Kategori: Uncategorized

  • Mini TO UTUL UGM 2026 TPA 15 Part 2 [Soal Asli]

    3

    Mini TO UTUL UGM 2026 TPA 15 Part 2 [Soal Asli]

    Anda punya waktu  13 menit untuk mengerjakan 17 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 17

    96. 4 1 2 -1 -2 -5 -10 …

    2 / 17

    97. 3 5 9 17 …

    3 / 17

    98. 3 12 48 192 …

    4 / 17

    99. 8 12 18 26 …

    5 / 17

    100. 1 5 4 3 7 1 10 -1 13 -3 … …

    6 / 17

    101. Semua pemain bola memiliki kaki yang kuat.
    Dodo pemain bola.

    7 / 17

    102. Semua hutan ditanami pohon.
    Sebagian pohon adalah pohon durian.

    8 / 17

    103. Semua mahasiswa berdasi.
    Sebagian mahasiswa berjas.

    9 / 17

    104. Semua tanaman memiliki buah.
    Sebagian tanaman berbunga merah.

    10 / 17

    105. Semua siswa adalah murid.
    Sebagian murid tidak suka menghafal.

    11 / 17

    106. Semua asrama dilengkapi kantin dan ada jam kunjungan.
    Ani berada di tempat yang tidak dilengkapi kantin dan tidak ada jam kunjungan.

    12 / 17

    Tony, Firman, Candra, Bayu, Dandi, dan Aji diminta untuk berbaris urut mulai dari tinggi badan yang paling tinggi ke paling rendah. Kondisi mereka sebagai berikut:
    – Dandi lebih pendek daripada Candra dan lebih tinggi daripada Aji
    – Tony lebih tinggi daripada Aji dan lebih rendah daripada Bayu
    – Firman lebih rendah daripada Tony dan lebih tinggi daripada Aji
    – Bayu lebih tinggi daripada Candra

    115. Yang paling pendek dari keenam peserta tersebut adalah

    13 / 17

    Tony, Firman, Candra, Bayu, Dandi, dan Aji diminta untuk berbaris urut mulai dari tinggi badan yang paling tinggi ke paling rendah. Kondisi mereka sebagai berikut:
    – Dandi lebih pendek daripada Candra dan lebih tinggi daripada Aji
    – Tony lebih tinggi daripada Aji dan lebih rendah daripada Bayu
    – Firman lebih rendah daripada Tony dan lebih tinggi daripada Aji
    – Bayu lebih tinggi daripada Candra

    116. Firman berada pada urutan

    14 / 17

    Tony, Firman, Candra, Bayu, Dandi, dan Aji diminta untuk berbaris urut mulai dari tinggi badan yang paling tinggi ke paling rendah. Kondisi mereka sebagai berikut:
    – Dandi lebih pendek daripada Candra dan lebih tinggi daripada Aji
    – Tony lebih tinggi daripada Aji dan lebih rendah daripada Bayu
    – Firman lebih rendah daripada Tony dan lebih tinggi daripada Aji
    – Bayu lebih tinggi daripada Candra

    117. Urutan peserta dalam barisan dari yang tertinggi sampai terpendek adalah

    15 / 17

    Seorang siswa menyusun rencana kursus tiga dari lima mata pelajaran yang bisa diambil, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, IPS, IPA, dan Kesenian. Peraturan mengambil kursus sebagai berikut:
    – Siswa harus mengambil tiga mata pelajaran
    – Jika mengambil Kesenian, ia tidak boleh mengambil Bahasa Inggris
    – Jika mengambil IPA, ia harus mengambil Matematika, demikian pula sebaliknya
    – Jika mengambil Kesenian, ia dapat mengambil IPS

    118. Di antara pasangan kursus yang tidak boleh diambil bersamaan adalah

    16 / 17

    Seorang siswa menyusun rencana kursus tiga dari lima mata pelajaran yang bisa diambil, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, IPS, IPA, dan Kesenian. Peraturan mengambil kursus sebagai berikut:
    – Siswa harus mengambil tiga mata pelajaran
    – Jika mengambil Kesenian, ia tidak boleh mengambil Bahasa Inggris
    – Jika mengambil IPA, ia harus mengambil Matematika, demikian pula sebaliknya
    – Jika mengambil Kesenian, ia dapat mengambil IPS

    119. Di antara pilihan di bawah ini yang tepat diambil kursus adalah

    17 / 17

    Seorang siswa menyusun rencana kursus tiga dari lima mata pelajaran yang bisa diambil, yaitu Matematika, Bahasa Inggris, IPS, IPA, dan Kesenian. Peraturan mengambil kursus sebagai berikut:
    – Siswa harus mengambil tiga mata pelajaran
    – Jika mengambil Kesenian, ia tidak boleh mengambil Bahasa Inggris
    – Jika mengambil IPA, ia harus mengambil Matematika, demikian pula sebaliknya
    – Jika mengambil Kesenian, ia dapat mengambil IPS

    120. Jika siswa mengambil Kesenian sebagai pilihan pertama maka pasangan kursus yang harus diambil adalah

    Your score is

  • Mini TO UTUL UGM 10 Bahasa Inggris [Soal Asli]

    2

    Mini TO UTUL UGM 10 Bahasa Inggris [Soal Asli]

    Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    60. …allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    2 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    59. (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating…

    3 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    58. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    4 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    57. …research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness.

    5 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    56. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly…

    6 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    55. …people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten.

    7 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    54. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly…

    8 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    53. (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese.

    9 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    52. …were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    10 / 19

    Eating slowly could help you win the battle of the bulge. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly were about twice as likely to be obese as (52)______ slow-munching counterpart.

    (53)______ and who ate until they were full were three times more likely to be obese. The research (54)_______ that people tend to consume more calories when they eat quickly, (55)______ eating quickly is linked to obesity regardless of how many calories are eaten. Dr. Elizabeth Denney-Wilson, (56)______, says research suggests people can learn to eat more slowly and (57)_______, their internal cues for fullness. She adds that while it is not known (58)_______, behaviour such as eating while distracted and eating fast food on the go may be to blame.

    (59)_______ and chatting between bites can help slow the rate of eating and allow your body to send fullness signals (60)________ you’ve overeaten.

    51. A study of more than 3000 Japanese adults (51)______ found that those who ate their meals quickly…

    11 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    50. What could best replace the word “confinement” in line 31?

    12 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    49. How do doctors at JNI treat the patients?

    13 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    48. What can be inferred about India from the passage?

    14 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    47. What does the author mean by “But in reality, it is less spa town and more boot camp”?

    15 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    46. The word “stroll” in line 26 is closest in meaning to which of the following?

    16 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    45. The word “whipping” in line 23 means

    17 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    44. What does Charakasamhita mean when saying “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature”?

    18 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    42. The word “sojourns” in line 3 can be best replaced by

    19 / 19

    India is often the chosen land for those searching for emotional serenity or a cure for physical ills. At one famed Indian health institute, patients have to tough it out naturally.

    Think of spiritual travel and India is synonymous with curative sojourns. From the ashrams nestled in the valley of the Himalayas to yoga retreats on the shore of Karnataka, the subcontinent offers myriad venues of rest and retreat, for the soul and body and for mental balance.

    Think of medical travel and the subcontinent still bodes well. Home to some of the best doctors and advanced medical facilities, India now attracts thousands of patients a year for those unable to meet the hefty costs of surgery in the “developed” world.

    Think of all the above? And only one place pops into mind. The Jindal Naturecure Institute (JNI), which spreads across nearly 50 hectares of lawn, lakes, and parks on the outskirts of India’s garden city, Bangalore, offers two of India’s most curative tools; naturopathy and yoga. Blending spirituality and medicine, it proposes a unique treatment that combines these two ancient sciences with dietary and other drug-free therapies.

    The institute promises complete detox of the mind, body, and soul. In its ideals, Jindal Naturopathy is miles away from India’s other homeopathic remedies or the western world’s much-loved chiropractic. Much like yoga, it believes that the body is made up of five elements – earth, water, fire, air and sky. Unhappiness and sickness occur only when these elements are out of balance.

    The way to bring these elements back into level ground is by flushing out every negative toxin in your body and bones – not through medicine, but through yogic kriyas and dietary changes. Jindal offers treatments for diseases from asthma to depression, migraine to arthritis and many more – without the use of a single pill or needle. Personal testimonials accompany each cure.

    “Health is not something that can be purchased in a bottle,” says Charakasamhita of the institute. “Diseases are a sign of the cleansing and healing effect of nature. If you suppress the conditions by drugs or by any other means, you are simply laying a foundation for chronic diseases. Drugging is like whipping an already exhausted horse.” The basic belief is that our bodies are our best healers.

    While the institute offers some of the best massage and spa treatments in the region, the Jindal way is no stroll in the park. The institute makes for a pretty setting with benches to view the sunset over a pristine lake and lots of greenery infused with rare species of migratory birds. But in reality, it is less spa town and more boot camp.

    The whole purpose at JNI is therapeutic healing. While applying for admission, you are sent forms to capture your medical history and conditions and are warned of rigidness of the program. Patients are not allowed out of the institute except for supervised town visits on Sundays. That being said, the staff at JNI are amiable and they are very well informed about the adjustment period needed for patients not used to confinement.

    41. What is NOT true about Jindal Naturecure Institute?

    Your score is

  • Mini TO PM 7 SNBT 2026

    18

    Mini TO PM 7 SNBT 2026

    Anda punya waktu 14 menit untuk mengerjakan 7 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 7

    Kedai INTEN menghidangkan kue bolu sehingga kedai tersebut membeli adonan kue dengan berbagai merek. Berat tiap adonan adalah 200 gr. Satu adonan merek A mengandung 20 gr gula, satu adonan merek B mengandung 40 gr gula, dan satu adonan merek C mengandung 80 gr gula. Total adonan yang ingin digunakan Kedai INTEN adalah 40 kg dengan berat gula 7600 gr.

    1. Jika y dan z secara berturut-turut menyatakan banyaknya adonan merek B dan C yang diperlukan Kedai INTEN. Hubungan y dan z adalah…

    A. z = 100 + (2/5)y
    B. z = 100 − (3/5)y
    C. z = 80 − (1/2)y
    D. z = 80 + (1/2)y
    E. z = 60 − (1/3)y

    2 / 7

    Kedai INTEN menghidangkan kue bolu sehingga kedai tersebut membeli adonan kue dengan berbagai merek. Berat tiap adonan adalah 200 gr. Satu adonan merek A mengandung 20 gr gula, satu adonan merek B mengandung 40 gr gula, dan satu adonan merek C mengandung 80 gr gula. Total adonan yang ingin digunakan Kedai INTEN adalah 40 kg dengan berat gula 7600 gr.

    2. Jika adonan merek B dikurangi 2 kg dan adonan C ditambahi 2 kg, jumlah gula yang terkandung dalam campuran adonan tersebut adalah… gr

    3 / 7

    Kedai INTEN menghidangkan kue bolu sehingga kedai tersebut membeli adonan kue dengan berbagai merek. Berat tiap adonan adalah 200 gr. Satu adonan merek A mengandung 20 gr gula, satu adonan merek B mengandung 40 gr gula, dan satu adonan merek C mengandung 80 gr gula. Total adonan yang ingin digunakan Kedai INTEN adalah 40 kg dengan berat gula 7600 gr.

    3. Jika banyaknya adonan merek A dua kali adonan merek B, banyaknya adonan merek A yang digunakan adalah….

    4 / 7

    Marco berangkat dari kota P ke kota Q mengendarai sepeda motor. Dia menendarai sepeda motornya pada jam pertama kecepatannya 10 km/jam, satu jam berikutnya kecepatannya 15 km/jam, dan satu jam berikutnya kecepatannya 20 km/jam demikian seterusnya kecepatannya selalu bertambah 5 km/jam setiap jam dan ternyata kecepatan motornya maksimal hanya bisa sampai 65 km/jam. Motornya tersebut menghabiskan bahan bakar 1 liter untuk 40 km dan harga 1 liternya adalah Rp 10.000,00.

    5. Rata-rata kecepatan Marco jika dia berangkat dari P ke Q selama 12 jam adalah….

    5 / 7

    Marco berangkat dari kota P ke kota Q mengendarai sepeda motor. Dia menendarai sepeda motornya pada jam pertama kecepatannya 10 km/jam, satu jam berikutnya kecepatannya 15 km/jam, dan satu jam berikutnya kecepatannya 20 km/jam demikian seterusnya kecepatannya selalu bertambah 5 km/jam setiap jam dan ternyata kecepatan motornya maksimal hanya bisa sampai 65 km/jam. Motornya tersebut menghabiskan bahan bakar 1 liter untuk 40 km dan harga 1 liternya adalah Rp 10.000,00.

    6. Jika jarak kota P dan kota Q adalah 1.100 km maka waktu yang dibutuhkan Marco menempuh kota P dan Q adalah…

    6 / 7

    Marco berangkat dari kota P ke kota Q mengendarai sepeda motor. Dia menendarai sepeda motornya pada jam pertama kecepatannya 10 km/jam, satu jam berikutnya kecepatannya 15 km/jam, dan satu jam berikutnya kecepatannya 20 km/jam demikian seterusnya kecepatannya selalu bertambah 5 km/jam setiap jam dan ternyata kecepatan motornya maksimal hanya bisa sampai 65 km/jam. Motornya tersebut menghabiskan bahan bakar 1 liter untuk 40 km dan harga 1 liternya adalah Rp 10.000,00.

    7. Biaya yang dibutuhkan Marco untuk bahan bakar motornya jika dia berangkat dari P ke kota Q selama 14 jam adalah…

    7 / 7

    Marco berangkat dari kota P ke kota Q mengendarai sepeda motor. Dia menendarai sepeda motornya pada jam pertama kecepatannya 10 km/jam, satu jam berikutnya kecepatannya 15 km/jam, dan satu jam berikutnya kecepatannya 20 km/jam demikian seterusnya kecepatannya selalu bertambah 5 km/jam setiap jam dan ternyata kecepatan motornya maksimal hanya bisa sampai 65 km/jam. Motornya tersebut menghabiskan bahan bakar 1 liter untuk 40 km dan harga 1 liternya adalah Rp 10.000,00.

    8. Jika jarak kota P dan kota Q adalah 1.100 km dan Husein menempuh rute yang sama dari kota P ke kota Q dengan kecepatan konstan 50 km/jam, maka selisih waktu tempuh Marco dan Husein adalah…

    Your score is

  • Mini TO LBI [10] SNBT 2026

    28

    Mini TO LBI [10] SNBT 2026

    Anda punya waktu 28 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 20

    Pankreas terletak di dalam perut, yakni tepat di bawah hati dan di belakang lambung di bagian belakang perut. Berukuran seperti telapak tangan, memiliki panjang sekitar 18 hingga 25 cm. Letak pankreas melintang secara horizontal di dinding posterior abdomen. Pankreas memiliki tiga bagian utama, yakni kepala pankreas, badan pankreas, dan ekor pankreas. Kepala pankreas merupakan bagian terluas dari pankreas yang menempel pada usus halus. Badan pankreas merupakan bagian paling penting pada pankreas yang berada di antara kepala dan ekor, sedangkan ekor pankreas merupakan bagian meruncing pankreas yang merupakan bagian akhir dari tubuh pankreas.

    Pankreas terdiri dari dua jaringan utama, yaitu jaringan acini dan jaringan pulau langerhans. Jaringan acini berfungsi untuk menghasilkan enzim pencernaan, sedangkan jaringan pulau langerhans merupakan kumpulan sel yang tersebar di seluruh pankreas. Di dalam pulau langerhans tersebut terdapat empat macam sel penghasil hormon, yaitu Sel Alfa, Sel Beta, Sel F (Sel Gamma), dan Sel Delta.

    Pankreas memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Fungsi eksokrin membuat pankreas menghasilkan cairan yang disebut dengan enzim. Enzim inilah yang bertugas untuk memecah gula, lemak, dan pati. Pankreas yang sehat akan menghasilkan sekitar 1 liter enzim setiap harinya. Ada tiga macam enzim yang dihasilkan oleh pankreas, yakni Enzim Lipase yang berfungsi untuk memecah lemak dalam makanan, Enzim Protease yang berfungsi untuk memecah protein dalam makanan, dan Enzim Amilase yang berfungsi untuk memecah pati menjadi gula yang diperlukan sebagai sumber energi tubuh.

    Fungsi endokrin membuat pankreas menghasilkan hormon yang bertugas untuk membantu mengatur kadar gula darah, nafsu makan, merangsang asam lambung, dan memberitahu perut kapan harus dikosongkan. Hormon yang dihasilkan oleh pankreas antara lain hormon insulin yang merupakan hormon untuk membantu tubuh menggunakan gula sebagai energi, Hormon Glukagon sebagai hormon yang bertugas untuk mengontrol kadar gula darah, Hormon Gastrin yang berfungsi merangsang perut untuk membuat asam lambung serta Hormon Amylin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan dan pengosongan perut.

    10. Pasangan enzim pankreas dan fungsi yang BENAR seluruhnya adalah ….

    2 / 20

    Pankreas terletak di dalam perut, yakni tepat di bawah hati dan di belakang lambung di bagian belakang perut. Berukuran seperti telapak tangan, memiliki panjang sekitar 18 hingga 25 cm. Letak pankreas melintang secara horizontal di dinding posterior abdomen. Pankreas memiliki tiga bagian utama, yakni kepala pankreas, badan pankreas, dan ekor pankreas. Kepala pankreas merupakan bagian terluas dari pankreas yang menempel pada usus halus. Badan pankreas merupakan bagian paling penting pada pankreas yang berada di antara kepala dan ekor, sedangkan ekor pankreas merupakan bagian meruncing pankreas yang merupakan bagian akhir dari tubuh pankreas.

    Pankreas terdiri dari dua jaringan utama, yaitu jaringan acini dan jaringan pulau langerhans. Jaringan acini berfungsi untuk menghasilkan enzim pencernaan, sedangkan jaringan pulau langerhans merupakan kumpulan sel yang tersebar di seluruh pankreas. Di dalam pulau langerhans tersebut terdapat empat macam sel penghasil hormon, yaitu Sel Alfa, Sel Beta, Sel F (Sel Gamma), dan Sel Delta.

    Pankreas memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Fungsi eksokrin membuat pankreas menghasilkan cairan yang disebut dengan enzim. Enzim inilah yang bertugas untuk memecah gula, lemak, dan pati. Pankreas yang sehat akan menghasilkan sekitar 1 liter enzim setiap harinya. Ada tiga macam enzim yang dihasilkan oleh pankreas, yakni Enzim Lipase yang berfungsi untuk memecah lemak dalam makanan, Enzim Protease yang berfungsi untuk memecah protein dalam makanan, dan Enzim Amilase yang berfungsi untuk memecah pati menjadi gula yang diperlukan sebagai sumber energi tubuh.

    Fungsi endokrin membuat pankreas menghasilkan hormon yang bertugas untuk membantu mengatur kadar gula darah, nafsu makan, merangsang asam lambung, dan memberitahu perut kapan harus dikosongkan. Hormon yang dihasilkan oleh pankreas antara lain hormon insulin yang merupakan hormon untuk membantu tubuh menggunakan gula sebagai energi, Hormon Glukagon sebagai hormon yang bertugas untuk mengontrol kadar gula darah, Hormon Gastrin yang berfungsi merangsang perut untuk membuat asam lambung serta Hormon Amylin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan dan pengosongan perut.

    11. Hormon pankreas yang berperan langsung dalam memberitahu perut kapan harus dikosongkan adalah ….

    3 / 20

    Pankreas terletak di dalam perut, yakni tepat di bawah hati dan di belakang lambung di bagian belakang perut. Berukuran seperti telapak tangan, memiliki panjang sekitar 18 hingga 25 cm. Letak pankreas melintang secara horizontal di dinding posterior abdomen. Pankreas memiliki tiga bagian utama, yakni kepala pankreas, badan pankreas, dan ekor pankreas. Kepala pankreas merupakan bagian terluas dari pankreas yang menempel pada usus halus. Badan pankreas merupakan bagian paling penting pada pankreas yang berada di antara kepala dan ekor, sedangkan ekor pankreas merupakan bagian meruncing pankreas yang merupakan bagian akhir dari tubuh pankreas.

    Pankreas terdiri dari dua jaringan utama, yaitu jaringan acini dan jaringan pulau langerhans. Jaringan acini berfungsi untuk menghasilkan enzim pencernaan, sedangkan jaringan pulau langerhans merupakan kumpulan sel yang tersebar di seluruh pankreas. Di dalam pulau langerhans tersebut terdapat empat macam sel penghasil hormon, yaitu Sel Alfa, Sel Beta, Sel F (Sel Gamma), dan Sel Delta.

    Pankreas memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Fungsi eksokrin membuat pankreas menghasilkan cairan yang disebut dengan enzim. Enzim inilah yang bertugas untuk memecah gula, lemak, dan pati. Pankreas yang sehat akan menghasilkan sekitar 1 liter enzim setiap harinya. Ada tiga macam enzim yang dihasilkan oleh pankreas, yakni Enzim Lipase yang berfungsi untuk memecah lemak dalam makanan, Enzim Protease yang berfungsi untuk memecah protein dalam makanan, dan Enzim Amilase yang berfungsi untuk memecah pati menjadi gula yang diperlukan sebagai sumber energi tubuh.

    Fungsi endokrin membuat pankreas menghasilkan hormon yang bertugas untuk membantu mengatur kadar gula darah, nafsu makan, merangsang asam lambung, dan memberitahu perut kapan harus dikosongkan. Hormon yang dihasilkan oleh pankreas antara lain hormon insulin yang merupakan hormon untuk membantu tubuh menggunakan gula sebagai energi, Hormon Glukagon sebagai hormon yang bertugas untuk mengontrol kadar gula darah, Hormon Gastrin yang berfungsi merangsang perut untuk membuat asam lambung serta Hormon Amylin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan dan pengosongan perut.

    12. Menurut bacaan, pankreas dapat dikatakan sehat apabila ….

    4 / 20

    Pankreas terletak di dalam perut, yakni tepat di bawah hati dan di belakang lambung di bagian belakang perut. Berukuran seperti telapak tangan, memiliki panjang sekitar 18 hingga 25 cm. Letak pankreas melintang secara horizontal di dinding posterior abdomen. Pankreas memiliki tiga bagian utama, yakni kepala pankreas, badan pankreas, dan ekor pankreas. Kepala pankreas merupakan bagian terluas dari pankreas yang menempel pada usus halus. Badan pankreas merupakan bagian paling penting pada pankreas yang berada di antara kepala dan ekor, sedangkan ekor pankreas merupakan bagian meruncing pankreas yang merupakan bagian akhir dari tubuh pankreas.

    Pankreas terdiri dari dua jaringan utama, yaitu jaringan acini dan jaringan pulau langerhans. Jaringan acini berfungsi untuk menghasilkan enzim pencernaan, sedangkan jaringan pulau langerhans merupakan kumpulan sel yang tersebar di seluruh pankreas. Di dalam pulau langerhans tersebut terdapat empat macam sel penghasil hormon, yaitu Sel Alfa, Sel Beta, Sel F (Sel Gamma), dan Sel Delta.

    Pankreas memiliki dua fungsi utama, yakni fungsi eksokrin dan fungsi endokrin. Fungsi eksokrin membuat pankreas menghasilkan cairan yang disebut dengan enzim. Enzim inilah yang bertugas untuk memecah gula, lemak, dan pati. Pankreas yang sehat akan menghasilkan sekitar 1 liter enzim setiap harinya. Ada tiga macam enzim yang dihasilkan oleh pankreas, yakni Enzim Lipase yang berfungsi untuk memecah lemak dalam makanan, Enzim Protease yang berfungsi untuk memecah protein dalam makanan, dan Enzim Amilase yang berfungsi untuk memecah pati menjadi gula yang diperlukan sebagai sumber energi tubuh.

    Fungsi endokrin membuat pankreas menghasilkan hormon yang bertugas untuk membantu mengatur kadar gula darah, nafsu makan, merangsang asam lambung, dan memberitahu perut kapan harus dikosongkan. Hormon yang dihasilkan oleh pankreas antara lain hormon insulin yang merupakan hormon untuk membantu tubuh menggunakan gula sebagai energi, Hormon Glukagon sebagai hormon yang bertugas untuk mengontrol kadar gula darah, Hormon Gastrin yang berfungsi merangsang perut untuk membuat asam lambung serta Hormon Amylin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan dan pengosongan perut.

    13. Perhatikan pernyataan berikut!
    (1) Pankreas terletak di belakang lambung pada bagian posterior abdomen.
    (2) Panjang pankreas sekitar 18–25 mm.
    (3) Kepala pankreas merupakan bagian paling kecil dari pankreas.
    (4) Pankreas memiliki fungsi eksokrin dan endokrin.
    Kombinasi pernyataan yang benar adalah ….

    5 / 20

    Soetomo atau lebih dikenal dengan sapaan akrab sebagai Bung Tomo merupakan seorang pahlawan yang dikenal karena peranannya dalam Pertempuran 10 November 1945. Ketika Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dikumandangkan, Bung Tomo langsung terjun ke dunia perjuangan.

    Puncak perjuangan Bung Tomo terjadi pada 10 November 1945, saat rakyat Surabaya menghadapi serangan pasukan Sekutu yang ingin merebut kembali Indonesia. Pertempuran ini Pemicu utama adalah tewasnya salah satu pimpinan pasukan Sekutu. Pertempuran berlangsung sejak akhir Oktober hingga akhir November 1945. Tokoh yang berperan diantaranya ada Residen Sudirman dan Gubernur Suryo, sedangkan dari tengah masyarakat muncul satu sosok sentral, yakni seorang mantan jurnalis bernama Soetomo. Dengan menggunakan Radio Pemberontakan, Bung Tomo menyampaikan seruan perjuangan yang membakar semangat juang rakyat:
    “Allahu Akbar! Saudara-saudara, jangan mundur selangkah pun! Merdeka atau mati!”

    Setelah perang berakhir, Bung Tomo tidak berhenti berjuang. Ia aktif dalam dunia politik dan menjadi anggota DPR serta Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Namun pada masa Orde Baru, Bung Tomo memilih mundur dari dunia politik karena kecewa dengan arah pemerintahan yang menurutnya tidak lagi berpihak pada rakyat kecil.

    Meskipun dikenal sebagai pahlawan besar, Bung Tomo menjalani hidup yang sederhana. Ia tidak mengejar kekayaan atau kedudukan. Bung Tomo wafat pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Bung Tomo sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 141/TK/1981.

    14. Pernyataan yang tidak sesuai dengan bacaan adalah ….

    6 / 20

    Soetomo atau lebih dikenal dengan sapaan akrab sebagai Bung Tomo merupakan seorang pahlawan yang dikenal karena peranannya dalam Pertempuran 10 November 1945. Ketika Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dikumandangkan, Bung Tomo langsung terjun ke dunia perjuangan.

    Puncak perjuangan Bung Tomo terjadi pada 10 November 1945, saat rakyat Surabaya menghadapi serangan pasukan Sekutu yang ingin merebut kembali Indonesia. Pertempuran ini Pemicu utama adalah tewasnya salah satu pimpinan pasukan Sekutu. Pertempuran berlangsung sejak akhir Oktober hingga akhir November 1945. Tokoh yang berperan diantaranya ada Residen Sudirman dan Gubernur Suryo, sedangkan dari tengah masyarakat muncul satu sosok sentral, yakni seorang mantan jurnalis bernama Soetomo. Dengan menggunakan Radio Pemberontakan, Bung Tomo menyampaikan seruan perjuangan yang membakar semangat juang rakyat:
    “Allahu Akbar! Saudara-saudara, jangan mundur selangkah pun! Merdeka atau mati!”

    Setelah perang berakhir, Bung Tomo tidak berhenti berjuang. Ia aktif dalam dunia politik dan menjadi anggota DPR serta Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Namun pada masa Orde Baru, Bung Tomo memilih mundur dari dunia politik karena kecewa dengan arah pemerintahan yang menurutnya tidak lagi berpihak pada rakyat kecil.

    Meskipun dikenal sebagai pahlawan besar, Bung Tomo menjalani hidup yang sederhana. Ia tidak mengejar kekayaan atau kedudukan. Bung Tomo wafat pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Bung Tomo sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 141/TK/1981.

    15. Pemicu utama terjadinya pertempuran besar di Surabaya pada tanggal 10 November 1945 adalah tewasnya salah satu pimpinan pasukan Sekutu. Tokoh militer Inggris yang dimaksud adalah…

    7 / 20

    Soetomo atau lebih dikenal dengan sapaan akrab sebagai Bung Tomo merupakan seorang pahlawan yang dikenal karena peranannya dalam Pertempuran 10 November 1945. Ketika Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dikumandangkan, Bung Tomo langsung terjun ke dunia perjuangan.

    Puncak perjuangan Bung Tomo terjadi pada 10 November 1945, saat rakyat Surabaya menghadapi serangan pasukan Sekutu yang ingin merebut kembali Indonesia. Pertempuran ini Pemicu utama adalah tewasnya salah satu pimpinan pasukan Sekutu. Pertempuran berlangsung sejak akhir Oktober hingga akhir November 1945. Tokoh yang berperan diantaranya ada Residen Sudirman dan Gubernur Suryo, sedangkan dari tengah masyarakat muncul satu sosok sentral, yakni seorang mantan jurnalis bernama Soetomo. Dengan menggunakan Radio Pemberontakan, Bung Tomo menyampaikan seruan perjuangan yang membakar semangat juang rakyat:
    “Allahu Akbar! Saudara-saudara, jangan mundur selangkah pun! Merdeka atau mati!”

    Setelah perang berakhir, Bung Tomo tidak berhenti berjuang. Ia aktif dalam dunia politik dan menjadi anggota DPR serta Menteri Negara Urusan Bekas Pejuang pada masa pemerintahan Presiden Soekarno. Namun pada masa Orde Baru, Bung Tomo memilih mundur dari dunia politik karena kecewa dengan arah pemerintahan yang menurutnya tidak lagi berpihak pada rakyat kecil.

    Meskipun dikenal sebagai pahlawan besar, Bung Tomo menjalani hidup yang sederhana. Ia tidak mengejar kekayaan atau kedudukan. Bung Tomo wafat pada 7 Oktober 1981 di Padang Arafah, Arab Saudi, saat menunaikan ibadah haji. Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Bung Tomo sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 141/TK/1981.

    16. Berikut ini adalah peran yang terkait dengan Soetomo, kecuali

    8 / 20

    Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutupi beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.

    Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang lokal yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.

    Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil.

    17. Menurut bacaan, salah satu sektor yang akan mengalami imbas negatif kenaikan PPN terhadap UMKM adalah …..

    9 / 20

    Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutupi beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.

    Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang lokal yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.

    Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil.

    18. Istilah “insentif fiskal” pada bacaan memiliki makna …..

    10 / 20

    Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutupi beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.

    Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang lokal yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.

    Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil.

    19. Pernyataan yang sesuai dengan konsep ekonomi makro terkait kenaikan PPN ini -cateris paribus- adalah ….

    11 / 20

    Kepulauan Karimunjawa memiliki potensi dalam pariwisata yang juga didukung adanya Taman Nasional dan letak Kepulauan Karimunjawa yang cukup strategis. Menurut BTNKJ (2001) potensi yang ada di Taman Nasional Karimunjawa ada tiga. Pertama, yaitu keanekaragaman hayati yang tinggi terutama di lingkungan terumbu karang, mangrove dan lamun. Kedua, wilayah yang mempunyai keindahan alam dengan kondisi hutan yang masih asli dan asri, pasir putih di pantainya, adanya pohon dewandaru, burung elang laut Dada Putih, kerang merah, dan penyu sisik. Ketiga, potensi sumber daya tinggi baik wisata bahari maupun wisata lingkungan dan rekreasi yang ditujukan untuk skala nasional dan internasional.

    Terdapat macam-macam kegiatan pariwisata di Karimunjawa, yaitu snorkeling, diving, tracking mangrove, tracking bukit, dan wisata religi. Tempat yang biasa wisatawan snorkeling yaitu di Pulau Cemara Besar.

    Di Karimunjawa juga terdapat penangkaran hiu yang berada di Pulau Menjangan Besar. Hiu di penangkaran tersebut dibedakan dari hiu yang berukuran sedang hingga yang berukuran besar. Semua hiu di penangkaran diberi nama “Vino” oleh petugas penangkaran.

    Wilayah yang memiliki hutan mangrove di Karimunjawa yaitu Pulau Kemujan.

    20. Kepulauan Karimunjawa terletak di daerah perairan ….

    12 / 20

    Kepulauan Karimunjawa memiliki potensi dalam pariwisata yang juga didukung adanya Taman Nasional dan letak Kepulauan Karimunjawa yang cukup strategis. Menurut BTNKJ (2001) potensi yang ada di Taman Nasional Karimunjawa ada tiga. Pertama, yaitu keanekaragaman hayati yang tinggi terutama di lingkungan terumbu karang, mangrove dan lamun. Kedua, wilayah yang mempunyai keindahan alam dengan kondisi hutan yang masih asli dan asri, pasir putih di pantainya, adanya pohon dewandaru, burung elang laut Dada Putih, kerang merah, dan penyu sisik. Ketiga, potensi sumber daya tinggi baik wisata bahari maupun wisata lingkungan dan rekreasi yang ditujukan untuk skala nasional dan internasional.

    Terdapat macam-macam kegiatan pariwisata di Karimunjawa, yaitu snorkeling, diving, tracking mangrove, tracking bukit, dan wisata religi. Tempat yang biasa wisatawan snorkeling yaitu di Pulau Cemara Besar.

    Di Karimunjawa juga terdapat penangkaran hiu yang berada di Pulau Menjangan Besar. Hiu di penangkaran tersebut dibedakan dari hiu yang berukuran sedang hingga yang berukuran besar. Semua hiu di penangkaran diberi nama “Vino” oleh petugas penangkaran.

    Wilayah yang memiliki hutan mangrove di Karimunjawa yaitu Pulau Kemujan.

    21. Spot wisata yang terkenal dengan penangkaran hiu dan sering dikunjungi untuk snorkling adalah ….

    13 / 20

    Kepulauan Karimunjawa memiliki potensi dalam pariwisata yang juga didukung adanya Taman Nasional dan letak Kepulauan Karimunjawa yang cukup strategis. Menurut BTNKJ (2001) potensi yang ada di Taman Nasional Karimunjawa ada tiga. Pertama, yaitu keanekaragaman hayati yang tinggi terutama di lingkungan terumbu karang, mangrove dan lamun. Kedua, wilayah yang mempunyai keindahan alam dengan kondisi hutan yang masih asli dan asri, pasir putih di pantainya, adanya pohon dewandaru, burung elang laut Dada Putih, kerang merah, dan penyu sisik. Ketiga, potensi sumber daya tinggi baik wisata bahari maupun wisata lingkungan dan rekreasi yang ditujukan untuk skala nasional dan internasional.

    Terdapat macam-macam kegiatan pariwisata di Karimunjawa, yaitu snorkeling, diving, tracking mangrove, tracking bukit, dan wisata religi. Tempat yang biasa wisatawan snorkeling yaitu di Pulau Cemara Besar.

    Di Karimunjawa juga terdapat penangkaran hiu yang berada di Pulau Menjangan Besar. Hiu di penangkaran tersebut dibedakan dari hiu yang berukuran sedang hingga yang berukuran besar. Semua hiu di penangkaran diberi nama “Vino” oleh petugas penangkaran.

    Wilayah yang memiliki hutan mangrove di Karimunjawa yaitu Pulau Kemujan.

    22. Fauna khas atau hewan yang dilindungi di Taman Nasional Karimunjawa adalah ….

    14 / 20

    Pada penghujung abad ke-19, ketika tanah Jawa masih diselimuti oleh kekakuan tradisi feodal yang menempatkan perempuan dalam hierarki sosial paling rendah, lahirlah Raden Ajeng Kartini di lingkungan keluarga bangsawan Jepara. Sejak kecil, Kartini menyaksikan paradoks yang pahit: di satu sisi ia memiliki akses terhadap literasi dan bahasa Belanda yang membuka cakrawala pengetahuannya, namun di sisi lain ia takluk pada adat yang memaksanya untuk menjalani pingitan. Pingitan baginya bukan sekadar kurungan fisik, melainkan sebuah bentuk pembunuhan terhadap potensi dan mimpi.

    Perjuangan Kartini tidak pernah berbentuk pidato di atas panggung atau aksi massa yang revolusioner secara fisik, melainkan sebuah perlawanan kebudayaan yang elegan namun tajam, yang ia salurkan melalui kepenanya. Dalam surat-surat panjang yang dikirimkannya kepada sahabat-sahabat pena di Eropa, terutama kepada Stella Zeehandelaar dan Nyonya Abendanon, Kartini merangkai gagasan-gagasan tentang emansipasi yang melampaui zamannya.

    Namun, perjuangan Kartini tidak berakhir sebagai sekadar untaian kata dalam korespondensi pribadi. Ia mewujudkan gagasannya dalam tindakan konkret dengan mendirikan sekolah perempuan pertama di kompleks kantor kabupaten Rembang pada tahun 1903, setelah suaminya, Raden Adipati Djojoadiningrat, memberikan dukungan penuh. Kartini mengelola sendiri kurikulumnya, mengajarkan tidak hanya ilmu pengetahuan dasar tetapi juga nilai-nilai tentang harga diri, kebersihan, dan pentingnya perempuan menjadi subjek atas hidupnya sendiri.

    Meskipun Raden Ajeng Kartini wafat pada usia 25 tahun, tepat pada tanggal 17 September 1904, api perjuangan yang dinyalakannya tidak pernah padam. Warisannya justru semakin membesar ketika surat-suratnya dikumpulkan dan diterbitkan oleh J.H. Abendanon dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).

    24. Hubungan antara paragraf ketiga dan keempat dalam narasi tersebut menunjukkan pola pengembangan yang ….

    15 / 20

    Pada penghujung abad ke-19, ketika tanah Jawa masih diselimuti oleh kekakuan tradisi feodal yang menempatkan perempuan dalam hierarki sosial paling rendah, lahirlah Raden Ajeng Kartini di lingkungan keluarga bangsawan Jepara. Sejak kecil, Kartini menyaksikan paradoks yang pahit: di satu sisi ia memiliki akses terhadap literasi dan bahasa Belanda yang membuka cakrawala pengetahuannya, namun di sisi lain ia takluk pada adat yang memaksanya untuk menjalani pingitan. Pingitan baginya bukan sekadar kurungan fisik, melainkan sebuah bentuk pembunuhan terhadap potensi dan mimpi.

    Perjuangan Kartini tidak pernah berbentuk pidato di atas panggung atau aksi massa yang revolusioner secara fisik, melainkan sebuah perlawanan kebudayaan yang elegan namun tajam, yang ia salurkan melalui kepenanya. Dalam surat-surat panjang yang dikirimkannya kepada sahabat-sahabat pena di Eropa, terutama kepada Stella Zeehandelaar dan Nyonya Abendanon, Kartini merangkai gagasan-gagasan tentang emansipasi yang melampaui zamannya.

    Namun, perjuangan Kartini tidak berakhir sebagai sekadar untaian kata dalam korespondensi pribadi. Ia mewujudkan gagasannya dalam tindakan konkret dengan mendirikan sekolah perempuan pertama di kompleks kantor kabupaten Rembang pada tahun 1903, setelah suaminya, Raden Adipati Djojoadiningrat, memberikan dukungan penuh. Kartini mengelola sendiri kurikulumnya, mengajarkan tidak hanya ilmu pengetahuan dasar tetapi juga nilai-nilai tentang harga diri, kebersihan, dan pentingnya perempuan menjadi subjek atas hidupnya sendiri.

    Meskipun Raden Ajeng Kartini wafat pada usia 25 tahun, tepat pada tanggal 17 September 1904, api perjuangan yang dinyalakannya tidak pernah padam. Warisannya justru semakin membesar ketika surat-suratnya dikumpulkan dan diterbitkan oleh J.H. Abendanon dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang).

    25. Dalam paragraf ketiga, Kartini mendirikan sekolah perempuan yang mengajarkan nilai-nilai harga diri dan pentingnya perempuan menjadi subjek atas hidupnya sendiri. Jika ditelaah menggunakan perspektif fungsionalisme struktural, keberadaan sekolah tersebut berfungsi untuk …..

    16 / 20

    Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam.

    Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film-video The End of the Affair yang dibintangi Ralph Fiennes dan Julianne Moore, seorang diri, sementara istri telah mendengkur kecapaian di kamar. Waktu tiba pada adegan panas pasangan selingkuh Fiennes dan Julianne, yang membuat saya menahan napas dan pupil mata melebar, tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas.

    Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak buku. Tangan saya amat kebelet memukul habis hewan itu. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu saya biarkan selamat dahulu.

    Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami.

    26. Dugaan bahwa tikus yang dimaksud dalam bacaan adalah tikus kebun karena ….

    17 / 20

    Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam.

    Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film-video The End of the Affair yang dibintangi Ralph Fiennes dan Julianne Moore, seorang diri, sementara istri telah mendengkur kecapaian di kamar. Waktu tiba pada adegan panas pasangan selingkuh Fiennes dan Julianne, yang membuat saya menahan napas dan pupil mata melebar, tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas.

    Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak buku. Tangan saya amat kebelet memukul habis hewan itu. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu saya biarkan selamat dahulu.

    Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami.

    27. Situasi lain yang paling tepat menggambarkan sikap tokoh saya adalah ….

    18 / 20

    Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam.

    Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film-video The End of the Affair yang dibintangi Ralph Fiennes dan Julianne Moore, seorang diri, sementara istri telah mendengkur kecapaian di kamar. Waktu tiba pada adegan panas pasangan selingkuh Fiennes dan Julianne, yang membuat saya menahan napas dan pupil mata melebar, tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas.

    Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak buku. Tangan saya amat kebelet memukul habis hewan itu. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu saya biarkan selamat dahulu.

    Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami.

    28. Hal yang membuat pupil mata tokoh saya melebar sesuai bacaan adalah ….

    19 / 20

    Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam.

    Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film-video The End of the Affair yang dibintangi Ralph Fiennes dan Julianne Moore, seorang diri, sementara istri telah mendengkur kecapaian di kamar. Waktu tiba pada adegan panas pasangan selingkuh Fiennes dan Julianne, yang membuat saya menahan napas dan pupil mata melebar, tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas.

    Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak buku. Tangan saya amat kebelet memukul habis hewan itu. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu saya biarkan selamat dahulu.

    Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami.

    29. Sifat atau karakter … paling mungkin diperankan oleh Ralph Fiennes sesuai bacaan.

    20 / 20

    Entah bagaimana caranya tikus itu memasuki rumah kami tetap sebuah misteri. Tikus berpikir secara tikus dan manusia berpikir secara manusia, hanya manusia-tikus yang mampu membongkar misteri ini. Semua lubang di seluruh rumah kami tutup rapat (sepanjang yang kami temukan), namun tikus itu tetap masuk rumah. Rumah kami dikelilingi kebun kosong yang luas milik tetangga. Kami menduga tikus itu adalah tikus kebun. Tubuhnya cukup besar dan bulunya hitam legam.

    Pertama kali kami menyadari kehadiran penghuni rumah yang tak diundang, dan tak kami ingini itu, ketika saya tengah menonton film-video The End of the Affair yang dibintangi Ralph Fiennes dan Julianne Moore, seorang diri, sementara istri telah mendengkur kecapaian di kamar. Waktu tiba pada adegan panas pasangan selingkuh Fiennes dan Julianne, yang membuat saya menahan napas dan pupil mata melebar, tiba-tiba kaki saya diterjang benda dingin yang meluncur ke arah televisi, dan saya lihat tikus hitam besar itu berlari kencang bersembunyi di balik rak buku. Jantung saya nyaris copot, darah naik ke kepala akibat terkejut, dan otomatis kedua kaki saya angkat ke atas.

    Baru kemudian muncul kemarahan dan dendam saya. Saya mencari semacam tongkat di dapur, dan hanya saya temukan sapu ijuk. Sapu itu saya balik memegangnya dan menuju ke arah balik rak buku. Tangan saya amat kebelet memukul habis hewan itu. Namun, tak saya lihat wujud benda apa pun di sana. Mungkin begejil item telah masuk rak bagian bawah di mana terdapat lubang untuk memasukkan kabel-kabel pada televisi. Saya takut kalau tikus keparat itu menyerang saya tiba-tiba. Imigran gelap rumah itu saya biarkan selamat dahulu.

    Saya tidak pernah menceritakan keberadaan tikus itu kepada istri saya yang pembenci tikus, sampai pada suatu hari istri saya yang justru memberitahukan kepada saya adanya tikus tersebut. Berita itu begitu pentingnya melebihi kegawatan masuknya teroris di kampung kami.

    30. Urutan tindakan yang dilakukan tokoh saya dalam kutipan cerita tersebut adalah …..

    Your score is

  • Mini TO SNBT 2026 PU 10

    51

    Mini TO SNBT 2026 PU 10

    Anda punya waktu 9 menit untuk mengerjakan 9 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel TKA & SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 9

    21. Nani memproduksi kerupuk udang selama tujuh hari berturut-turut. Jumlah kerupuk udang yang diproduksinya dari hari Senin sampai Sabtu adalah 2 kg, 5 kg, 9 kg, 17 kg, 28 kg, dan 72 kg. Jika tren tersebut membentuk pola bilangan tertentu, berapakah jumlah kerupuk udang yang diproduksi Nani pada hari Minggu?

    2 / 9

    22. Waktu yang ditempuh Sky saat menempuh etape 1 sampai etape 5 adalah 15 menit, 45 menit, 1 jam, 1,5 jam, dan 1,75 jam. Sementara itu, jarak tempuh Sky di setiap etape yang sama adalah 12 km, 20 km, 16 km, 22 km, dan 20 km. Jika tren kenaikan waktu dan jarak yang ditempuh Sky bersifat konstan, berapakah waktu dan jarak yang tempuh Sky di etape 6?

    3 / 9


    23. Diagram berikut menunjukkan data penjualan mobil X oleh dealer A dan dealer B selama periode 2018-2023.
    Berdasarkan data di atas, jumlah penjualan mobil dari dealer mana dan pada tahun berapa yang mengalami PENURUNAN TERBESAR?

    4 / 9

    25. Sebuah kompetisi memasak diadakan dalam rangka Hari Kuliner Tradisional Nasional. Nilai akhir kompetisi ditentukan dengan menjumlahkan nilai autentisitas, nilai rasa, dan nilai sajian.

    Nama | Nilai Rasa | Nilai Autentisitas | Nilai Sajian
    U | 60 | 70 | 50
    V | 80 | 65 | 45
    W | 90 | 65 | 47
    X | 70 | 70 | 44
    Y | 100 | 60 | 40

    Siapakah yang mendapatkan nilai TERBESAR?

    5 / 9

    26. Dalam sebuah resep pembuatan kue kering, perbandingan berat antara Tepung Terigu, Mentega, dan Gula Halus adalah 10:5:3. Jika selisih berat antara Mentega dan Gula Halus yang digunakan adalah 120 gram, berapakah total berat adonan kue tersebut?

    6 / 9

    27. Seorang pedagang kopi ingin membuat campuran kopi spesial. Ia mencampur kopi jenis A seharga Rp60.000,00/kg dengan kopi jenis B seharga Rp80.000,00/kg. Jika ia mencampur kedua jenis kopi tersebut dengan perbandingan 3 : 2, dan ia ingin mendapatkan keuntungan sebesar 25%, berapakah harga jual campuran kopi tersebut per kilogram?

    7 / 9

    28. Diantara lima bilangan berikut yang nilainya PALING KECIL adalah ….

    A. 5/3 × 1,80
    B. 5/9 × 0,72
    C. 10/9 × 0,36
    D. 5/18 × 1,44
    E. 15/18 × 0,36

    8 / 9

    29. Pada perusahaan PQR terdapat 400 karyawan.
    (1) Sebanyak 120 orang karyawan telah menerima vaksinasi dosis ketiga.
    (2) Sisa karyawan yang belum menerima vaksinasi dosis ketiga adalah 280 orang.

    Pilihlah informasi yang dapat digunakan untuk menjawab pertanyaan, “Apakah lebih dari 25% karyawan tersebut sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga?”

    9 / 9


    30. Pada diagram di bawah ini tersaji persentase pendaftar dan kandidat yang lulus ujian masuk di beberapa universitas.
    Diketahui total pendaftar adalah 9.550 dan total yang lulus ujian masuk adalah 5.600 orang. Selisih antara kandidat yang mendaftar dengan kandidat yang lulus ujian di Universitas G adalah ….

    Your score is

  • Mini TO PBM 10 SNBT 2026 [26]

    29

    Mini TO PBM 10 SNBT 2026 [26]

    Anda punya waktu 18 menit untuk mengerjakan 18 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 18

    1 Tujuan pendidikan adalah mengembangkan dan mengoptimalkan daya anak didik agar siap menyongsong masa depan sesuai dengan zamannya. 2 Saat ini teknologi yang berkembang dengan pesat memicu pada perubahan yang cepat pula, bahkan tidak terduga. 3 Laporan Dell Technology menyebutkan bahwa 85 persen pekerjaan pada 2030 yang akan dimasuki Generasi Z dan Alpha belum ditemukan. 4 Sementara itu, konsep otomasi di era 4.0 juga dapat mengubah struktur dan lapangan pekerjaan. 5 […], institusi dari pendidikan formal saat ini dinilai belum optimal membekali siswa dengan keterampilan praktis yang menjadi modal siswa untuk mengembangkan diri secara mandiri atau masuk dunia kerja. 6 Paradigma pendidikan sudah bergeser mengikuti perkembangan zaman, tetapi sistem pendidikan belum ….

    1. Agar sesuai dengan konteks bacaan, pernyataan yang paling tepat untuk melengkapi kalimat (6) adalah …

    2 / 18

    1 Tujuan pendidikan adalah mengembangkan dan mengoptimalkan daya anak didik agar siap menyongsong masa depan sesuai dengan zamannya. 2 Saat ini teknologi yang berkembang dengan pesat memicu pada perubahan yang cepat pula, bahkan tidak terduga. 3 Laporan Dell Technology menyebutkan bahwa 85 persen pekerjaan pada 2030 yang akan dimasuki Generasi Z dan Alpha belum ditemukan. 4 Sementara itu, konsep otomasi di era 4.0 juga dapat mengubah struktur dan lapangan pekerjaan. 5 […], institusi dari pendidikan formal saat ini dinilai belum optimal membekali siswa dengan keterampilan praktis yang menjadi modal siswa untuk mengembangkan diri secara mandiri atau masuk dunia kerja. 6 Paradigma pendidikan sudah bergeser mengikuti perkembangan zaman, tetapi sistem pendidikan belum ….

    2. Kata yang harus dihilangkan dalam kalimat (2) adalah ….

    3 / 18

    1 Tujuan pendidikan adalah mengembangkan dan mengoptimalkan daya anak didik agar siap menyongsong masa depan sesuai dengan zamannya. 2 Saat ini teknologi yang berkembang dengan pesat memicu pada perubahan yang cepat pula, bahkan tidak terduga. 3 Laporan Dell Technology menyebutkan bahwa 85 persen pekerjaan pada 2030 yang akan dimasuki Generasi Z dan Alpha belum ditemukan. 4 Sementara itu, konsep otomasi di era 4.0 juga dapat mengubah struktur dan lapangan pekerjaan. 5 […], institusi dari pendidikan formal saat ini dinilai belum optimal membekali siswa dengan keterampilan praktis yang menjadi modal siswa untuk mengembangkan diri secara mandiri atau masuk dunia kerja. 6 Paradigma pendidikan sudah bergeser mengikuti perkembangan zaman, tetapi sistem pendidikan belum ….

    3. Kata penghubung yang paling tepat untuk melengkapi kalimat (5) adalah ….

    4 / 18

    1 Tujuan pendidikan adalah mengembangkan dan mengoptimalkan daya anak didik agar siap menyongsong masa depan sesuai dengan zamannya. 2 Saat ini teknologi yang berkembang dengan pesat memicu pada perubahan yang cepat pula, bahkan tidak terduga. 3 Laporan Dell Technology menyebutkan bahwa 85 persen pekerjaan pada 2030 yang akan dimasuki Generasi Z dan Alpha belum ditemukan. 4 Sementara itu, konsep otomasi di era 4.0 juga dapat mengubah struktur dan lapangan pekerjaan. 5 […], institusi dari pendidikan formal saat ini dinilai belum optimal membekali siswa dengan keterampilan praktis yang menjadi modal siswa untuk mengembangkan diri secara mandiri atau masuk dunia kerja. 6 Paradigma pendidikan sudah bergeser mengikuti perkembangan zaman, tetapi sistem pendidikan belum ….

    4. Kata dari dalam kalimat (5) seharusnya …

    5 / 18

    1 Di tengah kekhawatiran global tentang dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan satwa liar, faktor yang sering kali terlupakan adalah bagaimana perubahan iklim memengaruhi otak manusia dan hewan. 2 Penelitian baru-baru ini menyoroti hubungan yang kompleks antara perubahan iklim dan fungsi otak. 3 Dalam penelitian tersebut diuraikan bagaimana […], perubahan musim yang singkat, dan asam laut dapat memengaruhi perkembangan otak hewan dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya. 4 Suhu tinggi dapat memengaruhi perkembangan otak hewan. 5 Suhu tinggi dapat mengubah fitur sistem saraf, termasuk di dalamnya adalah efek pada ekspresi gen dalam neuron (sel saraf), struktur neuron, dan organisasi otak. 6 Selain itu, suhu juga dapat memengaruhi pembentukan neuron baru dalam otak hewan dewasa.

    6. Kata yang paling tepat menggantikan kata faktor dalam kalimat (1) adalah…

    6 / 18

    1 Di tengah kekhawatiran global tentang dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan satwa liar, faktor yang sering kali terlupakan adalah bagaimana perubahan iklim memengaruhi otak manusia dan hewan. 2 Penelitian baru-baru ini menyoroti hubungan yang kompleks antara perubahan iklim dan fungsi otak. 3 Dalam penelitian tersebut diuraikan bagaimana […], perubahan musim yang singkat, dan asam laut dapat memengaruhi perkembangan otak hewan dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya. 4 Suhu tinggi dapat memengaruhi perkembangan otak hewan. 5 Suhu tinggi dapat mengubah fitur sistem saraf, termasuk di dalamnya adalah efek pada ekspresi gen dalam neuron (sel saraf), struktur neuron, dan organisasi otak. 6 Selain itu, suhu juga dapat memengaruhi pembentukan neuron baru dalam otak hewan dewasa.

    7. Pernyataan yang paling tepat untuk melengkapi kalimat (3) adalah…..

    7 / 18

    1 Di tengah kekhawatiran global tentang dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan satwa liar, faktor yang sering kali terlupakan adalah bagaimana perubahan iklim memengaruhi otak manusia dan hewan. 2 Penelitian baru-baru ini menyoroti hubungan yang kompleks antara perubahan iklim dan fungsi otak. 3 Dalam penelitian tersebut diuraikan bagaimana […], perubahan musim yang singkat, dan asam laut dapat memengaruhi perkembangan otak hewan dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya. 4 Suhu tinggi dapat memengaruhi perkembangan otak hewan. 5 Suhu tinggi dapat mengubah fitur sistem saraf, termasuk di dalamnya adalah efek pada ekspresi gen dalam neuron (sel saraf), struktur neuron, dan organisasi otak. 6 Selain itu, suhu juga dapat memengaruhi pembentukan neuron baru dalam otak hewan dewasa.

    8. Apa judul yang paling tepat untuk teks tersebut?

    8 / 18

    1 Di tengah kekhawatiran global tentang dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan satwa liar, faktor yang sering kali terlupakan adalah bagaimana perubahan iklim memengaruhi otak manusia dan hewan. 2 Penelitian baru-baru ini menyoroti hubungan yang kompleks antara perubahan iklim dan fungsi otak. 3 Dalam penelitian tersebut diuraikan bagaimana […], perubahan musim yang singkat, dan asam laut dapat memengaruhi perkembangan otak hewan dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya. 4 Suhu tinggi dapat memengaruhi perkembangan otak hewan. 5 Suhu tinggi dapat mengubah fitur sistem saraf, termasuk di dalamnya adalah efek pada ekspresi gen dalam neuron (sel saraf), struktur neuron, dan organisasi otak. 6 Selain itu, suhu juga dapat memengaruhi pembentukan neuron baru dalam otak hewan dewasa.

    9. Kalimat manakah yang paling efektif sebagai hasil penggabungan kalimat (4) dan (5)?

    9 / 18

    1 Di tengah kekhawatiran global tentang dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan satwa liar, faktor yang sering kali terlupakan adalah bagaimana perubahan iklim memengaruhi otak manusia dan hewan. 2 Penelitian baru-baru ini menyoroti hubungan yang kompleks antara perubahan iklim dan fungsi otak. 3 Dalam penelitian tersebut diuraikan bagaimana […], perubahan musim yang singkat, dan asam laut dapat memengaruhi perkembangan otak hewan dan reaksi terhadap lingkungan sekitarnya. 4 Suhu tinggi dapat memengaruhi perkembangan otak hewan. 5 Suhu tinggi dapat mengubah fitur sistem saraf, termasuk di dalamnya adalah efek pada ekspresi gen dalam neuron (sel saraf), struktur neuron, dan organisasi otak. 6 Selain itu, suhu juga dapat memengaruhi pembentukan neuron baru dalam otak hewan dewasa.

    10. Apa informasi utama kalimat (6)?

    10 / 18

    1 Keberadaan hutan sangat penting sebagai agen penyerapan karbon dioksida, karena hutan global menyimpan karbon di cabang, daun, dan tanah. 2 Namun, dengan adanya deforestasi menghilangkan tutupan lahan sehingga tanah terpapar angin dan hujan. 3 Ini secara otomastis berkontribusi terhadap perubahan iklim global. 4 Dampaknya bisa memperparah terjadinya banjir dan tanah longsor. 5 Indonesia sendiri kehilangan hutan tropis berkaitan dengan aktivitas pertambangan. 6 Selain pertambangan, deforestasi di Indonesia juga disebabkan adanya pengalih fungsian dan pembukaan lahan untuk sawit di Sumatra dan Kalimantan. 7 Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi pendorong tunggal terbesar deforestasi secara nasional.

    8 Dari keprihatinan ini, muncul teori reforestasi atau pemulihan hutan. 9 Namun, proses pemulihan hutan setiap lahan bekas perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan berbeda-beda tergantung tipologi lokasi, seperti ketinggian lahan. 10 Ditambah lagi, reforestrasi hutan bekas lahan perkebunan kelapa sawit tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama. 11 Selain itu, terdapat opsi aforestasi (penanaman pohon untuk mengubah lahan menjadi hutan baru) yang menjadi bagian dari strategi mencapai target FOLU Net Sink 2030.

    12. Kalimat berikut perlu dimasukkan dalam bacaan tersebut.
    Angka reforestasi dan aforestasi perlu jauh lebih tinggi dibandingkan deforestasi.
    Kalimat tersebut paling tepat ditempatkan setelah kalimat nomor ….

    11 / 18

    1 Keberadaan hutan sangat penting sebagai agen penyerapan karbon dioksida, karena hutan global menyimpan karbon di cabang, daun, dan tanah. 2 Namun, dengan adanya deforestasi menghilangkan tutupan lahan sehingga tanah terpapar angin dan hujan. 3 Ini secara otomastis berkontribusi terhadap perubahan iklim global. 4 Dampaknya bisa memperparah terjadinya banjir dan tanah longsor. 5 Indonesia sendiri kehilangan hutan tropis berkaitan dengan aktivitas pertambangan. 6 Selain pertambangan, deforestasi di Indonesia juga disebabkan adanya pengalih fungsian dan pembukaan lahan untuk sawit di Sumatra dan Kalimantan. 7 Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi pendorong tunggal terbesar deforestasi secara nasional.

    8 Dari keprihatinan ini, muncul teori reforestasi atau pemulihan hutan. 9 Namun, proses pemulihan hutan setiap lahan bekas perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan berbeda-beda tergantung tipologi lokasi, seperti ketinggian lahan. 10 Ditambah lagi, reforestrasi hutan bekas lahan perkebunan kelapa sawit tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama. 11 Selain itu, terdapat opsi aforestasi (penanaman pohon untuk mengubah lahan menjadi hutan baru) yang menjadi bagian dari strategi mencapai target FOLU Net Sink 2030.

    13. Kalimat manakah yang tepat sebagai perbaikan kalimat (2)?

    12 / 18

    1 Keberadaan hutan sangat penting sebagai agen penyerapan karbon dioksida, karena hutan global menyimpan karbon di cabang, daun, dan tanah. 2 Namun, dengan adanya deforestasi menghilangkan tutupan lahan sehingga tanah terpapar angin dan hujan. 3 Ini secara otomastis berkontribusi terhadap perubahan iklim global. 4 Dampaknya bisa memperparah terjadinya banjir dan tanah longsor. 5 Indonesia sendiri kehilangan hutan tropis berkaitan dengan aktivitas pertambangan. 6 Selain pertambangan, deforestasi di Indonesia juga disebabkan adanya pengalih fungsian dan pembukaan lahan untuk sawit di Sumatra dan Kalimantan. 7 Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi pendorong tunggal terbesar deforestasi secara nasional.

    8 Dari keprihatinan ini, muncul teori reforestasi atau pemulihan hutan. 9 Namun, proses pemulihan hutan setiap lahan bekas perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan berbeda-beda tergantung tipologi lokasi, seperti ketinggian lahan. 10 Ditambah lagi, reforestrasi hutan bekas lahan perkebunan kelapa sawit tidak mudah dan membutuhkan waktu yang lama. 11 Selain itu, terdapat opsi aforestasi (penanaman pohon untuk mengubah lahan menjadi hutan baru) yang menjadi bagian dari strategi mencapai target FOLU Net Sink 2030.

    14. Penggunaan tanda koma yang salah terdapat pada ….

    13 / 18

    15. 1 Banyak umat Islam mencari jawaban pasti kapan puasa Syawal 2026. 2 Berdasarkan kalender dari Kementerian Agama dan hasil isbat, hari raya Idulfitri jatuh pada 21 Maret 2026. 3 Artinya, puasa dapat dilakukan sehari setelah Lebaran. 4 Dapat dimulai 2 Syawal 1447 H atau 22 Maret 2026. 5 Puasa ini dilakukan satu Minggu (boleh berurutan, boleh terpisah).

    Penulisan huruf kapital yang salah terdapat pada kalimat nomor ….

    14 / 18

    1 Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. 2 Kebiasaan sehari-hari masyarakatnya menjadi salah satu kunci utama di balik hal tersebut. 3 Kebahagiaan di Finlandia tidak hanya dipengaruhi oleh sistem sosial yang baik, tetapi juga cara hidup masyarakatnya. 4 Meski menghadapi musim dingin panjang dan minim sinar matahari di sebagian wilayah, warga Finlandia tetap memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi. 5 Para ahli kesehatan mental menyebut bahwa kebahagiaan di negara ini lebih banyak dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. 6 Contohnya yakni masyarakat Finlandia lebih terbuka mengakui dan tidak menyembunyikan emosi demi terlihat baik-baik saja. 7 Selain itu, jam kerja yang wajar membuat warga Finlandia memiliki waktu cukup untuk istirahat. 8 Belajar hal baru juga merupakan bagian dari budaya Finlandia, bukan hanya untuk pekerjaan, melainkan juga untuk kesenangan.

    16. Kalimat (6) perlu disempurnakan dengan cara …

    15 / 18

    1 Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. 2 Kebiasaan sehari-hari masyarakatnya menjadi salah satu kunci utama di balik hal tersebut. 3 Kebahagiaan di Finlandia tidak hanya dipengaruhi oleh sistem sosial yang baik, tetapi juga cara hidup masyarakatnya. 4 Meski menghadapi musim dingin panjang dan minim sinar matahari di sebagian wilayah, warga Finlandia tetap memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi. 5 Para ahli kesehatan mental menyebut bahwa kebahagiaan di negara ini lebih banyak dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. 6 Contohnya yakni masyarakat Finlandia lebih terbuka mengakui dan tidak menyembunyikan emosi demi terlihat baik-baik saja. 7 Selain itu, jam kerja yang wajar membuat warga Finlandia memiliki waktu cukup untuk istirahat. 8 Belajar hal baru juga merupakan bagian dari budaya Finlandia, bukan hanya untuk pekerjaan, melainkan juga untuk kesenangan.

    17. Kalimat manakah yang maknanya sama dengan kalimat (5)?

    16 / 18

    1 Finlandia kembali dinobatkan sebagai negara paling bahagia di dunia. 2 Kebiasaan sehari-hari masyarakatnya menjadi salah satu kunci utama di balik hal tersebut. 3 Kebahagiaan di Finlandia tidak hanya dipengaruhi oleh sistem sosial yang baik, tetapi juga cara hidup masyarakatnya. 4 Meski menghadapi musim dingin panjang dan minim sinar matahari di sebagian wilayah, warga Finlandia tetap memiliki tingkat kepuasan hidup yang tinggi. 5 Para ahli kesehatan mental menyebut bahwa kebahagiaan di negara ini lebih banyak dibangun dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. 6 Contohnya yakni masyarakat Finlandia lebih terbuka mengakui dan tidak menyembunyikan emosi demi terlihat baik-baik saja. 7 Selain itu, jam kerja yang wajar membuat warga Finlandia memiliki waktu cukup untuk istirahat. 8 Belajar hal baru juga merupakan bagian dari budaya Finlandia, bukan hanya untuk pekerjaan, melainkan juga untuk kesenangan.

    18. Manakah yang paling tepat sebagai inti informasi dari kalimat (4)?

    17 / 18

    1 Keberadaan hutan sangat penting sebagai agen penyerapan karbon dioksida, karena hutan global menyimpan karbon di cabang, daun, dan tanah. 2 Namun, dengan adanya deforestasi menghilangkan tutupan lahan sehingga tanah terpapar angin dan hujan. 3 Ini secara otomastis berkontribusi terhadap perubahan iklim global. 4 Dampaknya, bisa memperparah terjadinya banjir dan tanah longsor. 5 Indonesia sendiri kehilangan hutan tropis berkaitan dengan aktivitas pertambangan. 6 Selain pertambangan, deforestasi di Indonesia juga disebabkan adanya pengalih fungsian dan pembukaan lahan untuk sawit di Sumatra dan Kalimantan. 7 Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa perkebunan kelapa sawit menjadi pendorong tunggal terbesar deforestasi secara nasional.

    19. Penulisan kata yang bercetak tebal yang salah terdapat pada kalimat nomor ….

    18 / 18

    20. Perhatikan kalimat berikut
    1. Elon Musk terang-terangan mengaku khawatir bahwa AI melampaui kecerdasan manusia.
    2. Elon Musk memprediksi AI yang lebih pintar dari manusia individu yang disebut AGI (artificial general intelligence) bisa muncul dalam waktu tiga tahun ke depan, paling cepat tahun 2029.
    3. Saat ini, AI memang sudah bisa menyamai bahkan mengungguli manusia dalam tugas tertentu, seperti bermain catur, menulis kode, atau mengolah data dalam jumlah besar.
    4. Dia bahkan berandai-andai, jika memungkinkan, perkembangan AI sebaiknya dihentikan sementara untuk menghindari risiko yang lebih besar.
    5. AGI merupakan konsep kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan kognitif setara manusia.

    Jika kalimat tersebut disusun menjadi paragraf, urutan kalimat yang tepat adalah ….

    Your score is

  • Mini TO PPU 10 SNBT 2026 [26]

    45

    Mini TO PPU 10 SNBT 2026 [26]

    Anda punya waktu 7 menit untuk mengerjakan 9 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 9

    1 Secara psikologis, masa remaja, terutama pada rentang usia SMP hingga SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan identitas dan kemandirian. 2 Menurut Erik Erikson, remaja berada pada tahap identity vs. role confusion. 3 Di mana mereka berusaha menemukan jati diri melalui eksplorasi nilai, peran sosial, dan tujuan hidup. 4 Dalam proses ini, perilaku menentang otoritas sering kali muncul sebagai bentuk pencarian otonomi diri. 5 Kebutuhan akan pengakuan dari kelompok sebaya pun menjadi …, bahkan kadang menggeser rasa hormat terhadap …., seperti guru atau orang tua. 6 Kecenderungan tersebut berimplikasi langsung terhadap dinamika belajar. 7 Dalam konteks psikologi pendidikan, banyak siswa menunjukkan penurunan motivasi intrinsik. 8 Mereka belajar bukan lagi karena dorongan rasa ingin tahu, tetapi karena tekanan eksternal seperti nilai, ujian, dan ekspektasi sosial.

    11. Melalui paragraf tersebut, penulis bertujuan untuk …

    2 / 9

    1 Secara psikologis, masa remaja, terutama pada rentang usia SMP hingga SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan identitas dan kemandirian. 2 Menurut Erik Erikson, remaja berada pada tahap identity vs. role confusion. 3 Di mana mereka berusaha menemukan jati diri melalui eksplorasi nilai, peran sosial, dan tujuan hidup. 4 Dalam proses ini, perilaku menentang otoritas sering kali muncul sebagai bentuk pencarian otonomi diri. 5 Kebutuhan akan pengakuan dari kelompok sebaya pun menjadi …, bahkan kadang menggeser rasa hormat terhadap …., seperti guru atau orang tua. 6 Kecenderungan tersebut berimplikasi langsung terhadap dinamika belajar. 7 Dalam konteks psikologi pendidikan, banyak siswa menunjukkan penurunan motivasi intrinsik. 8 Mereka belajar bukan lagi karena dorongan rasa ingin tahu, tetapi karena tekanan eksternal seperti nilai, ujian, dan ekspektasi sosial.

    12. Hubungan kata remaja dan kata jati diri sama dengan hubungan kata KPK dan kata ….

    3 / 9

    1 Secara psikologis, masa remaja, terutama pada rentang usia SMP hingga SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan identitas dan kemandirian. 2 Menurut Erik Erikson, remaja berada pada tahap identity vs. role confusion. 3 Di mana mereka berusaha menemukan jati diri melalui eksplorasi nilai, peran sosial, dan tujuan hidup. 4 Dalam proses ini, perilaku menentang otoritas sering kali muncul sebagai bentuk pencarian otonomi diri. 5 Kebutuhan akan pengakuan dari kelompok sebaya pun menjadi …, bahkan kadang menggeser rasa hormat terhadap …., seperti guru atau orang tua. 6 Kecenderungan tersebut berimplikasi langsung terhadap dinamika belajar. 7 Dalam konteks psikologi pendidikan, banyak siswa menunjukkan penurunan motivasi intrinsik. 8 Mereka belajar bukan lagi karena dorongan rasa ingin tahu, tetapi karena tekanan eksternal seperti nilai, ujian, dan ekspektasi sosial.

    13. Kata ekspektasi dalam kalimat (8) berasosiasi dengan kata ….

    4 / 9

    1 Secara psikologis, masa remaja, terutama pada rentang usia SMP hingga SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan identitas dan kemandirian. 2 Menurut Erik Erikson, remaja berada pada tahap identity vs. role confusion. 3 Di mana mereka berusaha menemukan jati diri melalui eksplorasi nilai, peran sosial, dan tujuan hidup. 4 Dalam proses ini, perilaku menentang otoritas sering kali muncul sebagai bentuk pencarian otonomi diri. 5 Kebutuhan akan pengakuan dari kelompok sebaya pun menjadi …, bahkan kadang menggeser rasa hormat terhadap …., seperti guru atau orang tua. 6 Kecenderungan tersebut berimplikasi langsung terhadap dinamika belajar. 7 Dalam konteks psikologi pendidikan, banyak siswa menunjukkan penurunan motivasi intrinsik. 8 Mereka belajar bukan lagi karena dorongan rasa ingin tahu, tetapi karena tekanan eksternal seperti nilai, ujian, dan ekspektasi sosial.

    14. Perumpamaan pada bacaan tersebut dapat ditemukan pada kata …

    5 / 9

    1 Secara psikologis, masa remaja, terutama pada rentang usia SMP hingga SMA merupakan periode krusial dalam pembentukan identitas dan kemandirian. 2 Menurut Erik Erikson, remaja berada pada tahap identity vs. role confusion. 3 Di mana mereka berusaha menemukan jati diri melalui eksplorasi nilai, peran sosial, dan tujuan hidup. 4 Dalam proses ini, perilaku menentang otoritas sering kali muncul sebagai bentuk pencarian otonomi diri. 5 Kebutuhan akan pengakuan dari kelompok sebaya pun menjadi …, bahkan kadang menggeser rasa hormat terhadap …., seperti guru atau orang tua. 6 Kecenderungan tersebut berimplikasi langsung terhadap dinamika belajar. 7 Dalam konteks psikologi pendidikan, banyak siswa menunjukkan penurunan motivasi intrinsik. 8 Mereka belajar bukan lagi karena dorongan rasa ingin tahu, tetapi karena tekanan eksternal seperti nilai, ujian, dan ekspektasi sosial.

    15. Kalimat (5) dalam bacaan tersebut akan menjadi bermakna bila dilengkapi dengan kata-kata ….

    6 / 9

    1 Tahun 2026, tata tertib 1 pemilihan lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) resmi berubah. 2 Peserta hanya bisa memilih kota atau wilayah 2 pelaksanaan tes, bukan lagi lokasi kampus secara spesifik. 3 Sistem secara random akan mengambil alih 3 penentuan lokasi sekaligus jadwal ujian. 4 Lokasi ujian akan diumumkan H-10 sebelumnya sehingga dalam pelaksanaan UTBK nantinya peserta tetap memiliki waktu cukup untuk melakukan persiapan dan 4 perencanaan. 5 Langkah ini diambil sebagai bagian dari antisipasi panitia terhadap praktik kecurangan yang ditemukan pada 5 penerapan tahun sebelumnya.

    17. Kelompok kata berpasangan tetap dalam bacaan tersebut adalah ….

    7 / 9

    1 Tahun 2026, tata tertib 1 pemilihan lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) resmi berubah. 2 Peserta hanya bisa memilih kota atau wilayah 2 pelaksanaan tes, bukan lagi lokasi kampus secara spesifik. 3 Sistem secara random akan mengambil alih 3 penentuan lokasi sekaligus jadwal ujian. 4 Lokasi ujian akan diumumkan H-10 sebelumnya sehingga dalam pelaksanaan UTBK nantinya peserta tetap memiliki waktu cukup untuk melakukan persiapan dan 4 perencanaan. 5 Langkah ini diambil sebagai bagian dari antisipasi panitia terhadap praktik kecurangan yang ditemukan pada 5 penerapan tahun sebelumnya.

    18. Bentuk pe-an pada kata pelaksanaan dalam kalimat Lokasi ujian akan diumumkan H-10 sebelumnya sehingga dalam pelaksanaan UTBK …. mempunyai makna yang tidak sama dengan bentuk pe-an pada kata bercetak tebal bernomor ….

    8 / 9

    1 Tahun 2026, tata tertib 1 pemilihan lokasi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) resmi berubah. 2 Peserta hanya bisa memilih kota atau wilayah 2 pelaksanaan tes, bukan lagi lokasi kampus secara spesifik. 3 Sistem secara random akan mengambil alih 3 penentuan lokasi sekaligus jadwal ujian. 4 Lokasi ujian akan diumumkan H-10 sebelumnya sehingga dalam pelaksanaan UTBK nantinya peserta tetap memiliki waktu cukup untuk melakukan persiapan dan 4 perencanaan. 5 Langkah ini diambil sebagai bagian dari antisipasi panitia terhadap praktik kecurangan yang ditemukan pada 5 penerapan tahun sebelumnya.

    19. Sesuai dengan konteks dalam bacaan tersebut, kata antisipasi (kalimat 5) memiliki makna yang sama dengan kata ….

    9 / 9

    20. Sapi mengangkut bajak “Dewaba bal hanai whosh”
    Kuda menarik delman “Frabean poy jeano phosh”
    Bajak ditarik kuda “Dewaba phosh poy jeano poy”?

    Bagaimana mengatakan “Delman diangkut sapi” dengan bahasa tersebut?

    Your score is

  • Mini TO UTUL UGM 08 Bahasa Inggris [Soal Asli]

    8

    Mini TO UTUL UGM 08 Bahasa Inggris [Soal Asli]

    Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    1. The cultural values of a society determine the social norms of the society. These norms are the (1)……… ways of behavior.

    2 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    2. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us.

    3 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    3. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant.

    4 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    4. …all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills.

    5 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    5. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    6 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    6. Other norms, however, (6) ……… to be individual.

    7 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    7. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash.

    8 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    8. …at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured.

    9 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    9. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured.

    10 / 18

    The cultural values of a society determine the social norms of the society. The social norms are the group-shared rules of behavior. These norms are the (1)……… ways of behavior in the society based on the shared values – the purpose and goals – of that society. For example, because we place some value on physical modesty, we have the social norm of wearing clothes in public. (2) ……… members of the society, we must live by the rules which that society imposes on us. When a person doesn’t behave according to these norms, he or she is considered deviant. Someone who walks down the main street of an American city without clothes on (3)……… a deviant, since he or she is not following the standard rules of behavior.

    Some norms apply to all persons in a particular situation. For example, in a certain culture all persons are expected to be quiet in a library, obey the traffic signals, eat with knife, fork, and spoon, (4)……… during the playing of the National Anthem, and pay the bills. These are just a few of the many norms that every member of the society (5) ……… expected to follow.

    Other norms, however, (6) ……… to be individual. They may vary from one person to another. These norms are related to the individual’s special role. A role is the behavior expected of a person because of his or her position in the social structure or group. Roles are actually specific norms related to the particular position of the individual. They tell people how they are to behave in their particular position in the society or group. For example, an onlooker and a doctor (7) ……… different roles to play if both were at the scene of a serious car crash (8) ……… several persons were critically injured. The role of the doctor would demand that he or she (9) ……… first aid to try to save the lives of the injured. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    10. The role of the onlooker might simply (10) ……… the person to stay out of the way.

    11 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    11. The passage mainly discusses

    12 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    12. Which of the following is closest in meaning to “stern”?

    13 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    13. According to the passage, which of the following best describes the word “bullying”?

    14 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    15. The passage indicates that

    15 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    16. The word “regard” could best be replaced by …

    16 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    18. Which of the following has the same meaning as the word “acknowledged”?

    17 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    19. Which of the following is NOT considered as bullying?

    18 / 18

    “Your biggest enemy is yourself.” This idea is being explored by teachers as they and their students deal with the issue of bullying.

    “The hardest thing is to control our own emotions because some teachers, like myself, are used to the stern approach in disciplining students,” vice principal of SMAN 103 state high school in East Jakarta, Budi Muntoro, told The Jakarta Post on Wednesday.

    Most people do not realize that at some stage, adults – parent and teachers – unconsciously teach bullying to children, especially in the way they use violence in education.

    “About 50 percent of teachers might be guilty of bullying at some point,” said Budi.

    SMAN 103 is one of three public high schools in Jakarta taking part in a pilot project on bullying prevention.

    Teachers and principals from the school participated in a workshop on bullying hosted by the Semai Jiwa Amini Foundation in September. The workshop was attended by 57 SMAN 103 teachers.

    “Previously, I thought bullying was only physical violence. But now I realize that it also involves psychological aspects,” said Budi who teaches geography.

    “So, the violence is not just physical but it can also be in the form of verbal and non-verbal expressions,” said the 43-year-old teacher.

    Budi, who has been teaching for 23 years, now tries to watch his words. “I never thought before that calling students by their nicknames was bullying,” he said.

    Budi, describing himself as a former “killer” teacher, said he used to regard slapping and pinching as common in disciplining students.

    “Now, we give priority to counseling rather than just punishing problematic students,” Budi said, referring to consultation hours provided once a week for students.

    SMAN 103 currently has four teachers who have counseling hours, with five intern teachers assisting them.

    “Those teachers rarely helped students with counseling before, but lately they provide more time on a weekly basis for the activity, which is a good thing,” said 15-year-old Sari, one of 840 students at SMAN 103.

    Asked about the benefit of the counseling, second year student Sari acknowledged she was not used to sharing her private thoughts with others, including teachers, but the service was helpful for some of her troubled friends.

    Budi said he has been trying for years to change his rather militaristic approach in the classroom. “Now, I don’t want to have obedient students just because they are afraid of me.”

    However, he said some students tended to do as they pleased if they were not punished harshly. “I’m still looking for a solution, but of course I don’t want to go back to my old ways of teaching.”

    20. It can be inferred from the passage that Budi

    Your score is

  • Mini TO UTUL UGM 2026 TPA 15 [Soal Asli]

    4

    Mini TO UTUL UGM 2026 TPA 15 [Soal Asli]

    Anda punya waktu 25 menit untuk mengerjakan 33 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 33

    61. Sinonim Kata EKSTENSI

    2 / 33

    62. Sinonim Kata GENERIK

    3 / 33

    63. Sinonim Kata INJEKSI

    4 / 33

    64. Sinonim Kata ABSOLUT

    5 / 33

    65. Sinonim Kata EPILOG

    6 / 33

    66. Sinonim Kata KAPITAL

    7 / 33

    67. Sinonim Kata AGRESI

    8 / 33

    68. Antonim Kata KEBAL

    9 / 33

    69. Antonim Kata DELUSI

    10 / 33

    70. Antonim Kata INDEPENDEN

    11 / 33

    71. Antonim Kata MONOTON

    12 / 33

    72. Antonim Kata AUTENTIK

    13 / 33

    73. Antonim Kata HADIR

    14 / 33

    74. Antonim Kata SKEPTIS

    15 / 33

    75. PENYELAM LAUT DALAM : tabung oksigen ::

    16 / 33

    76. BODOH : idiot ::

    17 / 33

    77. BOLA LAMPU : Thomas A. Edison ::

    18 / 33

    78. GADING : gajah ::

    19 / 33

    79. PROGRAMER : software ::

    20 / 33

    80. AGAMA : atheis ::

    21 / 33

    81. 7 × 5 + 6 ÷ 3 − 9 × 1 + 2 =

    22 / 33

    82. Nilai yang mendekati √123 adalah

    23 / 33

    83. 10,5 adalah 175% dari

    24 / 33

    84. Terdapat dua buah roda, jika roda pertama berputar 9 kali, maka roda kedua berputar 24 kali. Jika roda pertama berputar 27 kali, maka banyaknya putaran roda kedua adalah

    25 / 33

    85. Balon pesawat udara mampu membawa 18 orang dewasa atau 24 orang anak. Pada suatu hari ada 12 orang dewasa yang akan terbang, berapa orang anak lagi paling banyak yang dapat ikut terbang pada hari itu?

    26 / 33

    86. Jika {x² − 4 = 0} dan {y = 2}, manakah pernyataan berikut yang benar?

    27 / 33

    87. Jika 2x = 64 dan 3y = 81, manakah pernyataan berikut yang benar?

    28 / 33

    88. Jika 4y = 9x dan −2x + 7y = 39 maka −3y − 7x =

    29 / 33

    90. Jika x⁶ = 1 dan y = 1 maka

    30 / 33

    91. Sebuah lingkaran digambar di dalam persegi panjang yang panjangnya 18 dan lebarnya 14. Berapakah keliling terbesar dari lingkaran tersebut?

    31 / 33

    93. Seorang petani dengan cara manual dapat menggarap sawah seluas 600m² selama 6 jam dan bila menggunakan traktor maka waktu yang dibutuhkan hanya 3 jam saja. Pada suatu saat, setelah menggunakan traktor selama 1 jam 30 menit traktor tersebut rusak dan petani tersebut terpaksa harus menyelesaikan secara manual dengan menggunakan cangkul. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut?

    32 / 33

    94. Jika sisi bujur sangkar ditambah dengan 20%, maka luas bujur sangkar tersebut meningkat dengan

    33 / 33

    95. Sebotol sirup dapat dibuat 80 gelas minuman jika dilarutkan dalam air dengan perbandingan 1 bagian sirup untuk 4 bagian air. Berapa gelas minuman yang diperoleh dari sebotol sirup jika perbandingan larutannya 1 bagian sirup untuk 5 bagian air?

    Your score is

  • Mini TO LBI [07] SNBT 2026

    26

    Mini TO LBI [07] SNBT 2026

    Anda punya waktu 21.5 menit untuk mengerjakan 15 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 6

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 15

    Jika menaati Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2006, pengangguran di Thailand bakal meningkat tajam, kapal ikan Thailand yang menangkap ikan di luar negeri yang umumnya berbobot minimal 100 gross ton (GT) juga harus berhenti beroperasi. Jumlah pekerja 15-20 orang per kapal.

    Kapal ikan Thailand yang beroperasi secara legal sebanyak 306 unit, sedangkan yang ilegal kurang lebih 500 unit. Total volume penangkapan sekitar 72.540 ton per tahun, meliputi 27.540 ton ditangkap secara legal dan selebihnya ilegal.

    Selama tahun 2005, Thailand mampu mengekspor ikan tuna sebanyak 562.072 ton dengan nilai 1,318 juta dollar AS, kemudian tahun 2003 sebanyak 497.501 ton atau 1,018 juta dollar AS. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat (22,48 persen), Timur Tengah (11,22 persen), Uni Eropa (10,70 persen), Australia dan Selandia Baru (7,24 persen), dan Kanada (7,04 persen).

    61. Salah satu negara yang disebut dalam bacaan di atas yang disebut Negara Kanguru pada awal kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu anggota KTN (Komisi Tiga Negara) untuk

    2 / 15

    Jika menaati Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2006, pengangguran di Thailand bakal meningkat tajam, kapal ikan Thailand yang menangkap ikan di luar negeri yang umumnya berbobot minimal 100 gross ton (GT) juga harus berhenti beroperasi. Jumlah pekerja 15-20 orang per kapal.

    Kapal ikan Thailand yang beroperasi secara legal sebanyak 306 unit, sedangkan yang ilegal kurang lebih 500 unit. Total volume penangkapan sekitar 72.540 ton per tahun, meliputi 27.540 ton ditangkap secara legal dan selebihnya ilegal.

    Selama tahun 2005, Thailand mampu mengekspor ikan tuna sebanyak 562.072 ton dengan nilai 1,318 juta dollar AS, kemudian tahun 2003 sebanyak 497.501 ton atau 1,018 juta dollar AS. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat (22,48 persen), Timur Tengah (11,22 persen), Uni Eropa (10,70 persen), Australia dan Selandia Baru (7,24 persen), dan Kanada (7,04 persen).

    62. Kegiatan yang dilakukan Thailand sebagaimana dinyatakan dalam alinea ketiga bacaan di atas akan tercermin dalam
    1) neraca
    2) neraca pembayaran
    3) neraca ekspor-impor
    4) neraca perdagangan

    3 / 15

    Jika menaati Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2006, pengangguran di Thailand bakal meningkat tajam, kapal ikan Thailand yang menangkap ikan di luar negeri yang umumnya berbobot minimal 100 gross ton (GT) juga harus berhenti beroperasi. Jumlah pekerja 15-20 orang per kapal.

    Kapal ikan Thailand yang beroperasi secara legal sebanyak 306 unit, sedangkan yang ilegal kurang lebih 500 unit. Total volume penangkapan sekitar 72.540 ton per tahun, meliputi 27.540 ton ditangkap secara legal dan selebihnya ilegal.

    Selama tahun 2005, Thailand mampu mengekspor ikan tuna sebanyak 562.072 ton dengan nilai 1,318 juta dollar AS, kemudian tahun 2003 sebanyak 497.501 ton atau 1,018 juta dollar AS. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat (22,48 persen), Timur Tengah (11,22 persen), Uni Eropa (10,70 persen), Australia dan Selandia Baru (7,24 persen), dan Kanada (7,04 persen).

    63. Hasil tangkapan ikan setiap tahun untuk setiap unit kapal tersebut dalam bacaan di atas adalah

    4 / 15

    Jika menaati Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2006, pengangguran di Thailand bakal meningkat tajam, kapal ikan Thailand yang menangkap ikan di luar negeri yang umumnya berbobot minimal 100 gross ton (GT) juga harus berhenti beroperasi. Jumlah pekerja 15-20 orang per kapal.

    Kapal ikan Thailand yang beroperasi secara legal sebanyak 306 unit, sedangkan yang ilegal kurang lebih 500 unit. Total volume penangkapan sekitar 72.540 ton per tahun, meliputi 27.540 ton ditangkap secara legal dan selebihnya ilegal.

    Selama tahun 2005, Thailand mampu mengekspor ikan tuna sebanyak 562.072 ton dengan nilai 1,318 juta dollar AS, kemudian tahun 2003 sebanyak 497.501 ton atau 1,018 juta dollar AS. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat (22,48 persen), Timur Tengah (11,22 persen), Uni Eropa (10,70 persen), Australia dan Selandia Baru (7,24 persen), dan Kanada (7,04 persen).

    64. Di negara yang kapal-kapalnya harus berhenti beroperasi seperti tersebut pada bacaan di atas, terdapat hamparan dataran rendah luas yang menjadi aliran sungai

    5 / 15

    Jika menaati Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2006, pengangguran di Thailand bakal meningkat tajam, kapal ikan Thailand yang menangkap ikan di luar negeri yang umumnya berbobot minimal 100 gross ton (GT) juga harus berhenti beroperasi. Jumlah pekerja 15-20 orang per kapal.

    Kapal ikan Thailand yang beroperasi secara legal sebanyak 306 unit, sedangkan yang ilegal kurang lebih 500 unit. Total volume penangkapan sekitar 72.540 ton per tahun, meliputi 27.540 ton ditangkap secara legal dan selebihnya ilegal.

    Selama tahun 2005, Thailand mampu mengekspor ikan tuna sebanyak 562.072 ton dengan nilai 1,318 juta dollar AS, kemudian tahun 2003 sebanyak 497.501 ton atau 1,018 juta dollar AS. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat (22,48 persen), Timur Tengah (11,22 persen), Uni Eropa (10,70 persen), Australia dan Selandia Baru (7,24 persen), dan Kanada (7,04 persen).

    65. Teori yang mengemukakan adanya trade-off/korelasi antara inflasi dengan hal yang diakibatkan oleh penerapan Peraturan Menteri sebagaimana dikemukakan dalam alinea pertama bacaan di atas adalah

    6 / 15

    Pada tahun 2006, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur terkena musibah bencana semburan lumpur panas bersuhu 60 derajat Celsius dari perut bumi, akibat dari ulah PT Lapindo Brantas Inc. Celakanya, tak pasti kapan lumpur panas dari kedalaman 3.580 kaki di bawah permukaan tanah itu akan berhenti menyembur, dan tidak seorang pun tahu berapa banyak lagi lumpur yang akan keluar.

    Ada 15 pabrik yang berhenti beroperasi, dan 1.879 buruh tidak dapat bekerja. Kerugian juga datang dari 15 hektar area sawah-ladang yang puso. Untuk itu Lapindo akan memberi ganti rugi sebesar enam kali panen dengan patokan harga gabah kering Rp 1,8 juta per ton. Sementara hewan ternak yang mati lebih dari 500.000 ekor. Lumpur itu juga mengganggu kinerja ekspor.

    66. Kinerja ekspor yang dimaksud dalam kalimat terakhir bacaan di atas adalah terjadinya kemerosotan

    7 / 15

    Pada tahun 2006, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur terkena musibah bencana semburan lumpur panas bersuhu 60 derajat Celsius dari perut bumi, akibat dari ulah PT Lapindo Brantas Inc. Celakanya, tak pasti kapan lumpur panas dari kedalaman 3.580 kaki di bawah permukaan tanah itu akan berhenti menyembur, dan tidak seorang pun tahu berapa banyak lagi lumpur yang akan keluar.

    Ada 15 pabrik yang berhenti beroperasi, dan 1.879 buruh tidak dapat bekerja. Kerugian juga datang dari 15 hektar area sawah-ladang yang puso. Untuk itu Lapindo akan memberi ganti rugi sebesar enam kali panen dengan patokan harga gabah kering Rp 1,8 juta per ton. Sementara hewan ternak yang mati lebih dari 500.000 ekor. Lumpur itu juga mengganggu kinerja ekspor.

    67. Dari bacaan di atas, bila rata-rata hasil produksi gabah kering 6 ton per hektar, maka ganti rugi yang ditanggung oleh PT Lapindo Brantas Inc. setahun

    8 / 15

    Pada tahun 2006, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur terkena musibah bencana semburan lumpur panas bersuhu 60 derajat Celsius dari perut bumi, akibat dari ulah PT Lapindo Brantas Inc. Celakanya, tak pasti kapan lumpur panas dari kedalaman 3.580 kaki di bawah permukaan tanah itu akan berhenti menyembur, dan tidak seorang pun tahu berapa banyak lagi lumpur yang akan keluar.

    Ada 15 pabrik yang berhenti beroperasi, dan 1.879 buruh tidak dapat bekerja. Kerugian juga datang dari 15 hektar area sawah-ladang yang puso. Untuk itu Lapindo akan memberi ganti rugi sebesar enam kali panen dengan patokan harga gabah kering Rp 1,8 juta per ton. Sementara hewan ternak yang mati lebih dari 500.000 ekor. Lumpur itu juga mengganggu kinerja ekspor.

    68. Setelah agresi militer I di provinsi yang disebut pada bacaan di atas, Belanda mendirikan negara boneka, yakni negara

    9 / 15

    Pada tahun 2006, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur terkena musibah bencana semburan lumpur panas bersuhu 60 derajat Celsius dari perut bumi, akibat dari ulah PT Lapindo Brantas Inc. Celakanya, tak pasti kapan lumpur panas dari kedalaman 3.580 kaki di bawah permukaan tanah itu akan berhenti menyembur, dan tidak seorang pun tahu berapa banyak lagi lumpur yang akan keluar.

    Ada 15 pabrik yang berhenti beroperasi, dan 1.879 buruh tidak dapat bekerja. Kerugian juga datang dari 15 hektar area sawah-ladang yang puso. Untuk itu Lapindo akan memberi ganti rugi sebesar enam kali panen dengan patokan harga gabah kering Rp 1,8 juta per ton. Sementara hewan ternak yang mati lebih dari 500.000 ekor. Lumpur itu juga mengganggu kinerja ekspor.

    69. Di samping bahan yang disemburkan sesuai pada bacaan di atas, lapisan kulit bumi juga dapat mengeluarkan gas, antara lain

    10 / 15

    Pada tahun 2006, Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur terkena musibah bencana semburan lumpur panas bersuhu 60 derajat Celsius dari perut bumi, akibat dari ulah PT Lapindo Brantas Inc. Celakanya, tak pasti kapan lumpur panas dari kedalaman 3.580 kaki di bawah permukaan tanah itu akan berhenti menyembur, dan tidak seorang pun tahu berapa banyak lagi lumpur yang akan keluar.

    Ada 15 pabrik yang berhenti beroperasi, dan 1.879 buruh tidak dapat bekerja. Kerugian juga datang dari 15 hektar area sawah-ladang yang puso. Untuk itu Lapindo akan memberi ganti rugi sebesar enam kali panen dengan patokan harga gabah kering Rp 1,8 juta per ton. Sementara hewan ternak yang mati lebih dari 500.000 ekor. Lumpur itu juga mengganggu kinerja ekspor.

    70. Prasasti berikut ini mengupas mengenai sejarah dari wilayah provinsi yang disebut pada bacaan di atas, KECUALI prasasti

    11 / 15

    Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan segera membagikan 1,145 juta bibit tanaman lada, karet, dan kelapa sawit kepada para petani. Tujuannya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

    Bibit tanaman perkebunan yang akan dibagi itu terdiri atas 580.000 bibit lada, 355.000 bibit karet, dan 210.000 bibit kelapa sawit. Dengan pemberian bibit itu, petani diharapkan mau kembali bekerja di sektor pertanian setelah sebelumnya mereka beralih menjadi pekerja tambang.

    Pembagian bibit kelapa sawit kepada petani dilakukan karena luas perkebunan yang mereka miliki hanya 8.000 hektar, dari 128.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Bangka Belitung. Ketimpangan jumlah luas lahan yang dimiliki petani dan perusahaan perkebunan itulah yang menyebabkan rakyat tidak terlalu merasakan manfaat dari perkebunan tersebut. Dengan pembagian 210.000 bibit kelapa sawit, petani dapat membuka 1.500 hektar kebun kelapa sawit baru.

    71. Berdasarkan bacaan di atas, komponen biaya yang dapat dihemat oleh petani dengan adanya perluasan lahan pertanian dan meningkatnya jumlah produksi adalah

    12 / 15

    Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan segera membagikan 1,145 juta bibit tanaman lada, karet, dan kelapa sawit kepada para petani. Tujuannya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

    Bibit tanaman perkebunan yang akan dibagi itu terdiri atas 580.000 bibit lada, 355.000 bibit karet, dan 210.000 bibit kelapa sawit. Dengan pemberian bibit itu, petani diharapkan mau kembali bekerja di sektor pertanian setelah sebelumnya mereka beralih menjadi pekerja tambang.

    Pembagian bibit kelapa sawit kepada petani dilakukan karena luas perkebunan yang mereka miliki hanya 8.000 hektar, dari 128.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Bangka Belitung. Ketimpangan jumlah luas lahan yang dimiliki petani dan perusahaan perkebunan itulah yang menyebabkan rakyat tidak terlalu merasakan manfaat dari perkebunan tersebut. Dengan pembagian 210.000 bibit kelapa sawit, petani dapat membuka 1.500 hektar kebun kelapa sawit baru.

    72. Komoditas yang disebut pada alinea pertama bacaan di atas yang sejak abad ke-18 telah menjadi komoditas ekspor yang penting bagi daerah Sumatera bagian selatan adalah

    13 / 15

    Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan segera membagikan 1,145 juta bibit tanaman lada, karet, dan kelapa sawit kepada para petani. Tujuannya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

    Bibit tanaman perkebunan yang akan dibagi itu terdiri atas 580.000 bibit lada, 355.000 bibit karet, dan 210.000 bibit kelapa sawit. Dengan pemberian bibit itu, petani diharapkan mau kembali bekerja di sektor pertanian setelah sebelumnya mereka beralih menjadi pekerja tambang.

    Pembagian bibit kelapa sawit kepada petani dilakukan karena luas perkebunan yang mereka miliki hanya 8.000 hektar, dari 128.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Bangka Belitung. Ketimpangan jumlah luas lahan yang dimiliki petani dan perusahaan perkebunan itulah yang menyebabkan rakyat tidak terlalu merasakan manfaat dari perkebunan tersebut. Dengan pembagian 210.000 bibit kelapa sawit, petani dapat membuka 1.500 hektar kebun kelapa sawit baru.

    73. Jika untuk menanam 1.065 bibit karet dan 420 bibit kelapa sawit diperlukan lahan seluas 12 hektar, berdasarkan bacaan di atas maka untuk menanam seluruh bibit karet yang dibagikan kepada para petani diperlukan lahan seluas

    14 / 15

    Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan segera membagikan 1,145 juta bibit tanaman lada, karet, dan kelapa sawit kepada para petani. Tujuannya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

    Bibit tanaman perkebunan yang akan dibagi itu terdiri atas 580.000 bibit lada, 355.000 bibit karet, dan 210.000 bibit kelapa sawit. Dengan pemberian bibit itu, petani diharapkan mau kembali bekerja di sektor pertanian setelah sebelumnya mereka beralih menjadi pekerja tambang.

    Pembagian bibit kelapa sawit kepada petani dilakukan karena luas perkebunan yang mereka miliki hanya 8.000 hektar, dari 128.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Bangka Belitung. Ketimpangan jumlah luas lahan yang dimiliki petani dan perusahaan perkebunan itulah yang menyebabkan rakyat tidak terlalu merasakan manfaat dari perkebunan tersebut. Dengan pembagian 210.000 bibit kelapa sawit, petani dapat membuka 1.500 hektar kebun kelapa sawit baru.

    74. Seperti disebutkan dalam bacaan di atas, keberhasilan pertumbuhan ekonomi daerah ditandai dengan berkurangnya jumlah penganggur.
    SEBAB
    Mobilitas pekerjaan seperti diuraikan dalam bacaan di atas dilatarbelakangi oleh kualitas sumber daya manusia yang semakin baik.

    15 / 15

    Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan segera membagikan 1,145 juta bibit tanaman lada, karet, dan kelapa sawit kepada para petani. Tujuannya mempercepat pertumbuhan ekonomi di pedesaan.

    Bibit tanaman perkebunan yang akan dibagi itu terdiri atas 580.000 bibit lada, 355.000 bibit karet, dan 210.000 bibit kelapa sawit. Dengan pemberian bibit itu, petani diharapkan mau kembali bekerja di sektor pertanian setelah sebelumnya mereka beralih menjadi pekerja tambang.

    Pembagian bibit kelapa sawit kepada petani dilakukan karena luas perkebunan yang mereka miliki hanya 8.000 hektar, dari 128.000 hektar perkebunan kelapa sawit di Bangka Belitung. Ketimpangan jumlah luas lahan yang dimiliki petani dan perusahaan perkebunan itulah yang menyebabkan rakyat tidak terlalu merasakan manfaat dari perkebunan tersebut. Dengan pembagian 210.000 bibit kelapa sawit, petani dapat membuka 1.500 hektar kebun kelapa sawit baru.

    75. Hasil utama tambang di provinsi tersebut dalam bacaan di atas adalah

    Your score is