TO Bela Negara 11 UPNVY/UPNVJ

0

TO Bela Negara 11 UPNVY/UPNVJ

Anda punya waktu 75 menit untuk mengerjakan 75 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan.

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 75

1. Soepomo (31 Mei 1945) mengusulkan negara integralistik yang bersumber dari…

2 / 75

2. Soekarno memeras Pancasila menjadi Trisila kemudian Ekasila; urutan yang benar adalah…

3 / 75

3. Pembukaan UUD 1945 tidak dapat diubah oleh siapapun karena berkedudukan sebagai…

4 / 75

4. Pokok Pikiran pertama Pembukaan UUD 1945 “negara melindungi segenap bangsa” mencerminkan sila…

5 / 75

5. Pancasila sebagai “Rechtsidee” dalam sistem hukum Indonesia bermakna Pancasila berfungsi sebagai…

6 / 75

6. Muhammad Yamin pada 29 Mei 1945 mengusulkan lima asas, urutan yang tepat adalah…

7 / 75

7. Pancasila sebagai “weltanschauung” berbeda dari Pancasila sebagai “dasar negara” karena…

8 / 75

8. Soekarno menambahkan 6 anggota baru ke PPKI tanpa izin Jepang dengan tujuan agar PPKI…

9 / 75

9. Nilai “praksis” Pancasila berbeda dari nilai “dasar” dalam hal…

10 / 75

10. Perdebatan utama dalam sidang Konstituante (1956–1959) tentang dasar negara terjadi antara…

11 / 75

11. Pembukaan UUD 1945 berstatus sebagai sumber dari segala sumber hukum negara karena memuat…

12 / 75

12. Panitia Perancang Undang-Undang Dasar dalam sidang BPUPKI II diketuai oleh…

13 / 75

13. Dari tokoh-tokoh berikut, yang TIDAK termasuk anggota Panitia Sembilan adalah…

14 / 75

14. Nilai-nilai Pancasila dianggap bersifat universal karena…

15 / 75

15. Kegagalan P4 era Orde Baru disebabkan terutama karena…

16 / 75

16. Prasasti Yupa dari Kerajaan Kutai Martadipura (abad ke-4 M) ditulis dalam bahasa dan aksara…

17 / 75

17. Prasasti Ciaruteun peninggalan Purnawarman (Tarumanegara) berisi tentang…

18 / 75

18. Sriwijaya berkembang sebagai pusat studi agama Buddha abad ke-7 M, dibuktikan oleh…

19 / 75

19. Kerajaan Majapahit didirikan Raden Wijaya setelah berhasil mengusir pasukan…

20 / 75

20. Dalam Sumpah Palapa, makna “palapa” yang disumpahkan Gajah Mada untuk ditanggalkan adalah…

21 / 75

21. Frasa “Bhinneka Tunggal Ika” dari Kakawin Sutasoma memiliki lanjutan kalimat…

22 / 75

22. Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua yang kelak dikenal sebagai cikal-bakal…

23 / 75

23. Kakawin Negarakertagama karya Mpu Prapanca (1365) ditulis pada masa pemerintahan…

24 / 75

24. Dinasti Sanjaya dan Sailendra di Mataram Kuno dibedakan terutama berdasarkan…

25 / 75

25. Perbedaan Candi Borobudur dan Candi Prambanan dalam konteks Mataram Kuno adalah…

26 / 75

26. Teks ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan 28 Oktober 1928 dirumuskan dan ditulis oleh…

27 / 75

27. BPUPKI yang dibentuk 29 April 1945 secara resmi dilantik dan mulai bekerja pada…

28 / 75

28. Perjanjian Renville dinamakan “Renville” karena perundingan dilaksanakan di atas…

29 / 75

29. Butir KMB yang paling memberatkan Indonesia secara ekonomi adalah kewajiban untuk…

30 / 75

30. Landasan hukum Dekret Presiden 5 Juli 1959 yang kontroversial bersumber dari konsep…

31 / 75

31. Anak lahir dari ibu WNI dan ayah apatride (tanpa kewarganegaraan) berdasarkan UU 12/2006 berstatus…

32 / 75

32. Seseorang yang lahir dari ayah WNI (ius sanguinis) namun di negara ius soli disebut…

33 / 75

33. Hak yang termasuk dalam “generasi kedua” HAM berdasarkan ICESCR adalah…

34 / 75

34. Pasal 28G UUD 1945 hasil amandemen mengatur hak setiap warga negara atas…

35 / 75

35. Perbedaan kewenangan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) adalah…

36 / 75

36. Indonesia meratifikasi ICCPR (Kovenan Hak Sipil dan Politik) secara formal melalui…

37 / 75

37. Naturalisasi istimewa (Pasal 20 UU 12/2006) dapat diberikan kepada orang asing yang…

38 / 75

38. WNI akan kehilangan status kewarganegaraannya apabila yang bersangkutan…

39 / 75

39. UU No. 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI menggantikan undang-undang lama yaitu…

40 / 75

40. Yang termasuk “hak politik” warga negara (berbeda dari hak sipil) adalah hak untuk…

41 / 75

41. Perbedaan utama Komnas HAM dan Ombudsman Republik Indonesia terletak pada…

42 / 75

42. Indonesia meratifikasi Convention Against Torture (CAT/Konvensi Anti Penyiksaan) melalui…

43 / 75

43. Hak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat dalam UUD 1945 tercantum dalam…

44 / 75

44. Asas pemilihan umum “JURDIL” dalam UU Pemilu Indonesia merupakan singkatan dari…

45 / 75

45. Perbedaan mendasar HAM generasi pertama dan kedua adalah dalam hal kewajiban negara…

46 / 75

46. Definisi bela negara menurut UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara adalah…

47 / 75

47. Yang membedakan “komponen utama” dan “komponen cadangan” dalam pertahanan negara adalah…

48 / 75

48. Sishankamrata disebut “semesta” karena pertahanan tersebut…

49 / 75

49. Wawasan Nusantara memperoleh pengakuan hukum internasional secara formal melalui…

50 / 75

50. Tugas pokok TNI berdasarkan UU No. 34 Tahun 2004 dalam urutan prioritasnya adalah…

51 / 75

51. Ancaman non-militer yang dianggap paling berbahaya dan melemahkan dari dalam adalah…

52 / 75

52. Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berdasarkan UU No. 34 Tahun 2004 Pasal 7 terdiri dari…

53 / 75

53. Wujud bela negara non-fisik yang paling relevan dan strategis bagi mahasiswa adalah…

54 / 75

54. Setelah UNCLOS 1982 berlaku, klaim teritorial Indonesia di laut meliputi…

55 / 75

55. Komponen Cadangan (Komcad) dalam sistem pertahanan diatur secara khusus dalam…

56 / 75

56. Konsekuensi hukum terpenting Deklarasi Djuanda 1957 bagi kedaulatan Indonesia adalah…

57 / 75

57. “Kemampuan awal bela negara” dalam aspek fisik mengacu pada…

58 / 75

58. Yang membedakan “proxy war” secara konseptual dari perang konvensional adalah…

59 / 75

59. Komponen khas “hybrid warfare” yang tidak ditemukan dalam perang konvensional adalah…

60 / 75

60. UPN Veteran Jakarta/Yogyakarta awalnya berdiri pada tahun 1958 dengan nama…

61 / 75

61. Meluasnya akses internet dan media sosial telah mentransformasi cara masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan demokratis. Di satu sisi, platform digital memberikan ruang bagi warga untuk mengekspresikan pendapat, mengorganisir gerakan sosial, dan mengawasi kinerja pemerintah secara real-time. Petisi daring, kampanye tagar, dan jurnalisme warga telah terbukti mampu mendorong akuntabilitas publik dalam berbagai kasus yang sebelumnya sulit dijangkau media arus utama.

Namun, ekosistem informasi digital juga mengandung kerentanan yang serius. Algoritma platform media sosial dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna (engagement), bukan untuk memastikan akurasi informasi. Akibatnya, konten yang memancing emosi—termasuk berita palsu dan disinformasi—cenderung menyebar lebih cepat dan lebih luas dibandingkan berita yang terverifikasi. Fenomena ini diperparah oleh efek ruang gema (echo chamber), di mana pengguna secara sistematis hanya terpapar pandangan yang memperkuat keyakinan yang sudah mereka miliki.

Dampak yang paling nyata dari ekosistem informasi yang terdistorsi ini adalah polarisasi politik yang semakin dalam. Ketika kelompok-kelompok berbeda tidak lagi berbagi realitas faktual yang sama, kompromi dan dialog lintas perbedaan menjadi semakin sulit. Beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa krisis epistemik ini—yaitu ketidakmampuan masyarakat untuk menyepakati fakta-fakta dasar—merupakan ancaman yang lebih mendasar bagi demokrasi dibandingkan korupsi atau ketidakadilan ekonomi sekalipun.

Berdasarkan teks, mengapa konten disinformasi cenderung menyebar lebih luas daripada berita yang terverifikasi?

62 / 75

62. Meluasnya akses internet dan media sosial telah mentransformasi cara masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan demokratis. Di satu sisi, platform digital memberikan ruang bagi warga untuk mengekspresikan pendapat, mengorganisir gerakan sosial, dan mengawasi kinerja pemerintah secara real-time. Petisi daring, kampanye tagar, dan jurnalisme warga telah terbukti mampu mendorong akuntabilitas publik dalam berbagai kasus yang sebelumnya sulit dijangkau media arus utama.

Namun, ekosistem informasi digital juga mengandung kerentanan yang serius. Algoritma platform media sosial dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna (engagement), bukan untuk memastikan akurasi informasi. Akibatnya, konten yang memancing emosi—termasuk berita palsu dan disinformasi—cenderung menyebar lebih cepat dan lebih luas dibandingkan berita yang terverifikasi. Fenomena ini diperparah oleh efek ruang gema (echo chamber), di mana pengguna secara sistematis hanya terpapar pandangan yang memperkuat keyakinan yang sudah mereka miliki.

Dampak yang paling nyata dari ekosistem informasi yang terdistorsi ini adalah polarisasi politik yang semakin dalam. Ketika kelompok-kelompok berbeda tidak lagi berbagi realitas faktual yang sama, kompromi dan dialog lintas perbedaan menjadi semakin sulit. Beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa krisis epistemik ini—yaitu ketidakmampuan masyarakat untuk menyepakati fakta-fakta dasar—merupakan ancaman yang lebih mendasar bagi demokrasi dibandingkan korupsi atau ketidakadilan ekonomi sekalipun.

Berdasarkan teks, apakah yang dimaksud dengan “efek ruang gema” (echo chamber)?

63 / 75

63. Meluasnya akses internet dan media sosial telah mentransformasi cara masyarakat berpartisipasi dalam kehidupan demokratis. Di satu sisi, platform digital memberikan ruang bagi warga untuk mengekspresikan pendapat, mengorganisir gerakan sosial, dan mengawasi kinerja pemerintah secara real-time. Petisi daring, kampanye tagar, dan jurnalisme warga telah terbukti mampu mendorong akuntabilitas publik dalam berbagai kasus yang sebelumnya sulit dijangkau media arus utama.

Namun, ekosistem informasi digital juga mengandung kerentanan yang serius. Algoritma platform media sosial dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna (engagement), bukan untuk memastikan akurasi informasi. Akibatnya, konten yang memancing emosi—termasuk berita palsu dan disinformasi—cenderung menyebar lebih cepat dan lebih luas dibandingkan berita yang terverifikasi. Fenomena ini diperparah oleh efek ruang gema (echo chamber), di mana pengguna secara sistematis hanya terpapar pandangan yang memperkuat keyakinan yang sudah mereka miliki.

Dampak yang paling nyata dari ekosistem informasi yang terdistorsi ini adalah polarisasi politik yang semakin dalam. Ketika kelompok-kelompok berbeda tidak lagi berbagi realitas faktual yang sama, kompromi dan dialog lintas perbedaan menjadi semakin sulit. Beberapa peneliti bahkan berpendapat bahwa krisis epistemik ini—yaitu ketidakmampuan masyarakat untuk menyepakati fakta-fakta dasar—merupakan ancaman yang lebih mendasar bagi demokrasi dibandingkan korupsi atau ketidakadilan ekonomi sekalipun.

Menurut teks, mengapa “krisis epistemik” dianggap ancaman yang lebih mendasar bagi demokrasi dibanding korupsi?

64 / 75

64. PETA : WILAYAH = PARTITUR : …

65 / 75

65. HAKIM : VONIS = DOKTER : …

66 / 75

66. Climate change is one of the biggest problems the world faces today. The Earth is getting warmer because of greenhouse gases, such as carbon dioxide, that come from burning oil, coal, and gas. These gases trap heat in the atmosphere and cause global temperatures to rise gradually over time.

The effects of climate change are already visible. In many parts of the world, summers are getting hotter, storms are becoming stronger, and sea levels are rising. Droughts and floods are more common than before. These changes affect farming, clean water supplies, and the homes of millions of people around the world.

Young people around the world are taking action. Many students join climate strikes and marches to demand faster action from their governments. Some young activists, like Greta Thunberg, have become well-known for speaking out about this issue. Their efforts have pushed climate change to the top of global conversations.

Governments and businesses also have a role to play. Many countries are now investing in clean energy, such as solar and wind power, to reduce fossil fuel use. Experts say that if the world works together and acts quickly, it is still possible to limit the worst effects of climate change.

What causes global temperatures to rise, according to paragraph one?

67 / 75

67. Climate change is one of the biggest problems the world faces today. The Earth is getting warmer because of greenhouse gases, such as carbon dioxide, that come from burning oil, coal, and gas. These gases trap heat in the atmosphere and cause global temperatures to rise gradually over time.

The effects of climate change are already visible. In many parts of the world, summers are getting hotter, storms are becoming stronger, and sea levels are rising. Droughts and floods are more common than before. These changes affect farming, clean water supplies, and the homes of millions of people around the world.

Young people around the world are taking action. Many students join climate strikes and marches to demand faster action from their governments. Some young activists, like Greta Thunberg, have become well-known for speaking out about this issue. Their efforts have pushed climate change to the top of global conversations.

Governments and businesses also have a role to play. Many countries are now investing in clean energy, such as solar and wind power, to reduce fossil fuel use. Experts say that if the world works together and acts quickly, it is still possible to limit the worst effects of climate change.

Which two effects of climate change are mentioned in paragraph two?

68 / 75

68. Climate change is one of the biggest problems the world faces today. The Earth is getting warmer because of greenhouse gases, such as carbon dioxide, that come from burning oil, coal, and gas. These gases trap heat in the atmosphere and cause global temperatures to rise gradually over time.

The effects of climate change are already visible. In many parts of the world, summers are getting hotter, storms are becoming stronger, and sea levels are rising. Droughts and floods are more common than before. These changes affect farming, clean water supplies, and the homes of millions of people around the world.

Young people around the world are taking action. Many students join climate strikes and marches to demand faster action from their governments. Some young activists, like Greta Thunberg, have become well-known for speaking out about this issue. Their efforts have pushed climate change to the top of global conversations.

Governments and businesses also have a role to play. Many countries are now investing in clean energy, such as solar and wind power, to reduce fossil fuel use. Experts say that if the world works together and acts quickly, it is still possible to limit the worst effects of climate change.

According to paragraph three, what do young people do to fight climate change?

69 / 75

69. Climate change is one of the biggest problems the world faces today. The Earth is getting warmer because of greenhouse gases, such as carbon dioxide, that come from burning oil, coal, and gas. These gases trap heat in the atmosphere and cause global temperatures to rise gradually over time.

The effects of climate change are already visible. In many parts of the world, summers are getting hotter, storms are becoming stronger, and sea levels are rising. Droughts and floods are more common than before. These changes affect farming, clean water supplies, and the homes of millions of people around the world.

Young people around the world are taking action. Many students join climate strikes and marches to demand faster action from their governments. Some young activists, like Greta Thunberg, have become well-known for speaking out about this issue. Their efforts have pushed climate change to the top of global conversations.

Governments and businesses also have a role to play. Many countries are now investing in clean energy, such as solar and wind power, to reduce fossil fuel use. Experts say that if the world works together and acts quickly, it is still possible to limit the worst effects of climate change.

Based on the text, what is Greta Thunberg known for?

70 / 75

70. Climate change is one of the biggest problems the world faces today. The Earth is getting warmer because of greenhouse gases, such as carbon dioxide, that come from burning oil, coal, and gas. These gases trap heat in the atmosphere and cause global temperatures to rise gradually over time.

The effects of climate change are already visible. In many parts of the world, summers are getting hotter, storms are becoming stronger, and sea levels are rising. Droughts and floods are more common than before. These changes affect farming, clean water supplies, and the homes of millions of people around the world.

Young people around the world are taking action. Many students join climate strikes and marches to demand faster action from their governments. Some young activists, like Greta Thunberg, have become well-known for speaking out about this issue. Their efforts have pushed climate change to the top of global conversations.

Governments and businesses also have a role to play. Many countries are now investing in clean energy, such as solar and wind power, to reduce fossil fuel use. Experts say that if the world works together and acts quickly, it is still possible to limit the worst effects of climate change.

What does the last paragraph suggest about addressing climate change?

71 / 75

71. Suku pertama suatu barisan aritmatika adalah 8 dan bedanya adalah 6. Jumlah 12 suku pertama barisan tersebut adalah …

72 / 75

72. Dari kelompok 3 perempuan dan 2 laki-laki, dipilih 2 orang secara acak. Peluang terpilihnya keduanya perempuan adalah …

73 / 75

73. Suku ke-2 suatu barisan geometri adalah 6 dan suku ke-5 adalah 162. Rasio barisan tersebut adalah …

74 / 75

74. Dua buah dadu dilempar bersamaan. Peluang munculnya selisih kedua mata dadu sama dengan 2 adalah …

75 / 75

75. Jumlah 10 suku pertama suatu barisan aritmatika adalah 185. Jika suku pertamanya adalah 5, maka beda barisan tersebut adalah …

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *