Mini TO LBI 1 UNNES 2026

0

Mini TO LBI 1 UNNES 2026

Anda punya waktu 42 menit untuk mengerjakan 42 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UM UNNES  boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

1. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah …

2 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

2. Titik beku air pada skala Celsius adalah …

3 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

3. Titik didih air pada skala Fahrenheit adalah …

4 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

4. Titik nol mutlak (0 K) setara dengan …

5 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

5. Rentang ukur termometer klinis yang umum digunakan dokter adalah …

6 / 42

Teks 1 — Suhu, Termometer, dan Kalor

Suhu adalah ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. Alat yang digunakan untuk mengukur suhu disebut termometer. Terdapat empat skala suhu yang umum dipakai, yaitu Celsius, Fahrenheit, Reamur, dan Kelvin. Pada skala Celsius, titik beku air berada di angka 0°C, sedangkan titik didihnya di 100°C. Skala Fahrenheit menetapkan titik beku air pada 32°F dan titik didih air pada 212°F. Skala Kelvin digunakan dalam dunia ilmiah; titik nol mutlak atau 0 K setara dengan −273°C, yakni kondisi di mana secara teori tidak ada energi panas sama sekali. Termometer klinis yang digunakan dokter untuk memeriksa pasien umumnya memiliki rentang ukur 35°C hingga 42°C. Berbeda dari suhu, kalor adalah bentuk energi yang selalu berpindah dari benda bersuhu lebih tinggi menuju benda bersuhu lebih rendah.

6. Berdasarkan teks, kalor berpindah dari …

7 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

7. Zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lebih sederhana disebut …

8 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

8. Air (H2O) tersusun dari unsur …

9 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

9. Larutan gula dalam air merupakan contoh campuran …

10 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

10. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh …

11 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

11. Campuran pasir dan air merupakan contoh campuran …

12 / 42

Teks 2 — Unsur, Senyawa, dan Campuran

Materi di alam dapat dibedakan menjadi tiga kelompok: unsur, senyawa, dan campuran. Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa. Contoh unsur adalah oksigen (O), besi (Fe), dan emas (Au). Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua unsur atau lebih yang bergabung melalui reaksi kimia dengan perbandingan tertentu. Air (H2O) merupakan contoh senyawa yang tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen. Berbeda dengan senyawa, campuran adalah gabungan dua zat atau lebih yang tidak melalui reaksi kimia sehingga sifat masing-masing zat penyusunnya masih dapat dipertahankan. Campuran dibagi menjadi dua: campuran homogen (serbasama), seperti larutan gula dalam air, dan campuran heterogen (serbaneka), seperti campuran pasir dan air. Tabel periodik unsur pertama kali disusun oleh Dmitri Mendeleev pada tahun 1869.

12. Perbedaan utama antara senyawa dan campuran adalah …

13 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

13. Enzim dalam air liur yang berfungsi memecah karbohidrat adalah …

14 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

14. Organ tempat penyerapan nutrisi berlangsung adalah …

15 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

15. Rumus kimia asam lambung yang membantu pencernaan di lambung adalah …

16 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

16. Bagian pertama usus halus (yang paling dekat lambung) adalah …

17 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

17. Organ yang berfungsi menyerap air dari sisa makanan adalah …

18 / 42

Teks 3 — Sistem Pencernaan Manusia

Sistem pencernaan manusia terdiri atas beberapa organ yang bekerja secara berurutan. Proses pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dikunyah dan dicampur dengan air liur yang mengandung enzim amilase untuk memecah karbohidrat. Dari mulut, makanan bergerak melalui kerongkongan (esofagus) menuju lambung. Di lambung, makanan dicampur dengan asam lambung (HCl) dan enzim pepsin yang berfungsi memecah protein. Setelah diproses di lambung, makanan berbentuk bubur yang disebut kimus. Kimus kemudian masuk ke usus halus, tempat penyerapan nutrisi berlangsung. Usus halus terdiri dari tiga bagian: duodenum, jejunum, dan ileum. Sisa makanan yang tidak terserap masuk ke usus besar, tempat penyerapan air dan pembentukan feses. Feses akhirnya dikeluarkan melalui anus.

18. Makanan yang telah diproses di lambung dan berbentuk bubur disebut …

19 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

19. Berdasarkan hukum permintaan, jika harga suatu barang naik maka …

20 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

20. Titik keseimbangan antara permintaan dan penawaran disebut …

21 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

21. Contoh barang substitusi yang disebutkan dalam teks adalah …

22 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

22. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, maka …

23 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

23. Istilah “ceteris paribus” dalam teks berarti …

24 / 42

Teks 4 — Permintaan dan Penawaran

Permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga dalam periode tertentu. Hukum permintaan menyatakan bahwa jika harga suatu barang naik, maka jumlah yang diminta akan turun, dan sebaliknya—dengan asumsi faktor lain tetap (ceteris paribus). Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang bersedia dijual oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Hukum penawaran menyatakan bahwa semakin tinggi harga, semakin banyak barang yang ditawarkan produsen. Pertemuan antara kurva permintaan dan kurva penawaran menghasilkan titik keseimbangan pasar yang disebut ekuilibrium, yaitu harga dan jumlah barang yang disepakati pembeli dan penjual. Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan antara lain pendapatan konsumen, selera, harga barang substitusi, dan ekspektasi harga. Barang substitusi adalah barang pengganti yang memiliki fungsi serupa, seperti teh dan kopi.

24. Manakah yang BUKAN faktor yang memengaruhi permintaan menurut teks?

25 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

25. Jumlah lembaga sosial utama yang disebutkan dalam teks adalah …

26 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

26. Lembaga sosial pertama yang ditemui individu sejak lahir adalah …

27 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

27. Fungsi lembaga pendidikan menurut teks adalah …

28 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

28. Lembaga yang berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan adalah …

29 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

29. Lembaga ekonomi mengatur hal-hal berikut, KECUALI …

30 / 42

Teks 5 — Lembaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma yang mengatur hubungan antarmanusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Terdapat lima lembaga sosial utama yang dikenal dalam sosiologi, yaitu lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga ekonomi, lembaga agama, dan lembaga politik. Lembaga keluarga merupakan lembaga sosial pertama dan utama yang ditemui individu sejak lahir dan berfungsi sebagai tempat sosialisasi primer. Lembaga pendidikan bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai kepada generasi muda secara formal maupun nonformal. Lembaga ekonomi mengatur cara masyarakat memproduksi, mendistribusikan, dan mengonsumsi barang dan jasa. Lembaga agama berfungsi mengatur hubungan manusia dengan Tuhan dan hubungan antarmanusia berdasarkan nilai spiritual. Lembaga politik berperan mengatur kekuasaan dan pemerintahan dalam masyarakat.

30. Sosialisasi primer menurut teks berlangsung di …

31 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

31. Garis yang menghubungkan titik-titik dengan ketinggian sama disebut …

32 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

32. Peta yang menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap disebut peta …

33 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

33. Peta curah hujan dan peta kepadatan penduduk termasuk jenis peta …

34 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

34. Rentang skala peta yang termasuk kategori skala sedang adalah …

35 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

35. Semakin besar angka penyebut skala peta, gambar peta akan semakin …

36 / 42

Teks 6 — Jenis-jenis Peta

Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menggunakan skala tertentu. Berdasarkan isinya, peta dibagi menjadi dua jenis: peta umum dan peta khusus (tematik). Peta umum menggambarkan kenampakan alam dan buatan secara lengkap, seperti sungai, jalan, dan kota. Contoh peta umum adalah peta topografi yang menggambarkan bentuk relief permukaan bumi menggunakan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang memiliki ketinggian sama di atas permukaan laut. Peta tematik hanya menggambarkan satu tema tertentu, seperti peta curah hujan, peta kepadatan penduduk, dan peta sebaran flora. Skala peta dibagi tiga: skala besar (1:500 sampai 1:5.000), skala sedang (1:5.000 sampai 1:250.000), dan skala kecil (lebih dari 1:250.000). Semakin besar angka penyebut skala, semakin kecil dan kurang detail gambar peta tersebut.

36. Peta topografi menggambarkan …

37 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

37. Sistem tanam paksa (Cultuurstelsel) diberlakukan oleh …

38 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

38. Persentase lahan yang wajib disisihkan rakyat untuk tanaman ekspor adalah …

39 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

39. Lama kerja wajib bagi rakyat yang tidak memiliki lahan adalah …

40 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

40. Novel yang mengkritik sistem tanam paksa berjudul …

41 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

41. Tahun mulai dihapuskannya sistem tanam paksa adalah …

42 / 42

Teks 7 — Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel)

Sistem tanam paksa atau Cultuurstelsel diberlakukan di Hindia Belanda (Indonesia) oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan rakyat pribumi untuk menyisihkan seperlima (20%) dari lahan pertanian mereka guna menanam tanaman komoditas ekspor yang ditetapkan pemerintah kolonial, seperti kopi, tebu, nila, dan tembakau. Apabila rakyat tidak memiliki lahan, mereka wajib bekerja di perkebunan pemerintah selama 66 hari atau seperlima dari setahun. Sistem ini mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda; hasilnya digunakan antara lain untuk melunasi utang Belanda serta membangun infrastruktur di Belanda dan Belgia. Di sisi lain, tanam paksa menyengsarakan rakyat Indonesia karena lahan pangan berkurang sehingga kelaparan meluas di berbagai daerah, terutama di Jawa. Atas desakan berbagai pihak di Belanda, termasuk kritik keras Eduard Douwes Dekker melalui novelnya Max Havelaar (1860), sistem tanam paksa secara bertahap dihapuskan mulai tahun 1870.

42. Dampak utama tanam paksa bagi rakyat Indonesia menurut teks adalah …

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *