Mini TO SIMAK UI Bahasa Inggris 17

0

Mini TO SIMAK UI Bahasa Inggris 17

Anda punya waktu 15 menit untuk mengerjakan 15 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SIMAK UI boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 15

Soal No. 29–30 — Petunjuk A:

30. (1) Langkah pertama dalam penelitian adalah memilih topik. (2) Kemudian, kita perlu memilih pendekatan kuantitatif atau kualitatif. (3) Desain penelitian kuantitatif ditentukan sejak awal. (4) Karena itu, responden harus dipilih berdasarkan kriteria tertentu. (5) Sebaliknya, desain penelitian kualitatif berkembang pada waktu penelitian dilakukan. (6) Ketika memilih responden, dapat terjadi perkembangan rencana penelitian. (7) Namun, bukan tidak mungkin kedua pendekatan ini digunakan dalam sebuah penelitian.
Kata sambung yang TIDAK tepat digunakan dalam paragraf di atas adalah ….

2 / 15

Soal No. 29–30 — Petunjuk A:

29. (1) Pada tahun 2011, Indonesia menjadi salah satu negara yang meratifikasi Konvensi Hak Penyandang Disabilitas. (2) Meskipun begitu, pengakuan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas belum terlaksana dengan baik di tingkat pemerintah pusat maupun di daerah. (3) Akses terhadap hukum dan peradilan merupakan salah satu isu yang pemenuhannya paling jauh tertinggal di tanah air. (4) Kondisi ini membuat kelompok penyandang disabilitas menjadi sangat sulit mengakses keadilan. (5) Oleh karena itu, masyarakat berharap pemerintah lebih memperhatikan mereka.
Kata beragam nonformal dalam paragraf di atas terdapat pada kalimat ….

3 / 15

Soal No. 26–28 — Petunjuk A:

28. Kata pensil berasal dari bahasa Prancis kuno, pincel, yang berarti ‘kuas kecil’. Kata pensil juga berasal dari bahasa Latin penicillus yang berarti ‘ekor kecil’. Alat itu berupa sikat halus dari bulu unta. Alat itu digunakan sebelum ada kapur pensil. Biasanya, pensil ini digunakan untuk menulis naskah pada daun lontar. Sebelum tahun 1560-an, Grey Knotts, menemukan endapan granit.
Dua tanda baca yang salah pada paragraf di atas adalah ….

4 / 15

Soal No. 26–28 — Petunjuk A:

27. (1) Bayangkan jika kita memasuki ruangan dan mencium aroma kue yang baru saja diangkat dari oven. (2) Lihat juga bagaimana sebagian dari kita begitu menikmati bau tanah yang baru saja tersiram hujan. (3) Bau atau aroma tertentu memang berpengaruh terhadap suasana hati. (4) Bau jeruk, misalnya, dapat mengangkat suasana hati kita. (5) Aroma lavender dapat meningkatkan kualitas tidur.
Kata berimbuhan dalam paragraf di atas yang bermakna kiasan adalah ….

5 / 15

Soal No. 26–28 — Petunjuk A:

26. Lingkungan kebun binatang itu dibuat untuk mempermudah gerak-gerik penguin, mulai dari melompat masuk dan keluar air hingga bersarang dan membesarkan anak.
Kata membesarkan pada kalimat di atas memiliki hubungan makna dengan kata-kata berikut, KECUALI ….

6 / 15

Bacaan 2:
(1) Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut’, telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar satu tahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.
(5) Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penangkapan. (7) Menurut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin melimpah.
(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak’, dan pa yang berarti ‘permainan’ sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak’. (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambil mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

25. Simpulan bacaan di atas adalah ….

7 / 15

Bacaan 2:
(1) Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut’, telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar satu tahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.
(5) Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penangkapan. (7) Menurut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin melimpah.
(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak’, dan pa yang berarti ‘permainan’ sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak’. (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambil mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

24. Kata tersebut pada kalimat (16) merujuk pada ….

8 / 15

Bacaan 2:
(1) Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut’, telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar satu tahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.
(5) Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penangkapan. (7) Menurut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin melimpah.
(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak’, dan pa yang berarti ‘permainan’ sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak’. (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambil mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

23. Kalimat perbaikan dari kalimat (14) adalah …

9 / 15

Bacaan 2:
(1) Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut’, telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar satu tahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.
(5) Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penangkapan. (7) Menurut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin melimpah.
(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak’, dan pa yang berarti ‘permainan’ sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak’. (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambil mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

22. Kata membasahi dalam kalimat (17) bermakna ….

10 / 15

Bacaan 2:
(1) Masyarakat Sumba memiliki tradisi yang berkaitan dengan panen. (2) Tradisi bau nyale yang berarti ‘menangkap nyale, si cacing laut’, telah diadakan sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur. (3) Kegiatan menangkap cacing langka ini merupakan tradisi. (4) Selain cacing itu hanya keluar satu tahun sekali, cacing ini pun bermakna kesuburan bagi masyarakat Sumba Barat.
(5) Selain sebagai sumber makanan dan kesuburan, nyale dapat menggambarkan panen warga. (6) Hal itu langsung tergambar pada warna nyale saat penangkapan. (7) Menurut kepercayaan penduduk setempat, panen akan melimpah apabila nyale yang keluar berwarna lengkap, yaitu putih, hitam, hijau, kuning, dan cokelat. (8) Warna itu juga menentukan pula banyak sedikitnya hujan yang akan turun ketika bertanam. (9) Makin banyak nyale keluar, hasil panen makin melimpah.
(10) Setelah menangkap nyale, masyarakat Sumba Barat mensyukurinya dengan perayaan pasola. (11) Pasola berasal dari kata sola, yaitu ‘tombak’, dan pa yang berarti ‘permainan’ sehingga kata pasola berarti ‘permainan tombak’. (12) Pasola merupakan kegiatan permohonan restu kepada Sang Dewa. (13) Dalam kegiatan itu, para peserta bertarung sambil mengendarai kuda. (14) Para peserta-peserta saling melemparkan tombak kayu kepada lawannya. (15) Kadang-kadang, hal itu dapat melukai tubuh peserta hingga darah mengalir. (16) Namun, hal tersebut justru dinantikan. (17) Tetes darah yang membasahi tanah merupakan tanda kesuburan panen berikutnya.

21. Gagasan pokok bacaan di atas adalah ….

11 / 15

Bacaan 1:
(1) Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel.
(5) Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.
(9) Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) Infeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7–10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

20. Penggunaan kata berimbuhan yang SALAH terdapat pada kalimat ….

12 / 15

Bacaan 1:
(1) Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel.
(5) Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.
(9) Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) Infeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7–10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

19. Kalimat yang TIDAK efektif adalah kalimat …

13 / 15

Bacaan 1:
(1) Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel.
(5) Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.
(9) Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) Infeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7–10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

18. Pernyataan yang TIDAK sesuai dengan bacaan di atas adalah …

14 / 15

Bacaan 1:
(1) Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel.
(5) Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.
(9) Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) Infeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7–10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

17. Gagasan utama di dalam kalimat (7) adalah ….

15 / 15

Bacaan 1:
(1) Sariawan merupakan suatu kelainan selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. (2) Nama lainnya adalah stomatitis. (3) Sariawan dapat terjadi pada mukosa mulut di daerah bibir, pipi bagian dalam, atau lipatan gusi dengan daging pipi atau bibir. (4) Selain itu, sariawan dapat juga terjadi di langit-langit, bawah lidah, permukaan lidah, bahkan amandel.
(5) Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau mengancam jiwa. (6) Namun, kondisi ini amat mengganggu. (7) Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan dapat menimbulkan rasa nyeri yang hebat sehingga membuat orang susah makan dan berbicara. (8) Pada anak-anak, sariawan akan menyebabkan turunnya nafsu makan sehingga akhirnya menjadi penurunan berat badan.
(9) Penyebab sariawan beragam. (10) Salah satunya adalah infeksi. (11) Infeksi yang sering adalah infeksi virus, seperti herpes simplex, cacar air, dan penyakit kaki tangan mulut. (12) Rasa perih dapat muncul 24 hingga 48 jam dan bertahan 3 hingga 4 hari. (13) Kemudian, baru tumbuh lembaran fibrin putih sehingga nyeri berkurang dan sembuh dalam 7–10 hari. (14) Faktor lain yang menyebabkan sariawan adalah kesalahan menggosok gigi. (15) Apalagi jika menggosoknya tidak benar dan tidak hati-hati.

16. Penulisan kata yang SALAH pada bacaan di atas adalah ….

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *