Mini TO UM UNDIP Bahasa Indonesia 13

4

Mini TO UM UNDIP Bahasa Indonesia 13

Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UM UNDIP  boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 19

80. Teks sastra Melayu Klasik (Hikayat Merong Mahawangsa):
“Setelah demikian sampailah penghulu syaitan itu, maka dihampirinya duduk pada kadhi, disusur telinga kadhi itu lalu dihunjamkan rahsianya pada kadhi segala harta orang itu disuruhnya himpunkan ambil kesemuanya daripada segala jenis orang yang bertanya itu bawa ke rumah kadhi itu. Maka oleh penghulu iblis itu disuruhkan anak cucunya sekalian pergi ambil harta benda dan anak istrinya, dan hamba sahayanya itu dibawa masuk ke kampung dan ke rumahnya. Maka dikerjakan oranglah; dengan seketika itu jua terhimpun kepada rumah kadhi itu dibuat oleh …”

Petikan cerita yang menggambarkan keberhasilan tokoh iblis menggoda seorang hakim itu akan makin jelas bila teks sastra Melayu klasik itu dilanjutkan dengan kalimat …

2 / 19

Teks untuk soal 78-79:
Tulisan pendek ini bertujuan untuk menganalisis dua puisi Soedjarwo yang berjudul Kata dan Kalimat dengan menggunakan pendekatan semiotikanya Riffaterre. Di dalam memaknai puisi, Riffaterre di dalam buku Semiotic of Poetry menyaratkan dilakukannya dua tahap pembacaan yaitu pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Pembacaan heuristik merupakan pembacaan berdasarkan konvensi bahasa sedangkan pembacaan hermeneutik adalah pembacaan berdasarkan konvensi sastra dan budaya. Hasil analisis terhadap kedua puisi itu menunjukkan bahwa kedua puisi itu mengungkap makna kegelisahan yang dalam pada diri penyair. Puisi pertama mengungkap kegelisahan penyair terhadap munculnya pernyataan-pernyataan dari masyarakat yang kurang terkontrol. Adapun pada puisi yang kedua, penyair berusaha untuk mengatasi kegelisahannya dengan menuntaskan kegelisahan itu dalam sebuah tulisan atau karya sastra. (Alayasastra, 2012).

79. Berdasarkan Pedoman Ejaan Yang Disempurnakan kutipan teks di atas terdapat beberapa kesalahan penulisan, khususnya penulisan kata, yaitu …

3 / 19

Teks untuk soal 78-79:
Tulisan pendek ini bertujuan untuk menganalisis dua puisi Soedjarwo yang berjudul Kata dan Kalimat dengan menggunakan pendekatan semiotikanya Riffaterre. Di dalam memaknai puisi, Riffaterre di dalam buku Semiotic of Poetry menyaratkan dilakukannya dua tahap pembacaan yaitu pembacaan heuristik dan pembacaan hermeneutik. Pembacaan heuristik merupakan pembacaan berdasarkan konvensi bahasa sedangkan pembacaan hermeneutik adalah pembacaan berdasarkan konvensi sastra dan budaya. Hasil analisis terhadap kedua puisi itu menunjukkan bahwa kedua puisi itu mengungkap makna kegelisahan yang dalam pada diri penyair. Puisi pertama mengungkap kegelisahan penyair terhadap munculnya pernyataan-pernyataan dari masyarakat yang kurang terkontrol. Adapun pada puisi yang kedua, penyair berusaha untuk mengatasi kegelisahannya dengan menuntaskan kegelisahan itu dalam sebuah tulisan atau karya sastra. (Alayasastra, 2012).

78. Kutipan di atas merupakan bagian dari artikel ilmiah atau makalah ilmiah yang dapat dimasukkan dalam bagian …

4 / 19

77. Teks rumpang:
“Nama Yudiono KS. … penulis buku barangkali sudah bergaung dimana-mana … banyak tulisannya yang diterbitkan oleh berbagai penerbit kaliber nasional seperti Grasindo, Angkasa, BP. Undip, dan Fasindo. … , nama Yudiono KS. sebagai sastrawan, khususnya … cerpenis jarang diketahui orang. Hal itu terbukti dengan tidak ditemukannya kajian … karya-karyanya dalam bentuk kritik dan esei sastra di media cetak dan … ditemukannya penelitian akademis terhadap karya-karyanya.”

Kata-kata perangkai kalimat yang sesuai untuk mengisi teks rumpang di atas sehingga menjadi teks yang utuh adalah …

5 / 19

76. Kutipan novel (Keluarga Permana karya Ramadhan KH):
“Dua macam pikiran muncul bergantian, berperang, saling mengalahkan. Yang satu adalah pikiran mengenai kenyataan yang dapat disaksikan dan diketahui umum. Yang lainnya adalah pikiran mengenai kenyataan yang bersifat pribadi, yang muncul didukung oleh harapan dan khayalannya. Yang satu dicoba ditindihnya, dikalahkannya. Yang lain dicoba digumamkannya, dimenangkannya.”

Kutipan novel di atas dikembangkan dengan sarana retorika tertentu untuk membangkitkan imaji pembaca, yaitu …

6 / 19

Teks untuk soal 73-75:
Akhirnya, niat mengendalikan serta mengurangi subsidi BBM tak pernah terwujud. Pembatasan yang diterapkan atas kendaraan dinas pemerintah dan BUMN tidak berdampak signifikan. Subsidi terus membengkak dan kian mengkhawatirkan. Apalagi masalah yang dihadapi bertambah kompleks. Kini, muncul ancaman inflasi tinggi dan defisit neraca perdagangan.

Pemerintah terlampau asyik berwacana sehingga tanpa terasa waktu terus berjalan. Momentum berlalu begitu saja. Sekarang situasi dan kondisinya sudah masuk ke level gawat. Banyak yang mendesak presiden supaya segera memutuskan kebijakan yang jelas dan tegas dalam mengurangi subsidi BBM. Subsidi tersebut selama ini justru lebih banyak dinikmati oleh yang tak berhak.

Menteri Perindustrian MS. Hidayat yang notabene pembantu presiden meminta kepala negara berani mengambil risiko terkait dengan rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Presiden harus siap tidak populer, bahkan mendapat tentangan pada awalnya. Penaikan harga perlu dipadukan dengan kebijakan lain sehingga lebih efektif. Kali ini, tak lagi boleh bersikap ragu-ragu! (Suara Merdeka, 11 April 2013).

75. Kalimat utama paragraf kedua petikan tajuk rencana di atas, diekspresikan dengan kalimat utama yang memanfaatkan sarana retorika perbandingan yakni …

7 / 19

Teks untuk soal 73-75:
Akhirnya, niat mengendalikan serta mengurangi subsidi BBM tak pernah terwujud. Pembatasan yang diterapkan atas kendaraan dinas pemerintah dan BUMN tidak berdampak signifikan. Subsidi terus membengkak dan kian mengkhawatirkan. Apalagi masalah yang dihadapi bertambah kompleks. Kini, muncul ancaman inflasi tinggi dan defisit neraca perdagangan.

Pemerintah terlampau asyik berwacana sehingga tanpa terasa waktu terus berjalan. Momentum berlalu begitu saja. Sekarang situasi dan kondisinya sudah masuk ke level gawat. Banyak yang mendesak presiden supaya segera memutuskan kebijakan yang jelas dan tegas dalam mengurangi subsidi BBM. Subsidi tersebut selama ini justru lebih banyak dinikmati oleh yang tak berhak.

Menteri Perindustrian MS. Hidayat yang notabene pembantu presiden meminta kepala negara berani mengambil risiko terkait dengan rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Presiden harus siap tidak populer, bahkan mendapat tentangan pada awalnya. Penaikan harga perlu dipadukan dengan kebijakan lain sehingga lebih efektif. Kali ini, tak lagi boleh bersikap ragu-ragu! (Suara Merdeka, 11 April 2013).

74. Kalimat yang berupa fakta dalam teks di atas terdapat pada kalimat …

8 / 19

Teks untuk soal 73-75:
Akhirnya, niat mengendalikan serta mengurangi subsidi BBM tak pernah terwujud. Pembatasan yang diterapkan atas kendaraan dinas pemerintah dan BUMN tidak berdampak signifikan. Subsidi terus membengkak dan kian mengkhawatirkan. Apalagi masalah yang dihadapi bertambah kompleks. Kini, muncul ancaman inflasi tinggi dan defisit neraca perdagangan.

Pemerintah terlampau asyik berwacana sehingga tanpa terasa waktu terus berjalan. Momentum berlalu begitu saja. Sekarang situasi dan kondisinya sudah masuk ke level gawat. Banyak yang mendesak presiden supaya segera memutuskan kebijakan yang jelas dan tegas dalam mengurangi subsidi BBM. Subsidi tersebut selama ini justru lebih banyak dinikmati oleh yang tak berhak.

Menteri Perindustrian MS. Hidayat yang notabene pembantu presiden meminta kepala negara berani mengambil risiko terkait dengan rencana menaikkan harga BBM bersubsidi. Presiden harus siap tidak populer, bahkan mendapat tentangan pada awalnya. Penaikan harga perlu dipadukan dengan kebijakan lain sehingga lebih efektif. Kali ini, tak lagi boleh bersikap ragu-ragu! (Suara Merdeka, 11 April 2013).

Terkait dengan upaya mengendalikan serta mengurangi subsidi BBM yang sudah masuk angka gawat, sikap penulis terhadap persoalan itu adalah …

9 / 19

72. Puisi berikut (Nyanyi Sunyi):
“Hanyut aku, kekasihku!
Hanyut aku!
Ulurkan tanganmu, tolong aku.
Sunyi sekelilingku!
Tiada suara kasihan, tiada angin mendingin hati,
Tiada air yang menolak ngelak
Dahagakan kasihmu, hauskan bisikmu,
Mati aku
Sebab dianmu.
Langit menyergap, air terlepas tangan,
Aku tenggelam,
Tenggelam dalam malam.
Air di atas mendidih keras.
Bumi di bawah menolak ke atas
Mati aku, kekasihku, mati aku!”

Puisi di atas melukiskan suasana …

10 / 19

71. Di mana kau simpan emas-mu? [emas = logam mulia] – Di kamar, tuh Mas Paijo sedang tidur.

Plesetan kata emas pada tuturan pertama menjadi Mas pada tuturan kedua merupakan gejala …

11 / 19

70. Penggalan novel (Ayat-ayat Cinta, hlm. 77):
“Sebenarnya Maria bisa bicara langsung tanpa melalui handphone. Tapi dia harus bersuara sedikit keras, dan itu akan mengganggu tetangga yang tidur. Maria memang tidak seperti Mona dan Suzana, dua kakak perempuan Nuora yang genit dan keras bicaranya. Sering kali Mona atau Suzana memanggil orang di rumah mereka dari bawah dengan suara keras. Tidak siang tidak malam, padahal rumah mereka hanya di lantai dua tetapi suaranya seperti memanggil orang di lantai tujuh.”

Dalam penggalan novel di atas, latar tempat terjadinya peristiwa adalah …

12 / 19

69. Yang tua ataupun yang muda harus bersabar dalam menghadapi sesuatu.

Pernyataan di atas jika dikemas dalam peribahasa yang tepat adalah …

13 / 19

68. Kalimat-kalimat berikut disusun secara acak:
[1] Detak jantung saat beristirahat adalah detak jantung per menit ketika seorang sedang duduk atau berbaring selama 10 menit
[2] Detak jantung saat beristirahat dipengaruhi oleh sirkulasi hormonal, level aktivitas fisik, serta sistem saraf otonomik
[3] Detak jantung yang terlalu cepat saat seseorang sedang beristirahat perlu diwaspadai karena bisa meningkatkan risiko kematian
[4] Risiko tersebut bahkan tetap tinggi meski mereka secara fisik sehat dan fit
[5] Mereka yang detak jantungnya antara 60-100 per menit dianggap normal

Agar menjadi paragraf yang padu, maka susunan kalimatnya adalah …

14 / 19

67. Cuplikan berita: “KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Anggota Komisi X DPR RI Rinto Subekti mengatakan Mendikbud M. Nuh akan dipanggil untuk dengar pendapat soal karut marut pelaksanaan ujian nasional (UN). Diharapkan akan bisa diketahui jelas bagaimana alasan dan penjelasan lengkap soal ini dari yang bersangkutan. ‘Kami sangat kecewa dengan penyelenggaraan UN tahun ini. Betul-betul kacau balau. Karena itu Pak Nuh diharapkan bisa memberikan penjelasan soal ini secara menyeluruh. Mana yang salah dalam pelaksanaannya,’ kata dia.”

Dari cuplikan berita di atas, unsur pokok berita yang tidak terpenuhi adalah …

15 / 19

65. Data sebuah buku sebagai berikut:
Tahun terbit: 2008
Penulis: Eko Pramudya, Edi Harahap, dan Novel Ridwan
Judul buku: Manusia Unggul emosi, spiritua, dan IQ
Penerbit: Cahaya Bintang
Tempat terbit: Semarang

Penulisan daftar pustaka buku di atas yang benar sebagai berikut …

16 / 19

Teks untuk soal 61-64:
Perdagangan skala kecil orang Jawa sangat dipengaruhi oleh moral economy (Evers, 1993) sehingga Jenifer Alexander (1987) mengumpamakan perdagangan skala kecil orang Jawa sebagai sebuah keluarga atau agama yang selalu diwujudkan dalam konsep budaya (1). Kegiatan berdagang orang Jawa tidak dapat dipisahkan dengan pandangan hidup sehari-hari yaitu nilai sepenanggungan dan kerja sama dengan penduduk yang lain (2). Hal ini mengakibatkan perdagangan skala kecil orang Jawa sulit mengakumulasikan modal untuk pengembangan usahanya (3).

Harga komoditi di desa ditentukan oleh ekonomi moral (moral economy) dan keunggulan nilai pakai (use value) daripada nilai tukar (exchange value). Sementara itu, mereka harus menjual komoditi itu ke luar desa (daerah) yang merupakan pasar terbuka sehingga fluktuasi harga berada di luar kontrolnya. Dalam hal ini, pedagang terperangkap di antara penjual dan pembeli karena mereka sebagai middlemen yang memungkinkan tidak hanya menanggung rugi secara ekonomis tetapi juga diskriminasi dan kemarahan penjual.

Apabila mereka menjual suatu komoditi kepada penduduk di desanya dengan harga mahal, maka akan diasingkan dan dinilai terlalu rakus, namun jika menjual komoditi dengan harga terlalu murah atau memperpanjang waktu pembayaran, maka mereka terancam gulung tikar (Evers, 1993). Selain itu, karena nilai solidaritas merupakan sesuatu yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat pedesaan Jawa, maka pedagang akan sulit menolak memberi piutang kepada pembeli yang tidak lain adalah satu komunitas dengannya atau famili. Dengan demikian, mereka dihadapkan pada dilema kehilangan uang tunai atau kehilangan penghargaan sosial.

64. Apabila bacaan di atas diteruskan pada paragraf berikutnya (keempat), maka gagasan utama yang paling tepat adalah …

17 / 19

Teks untuk soal 61-64:
Perdagangan skala kecil orang Jawa sangat dipengaruhi oleh moral economy (Evers, 1993) sehingga Jenifer Alexander (1987) mengumpamakan perdagangan skala kecil orang Jawa sebagai sebuah keluarga atau agama yang selalu diwujudkan dalam konsep budaya (1). Kegiatan berdagang orang Jawa tidak dapat dipisahkan dengan pandangan hidup sehari-hari yaitu nilai sepenanggungan dan kerja sama dengan penduduk yang lain (2). Hal ini mengakibatkan perdagangan skala kecil orang Jawa sulit mengakumulasikan modal untuk pengembangan usahanya (3).

Harga komoditi di desa ditentukan oleh ekonomi moral (moral economy) dan keunggulan nilai pakai (use value) daripada nilai tukar (exchange value). Sementara itu, mereka harus menjual komoditi itu ke luar desa (daerah) yang merupakan pasar terbuka sehingga fluktuasi harga berada di luar kontrolnya. Dalam hal ini, pedagang terperangkap di antara penjual dan pembeli karena mereka sebagai middlemen yang memungkinkan tidak hanya menanggung rugi secara ekonomis tetapi juga diskriminasi dan kemarahan penjual.

Apabila mereka menjual suatu komoditi kepada penduduk di desanya dengan harga mahal, maka akan diasingkan dan dinilai terlalu rakus, namun jika menjual komoditi dengan harga terlalu murah atau memperpanjang waktu pembayaran, maka mereka terancam gulung tikar (Evers, 1993). Selain itu, karena nilai solidaritas merupakan sesuatu yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat pedesaan Jawa, maka pedagang akan sulit menolak memberi piutang kepada pembeli yang tidak lain adalah satu komunitas dengannya atau famili. Dengan demikian, mereka dihadapkan pada dilema kehilangan uang tunai atau kehilangan penghargaan sosial.

63. Gagasan utama paragraf ketiga bacaan di atas adalah …

18 / 19

Teks untuk soal 61-64:
Perdagangan skala kecil orang Jawa sangat dipengaruhi oleh moral economy (Evers, 1993) sehingga Jenifer Alexander (1987) mengumpamakan perdagangan skala kecil orang Jawa sebagai sebuah keluarga atau agama yang selalu diwujudkan dalam konsep budaya (1). Kegiatan berdagang orang Jawa tidak dapat dipisahkan dengan pandangan hidup sehari-hari yaitu nilai sepenanggungan dan kerja sama dengan penduduk yang lain (2). Hal ini mengakibatkan perdagangan skala kecil orang Jawa sulit mengakumulasikan modal untuk pengembangan usahanya (3).

Harga komoditi di desa ditentukan oleh ekonomi moral (moral economy) dan keunggulan nilai pakai (use value) daripada nilai tukar (exchange value). Sementara itu, mereka harus menjual komoditi itu ke luar desa (daerah) yang merupakan pasar terbuka sehingga fluktuasi harga berada di luar kontrolnya. Dalam hal ini, pedagang terperangkap di antara penjual dan pembeli karena mereka sebagai middlemen yang memungkinkan tidak hanya menanggung rugi secara ekonomis tetapi juga diskriminasi dan kemarahan penjual.

Apabila mereka menjual suatu komoditi kepada penduduk di desanya dengan harga mahal, maka akan diasingkan dan dinilai terlalu rakus, namun jika menjual komoditi dengan harga terlalu murah atau memperpanjang waktu pembayaran, maka mereka terancam gulung tikar (Evers, 1993). Selain itu, karena nilai solidaritas merupakan sesuatu yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat pedesaan Jawa, maka pedagang akan sulit menolak memberi piutang kepada pembeli yang tidak lain adalah satu komunitas dengannya atau famili. Dengan demikian, mereka dihadapkan pada dilema kehilangan uang tunai atau kehilangan penghargaan sosial.

62. Kata mengakumulasikan dalam kalimat ketiga paragraf pertama sama dengan …

19 / 19

Teks untuk soal 61-64:
Perdagangan skala kecil orang Jawa sangat dipengaruhi oleh moral economy (Evers, 1993) sehingga Jenifer Alexander (1987) mengumpamakan perdagangan skala kecil orang Jawa sebagai sebuah keluarga atau agama yang selalu diwujudkan dalam konsep budaya (1). Kegiatan berdagang orang Jawa tidak dapat dipisahkan dengan pandangan hidup sehari-hari yaitu nilai sepenanggungan dan kerja sama dengan penduduk yang lain (2). Hal ini mengakibatkan perdagangan skala kecil orang Jawa sulit mengakumulasikan modal untuk pengembangan usahanya (3).

Harga komoditi di desa ditentukan oleh ekonomi moral (moral economy) dan keunggulan nilai pakai (use value) daripada nilai tukar (exchange value). Sementara itu, mereka harus menjual komoditi itu ke luar desa (daerah) yang merupakan pasar terbuka sehingga fluktuasi harga berada di luar kontrolnya. Dalam hal ini, pedagang terperangkap di antara penjual dan pembeli karena mereka sebagai middlemen yang memungkinkan tidak hanya menanggung rugi secara ekonomis tetapi juga diskriminasi dan kemarahan penjual.

Apabila mereka menjual suatu komoditi kepada penduduk di desanya dengan harga mahal, maka akan diasingkan dan dinilai terlalu rakus, namun jika menjual komoditi dengan harga terlalu murah atau memperpanjang waktu pembayaran, maka mereka terancam gulung tikar (Evers, 1993). Selain itu, karena nilai solidaritas merupakan sesuatu yang harus dijunjung tinggi oleh masyarakat pedesaan Jawa, maka pedagang akan sulit menolak memberi piutang kepada pembeli yang tidak lain adalah satu komunitas dengannya atau famili. Dengan demikian, mereka dihadapkan pada dilema kehilangan uang tunai atau kehilangan penghargaan sosial.

61. Simpulan bacaan di atas adalah …

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *