Mini TO UM UNY TPA 18 [Campur] Part 1

21

Mini TO UM UNY TPA 18 [Campur] Part 1

Anda punya waktu 25 menit untuk mengerjakan 25 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan.

The number of attempts remaining is 5

Isi dulu data diri yaah

1 / 25

1. Tahun ini, dari 19 penghargaan Program Penilaian Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dan 150 Proper Hijau yang diberikan pemerintah, Pertamina berhasil meraih 11 Proper Emas dan 71 Proper Hijau.

Sinonim makna kata kinerja pada kalimat di atas adalah ….

2 / 25

2. Perusahaan Telkom Indonesia melakukan berbagai persiapan untuk antisipasi lonjakan trafik komunikasi, khususnya saat hari besar keagamaan dan momen perayaan tertentu.

Sinonim makna kata trafik pada kalimat di atas adalah ….

3 / 25

3. Selama terdakwa dirawat di rumah sakit, pihak Kejaksaan melaksanakan pembantaran masa penahanan.

Sinonim makna kata pembantaran pada kalimat di atas adalah ….

4 / 25

4. Bulog Divisi Regional Sumsel mendatangkan beras dari daerah lain agar stok beras di Palembang dan sekitarnya aman dan membantu upaya valorisasi harga beras yang akhir-akhir mengalami kenaikan.

Sinonim makna kata valorisasi pada kalimat di atas adalah ….

5 / 25

5. Para peneliti di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Batan telah mengembangkan teknik serangga mandul (TSM) dengan mendatangkan nyamuk pejantan yang telah diradiasi sinar gamma. Jika terjadi kopulasi, maka telur yang dihasilkan dijamin tidak bisa menetas.

Sinonim makna kata kopulasi pada kalimat di atas adalah ….

6 / 25

6. Pada program diet ketogenik, kandungan lemak justru menjadi asupan utama untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Sinonim makna kata asupan pada kalimat di atas adalah ….

7 / 25

7. Anoa merupakan hewan langka endemik Sulawesi yang saat ini masuk kategori terancam punah dalam daftar merah lembaga konservasi alam internasional IUCN.

Antonim makna kata konservasi pada kalimat di atas adalah ….

8 / 25

8. Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) dibentuk dengan mengadopsi model kolaborasi untuk mengelola keamanan siber.

Antonim makna kata kolaborasi pada kalimat di atas adalah ….

9 / 25

9. Sektor hulu minyak dan gas bumi Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, yaitu cadangan yang tidak bertambah, bahkan cenderung berkurang.

Antonim makna kata hulu pada kalimat di atas adalah ….

10 / 25

10. Pilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dapat menjadi momentum bagi partai politik untuk membaca preferensi pilihan masyarakat sebagai acuan Pemilu 2019.

Antonim makna kata preferensi pada kalimat di atas adalah ….

11 / 25

11. Pemerintah menargetkan gerakan eradikasi penyakit sistosomiasis dapat tercapai pada tahun 2025.

Antonim makna kata eradikasi pada kalimat di atas adalah ….

12 / 25

12. Perguruan tinggi harus berinovasi dengan program Ciber University dengan sistem perkuliahan jarak jauh sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa.

Antonim makna kata intensitas pada kalimat di atas adalah ….

13 / 25

13. sutradara : film = programer : ….

14 / 25

14. ular : tikus = elang : ….

15 / 25

15. modern : tradisional = mobil : ….

16 / 25

16. bayam : ulat = padi : ….

17 / 25

17. Merosotnya Kadar Oksigen Laut

Perubahan iklim dan pencemaran yang kian masif menyebabkan meluasnya zona laut mati di dunia. Hal itu ditandai dengan kondisi perairan tanpa oksigen sehingga kehilangan organisme hidup. Merosotnya kadar oksigen diindikasikan mulai terjadi di perairan Indonesia, terutama di perairan pesisir yang dekat perkotaan. Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network menyebutkan bahwa dalam 50 tahun terakhir, jumlah perairan terbuka yang tanpa oksigen telah berlipat empat kali. Sementara di kawasan pesisir, luas zona perairan minim oksigen bertambah sepuluh kali lipat sejak tahun 1950-an. Oksigen merupakan bagian penting kehidupan laut. Penurunan oksigen di laut merupakan salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas manusia. Area lautan terbuka yang mengalami penurunan kadar oksigen hingga mendekati 2 miligram (mg) per liter, di antaranya: Teluk Benggala, Teluk Osman hingga Laut Arab, Laut Atlantik Selatan dan Pasifik di utara Papua. Adapun pesisir yang mengalami penyusutan kadar oksigen berada di hampir semua perairan yang dekat dengan perkotaan. Di perairan yang mengalami kadar oksigen sangat rendah sehingga dikenal sebagai dead zones, kadar oksigennya menyebabkan organisme tidak bisa hidup lagi. Area dead zones antara lain; Teluk Chesapeake, Virginia, Amerika Serikat, dan Teluk Meksiko. Penurunan kadar oksigen dalam skala kecil juga berdampak pada pertumbuhan binatang, mengacaukan reproduksi, dan pada akhirnya memicu banyak penyakit yang menyebabkan kematian. Perubahan iklim menjadi penyebab utama terjadinya penurunan kadar oksigen di lautan terbuka. Memanasnya permukaan laut menyebabkan oksigen sulit masuk ke laut lebih dalam. Oleh karena itu, seiring dengan pemanasan permukaan air, kadar oksigen lautan secara global juga menurun. Sementara itu, penurunan oksigen di perairan pesisir terutama dipicu oleh pencemaran limbah organik, baik dari rumah tangga maupun dari kegiatan pertanian. Hal itu memicu suburnya pertumbuhan ganggang. Selanjutnya, ganggang yang mati dan membusuk menyebabkan terkurasnya oksigen di air. Oksigen ini dibutuhkan mikroba untuk mengurai ganggang tersebut. Jika tidak diantisipasi, penurunan kadar oksigen di laut dapat menyebabkan bencana besar di masa depan. Laut sebagai sumber pangan akan kehilangan sumber dayanya.
(Sumber Kompas, Rabu, 10 Januari 2018)

Hasil penelitian Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network memberi informasi penting tentang ….

18 / 25

18. Merosotnya Kadar Oksigen Laut

Perubahan iklim dan pencemaran yang kian masif menyebabkan meluasnya zona laut mati di dunia. Hal itu ditandai dengan kondisi perairan tanpa oksigen sehingga kehilangan organisme hidup. Merosotnya kadar oksigen diindikasikan mulai terjadi di perairan Indonesia, terutama di perairan pesisir yang dekat perkotaan. Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network menyebutkan bahwa dalam 50 tahun terakhir, jumlah perairan terbuka yang tanpa oksigen telah berlipat empat kali. Sementara di kawasan pesisir, luas zona perairan minim oksigen bertambah sepuluh kali lipat sejak tahun 1950-an. Oksigen merupakan bagian penting kehidupan laut. Penurunan oksigen di laut merupakan salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas manusia. Area lautan terbuka yang mengalami penurunan kadar oksigen hingga mendekati 2 miligram (mg) per liter, di antaranya: Teluk Benggala, Teluk Osman hingga Laut Arab, Laut Atlantik Selatan dan Pasifik di utara Papua. Adapun pesisir yang mengalami penyusutan kadar oksigen berada di hampir semua perairan yang dekat dengan perkotaan. Di perairan yang mengalami kadar oksigen sangat rendah sehingga dikenal sebagai dead zones, kadar oksigennya menyebabkan organisme tidak bisa hidup lagi. Area dead zones antara lain; Teluk Chesapeake, Virginia, Amerika Serikat, dan Teluk Meksiko. Penurunan kadar oksigen dalam skala kecil juga berdampak pada pertumbuhan binatang, mengacaukan reproduksi, dan pada akhirnya memicu banyak penyakit yang menyebabkan kematian. Perubahan iklim menjadi penyebab utama terjadinya penurunan kadar oksigen di lautan terbuka. Memanasnya permukaan laut menyebabkan oksigen sulit masuk ke laut lebih dalam. Oleh karena itu, seiring dengan pemanasan permukaan air, kadar oksigen lautan secara global juga menurun. Sementara itu, penurunan oksigen di perairan pesisir terutama dipicu oleh pencemaran limbah organik, baik dari rumah tangga maupun dari kegiatan pertanian. Hal itu memicu suburnya pertumbuhan ganggang. Selanjutnya, ganggang yang mati dan membusuk menyebabkan terkurasnya oksigen di air. Oksigen ini dibutuhkan mikroba untuk mengurai ganggang tersebut. Jika tidak diantisipasi, penurunan kadar oksigen di laut dapat menyebabkan bencana besar di masa depan. Laut sebagai sumber pangan akan kehilangan sumber dayanya.
(Sumber Kompas, Rabu, 10 Januari 2018)

Pernyataan yang merupakan argumen dari temuan Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network adalah ….

19 / 25

19. Merosotnya Kadar Oksigen Laut

Perubahan iklim dan pencemaran yang kian masif menyebabkan meluasnya zona laut mati di dunia. Hal itu ditandai dengan kondisi perairan tanpa oksigen sehingga kehilangan organisme hidup. Merosotnya kadar oksigen diindikasikan mulai terjadi di perairan Indonesia, terutama di perairan pesisir yang dekat perkotaan. Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network menyebutkan bahwa dalam 50 tahun terakhir, jumlah perairan terbuka yang tanpa oksigen telah berlipat empat kali. Sementara di kawasan pesisir, luas zona perairan minim oksigen bertambah sepuluh kali lipat sejak tahun 1950-an. Oksigen merupakan bagian penting kehidupan laut. Penurunan oksigen di laut merupakan salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas manusia. Area lautan terbuka yang mengalami penurunan kadar oksigen hingga mendekati 2 miligram (mg) per liter, di antaranya: Teluk Benggala, Teluk Osman hingga Laut Arab, Laut Atlantik Selatan dan Pasifik di utara Papua. Adapun pesisir yang mengalami penyusutan kadar oksigen berada di hampir semua perairan yang dekat dengan perkotaan. Di perairan yang mengalami kadar oksigen sangat rendah sehingga dikenal sebagai dead zones, kadar oksigennya menyebabkan organisme tidak bisa hidup lagi. Area dead zones antara lain; Teluk Chesapeake, Virginia, Amerika Serikat, dan Teluk Meksiko. Penurunan kadar oksigen dalam skala kecil juga berdampak pada pertumbuhan binatang, mengacaukan reproduksi, dan pada akhirnya memicu banyak penyakit yang menyebabkan kematian. Perubahan iklim menjadi penyebab utama terjadinya penurunan kadar oksigen di lautan terbuka. Memanasnya permukaan laut menyebabkan oksigen sulit masuk ke laut lebih dalam. Oleh karena itu, seiring dengan pemanasan permukaan air, kadar oksigen lautan secara global juga menurun. Sementara itu, penurunan oksigen di perairan pesisir terutama dipicu oleh pencemaran limbah organik, baik dari rumah tangga maupun dari kegiatan pertanian. Hal itu memicu suburnya pertumbuhan ganggang. Selanjutnya, ganggang yang mati dan membusuk menyebabkan terkurasnya oksigen di air. Oksigen ini dibutuhkan mikroba untuk mengurai ganggang tersebut. Jika tidak diantisipasi, penurunan kadar oksigen di laut dapat menyebabkan bencana besar di masa depan. Laut sebagai sumber pangan akan kehilangan sumber dayanya.
(Sumber Kompas, Rabu, 10 Januari 2018)

Gagasan pokok bacaan/teks di atas adalah ….

20 / 25

20. Merosotnya Kadar Oksigen Laut

Perubahan iklim dan pencemaran yang kian masif menyebabkan meluasnya zona laut mati di dunia. Hal itu ditandai dengan kondisi perairan tanpa oksigen sehingga kehilangan organisme hidup. Merosotnya kadar oksigen diindikasikan mulai terjadi di perairan Indonesia, terutama di perairan pesisir yang dekat perkotaan. Tim Peneliti dari Global Ocean Oxygen Network menyebutkan bahwa dalam 50 tahun terakhir, jumlah perairan terbuka yang tanpa oksigen telah berlipat empat kali. Sementara di kawasan pesisir, luas zona perairan minim oksigen bertambah sepuluh kali lipat sejak tahun 1950-an. Oksigen merupakan bagian penting kehidupan laut. Penurunan oksigen di laut merupakan salah satu dampak paling mengkhawatirkan dari kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas manusia. Area lautan terbuka yang mengalami penurunan kadar oksigen hingga mendekati 2 miligram (mg) per liter, di antaranya: Teluk Benggala, Teluk Osman hingga Laut Arab, Laut Atlantik Selatan dan Pasifik di utara Papua. Adapun pesisir yang mengalami penyusutan kadar oksigen berada di hampir semua perairan yang dekat dengan perkotaan. Di perairan yang mengalami kadar oksigen sangat rendah sehingga dikenal sebagai dead zones, kadar oksigennya menyebabkan organisme tidak bisa hidup lagi. Area dead zones antara lain; Teluk Chesapeake, Virginia, Amerika Serikat, dan Teluk Meksiko. Penurunan kadar oksigen dalam skala kecil juga berdampak pada pertumbuhan binatang, mengacaukan reproduksi, dan pada akhirnya memicu banyak penyakit yang menyebabkan kematian. Perubahan iklim menjadi penyebab utama terjadinya penurunan kadar oksigen di lautan terbuka. Memanasnya permukaan laut menyebabkan oksigen sulit masuk ke laut lebih dalam. Oleh karena itu, seiring dengan pemanasan permukaan air, kadar oksigen lautan secara global juga menurun. Sementara itu, penurunan oksigen di perairan pesisir terutama dipicu oleh pencemaran limbah organik, baik dari rumah tangga maupun dari kegiatan pertanian. Hal itu memicu suburnya pertumbuhan ganggang. Selanjutnya, ganggang yang mati dan membusuk menyebabkan terkurasnya oksigen di air. Oksigen ini dibutuhkan mikroba untuk mengurai ganggang tersebut. Jika tidak diantisipasi, penurunan kadar oksigen di laut dapat menyebabkan bencana besar di masa depan. Laut sebagai sumber pangan akan kehilangan sumber dayanya.
(Sumber Kompas, Rabu, 10 Januari 2018)

Kalimat di bawah ini yang merupakan opini adalah sebagai berikut.

21 / 25

21. Perhatikan barisan bilangan berikut: 2, 3, 5, 6, 8, 9, …, …, …

Tiga bilangan selanjutnya dari barisan tersebut adalah ….

22 / 25

22. Diberikan sebuah barisan bilangan a₁, a₂, …, aₙ. Setiap bilangan dalam barisan tersebut (kecuali bilangan yang pertama dan yang terakhir) adalah bilangan rata-rata dari dua bilangan yang berdekatan dalam barisan. Jika a₁ = 1 dan a₅ = 3, maka nilai a₃ adalah ….

23 / 25

23. Jika 2, 12/3, dan 11 adalah tiga suku pertama dari sebuah barisan aritmatika, maka jumlah 13 suku pertama dalam barisan ini adalah ….

24 / 25

24. Barisan angka a₁, a₂, a₃, …, aₙ dihasilkan berdasar aturan. Jika a₅ – a₄ = 32 maka nilai a₅ adalah ….

25 / 25

25. Perhatikan barisan bilangan berikut: 90, -30, 10, -10/3, …, …

Dua bilangan berikutnya dari barisan tersebut adalah ….

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *