Mini TO SNBT 2027 [Soal Asli PPU PBM SNBT 98]

0

Mini TO SNBT 2027 [Soal Asli PPU PBM SNBT 98]

Anda punya waktu 24 menit untuk mengerjakan 24 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2027 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 24

Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan dua kupingnya tegak yang tak proposional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuning-kuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujungnya yang mirip kuas.
Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa, dan kalajengking, primata kecil ini juga gemar menyantap cecak, tikus kecil, bahkan burung-burung kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi.
Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini juga tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan di Kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia, khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.

1. Tema wacana di atas adalah ….

2 / 24

Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan dua kupingnya tegak yang tak proposional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuning-kuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujungnya yang mirip kuas.
Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa, dan kalajengking, primata kecil ini juga gemar menyantap cecak, tikus kecil, bahkan burung-burung kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi.
Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini juga tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan di Kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia, khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.

2. Tangkasi adalah ….

3 / 24

Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan dua kupingnya tegak yang tak proposional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuning-kuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujungnya yang mirip kuas.
Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa, dan kalajengking, primata kecil ini juga gemar menyantap cecak, tikus kecil, bahkan burung-burung kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi.
Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini juga tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan di Kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia, khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.

3. Tangkasi merupakan kebanggaan Indonesia karena ….

4 / 24

Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan dua kupingnya tegak yang tak proposional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuning-kuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujungnya yang mirip kuas.
Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa, dan kalajengking, primata kecil ini juga gemar menyantap cecak, tikus kecil, bahkan burung-burung kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi.
Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini juga tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan di Kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia, khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.

4. Tangkasi menjadi sasaran kaum peneliti internasional karena alasan sebagai berikut, kecuali ….

5 / 24

Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan dua kupingnya tegak yang tak proposional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuning-kuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujungnya yang mirip kuas.
Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa, dan kalajengking, primata kecil ini juga gemar menyantap cecak, tikus kecil, bahkan burung-burung kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi.
Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini juga tersebar di Sumatra, Kalimantan, dan di Kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia, khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.

5. Ciri-ciri binatang malam di antaranya ialah ….

6 / 24

6. Penggunaan huruf kapital yang betul terdapat pada kalimat ….

7 / 24

7. Pemakaian huruf miring atau garis bawah dibenarkan, kecuali untuk ….

8 / 24

8. Makna reduplikasi pada kata mobil-mobilan dalam kalimat “Ketika kecil, kami sering membuat mobil-mobilan dari kulit jeruk bali,” terdapat pula pada kalimat ….

9 / 24

9. Kata berawalan me- yang tidak menyatakan kerja terdapat dalam kalimat ….

10 / 24

10. Penulisan kata bilangan yang benar terdapat pada kalimat ….

11 / 24

11. Kedatangan tamu disambut dengan upacara adat.
Fungsi imbuhan ke-…-an pada kalimat di atas sama dengan fungsi -nya pada kalimat ….

12 / 24

12. Bengkalis, sebuah kabupaten di Riau yang sebagian wilayahnya terletak di Riau daratan dan sebagian lainnya di Riau kepulauan, ternyata memiliki potensi alam yang sangat besar.
Kalimat di atas merupakan perluasan dari kalimat ….

13 / 24

13. Kalimat-kalimat di bawah ini mempunyai pola kalimat sama, kecuali ….

14 / 24

14. Nelayan menangkap ikan di laut.
Pola kalimat di atas sama dengan pola kalimat berikut, kecuali ….

15 / 24

15. Pada tahun ini banyak pekerja yang diberhentikan karena kasus moneter yang tidak menentu.
Kalimat inti pada kalimat di atas adalah ….

16 / 24

16. Pemerintah Indonesia melakukan berbagai daya upaya untuk merangsang kedatangan wisman ke Indonesia.
Kata yang tepat untuk menggambarkan daya dan upaya adalah ….

17 / 24

17. Semua ungkapan berikut mengandung makna idiomatis, kecuali ….

18 / 24

18. Seorang yang terus-menerus mendapat musibah, dapat dinyatakan dengan peribahasa ….

19 / 24

19. Peribahasa yang bermakna kewaspadaan adalah ….

20 / 24

20. Kata-kata yang bersinonim adalah ….

21 / 24

21. Wawasan Nusantara tidak hanya bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia saja tetapi juga ikut serta dalam mewujudkan kebahagiaan bagi seluruh umat manusia.
Penggunaan kata pada kalimat di atas dapat dihemat dengan menghilangkan ….

22 / 24

22. Berbagai musibah menimpa negeri kita secara berturut-turut.
Kosakata yang tepat untuk menyatakan perasaan tertentu akibat musibah tersebut ialah ….

23 / 24

23. Pedang di kanan keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati
Ini barisan tak bergandengan berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Penggalan puisi di atas melukiskan ….

24 / 24

24. Kalimat yang menggunakan ragam bahasa baku adalah ….

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *