TO Bela Negara 4 UPNVY/UPNVJ

23

TO Bela Negara 4 UPNVY/UPNVJ

Anda punya waktu 40 menit untuk mengerjakan 60 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan.

The number of attempts remaining is 5

Isi dulu data diri yaah

1 / 60

1. Rumusan sila pertama dalam Piagam Jakarta (22 Juni 1945) berbunyi ‘Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.’ Tujuh kata di belakang ‘Ketuhanan’ akhirnya dihapus atas keberatan yang disampaikan kepada Hatta oleh…

2 / 60

2. TAP MPR No. XVIII/MPR/1998 secara eksplisit mencabut TAP MPR No. II/MPR/1978 yang berisi tentang…

3 / 60

3. Dalam teori Hans Nawiasky, perbedaan Staatsfundamentalnorm dengan Grundnorm Kelsen yang paling mendasar adalah bahwa Staatsfundamentalnorm…

4 / 60

4. Nilai ‘Keadilan Sosial’ dalam sila ke-5 Pancasila paling dekat berkorespondensi dengan konsep keadilan milik…

5 / 60

5. Dalam sidang BPUPKI, Mr. Supomo menolak konsep negara individual maupun sosialis-Marxis. Ia mengajukan teori negara yang menyatukan rakyat, pemimpin, dan negara sebagai satu organisme, dikenal sebagai teori…

6 / 60

6. Alasan utama mengapa Pembukaan UUD 1945 tidak dapat diubah meskipun sudah empat kali amandemen (1999–2002) adalah…

7 / 60

7. Notonagoro membagi nilai Pancasila ke dalam tiga tingkatan: dasar, instrumental, dan praksis. Ciri khas nilai dasar (fundamental values) adalah…

8 / 60

8. Pernyataan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama bahwa kemerdekaan adalah ‘hak segala bangsa’ paling tepat mencerminkan nilai Pancasila sila ke-…

9 / 60

9. Pancasila disebut ‘ideologi nasional’ dan bukan sekadar ‘ideologi negara’ karena perbedaan mendasarnya terletak pada…

10 / 60

10. Dalam pidatonya pada 29 Mei 1945, Mohammad Yamin mengusulkan lima dasar negara. Sila pertama yang diusulkan Yamin adalah…

11 / 60

11. Pancasila sebagai ‘sumber dari segala sumber hukum’ dalam makna yuridis berarti…

12 / 60

12. Dimensi ‘normatif’ Pancasila sebagai ideologi terbuka berbeda dari dimensi ‘idealistis’ karena dimensi normatif berarti…

13 / 60

13. Alinea keempat Pembukaan UUD 1945 memuat empat pokok pikiran. Pokok pikiran pertama yang menjadi fondasi pasal-pasal UUD tentang persatuan adalah…

14 / 60

14. Jumlah bulu ekor Garuda Pancasila berjumlah 8 helai. Angka 8 tersebut melambangkan…

15 / 60

15. ‘Musyawarah mufakat’ sebagai inti sila ke-4 secara esensial berbeda dari ‘voting mayoritas’ dalam hal…

16 / 60

16. Indische Partij (1912) dibubarkan oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1913. Tindakan yang langsung memicu pembubaran tersebut adalah…

17 / 60

17. Setelah 7 kata Piagam Jakarta dihapus, yang ditugaskan merumuskan ulang alinea keempat Pembukaan UUD 1945 pada sidang PPKI 18 Agustus 1945 adalah…

18 / 60

18. Pemberontakan PKI Madiun September 1948 ditandai oleh tindakan simbolis paling provokatif berupa…

19 / 60

19. Agresi Militer Belanda II (Operasi Gagak, 19 Desember 1948) mengakibatkan konsekuensi politik paling krusial berupa…

20 / 60

20. Serangan Umum 1 Maret 1949 yang berhasil menduduki Yogyakarta selama 6 jam dipimpin oleh…

21 / 60

21. PRRI (Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia) yang diproklamasikan 15 Februari 1958 bermarkas dan memproklamasikan diri di…

22 / 60

22. Konstitusi yang berlaku di Indonesia selama periode 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959 adalah…

23 / 60

23. Gerakan DI/TII yang dipimpin Sekarmadji Maridjan Kartosuwiryo di Jawa Barat sejak 1949 bertujuan mendirikan…

24 / 60

24. Pemuda yang paling berperan mengusulkan dan mengorganisasi ‘penculikan’ Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok pada 16 Agustus 1945 adalah…

25 / 60

25. Perjanjian New York (15 Agustus 1962) yang menyelesaikan sengketa Irian Barat antara Indonesia dan Belanda dicapai berkat mediasi diplomat…

26 / 60

26. Kabinet Djuanda (1957–1959) yang menjabat saat Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikenal dengan sebutan ‘Kabinet Zaken’ karena…

27 / 60

27. Deklarasi Djuanda 13 Desember 1957 merupakan tonggak penting dalam hukum laut internasional karena…

28 / 60

28. ‘Peristiwa 17 Oktober 1952’ merupakan krisis konstitusional antara…

29 / 60

29. Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) yang mulai berlaku 27 Desember 1949 dirumuskan dalam forum…

30 / 60

30. Dalam penumpasan G30S/PKI pada Oktober 1965, operasi merebut kembali RRI dan Gedung Telekomunikasi dipimpin oleh…

31 / 60

31. Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2006, anak dari perkawinan campuran (WNI-WNA) mendapatkan kewarganegaraan…

32 / 60

32. Mekanisme pemakzulan (impeachment) presiden dalam UUD 1945 hasil amandemen melibatkan urutan lembaga yang benar, yaitu…

33 / 60

33. Hak interpelasi DPR dalam sistem ketatanegaraan Indonesia adalah hak untuk…

34 / 60

34. Berdasarkan UUD 1945, lembaga yang memberikan pertimbangan kepada presiden dalam pemberian grasi dan rehabilitasi adalah…

35 / 60

35. Kelemahan utama DPD (Dewan Perwakilan Daerah) dalam sistem bikameral Indonesia adalah…

36 / 60

36. Asas ‘presumption of innocence’ yang menjadi pilar hukum pidana Indonesia berarti…

37 / 60

37. Landasan hukum yang secara khusus mengatur keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta — termasuk penetapan Sultan sebagai gubernur — adalah…

38 / 60

38. Berdasarkan UUD 1945 Pasal 24B, kewenangan utama Komisi Yudisial adalah…

39 / 60

39. Berdasarkan UUD 1945 Pasal 11, presiden berwenang menyatakan perang, membuat perdamaian, dan perjanjian internasional dengan persetujuan…

40 / 60

40. Konsep ‘rechtsstaat’ yang dianut Indonesia berakar dari tradisi hukum…

41 / 60

41. Ketentuan pengisian jabatan presiden/wakil presiden yang meninggal dunia atau berhalangan tetap dalam masa jabatan diatur dalam UUD 1945 Pasal…

42 / 60

42. Pengadilan Hak Asasi Manusia di Indonesia dibentuk berdasarkan…

43 / 60

43. Perbedaan pokok antara hak angket dan hak interpelasi DPR terletak pada fakta bahwa hak angket…

44 / 60

44. ‘Hak budget’ DPR yang diatur dalam UUD 1945 merupakan kewenangan untuk…

45 / 60

45. Mahkamah Internasional (International Court of Justice / ICJ) sebagai organ utama yudisial PBB berkedudukan di…

46 / 60

46. Menurut UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, yang BUKAN termasuk komponen cadangan dalam sistem pertahanan semesta adalah…

47 / 60

47. Doktrin Sistem Pertahanan Semesta (Sishanta) berbeda dari konsep ‘perang rakyat semesta’ era revolusi karena Sishanta secara sistematis…

48 / 60

48. Dalam konsep ‘pertahanan berlapis’ doktrin militer Indonesia, peran TNI ditempatkan sebagai…

49 / 60

49. Ancaman ‘hibrida’ (hybrid warfare) terhadap kedaulatan negara ditandai oleh…

50 / 60

50. Kewaspadaan nasional terhadap ancaman ‘proxy war’ paling tepat diwujudkan melalui kemampuan…

51 / 60

51. Dalam konsep Wawasan Nusantara, asas ‘kepentingan yang sama’ bermakna…

52 / 60

52. Konsep Ketahanan Nasional Indonesia berbeda dari ‘national security’ Barat karena Ketahanan Nasional bersifat…

53 / 60

53. Komponen ‘ideologi’ dalam Asta Gatra Ketahanan Nasional mengukur ketahanan…

54 / 60

54. Instrumen utama ‘proxy war’ yang digunakan untuk melemahkan kohesi bangsa Indonesia saat ini adalah…

55 / 60

55. UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara mengatur secara khusus tentang…

56 / 60

56. UNCLOS 1982 memberikan hak berdaulat Indonesia atas sumber daya alam di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) sejauh…

57 / 60

57. Berdasarkan UNCLOS 1982, batas terluar landas kontinen Indonesia dapat diperluas hingga…

58 / 60

58. Ancaman ‘Perang Generasi Kelima’ (5th Generation Warfare) yang menjadi tantangan negara-bangsa abad ke-21 dicirikan oleh…

59 / 60

59. Pembinaan Kesadaran Bela Negara (BKBN) di Indonesia secara kelembagaan dikoordinasikan oleh…

60 / 60

60. Perbedaan mendasar antara ‘intelijen negara’ (BIN) dan ‘intelijen militer’ (Bais TNI) di Indonesia adalah…

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *