Mini TO LBI 2 UNNES 2026

0

Mini TO LBI 2 UNNES 2026

Anda punya waktu 30 menit untuk mengerjakan 30 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UM UNNES  boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

1. Berapa waktu yang diperlukan mobil untuk menempuh 40 km pertama?

2 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

2. Berapa total waktu tempuh perjalanan dari Kota A ke Kota B?

3 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

3. Kecepatan rata-rata mobil selama perjalanan A ke B adalah … (Perhatian: kecepatan rata-rata ≠ rata-rata kecepatan)

4 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

4. Besar perlambatan (deselerasi) mobil saat mengerem adalah …

5 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

5. Besar gaya pengereman yang bekerja pada mobil adalah …

6 / 30

[Teks 1 — Gerak, Gaya, dan Energi]
Sebuah mobil bermassa 1.000 kg melaju dari Kota A menuju Kota B yang berjarak total 120 km. Pada 40 km pertama, mobil bergerak dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Sisa perjalanan sejauh 80 km ditempuh dengan kecepatan tetap 80 km/jam. Sesampainya di Kota B, pengemudi menginjak rem hingga mobil berhenti sempurna; kecepatan mobil turun dari 20 m/s menjadi 0 m/s dalam waktu 4 detik. Setelah berhenti, mobil diparkir di lereng bukit setinggi 50 m di atas permukaan tanah. Percepatan gravitasi yang berlaku adalah g = 10 m/s².

6. Energi potensial mobil saat diparkir di ketinggian 50 m adalah …

7 / 30

[Teks 2 — Asam, Basa, dan Indikator]
Derajat keasaman larutan dinyatakan dengan skala pH yang berkisar dari 0 hingga 14. Larutan asam memiliki pH di bawah 7, larutan netral tepat pada pH 7, dan larutan basa memiliki pH di atas 7. Semakin kecil nilai pH, semakin kuat sifat asamnya. Kertas lakmus merah akan tetap merah dalam larutan asam, tetapi berubah menjadi biru dalam larutan basa. Kertas lakmus biru akan berubah merah dalam larutan asam, tetapi tetap biru dalam larutan basa. Fenolftalein tidak berwarna dalam larutan asam dan netral, namun berubah menjadi merah muda dalam larutan basa. Larutan cuka (asam asetat) memiliki pH sekitar 3, sementara larutan sabun memiliki pH sekitar 9.

7. Kertas lakmus biru dicelupkan ke larutan cuka (pH 3). Yang terjadi adalah …

8 / 30

[Teks 2 — Asam, Basa, dan Indikator]
Derajat keasaman larutan dinyatakan dengan skala pH yang berkisar dari 0 hingga 14. Larutan asam memiliki pH di bawah 7, larutan netral tepat pada pH 7, dan larutan basa memiliki pH di atas 7. Semakin kecil nilai pH, semakin kuat sifat asamnya. Kertas lakmus merah akan tetap merah dalam larutan asam, tetapi berubah menjadi biru dalam larutan basa. Kertas lakmus biru akan berubah merah dalam larutan asam, tetapi tetap biru dalam larutan basa. Fenolftalein tidak berwarna dalam larutan asam dan netral, namun berubah menjadi merah muda dalam larutan basa. Larutan cuka (asam asetat) memiliki pH sekitar 3, sementara larutan sabun memiliki pH sekitar 9.

8. Fenolftalein dicelupkan ke larutan sabun (pH 9). Warna yang muncul adalah …

9 / 30

[Teks 2 — Asam, Basa, dan Indikator]
Derajat keasaman larutan dinyatakan dengan skala pH yang berkisar dari 0 hingga 14. Larutan asam memiliki pH di bawah 7, larutan netral tepat pada pH 7, dan larutan basa memiliki pH di atas 7. Semakin kecil nilai pH, semakin kuat sifat asamnya. Kertas lakmus merah akan tetap merah dalam larutan asam, tetapi berubah menjadi biru dalam larutan basa. Kertas lakmus biru akan berubah merah dalam larutan asam, tetapi tetap biru dalam larutan basa. Fenolftalein tidak berwarna dalam larutan asam dan netral, namun berubah menjadi merah muda dalam larutan basa. Larutan cuka (asam asetat) memiliki pH sekitar 3, sementara larutan sabun memiliki pH sekitar 9.

9. Di antara larutan cuka (pH 3) dan air sumur (pH 6), manakah yang bersifat lebih asam?

10 / 30

[Teks 2 — Asam, Basa, dan Indikator]
Derajat keasaman larutan dinyatakan dengan skala pH yang berkisar dari 0 hingga 14. Larutan asam memiliki pH di bawah 7, larutan netral tepat pada pH 7, dan larutan basa memiliki pH di atas 7. Semakin kecil nilai pH, semakin kuat sifat asamnya. Kertas lakmus merah akan tetap merah dalam larutan asam, tetapi berubah menjadi biru dalam larutan basa. Kertas lakmus biru akan berubah merah dalam larutan asam, tetapi tetap biru dalam larutan basa. Fenolftalein tidak berwarna dalam larutan asam dan netral, namun berubah menjadi merah muda dalam larutan basa. Larutan cuka (asam asetat) memiliki pH sekitar 3, sementara larutan sabun memiliki pH sekitar 9.

10. Kertas lakmus merah dicelupkan ke larutan sabun (pH 9). Hasilnya adalah …

11 / 30

[Teks 3 — Aliran Energi dalam Ekosistem]
Dalam ekosistem, energi mengalir dari satu tingkat trofik ke tingkat berikutnya mengikuti rantai makanan. Produsen (tumbuhan hijau) mengubah energi matahari menjadi energi kimia melalui fotosintesis. Konsumen tingkat pertama (herbivora) mendapatkan energi dengan memakan produsen; konsumen tingkat dua (karnivora) memakan herbivora, dan seterusnya. Setiap perpindahan energi antar tingkat trofik tidak sempurna: hanya sekitar 10% energi yang diteruskan ke tingkat berikutnya, sementara 90% sisanya hilang sebagai panas. Dekomposer seperti bakteri dan jamur menguraikan sisa organisme mati dan mengembalikan unsur hara ke tanah. Jika populasi tikus di suatu padang rumput meningkat drastis, jumlah rumput akan berkurang dan populasi ular sebagai pemangsa tikus kemungkinan besar akan bertambah.

11. Jika produsen dalam suatu ekosistem memiliki 10.000 kkal energi, berapa energi yang tersedia bagi konsumen tingkat kedua?

12 / 30

[Teks 3 — Aliran Energi dalam Ekosistem]
Dalam ekosistem, energi mengalir dari satu tingkat trofik ke tingkat berikutnya mengikuti rantai makanan. Produsen (tumbuhan hijau) mengubah energi matahari menjadi energi kimia melalui fotosintesis. Konsumen tingkat pertama (herbivora) mendapatkan energi dengan memakan produsen; konsumen tingkat dua (karnivora) memakan herbivora, dan seterusnya. Setiap perpindahan energi antar tingkat trofik tidak sempurna: hanya sekitar 10% energi yang diteruskan ke tingkat berikutnya, sementara 90% sisanya hilang sebagai panas. Dekomposer seperti bakteri dan jamur menguraikan sisa organisme mati dan mengembalikan unsur hara ke tanah. Jika populasi tikus di suatu padang rumput meningkat drastis, jumlah rumput akan berkurang dan populasi ular sebagai pemangsa tikus kemungkinan besar akan bertambah.

12. Jika populasi ular di suatu padang rumput menurun drastis akibat perburuan, dampak yang paling mungkin terjadi adalah …

13 / 30

[Teks 3 — Aliran Energi dalam Ekosistem]
Dalam ekosistem, energi mengalir dari satu tingkat trofik ke tingkat berikutnya mengikuti rantai makanan. Produsen (tumbuhan hijau) mengubah energi matahari menjadi energi kimia melalui fotosintesis. Konsumen tingkat pertama (herbivora) mendapatkan energi dengan memakan produsen; konsumen tingkat dua (karnivora) memakan herbivora, dan seterusnya. Setiap perpindahan energi antar tingkat trofik tidak sempurna: hanya sekitar 10% energi yang diteruskan ke tingkat berikutnya, sementara 90% sisanya hilang sebagai panas. Dekomposer seperti bakteri dan jamur menguraikan sisa organisme mati dan mengembalikan unsur hara ke tanah. Jika populasi tikus di suatu padang rumput meningkat drastis, jumlah rumput akan berkurang dan populasi ular sebagai pemangsa tikus kemungkinan besar akan bertambah.

13. Organisme yang berperan mengembalikan unsur hara ke tanah menurut teks adalah …

14 / 30

[Teks 3 — Aliran Energi dalam Ekosistem]
Dalam ekosistem, energi mengalir dari satu tingkat trofik ke tingkat berikutnya mengikuti rantai makanan. Produsen (tumbuhan hijau) mengubah energi matahari menjadi energi kimia melalui fotosintesis. Konsumen tingkat pertama (herbivora) mendapatkan energi dengan memakan produsen; konsumen tingkat dua (karnivora) memakan herbivora, dan seterusnya. Setiap perpindahan energi antar tingkat trofik tidak sempurna: hanya sekitar 10% energi yang diteruskan ke tingkat berikutnya, sementara 90% sisanya hilang sebagai panas. Dekomposer seperti bakteri dan jamur menguraikan sisa organisme mati dan mengembalikan unsur hara ke tanah. Jika populasi tikus di suatu padang rumput meningkat drastis, jumlah rumput akan berkurang dan populasi ular sebagai pemangsa tikus kemungkinan besar akan bertambah.

14. Jika energi pada tingkat trofik kedua (herbivora) adalah 500 kkal, berapakah energi pada tingkat trofik pertama (produsen)?

15 / 30

[Teks 4 — Kebijakan Moneter dan Inflasi]
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan. Inflasi yang terlalu tinggi merugikan masyarakat karena daya beli uang menurun—artinya, jumlah barang yang dapat dibeli dengan uang yang sama menjadi lebih sedikit. Sebaliknya, inflasi yang terlalu rendah atau deflasi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi karena produsen enggan berproduksi. Bank Indonesia selaku bank sentral memiliki alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Salah satu instrumennya adalah Operasi Pasar Terbuka (OPT): jika Bank Indonesia menjual surat berharga, uang yang beredar di masyarakat akan berkurang sehingga inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia juga dapat menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM), yaitu jumlah cadangan minimum yang wajib dimiliki bank umum. Semakin tinggi GWM, semakin sedikit dana yang dapat disalurkan bank umum sebagai kredit kepada masyarakat.

15. Jika Bank Indonesia ingin menekan inflasi melalui Operasi Pasar Terbuka, tindakan yang diambil adalah …

16 / 30

[Teks 4 — Kebijakan Moneter dan Inflasi]
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan. Inflasi yang terlalu tinggi merugikan masyarakat karena daya beli uang menurun—artinya, jumlah barang yang dapat dibeli dengan uang yang sama menjadi lebih sedikit. Sebaliknya, inflasi yang terlalu rendah atau deflasi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi karena produsen enggan berproduksi. Bank Indonesia selaku bank sentral memiliki alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Salah satu instrumennya adalah Operasi Pasar Terbuka (OPT): jika Bank Indonesia menjual surat berharga, uang yang beredar di masyarakat akan berkurang sehingga inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia juga dapat menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM), yaitu jumlah cadangan minimum yang wajib dimiliki bank umum. Semakin tinggi GWM, semakin sedikit dana yang dapat disalurkan bank umum sebagai kredit kepada masyarakat.

16. Dampak langsung kenaikan GWM terhadap kemampuan bank umum menyalurkan kredit adalah …

17 / 30

[Teks 4 — Kebijakan Moneter dan Inflasi]
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan. Inflasi yang terlalu tinggi merugikan masyarakat karena daya beli uang menurun—artinya, jumlah barang yang dapat dibeli dengan uang yang sama menjadi lebih sedikit. Sebaliknya, inflasi yang terlalu rendah atau deflasi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi karena produsen enggan berproduksi. Bank Indonesia selaku bank sentral memiliki alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Salah satu instrumennya adalah Operasi Pasar Terbuka (OPT): jika Bank Indonesia menjual surat berharga, uang yang beredar di masyarakat akan berkurang sehingga inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia juga dapat menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM), yaitu jumlah cadangan minimum yang wajib dimiliki bank umum. Semakin tinggi GWM, semakin sedikit dana yang dapat disalurkan bank umum sebagai kredit kepada masyarakat.

17. Berdasarkan teks, mengapa deflasi justru berbahaya bagi perekonomian?

18 / 30

[Teks 4 — Kebijakan Moneter dan Inflasi]
Inflasi adalah kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan berkelanjutan. Inflasi yang terlalu tinggi merugikan masyarakat karena daya beli uang menurun—artinya, jumlah barang yang dapat dibeli dengan uang yang sama menjadi lebih sedikit. Sebaliknya, inflasi yang terlalu rendah atau deflasi dapat menghambat pertumbuhan ekonomi karena produsen enggan berproduksi. Bank Indonesia selaku bank sentral memiliki alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi. Salah satu instrumennya adalah Operasi Pasar Terbuka (OPT): jika Bank Indonesia menjual surat berharga, uang yang beredar di masyarakat akan berkurang sehingga inflasi dapat ditekan. Bank Indonesia juga dapat menaikkan Giro Wajib Minimum (GWM), yaitu jumlah cadangan minimum yang wajib dimiliki bank umum. Semakin tinggi GWM, semakin sedikit dana yang dapat disalurkan bank umum sebagai kredit kepada masyarakat.

18. Dampak inflasi tinggi terhadap daya beli masyarakat adalah …

19 / 30

[Teks 5 — Konflik Sosial dan Perspektif Sosiologis]
Konflik sosial adalah pertentangan antara individu atau kelompok yang timbul akibat perbedaan kepentingan, nilai, atau tujuan. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa konflik tidak selalu bersifat negatif—ia dapat menjadi pendorong perubahan sosial yang positif. Sebaliknya, Talcott Parsons memandang konflik sebagai gangguan terhadap keseimbangan sistem sosial. Konflik yang dikelola dengan baik melalui mediasi atau negosiasi dapat menghasilkan integrasi sosial yang lebih kuat. Namun, konflik yang dibiarkan tanpa penyelesaian cenderung meluas menjadi disintegrasi sosial. Salah satu contoh nyata konflik sosial di Indonesia adalah kesenjangan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin yang, jika tidak ditangani, dapat memperlemah kohesi sosial masyarakat.

19. Pandangan Dahrendorf tentang konflik sosial menunjukkan bahwa ia memandang konflik sebagai …

20 / 30

[Teks 5 — Konflik Sosial dan Perspektif Sosiologis]
Konflik sosial adalah pertentangan antara individu atau kelompok yang timbul akibat perbedaan kepentingan, nilai, atau tujuan. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa konflik tidak selalu bersifat negatif—ia dapat menjadi pendorong perubahan sosial yang positif. Sebaliknya, Talcott Parsons memandang konflik sebagai gangguan terhadap keseimbangan sistem sosial. Konflik yang dikelola dengan baik melalui mediasi atau negosiasi dapat menghasilkan integrasi sosial yang lebih kuat. Namun, konflik yang dibiarkan tanpa penyelesaian cenderung meluas menjadi disintegrasi sosial. Salah satu contoh nyata konflik sosial di Indonesia adalah kesenjangan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin yang, jika tidak ditangani, dapat memperlemah kohesi sosial masyarakat.

20. Perbedaan inti antara pandangan Dahrendorf dan Parsons tentang konflik adalah …

21 / 30

[Teks 5 — Konflik Sosial dan Perspektif Sosiologis]
Konflik sosial adalah pertentangan antara individu atau kelompok yang timbul akibat perbedaan kepentingan, nilai, atau tujuan. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa konflik tidak selalu bersifat negatif—ia dapat menjadi pendorong perubahan sosial yang positif. Sebaliknya, Talcott Parsons memandang konflik sebagai gangguan terhadap keseimbangan sistem sosial. Konflik yang dikelola dengan baik melalui mediasi atau negosiasi dapat menghasilkan integrasi sosial yang lebih kuat. Namun, konflik yang dibiarkan tanpa penyelesaian cenderung meluas menjadi disintegrasi sosial. Salah satu contoh nyata konflik sosial di Indonesia adalah kesenjangan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin yang, jika tidak ditangani, dapat memperlemah kohesi sosial masyarakat.

21. Konflik yang tidak diselesaikan menurut teks berpotensi menyebabkan …

22 / 30

[Teks 5 — Konflik Sosial dan Perspektif Sosiologis]
Konflik sosial adalah pertentangan antara individu atau kelompok yang timbul akibat perbedaan kepentingan, nilai, atau tujuan. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa konflik tidak selalu bersifat negatif—ia dapat menjadi pendorong perubahan sosial yang positif. Sebaliknya, Talcott Parsons memandang konflik sebagai gangguan terhadap keseimbangan sistem sosial. Konflik yang dikelola dengan baik melalui mediasi atau negosiasi dapat menghasilkan integrasi sosial yang lebih kuat. Namun, konflik yang dibiarkan tanpa penyelesaian cenderung meluas menjadi disintegrasi sosial. Salah satu contoh nyata konflik sosial di Indonesia adalah kesenjangan ekonomi antara kelompok kaya dan miskin yang, jika tidak ditangani, dapat memperlemah kohesi sosial masyarakat.

22. Kesenjangan ekonomi yang tidak ditangani dalam teks dapat berdampak pada …

23 / 30

[Teks 6 — Perubahan Iklim Global]
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini memerangkap panas matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa, sehingga suhu rata-rata bumi terus meningkat—fenomena yang dikenal sebagai efek rumah kaca yang diperparah oleh aktivitas manusia (antropogenik), seperti pembakaran fosil dan deforestasi. Kenaikan suhu menyebabkan es di kutub mencair, yang pada gilirannya mengakibatkan kenaikan permukaan air laut. Beberapa kepulauan rendah di Pasifik dan wilayah pesisir padat penduduk terancam tenggelam. Selain itu, perubahan iklim juga menggeser pola curah hujan: daerah yang sudah kering akan semakin kering, sementara daerah basah cenderung mengalami curah hujan lebih ekstrem dan banjir.

23. Mengapa es di kutub mencair sebagai akibat perubahan iklim?

24 / 30

[Teks 6 — Perubahan Iklim Global]
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini memerangkap panas matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa, sehingga suhu rata-rata bumi terus meningkat—fenomena yang dikenal sebagai efek rumah kaca yang diperparah oleh aktivitas manusia (antropogenik), seperti pembakaran fosil dan deforestasi. Kenaikan suhu menyebabkan es di kutub mencair, yang pada gilirannya mengakibatkan kenaikan permukaan air laut. Beberapa kepulauan rendah di Pasifik dan wilayah pesisir padat penduduk terancam tenggelam. Selain itu, perubahan iklim juga menggeser pola curah hujan: daerah yang sudah kering akan semakin kering, sementara daerah basah cenderung mengalami curah hujan lebih ekstrem dan banjir.

24. Wilayah pesisir padat penduduk terancam tenggelam karena …

25 / 30

[Teks 6 — Perubahan Iklim Global]
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini memerangkap panas matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa, sehingga suhu rata-rata bumi terus meningkat—fenomena yang dikenal sebagai efek rumah kaca yang diperparah oleh aktivitas manusia (antropogenik), seperti pembakaran fosil dan deforestasi. Kenaikan suhu menyebabkan es di kutub mencair, yang pada gilirannya mengakibatkan kenaikan permukaan air laut. Beberapa kepulauan rendah di Pasifik dan wilayah pesisir padat penduduk terancam tenggelam. Selain itu, perubahan iklim juga menggeser pola curah hujan: daerah yang sudah kering akan semakin kering, sementara daerah basah cenderung mengalami curah hujan lebih ekstrem dan banjir.

25. Simpulan yang tepat tentang dampak perubahan iklim di daerah kering adalah …

26 / 30

[Teks 6 — Perubahan Iklim Global]
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, terutama karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Gas-gas ini memerangkap panas matahari yang seharusnya dipantulkan kembali ke luar angkasa, sehingga suhu rata-rata bumi terus meningkat—fenomena yang dikenal sebagai efek rumah kaca yang diperparah oleh aktivitas manusia (antropogenik), seperti pembakaran fosil dan deforestasi. Kenaikan suhu menyebabkan es di kutub mencair, yang pada gilirannya mengakibatkan kenaikan permukaan air laut. Beberapa kepulauan rendah di Pasifik dan wilayah pesisir padat penduduk terancam tenggelam. Selain itu, perubahan iklim juga menggeser pola curah hujan: daerah yang sudah kering akan semakin kering, sementara daerah basah cenderung mengalami curah hujan lebih ekstrem dan banjir.

26. Aktivitas manusia yang mempercepat efek rumah kaca menurut teks adalah …

27 / 30

[Teks 7 — Pergerakan Nasional Indonesia]
Kebangkitan nasional Indonesia ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan mahasiswa STOVIA. Organisasi ini awalnya berfokus pada kemajuan pendidikan kaum pribumi, bukan pada perjuangan kemerdekaan politik secara langsung. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam penyatuan identitas kebangsaan; para pemuda dari berbagai daerah menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Dalam pergerakan nasional, terdapat dua arus utama: kelompok kooperatif yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial dalam kerangka yang ada, dan kelompok nonkooperatif yang menolak segala bentuk kerja sama dengan Belanda. Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 1927 menganut garis nonkooperatif dan menjadi salah satu kekuatan terpenting dalam perjuangan kemerdekaan.

27. Apa yang membedakan PNI dari kelompok kooperatif dalam pergerakan nasional?

28 / 30

[Teks 7 — Pergerakan Nasional Indonesia]
Kebangkitan nasional Indonesia ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan mahasiswa STOVIA. Organisasi ini awalnya berfokus pada kemajuan pendidikan kaum pribumi, bukan pada perjuangan kemerdekaan politik secara langsung. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam penyatuan identitas kebangsaan; para pemuda dari berbagai daerah menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Dalam pergerakan nasional, terdapat dua arus utama: kelompok kooperatif yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial dalam kerangka yang ada, dan kelompok nonkooperatif yang menolak segala bentuk kerja sama dengan Belanda. Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 1927 menganut garis nonkooperatif dan menjadi salah satu kekuatan terpenting dalam perjuangan kemerdekaan.

28. Fakta bahwa Budi Utomo awalnya berfokus pada pendidikan menunjukkan bahwa …

29 / 30

[Teks 7 — Pergerakan Nasional Indonesia]
Kebangkitan nasional Indonesia ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan mahasiswa STOVIA. Organisasi ini awalnya berfokus pada kemajuan pendidikan kaum pribumi, bukan pada perjuangan kemerdekaan politik secara langsung. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam penyatuan identitas kebangsaan; para pemuda dari berbagai daerah menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Dalam pergerakan nasional, terdapat dua arus utama: kelompok kooperatif yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial dalam kerangka yang ada, dan kelompok nonkooperatif yang menolak segala bentuk kerja sama dengan Belanda. Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 1927 menganut garis nonkooperatif dan menjadi salah satu kekuatan terpenting dalam perjuangan kemerdekaan.

29. Makna yang dapat disimpulkan dari ikrar Sumpah Pemuda 1928 adalah …

30 / 30

[Teks 7 — Pergerakan Nasional Indonesia]
Kebangkitan nasional Indonesia ditandai dengan berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo dan mahasiswa STOVIA. Organisasi ini awalnya berfokus pada kemajuan pendidikan kaum pribumi, bukan pada perjuangan kemerdekaan politik secara langsung. Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam penyatuan identitas kebangsaan; para pemuda dari berbagai daerah menyatakan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia. Dalam pergerakan nasional, terdapat dua arus utama: kelompok kooperatif yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial dalam kerangka yang ada, dan kelompok nonkooperatif yang menolak segala bentuk kerja sama dengan Belanda. Partai Nasional Indonesia (PNI) yang didirikan Soekarno pada 1927 menganut garis nonkooperatif dan menjadi salah satu kekuatan terpenting dalam perjuangan kemerdekaan.

30. Seseorang yang bersedia bekerja sama dengan pemerintah kolonial demi tujuan tertentu termasuk kelompok …

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *