Mini TO UTUL UGM Ekonomi Kebijakan Fiskal

0

Mini TO UTUL UGM Ekonomi Kebijakan Fiskal

Anda punya waktu 10 menit untuk mengerjakan 10 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 10

1. Pemerintah Indonesia meningkatkan pengeluaran untuk pembangunan infrastruktur jalan tol antarpulau dengan membiayainya melalui penerbitan Surat Utang Negara (SUN). Dampak jangka pendek yang paling tepat dari kebijakan ini terhadap perekonomian adalah

2 / 10

2. Pada saat perekonomian mengalami deflationary gap, langkah kebijakan fiskal yang paling tepat untuk ditempuh pemerintah adalah

3 / 10

3. Apabila dalam suatu tahun anggaran penerimaan negara dari pajak dan sumber lainnya sebesar Rp2.000 triliun, sedangkan total belanja negara sebesar Rp2.350 triliun, maka kondisi APBN tersebut disebut

4 / 10

4. Pemerintah menetapkan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dengan tarif tinggi. Ditinjau dari fungsi pajak, kebijakan ini terutama mencerminkan fungsi

5 / 10

5. Salah satu kelemahan kebijakan fiskal ekspansif yang dibiayai melalui utang adalah munculnya efek crowding out. Efek crowding out terjadi karena

6 / 10

6. Kebijakan fiskal kontraktif dapat digunakan untuk mengatasi inflasi yang disebabkan oleh kelebihan permintaan (demand-pull inflation).
SEBAB
Penurunan pengeluaran pemerintah dan kenaikan pajak akan mengurangi permintaan agregat sehingga tekanan inflasi mereda.

7 / 10

7. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang defisit selalu berdampak buruk bagi perekonomian Indonesia.
SEBAB
Defisit anggaran berarti pemerintah membelanjakan lebih dari yang diterimanya, sehingga memerlukan pembiayaan melalui utang atau pencetakan uang.

8 / 10

8. Pemberian subsidi pemerintah kepada produsen pupuk merupakan salah satu instrumen kebijakan fiskal.
SEBAB
Subsidi merupakan bentuk pengeluaran pemerintah yang mempengaruhi harga pasar dan struktur insentif pelaku ekonomi.

9 / 10

9. Berikut ini yang merupakan instrumen kebijakan fiskal yang dapat digunakan pemerintah untuk menstabilkan perekonomian adalah
(1) Perubahan tarif pajak penghasilan perseorangan dan badan usaha
(2) Perubahan besaran pengeluaran pemerintah untuk belanja barang dan jasa
(3) Pemberian transfer dan subsidi kepada kelompok masyarakat tertentu
(4) Penetapan tingkat suku bunga acuan oleh Bank Indonesia

10 / 10

10. Karakteristik automatic stabilizers (stabilisator otomatis) dalam sistem fiskal suatu negara adalah
(1) Bekerja secara otomatis tanpa memerlukan keputusan legislatif baru setiap saat
(2) Pajak progresif merupakan salah satu contohnya karena penerimaan pajak menurun secara otomatis saat pendapatan masyarakat turun
(3) Tunjangan pengangguran merupakan contoh stabilisator otomatis di sisi pengeluaran
(4) Efektivitasnya selalu lebih besar dibandingkan kebijakan fiskal diskresioner dalam kondisi apapun

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *