BAB 9: SEJARAH PERGOLAKAN DAERAH

15

BAB 9: SEJARAH PERGOLAKAN DAERAH

Anda punya waktu 35 menit untuk mengerjakan 35 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 35

1. Setelah kabinet Amir Syarifuddin jatuh, atas persetujuan presiden KNIP memilih Hatta sebagai Perdana Menteri.
SEBAB
Jatuhnya Amir Syarifuddin membuat kelompok kiri kehilangan basis kekuatannya di pemerintahan.

2 / 35

2. Amir Syarifuddin berusaha mengadakan oposisi terhadap kabinet Hatta dengan membentuk…
1) Barisan Benteng
2) Partai Komunis Indonesia
3) Gerakan Revolusioner Rakyat
4) Front Demokrasi Rakyat

3 / 35

3. Setelah mendapatkan kedaulatannya, pemerintah Indonesia harus menghadapi rongrongan dari dalam negeri yang dilakukan oleh beberapa golongan yang mendapat dukungan dan bantuan dari pihak Belanda, yaitu…
1) APRA
2) Andi Azis
3) RMS
4) APRIS

4 / 35

4. Tujuan APRA antara lain…

5 / 35

5. APRA dipimpin oleh…

6 / 35

6. Perencana gerakan APRA adalah…

7 / 35

7. Andi Azis menolak kedatangan pasukan APRIS dari unsur TNI ke Makassar.
SEBAB
Kedatangan pasukan APRIS/TNI di Makassar akan mengurangi pengaruh tentara bekas KNIL.

8 / 35

8. Pada tanggal 25 April 1950 di Ambon diproklamasikan berdirinya Republik Maluku Selatan (RMS) di bawah pimpinan Dr. Leimena.
SEBAB
Upaya pemerintah mengatasi krisis yang terkait dengan RMS secara damai tidak berhasil.

9 / 35

9. Kartosuwiryo menolak Perjanjian Renville yang dilakukan oleh pemerintah RI.
SEBAB
Politik hijrah dianggap Kartosuwiryo merugikan perjuangan melawan Belanda di Jawa Barat.

10 / 35

10. Untuk menumpas DI/TII di Jawa Barat, TNI menggunakan taktik Pagar Betis yang bertugas memperkecil ruang gerak DI/TII.
SEBAB
Untuk mengadakan rehabilitasi dan normalisasi di daerah-daerah yang berada di bawah pengaruh DI/TII Kartosuwiryo, TNI melancarkan operasi Budhi dan operasi Bhakti.

11 / 35

11. Ketidakpuasan Daud Beureuh terhadap pemerintah pusat terkait dengan kebijakan pemerintah membentuk provinsi Sumatera Utara.
SEBAB
Dengan terbentuknya provinsi Sumatera Utara, Aceh dijadikan satu karesidenan dalam provinsi itu.

12 / 35

12. Meluasnya dukungan rakyat Aceh terhadap Daud Beureuh dikarenakan kedudukannya sebagai…
1) Ketua PUSA
2) Pemimpin Gerakan Aceh Merdeka
3) Bekas gubernur militer Aceh
4) Menteri kabinet RIS

13 / 35

13. Pada tanggal 20 September 1953, Daud Beureuh memproklamasikan daerah Aceh sebagai bagian dari Negara Islam Indonesia.
SEBAB
Penyelesaian masalah DI/TII Aceh berhasil diselesaikan oleh pemerintah RI melalui operasi militer.

14 / 35

14. Keseimbangan antara pusat dan daerah menjadi terganggu ketika wakil presiden, Muhammad Hatta, mengundurkan diri dari jabatannya.
SEBAB
Berakhirnya dwitunggal Soekarno-Hatta dijadikan salah satu alasan oleh sejumlah daerah di Sumatera untuk menentang pemerintah pusat.

15 / 35

15. Latar belakang terjadinya peristiwa PRRI adalah…

16 / 35

16. Dewan Banteng mengambil alih pemerintahan Sumatera tengah dari Gubernur Ruslan Muljoharjo dengan alasan gubernur kurang mampu melaksanakan pembangunan daerah.
SEBAB
Tindakan Dewan Banteng tersebut diikuti oleh Dewan Gajah di Sumatera Timur dan Dewan Garuda di Sumatera Selatan.

17 / 35

17. Di Indonesia bagian Timur berdiri PERMESTA yang muncul sebagai reaksi terhadap…

18 / 35

18. Ketidakpuasan daerah terhadap pemerintah pusat terjadi oleh karena kebijaksanaan pembangunan yang dianggap tidak adil, dimana fokus pembangunan cenderung berpusat di ibukota.
SEBAB
Pertentangan antara pusat dan daerah pada pertengahan tahun 1950-an yang semula hanya perbedaan persepsi kepentingan tentang prinsip desentralisasi, dalam arti bahwa otonomi yang sangat diharapkan tidak sejalan dengan konsep politik Presiden Soekarno yang cenderung sentralisasi.

19 / 35

19. Keinginan Presiden Sukarno untuk membentuk kabinet yang mengikutsertakan semua partai besar termasuk PKI dan membentuk suatu Dewan Nasional ditentang oleh sejumlah pimpinan militer di daerah.
SEBAB
Politik global Amerika Serikat pada tahun 1950-an berusaha mencegah munculnya tokoh kuat di kawasan Asia, menahan perluasan pengaruh komunis, dan memperluas daerah perdagangan pasca Perang Dunia Kedua.

20 / 35

20. Peristiwa PRRI dan Permesta merupakan reaksi dari kebijakan politik luar negeri dan kebijakan ekonomi pemerintah yang cenderung bersifat sentralisasi terutama pada masa kabinet…

21 / 35

21. Berikut ini dewan militer yang terlibat dalam peristiwa PRRI/Permesta adalah…
1) Dewan Banteng
2) Dewan Gajah
3) Dewan Garuda
4) Dewan Jenderal

22 / 35

22. PRRI dan Permesta mendapat dukungan dari sejumlah tokoh politik seperti…
1) Zulkifli Lubis
2) Syafruddin Prawiranegara
3) Ahmad Hussein
4) Sumitro Djojohadikusumo

23 / 35

23. Pada tanggal 10 Februari 1958, Ahmad Hussein mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah RI yang menuntut…
1) Kabinet Djuanda menyerahkan mandatnya kepada presiden
2) Presiden memberikan mandat kepada M. Hatta dan Hamengkubuwono untuk membentuk Kabinet Zaken
3) Presiden Soekarno agar kembali ke kedudukannya sebagai presiden konstitusional
4) PKI dibubarkan

24 / 35

24. Pergolakan daerah akibat PRRI dan Permesta mengakibatkan…

25 / 35

25. Berikut ini adalah daerah yang mengalami pergolakan akibat meletusnya PRRI/Permesta, kecuali…

26 / 35

26. RMS merasa mampu menghadapi kekuatan RIS dengan APRISnya, karena…

27 / 35

27. Untuk menumpas pemberontakan DI/TII di Jawa Barat, TNI menjalankan operasi…

28 / 35

28. Latar belakang munculnya pemberontakan PRRI dan Permesta adalah…

29 / 35

29. Usaha untuk menumpas DI/TII Jawa Barat diusahakan melalui operasi militer.
1. Pagar Betis
2. Brawijaya
3. Bharata Yudha
4. Gerilya
Operasi yang dilancarkan untuk menumpas DI/TII Kartosuwiryo adalah…

30 / 35

30. Salah satu bukti adanya hubungan khusus antara PRRI/Permesta dengan Amerika Serikat adalah…

31 / 35

31. Konflik daerah dan pusat terjadi pada masa tahun 1950-an berimbas pada konflik bersenjata.
SEBAB
Upaya rekonsiliasi pernah dilakukan oleh PM. Djuanda untuk mengatasi konflik politik di antara elit partai dan militer dalam forum musyawarah nasional 1957.

32 / 35

32. Pada bulan Februari tahun 1957 Presiden Soekarno memanggil pejabat sipil dan militer beserta pimpinan parpol ke Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu untuk pertama kalinya Soekarno mengajukan konsepsi yang berisi…
1) Dibentuknya Kabinet Gotong Royong yang berisi dari wakil semua partai ditambah golongan fungsional
2) Pembentukan Kabinet Djuanda
3) Dibentuk Dewan Nasional
4) Pembentukan Trikora

33 / 35

33. Operasi militer di Sumatera pada bulan Februari 1958 yang dipimpin oleh Kolonel Ahmad Yani, dimaksudkan untuk menumpas pemberontakan…

34 / 35

34. Daerah-daerah berikut merupakan tempat terjadinya pemberontakan DI/TII, kecuali…

35 / 35

35. Akibat dari politik pemberontakan PRRI/Permesta bagi pemerintah RI pada masa itu adalah…

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *