang perlu terus dipantau. Meski ilmu kebumian belum bisa memastikan kapan gempa besar terjadi, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

20. Sesar Lembang merupakan patahan aktif yang membentang di utara Kota Bandung. Barapakah perkiraan panjang bentangan sesar Lembang ini?

15 / 24

Sesar Lembang merupakan patahan bumi aktif yang terus bergerak. Sesar Lembang adalah pemetaan pertama sumber gempa bumi kerak dangkal di Pulau Jawa, pulau terpadat di dunia dan salah satu wilayah yang paling aktif secara seismik. Sesar Lembang dan sesar lainnya di Pulau Jawa kemungkinan besar menimbulkan risiko tinggi tidak hanya bagi Kota Bandung, tetapi juga banyak wilayah perkotaan besar lainnya di Pulau Jawa.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan, catatan paleoseismologi menunjukkan bahwa pada sesar ini gempa besar pernah terjadi ratusan tahun lalu dan siklusnya bisa terulang kembali. Sesar Lembang di Bandung Utara membentang hampir 29 kilometer dari Padalarang hingga Cimenyan, di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Jalur ini bukan sekadar garis di peta, melainkan patahan yang aktif.

Menurut BMKG, patahan ini bisa menyebabkan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 pada skala magnitudo, dengan waktu pengulangan gempa besar setiap 170–670 tahun sekali. Sesar Lembang sendiri terbagi menjadi dua segmen (bagian), yakni Segmen barat dan Segmen timur sehingga gempa yang diakibatkan memiliki skala yang berbeda-beda. Pergerakkan Sesar Lembang mencapai 3 milimeter/tahun. Akan tetapi, segmen-segmennya memiliki pergerakan tersendiri sehingga pergerakkan Sesar Lembang tidak Sempurna. Meski begitu, kecepatan pergerakan Sesar Lembang selalu berubah-ubah.

Gunung Batu yang berada di kilometer 17 menjadi bukti nyata aktivitas Sesar Lembang. Saat gempa, bukit ini bisa naik hingga 40 cm. Hal ini menunjukkan bahwa sesar ini masih aktif. Penelitian menunjukkan Sesar Lembang bergerak 1,9—3,4 milimeter per tahun. Laju ini tampak kecil, tetapi dalam rentang waktu ratusan tahun dapat memicu gempa besar. Sesar Lembang adalah sistem sesar aktif yang perlu terus dipantau. Meski ilmu kebumian belum bisa memastikan kapan gempa besar terjadi, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

21. Sesar Lembang selalu bergerak tiap tahunnya yang menjadikannya sebagai salah sesar aktif maka berapakah laju pergeseran Sesar Lembang setiap tahunnya?

16 / 24

Sesar Lembang merupakan patahan bumi aktif yang terus bergerak. Sesar Lembang adalah pemetaan pertama sumber gempa bumi kerak dangkal di Pulau Jawa, pulau terpadat di dunia dan salah satu wilayah yang paling aktif secara seismik. Sesar Lembang dan sesar lainnya di Pulau Jawa kemungkinan besar menimbulkan risiko tinggi tidak hanya bagi Kota Bandung, tetapi juga banyak wilayah perkotaan besar lainnya di Pulau Jawa.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan, catatan paleoseismologi menunjukkan bahwa pada sesar ini gempa besar pernah terjadi ratusan tahun lalu dan siklusnya bisa terulang kembali. Sesar Lembang di Bandung Utara membentang hampir 29 kilometer dari Padalarang hingga Cimenyan, di kaki Gunung Tangkuban Parahu. Jalur ini bukan sekadar garis di peta, melainkan patahan yang aktif.

Menurut BMKG, patahan ini bisa menyebabkan gempa berkekuatan sekitar 6,8 hingga 7 pada skala magnitudo, dengan waktu pengulangan gempa besar setiap 170–670 tahun sekali. Sesar Lembang sendiri terbagi menjadi dua segmen (bagian), yakni Segmen barat dan Segmen timur sehingga gempa yang diakibatkan memiliki skala yang berbeda-beda. Pergerakkan Sesar Lembang mencapai 3 milimeter/tahun. Akan tetapi, segmen-segmennya memiliki pergerakan tersendiri sehingga pergerakkan Sesar Lembang tidak Sempurna. Meski begitu, kecepatan pergerakan Sesar Lembang selalu berubah-ubah.

Gunung Batu yang berada di kilometer 17 menjadi bukti nyata aktivitas Sesar Lembang. Saat gempa, bukit ini bisa naik hingga 40 cm. Hal ini menunjukkan bahwa sesar ini masih aktif. Penelitian menunjukkan Sesar Lembang bergerak 1,9—3,4 milimeter per tahun. Laju ini tampak kecil, tetapi dalam rentang waktu ratusan tahun dapat memicu gempa besar. Sesar Lembang adalah sistem sesar aktif yang perlu terus dipantau. Meski ilmu kebumian belum bisa memastikan kapan gempa besar terjadi, kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko bencana.

22. Jika seluruh segmen Sesar Lembang bergerak bersamaan, para ahli memprediksi potensi kekuatan gempa dapat mencapai …..

17 / 24

Dari kejauhan, titik-titik lampu merah menyala tanpa henti, merentang bak ular raksasa yang tak berujung. Udara panas bercampur debu dan asap knalpot menyergap panca indra, menciptakan selimut gerah yang melekat di kulit. Di dalam kabin kendaraan, suasana menjadi laboratorium kesabaran; mesin yang menderu pelan bagai nafas tertahan, klakson yang bersahutan bukan lagi tanda kemarahan melainkan sebuah ritual komunikasi puitis di antara para pemudik. Di bahu jalan, terlihat para bapak dengan kaus longgar menenteng kantong plastik berisi nasi bungkus, anak-anak yang rewel bergantian tidur di pangkuan ibu, serta remaja yang turun untuk sekadar meregangkan kaki sambil menatap langit malam yang turut padat oleh jutaan harap. Perlahan, kendaraan merayap maju, hanya beberapa meter setiap sepuluh menit, seolah waktu sedang mengajarkan arti dari sebuah perjalanan yang tidak pernah benar-benar tentang kecepatan.

Kemacetan ini bukan sekadar persoalan ruas jalan yang sempit atau volume kendaraan yang melonjak; ia adalah sebuah ekosistem sementara yang hidup dengan denyutnya sendiri. Pedagang-pedagang cilik dengan lihai menyelinap di sela-sela mobil, menawarkan kopi panas, gorengan, hingga mainan anak-anak yang berwarna-warni, seolah paham betul bahwa di sini, waktu luang adalah komoditas yang melimpah. Para pemuda dengan motor trail menjadi pahlawan dadakan, mengatur aliran kendaraan di persimpangan-persimpangan kecil yang tidak dijaga polisi, sementara warga sekitar membuka halaman rumah mereka menjadi tempat istirahat dadakan atau kamar mandi umum dengan tarif yang teramat manusiawi. Ada solidaritas yang aneh namun hangat; ketika satu mobil kehabisan baterai, dengan sigap mobil di belakangnya meminjamkan kabel japit, atau ketika seorang ibu membagikan air mineral kepada pengendara motor yang tampak kelelahan. Di tengah himpitan besi dan aspal yang panas, tali kemanusiaan justru teranyar dengan erat, seakan kemacetan ini menjadi ruang di mana cerita-cerita kecil tentang kepedulian lahir tanpa direncanakan.

Menjelang subuh, ketika suhu mulai menurun dan rasa lelah mencapai puncaknya, kemacetan ini menyimpan meditasi panjang yang unik. Di dalam mobil, ada yang mulai membuka ponsel untuk sekadar melihat lokasi saudara di grup keluarga, berbagi titik koordinat dengan harapan bisa berbuka puasa atau sahur bersama di rest area berikutnya. Para sopir truk yang tangguh terlihat menyeduh kopi di atas kanvas bak muatan mereka, sementara di dalam bus-bus eksekutif, para penumpang terbangun dari tidur miring hanya untuk menyadari bahwa mereka masih belum keluar dari gerbang tol yang sama sejak tiga jam lalu. Namun, anehnya, tidak ada amarah yang benar-benar membara. Karena setiap orang yang memadati jalan ini sedang membawa misi yang sama: sebuah kerinduan yang menggebu untuk pulang. Kemacetan lalu lintas ini menjadi semacam ujian spiritual, sebuah prosesi lambat yang mengingatkan bahwa perjalanan mudik adalah ritual sakral yang harus dijalani dengan penuh kesabaran. Dan ketika pagi mulai menyingsing, dan kendaraan satu per satu mulai melaju meninggalkan kepadatan, akan ada desahan lega bercampur haru, karena di ujung kemacetan yang luar biasa itu, kampung halaman dengan pelukan hangatnya telah menunggu dengan sabar.

23. Kemacetan dalam narasi ini melahirkan “ekosistem sementara” yang melibatkan pedagang cilik, pemuda pengatur jalan, dan warga yang membuka rumah mereka. Dari sudut pandang sosiologi perkotaan dan pembangunan, kondisi tersebut secara implisit mengkritisi bahwa …

18 / 24

Dari kejauhan, titik-titik lampu merah menyala tanpa henti, merentang bak ular raksasa yang tak berujung. Udara panas bercampur debu dan asap knalpot menyergap panca indra, menciptakan selimut gerah yang melekat di kulit. Di dalam kabin kendaraan, suasana menjadi laboratorium kesabaran; mesin yang menderu pelan bagai nafas tertahan, klakson yang bersahutan bukan lagi tanda kemarahan melainkan sebuah ritual komunikasi puitis di antara para pemudik. Di bahu jalan, terlihat para bapak dengan kaus longgar menenteng kantong plastik berisi nasi bungkus, anak-anak yang rewel bergantian tidur di pangkuan ibu, serta remaja yang turun untuk sekadar meregangkan kaki sambil menatap langit malam yang turut padat oleh jutaan harap. Perlahan, kendaraan merayap maju, hanya beberapa meter setiap sepuluh menit, seolah waktu sedang mengajarkan arti dari sebuah perjalanan yang tidak pernah benar-benar tentang kecepatan.

Kemacetan ini bukan sekadar persoalan ruas jalan yang sempit atau volume kendaraan yang melonjak; ia adalah sebuah ekosistem sementara yang hidup dengan denyutnya sendiri. Pedagang-pedagang cilik dengan lihai menyelinap di sela-sela mobil, menawarkan kopi panas, gorengan, hingga mainan anak-anak yang berwarna-warni, seolah paham betul bahwa di sini, waktu luang adalah komoditas yang melimpah. Para pemuda dengan motor trail menjadi pahlawan dadakan, mengatur aliran kendaraan di persimpangan-persimpangan kecil yang tidak dijaga polisi, sementara warga sekitar membuka halaman rumah mereka menjadi tempat istirahat dadakan atau kamar mandi umum dengan tarif yang teramat manusiawi. Ada solidaritas yang aneh namun hangat; ketika satu mobil kehabisan baterai, dengan sigap mobil di belakangnya meminjamkan kabel japit, atau ketika seorang ibu membagikan air mineral kepada pengendara motor yang tampak kelelahan. Di tengah himpitan besi dan aspal yang panas, tali kemanusiaan justru teranyar dengan erat, seakan kemacetan ini menjadi ruang di mana cerita-cerita kecil tentang kepedulian lahir tanpa direncanakan.

Menjelang subuh, ketika suhu mulai menurun dan rasa lelah mencapai puncaknya, kemacetan ini menyimpan meditasi panjang yang unik. Di dalam mobil, ada yang mulai membuka ponsel untuk sekadar melihat lokasi saudara di grup keluarga, berbagi titik koordinat dengan harapan bisa berbuka puasa atau sahur bersama di rest area berikutnya. Para sopir truk yang tangguh terlihat menyeduh kopi di atas kanvas bak muatan mereka, sementara di dalam bus-bus eksekutif, para penumpang terbangun dari tidur miring hanya untuk menyadari bahwa mereka masih belum keluar dari gerbang tol yang sama sejak tiga jam lalu. Namun, anehnya, tidak ada amarah yang benar-benar membara. Karena setiap orang yang memadati jalan ini sedang membawa misi yang sama: sebuah kerinduan yang menggebu untuk pulang. Kemacetan lalu lintas ini menjadi semacam ujian spiritual, sebuah prosesi lambat yang mengingatkan bahwa perjalanan mudik adalah ritual sakral yang harus dijalani dengan penuh kesabaran. Dan ketika pagi mulai menyingsing, dan kendaraan satu per satu mulai melaju meninggalkan kepadatan, akan ada desahan lega bercampur haru, karena di ujung kemacetan yang luar biasa itu, kampung halaman dengan pelukan hangatnya telah menunggu dengan sabar.

24. Paragraf kedua menyebutkan bahwa “ketika satu mobil kehabisan baterai, dengan sigap mobil di belakangnya meminjamkan kabel japit, atau ketika seorang ibu membagikan air mineral kepada pengendara motor yang tampak kelelahan.” Dalam teori interaksionisme simbolik, tindakan spontan ini dapat diartikan bahwa …..

19 / 24

Dari kejauhan, titik-titik lampu merah menyala tanpa henti, merentang bak ular raksasa yang tak berujung. Udara panas bercampur debu dan asap knalpot menyergap panca indra, menciptakan selimut gerah yang melekat di kulit. Di dalam kabin kendaraan, suasana menjadi laboratorium kesabaran; mesin yang menderu pelan bagai nafas tertahan, klakson yang bersahutan bukan lagi tanda kemarahan melainkan sebuah ritual komunikasi puitis di antara para pemudik. Di bahu jalan, terlihat para bapak dengan kaus longgar menenteng kantong plastik berisi nasi bungkus, anak-anak yang rewel bergantian tidur di pangkuan ibu, serta remaja yang turun untuk sekadar meregangkan kaki sambil menatap langit malam yang turut padat oleh jutaan harap. Perlahan, kendaraan merayap maju, hanya beberapa meter setiap sepuluh menit, seolah waktu sedang mengajarkan arti dari sebuah perjalanan yang tidak pernah benar-benar tentang kecepatan.

Kemacetan ini bukan sekadar persoalan ruas jalan yang sempit atau volume kendaraan yang melonjak; ia adalah sebuah ekosistem sementara yang hidup dengan denyutnya sendiri. Pedagang-pedagang cilik dengan lihai menyelinap di sela-sela mobil, menawarkan kopi panas, gorengan, hingga mainan anak-anak yang berwarna-warni, seolah paham betul bahwa di sini, waktu luang adalah komoditas yang melimpah. Para pemuda dengan motor trail menjadi pahlawan dadakan, mengatur aliran kendaraan di persimpangan-persimpangan kecil yang tidak dijaga polisi, sementara warga sekitar membuka halaman rumah mereka menjadi tempat istirahat dadakan atau kamar mandi umum dengan tarif yang teramat manusiawi. Ada solidaritas yang aneh namun hangat; ketika satu mobil kehabisan baterai, dengan sigap mobil di belakangnya meminjamkan kabel japit, atau ketika seorang ibu membagikan air mineral kepada pengendara motor yang tampak kelelahan. Di tengah himpitan besi dan aspal yang panas, tali kemanusiaan justru teranyar dengan erat, seakan kemacetan ini menjadi ruang di mana cerita-cerita kecil tentang kepedulian lahir tanpa direncanakan.

Menjelang subuh, ketika suhu mulai menurun dan rasa lelah mencapai puncaknya, kemacetan ini menyimpan meditasi panjang yang unik. Di dalam mobil, ada yang mulai membuka ponsel untuk sekadar melihat lokasi saudara di grup keluarga, berbagi titik koordinat dengan harapan bisa berbuka puasa atau sahur bersama di rest area berikutnya. Para sopir truk yang tangguh terlihat menyeduh kopi di atas kanvas bak muatan mereka, sementara di dalam bus-bus eksekutif, para penumpang terbangun dari tidur miring hanya untuk menyadari bahwa mereka masih belum keluar dari gerbang tol yang sama sejak tiga jam lalu. Namun, anehnya, tidak ada amarah yang benar-benar membara. Karena setiap orang yang memadati jalan ini sedang membawa misi yang sama: sebuah kerinduan yang menggebu untuk pulang. Kemacetan lalu lintas ini menjadi semacam ujian spiritual, sebuah prosesi lambat yang mengingatkan bahwa perjalanan mudik adalah ritual sakral yang harus dijalani dengan penuh kesabaran. Dan ketika pagi mulai menyingsing, dan kendaraan satu per satu mulai melaju meninggalkan kepadatan, akan ada desahan lega bercampur haru, karena di ujung kemacetan yang luar biasa itu, kampung halaman dengan pelukan hangatnya telah menunggu dengan sabar.

25. “Ketika penulis menyebut klakson yang bersahutan sebagai ‘ritual komunikasi puitis di antara para pemudik’, ia menggunakan ironi untuk menyindir ketidakmampuan aparat dalam mengelola arus lalu lintas. Dalam perspektif sosiologi konflik, penggambaran ini menunjukkan bahwa di balik kemacetan terdapat ketimpangan struktural yang diabaikan oleh negara, sehingga masyarakat terpaksa menciptakan sistem komunikasi alternatif yang bersifat ironis.”
Apakah Anda setuju atau tidak setuju dengan pernyataan di atas?

20 / 24

Di masa silam, anjing itu tak lebih dari anjing biasa, milik seorang tuan yang mendalami ilmu hitam. Puncak kedigdayaan ilmu hitam itu adalah hidup abadi, alias tak bisa mati. Namun, setiap kaji-penghabisan tentulah membutuhkan pengujian agar pencapaiannya benar-benar tak diragukan. Maka, pada suatu malam keramat, ia menggorok leher anjingnya hingga putus dari batang leher, dan kepala hewan itu menggelinding seperti buah mumbang jatuh dari pohon. Sebelum penyembelihan, ia memasang jimat di ekor anjingnya disertai mantra gaib yang hanya bisa dilafalkan oleh pengikut jalan sesat seperti dirinya. Ia tidak bermaksud membunuh anjing kesayangannya karena ia hanya sedang membuktikan kedahsyatan ilmu yang telah sempurna dikuasainya.

Sembari menunggu jasad anjing tanpa kepala benar-benar tergeletak sebagai bangkai, dengan pisau yang sama, ia menyembelih leher sendiri. Juga putus, dan sebutir kepala menggelinding tak jauh dari kepala anjingnya. Dengan tangan bergelimang darah, ia memungut masing-masing kepala untuk dipasang ke masing-masing badan. Celakanya, tuan itu keliru. Ia menancapkan kepalanya ke leher anjing. Sebaliknya, melekatkan kepala anjing ke batang lehernya, hingga pada malam itu terwujudlah seekor anjing berkepala manusia, dan seorang manusia berkepala anjing. Seketika, kedua makhluk ganjil yang tak direncanakan itu melesat lari menuju arah yang berlawanan. Dan, selama bermusim-musim mereka tidak pernah bertemu.

Puluhan tahun kemudian, di malam gelap-bulan orang-orang kampung Lubuktusuk mendengar bunyi gemerincing rantai akibat gesekan-gesekan dengan kerikil jalan. Anjing berkepala manusia dipercayai sedang berkeliling kampung, mencari kepalanya yang telah berpindah ke lain tubuh. Gemerincing itu mengerikan. Orang yang terbilang paling berani berhadapan dengan jinaku atau hantu-belau sekalipun, bila mendengarnya tetap saja gamang. Ketimbang turun, dan memeriksa asal bunyi ke halaman, ia lebih memilih merapatkan selimut kain sarung. Bagi yang terbangun, akan berupaya tidur kembali hingga terbebas dari mendengar bunyi itu. “Hantu Pemburu”, begitu mereka menamainya. Bukan pemburu babi, sebagaimana anjing-anjing biasa, tetapi pemburu kepala sendiri yang sudah hilang selama berpuluh-puluh tahun.

26. Tujuan tuan yang mendalami ilmu hitam saat menggorok leher anjingnya adalah untuk ….

21 / 24

Di masa silam, anjing itu tak lebih dari anjing biasa, milik seorang tuan yang mendalami ilmu hitam. Puncak kedigdayaan ilmu hitam itu adalah hidup abadi, alias tak bisa mati. Namun, setiap kaji-penghabisan tentulah membutuhkan pengujian agar pencapaiannya benar-benar tak diragukan. Maka, pada suatu malam keramat, ia menggorok leher anjingnya hingga putus dari batang leher, dan kepala hewan itu menggelinding seperti buah mumbang jatuh dari pohon. Sebelum penyembelihan, ia memasang jimat di ekor anjingnya disertai mantra gaib yang hanya bisa dilafalkan oleh pengikut jalan sesat seperti dirinya. Ia tidak bermaksud membunuh anjing kesayangannya karena ia hanya sedang membuktikan kedahsyatan ilmu yang telah sempurna dikuasainya.

Sembari menunggu jasad anjing tanpa kepala benar-benar tergeletak sebagai bangkai, dengan pisau yang sama, ia menyembelih leher sendiri. Juga putus, dan sebutir kepala menggelinding tak jauh dari kepala anjingnya. Dengan tangan bergelimang darah, ia memungut masing-masing kepala untuk dipasang ke masing-masing badan. Celakanya, tuan itu keliru. Ia menancapkan kepalanya ke leher anjing. Sebaliknya, melekatkan kepala anjing ke batang lehernya, hingga pada malam itu terwujudlah seekor anjing berkepala manusia, dan seorang manusia berkepala anjing. Seketika, kedua makhluk ganjil yang tak direncanakan itu melesat lari menuju arah yang berlawanan. Dan, selama bermusim-musim mereka tidak pernah bertemu.

Puluhan tahun kemudian, di malam gelap-bulan orang-orang kampung Lubuktusuk mendengar bunyi gemerincing rantai akibat gesekan-gesekan dengan kerikil jalan. Anjing berkepala manusia dipercayai sedang berkeliling kampung, mencari kepalanya yang telah berpindah ke lain tubuh. Gemerincing itu mengerikan. Orang yang terbilang paling berani berhadapan dengan jinaku atau hantu-belau sekalipun, bila mendengarnya tetap saja gamang. Ketimbang turun, dan memeriksa asal bunyi ke halaman, ia lebih memilih merapatkan selimut kain sarung. Bagi yang terbangun, akan berupaya tidur kembali hingga terbebas dari mendengar bunyi itu. “Hantu Pemburu”, begitu mereka menamainya. Bukan pemburu babi, sebagaimana anjing-anjing biasa, tetapi pemburu kepala sendiri yang sudah hilang selama berpuluh-puluh tahun.

27. Bertahun-tahun kemudian, masyarakat kampung Lubuktusuk mengetahui kehadiran makhluk ganjil yang disebut dalam bacaan melalui …..

22 / 24

Di masa silam, anjing itu tak lebih dari anjing biasa, milik seorang tuan yang mendalami ilmu hitam. Puncak kedigdayaan ilmu hitam itu adalah hidup abadi, alias tak bisa mati. Namun, setiap kaji-penghabisan tentulah membutuhkan pengujian agar pencapaiannya benar-benar tak diragukan. Maka, pada suatu malam keramat, ia menggorok leher anjingnya hingga putus dari batang leher, dan kepala hewan itu menggelinding seperti buah mumbang jatuh dari pohon. Sebelum penyembelihan, ia memasang jimat di ekor anjingnya disertai mantra gaib yang hanya bisa dilafalkan oleh pengikut jalan sesat seperti dirinya. Ia tidak bermaksud membunuh anjing kesayangannya karena ia hanya sedang membuktikan kedahsyatan ilmu yang telah sempurna dikuasainya.

Sembari menunggu jasad anjing tanpa kepala benar-benar tergeletak sebagai bangkai, dengan pisau yang sama, ia menyembelih leher sendiri. Juga putus, dan sebutir kepala menggelinding tak jauh dari kepala anjingnya. Dengan tangan bergelimang darah, ia memungut masing-masing kepala untuk dipasang ke masing-masing badan. Celakanya, tuan itu keliru. Ia menancapkan kepalanya ke leher anjing. Sebaliknya, melekatkan kepala anjing ke batang lehernya, hingga pada malam itu terwujudlah seekor anjing berkepala manusia, dan seorang manusia berkepala anjing. Seketika, kedua makhluk ganjil yang tak direncanakan itu melesat lari menuju arah yang berlawanan. Dan, selama bermusim-musim mereka tidak pernah bertemu.

Puluhan tahun kemudian, di malam gelap-bulan orang-orang kampung Lubuktusuk mendengar bunyi gemerincing rantai akibat gesekan-gesekan dengan kerikil jalan. Anjing berkepala manusia dipercayai sedang berkeliling kampung, mencari kepalanya yang telah berpindah ke lain tubuh. Gemerincing itu mengerikan. Orang yang terbilang paling berani berhadapan dengan jinaku atau hantu-belau sekalipun, bila mendengarnya tetap saja gamang. Ketimbang turun, dan memeriksa asal bunyi ke halaman, ia lebih memilih merapatkan selimut kain sarung. Bagi yang terbangun, akan berupaya tidur kembali hingga terbebas dari mendengar bunyi itu. “Hantu Pemburu”, begitu mereka menamainya. Bukan pemburu babi, sebagaimana anjing-anjing biasa, tetapi pemburu kepala sendiri yang sudah hilang selama berpuluh-puluh tahun.

28. Anjing berkepala manusia dinamai ‘Hantu Pemburu’ karena …..

23 / 24

Di masa silam, anjing itu tak lebih dari anjing biasa, milik seorang tuan yang mendalami ilmu hitam. Puncak kedigdayaan ilmu hitam itu adalah hidup abadi, alias tak bisa mati. Namun, setiap kaji-penghabisan tentulah membutuhkan pengujian agar pencapaiannya benar-benar tak diragukan. Maka, pada suatu malam keramat, ia menggorok leher anjingnya hingga putus dari batang leher, dan kepala hewan itu menggelinding seperti buah mumbang jatuh dari pohon. Sebelum penyembelihan, ia memasang jimat di ekor anjingnya disertai mantra gaib yang hanya bisa dilafalkan oleh pengikut jalan sesat seperti dirinya. Ia tidak bermaksud membunuh anjing kesayangannya karena ia hanya sedang membuktikan kedahsyatan ilmu yang telah sempurna dikuasainya.

Sembari menunggu jasad anjing tanpa kepala benar-benar tergeletak sebagai bangkai, dengan pisau yang sama, ia menyembelih leher sendiri. Juga putus, dan sebutir kepala menggelinding tak jauh dari kepala anjingnya. Dengan tangan bergelimang darah, ia memungut masing-masing kepala untuk dipasang ke masing-masing badan. Celakanya, tuan itu keliru. Ia menancapkan kepalanya ke leher anjing. Sebaliknya, melekatkan kepala anjing ke batang lehernya, hingga pada malam itu terwujudlah seekor anjing berkepala manusia, dan seorang manusia berkepala anjing. Seketika, kedua makhluk ganjil yang tak direncanakan itu melesat lari menuju arah yang berlawanan. Dan, selama bermusim-musim mereka tidak pernah bertemu.

Puluhan tahun kemudian, di malam gelap-bulan orang-orang kampung Lubuktusuk mendengar bunyi gemerincing rantai akibat gesekan-gesekan dengan kerikil jalan. Anjing berkepala manusia dipercayai sedang berkeliling kampung, mencari kepalanya yang telah berpindah ke lain tubuh. Gemerincing itu mengerikan. Orang yang terbilang paling berani berhadapan dengan jinaku atau hantu-belau sekalipun, bila mendengarnya tetap saja gamang. Ketimbang turun, dan memeriksa asal bunyi ke halaman, ia lebih memilih merapatkan selimut kain sarung. Bagi yang terbangun, akan berupaya tidur kembali hingga terbebas dari mendengar bunyi itu. “Hantu Pemburu”, begitu mereka menamainya. Bukan pemburu babi, sebagaimana anjing-anjing biasa, tetapi pemburu kepala sendiri yang sudah hilang selama berpuluh-puluh tahun.

29. Yang paling sesuai menggambarkan karakter “tuan” dalam bacaan adalah ….

24 / 24

Di masa silam, anjing itu tak lebih dari anjing biasa, milik seorang tuan yang mendalami ilmu hitam. Puncak kedigdayaan ilmu hitam itu adalah hidup abadi, alias tak bisa mati. Namun, setiap kaji-penghabisan tentulah membutuhkan pengujian agar pencapaiannya benar-benar tak diragukan. Maka, pada suatu malam keramat, ia menggorok leher anjingnya hingga putus dari batang leher, dan kepala hewan itu menggelinding seperti buah mumbang jatuh dari pohon. Sebelum penyembelihan, ia memasang jimat di ekor anjingnya disertai mantra gaib yang hanya bisa dilafalkan oleh pengikut jalan sesat seperti dirinya. Ia tidak bermaksud membunuh anjing kesayangannya karena ia hanya sedang membuktikan kedahsyatan ilmu yang telah sempurna dikuasainya.

Sembari menunggu jasad anjing tanpa kepala benar-benar tergeletak sebagai bangkai, dengan pisau yang sama, ia menyembelih leher sendiri. Juga putus, dan sebutir kepala menggelinding tak jauh dari kepala anjingnya. Dengan tangan bergelimang darah, ia memungut masing-masing kepala untuk dipasang ke masing-masing badan. Celakanya, tuan itu keliru. Ia menancapkan kepalanya ke leher anjing. Sebaliknya, melekatkan kepala anjing ke batang lehernya, hingga pada malam itu terwujudlah seekor anjing berkepala manusia, dan seorang manusia berkepala anjing. Seketika, kedua makhluk ganjil yang tak direncanakan itu melesat lari menuju arah yang berlawanan. Dan, selama bermusim-musim mereka tidak pernah bertemu.

Puluhan tahun kemudian, di malam gelap-bulan orang-orang kampung Lubuktusuk mendengar bunyi gemerincing rantai akibat gesekan-gesekan dengan kerikil jalan. Anjing berkepala manusia dipercayai sedang berkeliling kampung, mencari kepalanya yang telah berpindah ke lain tubuh. Gemerincing itu mengerikan. Orang yang terbilang paling berani berhadapan dengan jinaku atau hantu-belau sekalipun, bila mendengarnya tetap saja gamang. Ketimbang turun, dan memeriksa asal bunyi ke halaman, ia lebih memilih merapatkan selimut kain sarung. Bagi yang terbangun, akan berupaya tidur kembali hingga terbebas dari mendengar bunyi itu. “Hantu Pemburu”, begitu mereka menamainya. Bukan pemburu babi, sebagaimana anjing-anjing biasa, tetapi pemburu kepala sendiri yang sudah hilang selama berpuluh-puluh tahun.

30. Majas yang tepat digunakan dalam bacaan tersebut adalah ….

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *