Mini TO Kedinasan TKP Part 2

12

Mini TO Kedinasan TKP Part 2

Anda punya waktu 27 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan.

The number of attempts remaining is 3

Isi dulu data diri yaah

1 / 30

1. Di kantor pelayanan terpadu, video staf kamu sedang berbicara ketus ke warga viral di media sosial. Beberapa hari setelahnya, kantor dibanjiri komentar negatif dan atasan meminta klarifikasi resmi. Padahal, staf tersebut dikenal ramah dan selama ini berprestasi, namun mengaku sedang ada masalah keluarga. Kasus ini mengganggu kepercayaan publik dan tim menunggu arahanmu.

2 / 30

2. Seorang ASN muda sering terlambat masuk kantor karena harus merawat ibunya yang sedang sakit parah. Walaupun ia tetap menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu, beberapa rekan mulai merasa tidak adil dan meminta kejelasan kepada atasan. Situasi ini membuat suasana tim jadi sensitif dan kamu sebagai kepala seksi mendapat aduan formal dari staf lain.

3 / 30

3. Dalam proyek lintas bidang, target utama timmu gagal tercapai karena satu anggota yang lamban merespons tugas. Akibatnya, anggota lain mulai bersikap sinis, dan suasana kerja jadi tidak nyaman. Padahal sebelumnya, timmu dikenal sangat solid dan produktif, dan saat ini kamu diminta mengevaluasi agar hal serupa tidak terulang.

4 / 30

4. Di grup WhatsApp kantor, seorang ASN tanpa sengaja membagikan berita yang ternyata adalah hoaks terkait kebijakan pemerintah. Beberapa rekan langsung menanggapi, bahkan ada yang meneruskan ke grup keluarga. Keesokan harinya, isu tersebut menjadi pembicaraan luas di lingkungan kantor dan ada keluhan dari pimpinan tentang maraknya informasi tidak valid.

5 / 30

5. Pada hari layanan publik yang ramai, alat antrian elektronik tiba-tiba rusak sehingga terjadi antrean panjang dan warga mulai mengeluh. Sementara itu, staf di loket sudah bekerja maksimal tetapi tetap kewalahan. Keluhan warga semakin banyak masuk ke media sosial, bahkan ada yang menyebut pelayanan tidak profesional dan meminta perhatian dari instansi terkait.

6 / 30

6. Seorang pegawai magang di instansimu sering meminta bantuan staf lain untuk tugas-tugasnya, sehingga beberapa pegawai merasa terbebani. Namun, magang ini baru pertama kali bekerja dan mengaku masih banyak bingung soal sistem. Dalam rapat mingguan, staf mengeluhkan hal ini dan minta solusi darimu sebagai pembimbing magang.

7 / 30

7. Di kantor, kamu menemukan laporan kinerja seorang pegawai ternyata memuat data yang tidak akurat dan tidak ada dokumentasi pendukung. Pegawai tersebut mengaku terburu-buru mengerjakan karena dikejar deadline. Atasan meminta evaluasi agar kasus seperti ini tidak terulang.

8 / 30

8. Seorang warga mengeluhkan proses layanan online yang lambat dan menyebarkan keluhan tersebut di media sosial. Setelah diselidiki, penyebab utama adalah server kantor sering down dan beberapa staf kurang sigap menjawab chat layanan.

9 / 30

9. Rekan ASN mengajakmu ikut group WhatsApp alumni yang sering membagikan berita provokatif dan kadang mendiskusikan politik kantor secara negatif. Beberapa anggota lain juga mulai menyinggung kebijakan institusi secara terang-terangan.

10 / 30

10. Pegawai baru di kantor sulit beradaptasi dengan budaya kerja tim dan sering melakukan pekerjaan sendiri tanpa koordinasi, sehingga hasil pekerjaannya sering tidak sinkron dengan yang lain. Tim merasa kerepotan menyesuaikan hasil pekerjaannya.

11 / 30

11. Salah satu anggota timmu tidak hadir dalam rapat penting tanpa pemberitahuan. Ternyata ia menghadiri kegiatan keluarga mendadak. Anggota lain kecewa dan mempertanyakan komitmennya, padahal rapat tersebut membahas tugas mendesak dan hasil keputusan tidak optimal. Ketegangan ini membuat solidaritas tim sedikit terganggu.

12 / 30

12. Ada komplain dari masyarakat terkait lambatnya proses layanan di unitmu, padahal staf sudah bekerja sesuai SOP. Setelah dicek, ternyata kendala utama adalah sistem aplikasi sering error dan antrian panjang di jam sibuk. Pimpinan meminta evaluasi cepat dan solusi untuk mencegah masalah serupa di kemudian hari.

13 / 30

13. Kamu menerima surat pengaduan masyarakat tentang sikap pegawai di loket yang kurang ramah dan informatif. Setelah ditelusuri, pegawai tersebut memang sering terlihat lelah dan kurang bersemangat di jam-jam akhir kerja. Sebelumnya, ia selalu mendapat apresiasi dari pelanggan tetap.

14 / 30

14. Dalam pelatihan kantor, peserta mengeluh materi terlalu berat dan penyampaian kurang menarik. Trainer merupakan pejabat senior yang dikenal sensitif terhadap kritik.

15 / 30

15. Dalam unit pelayanan, seorang pegawai sering minta izin pulang lebih awal dengan alasan mengikuti kuliah. Pegawai lain merasa iri karena izin tersebut diberikan hampir setiap minggu. Suasana kantor mulai tidak kondusif.

16 / 30

16. Kamu menjadi ketua tim dalam proyek kolaborasi antarinstansi. Beberapa anggota tim lain dari instansi berbeda sering tidak hadir rapat tanpa pemberitahuan. Proyek jadi sering tertunda, dan atasan menuntutmu memperbaiki koordinasi. Namun, hubungan antarpersonal selama ini berjalan cukup baik, dan kamu khawatir langkahmu mempengaruhi relasi ke depan.

17 / 30

17. Di kantor baru, kamu mendapati budaya kerja masih “terlalu santai”, banyak pegawai sering keluar saat jam dinas untuk urusan pribadi, dan hasil kerja sering terlambat. Namun, kebanyakan pegawai adalah ASN senior yang sudah lama bekerja di sana. Atasan mulai menuntut perubahan, tapi kamu masih pegawai baru dan belum punya banyak pengaruh.

18 / 30

18. Seorang pegawai muda yang berprestasi mengundurkan diri secara tiba-tiba karena merasa lingkungan kantor kurang mendukung pengembangan dirinya. Beberapa rekan mulai mempertanyakan gaya kepemimpinan dan manajemen kantor, sehingga isu ini menjadi pembicaraan luas di lingkungan kerja.

19 / 30

19. Tim pelayanan publik sering kedatangan warga yang kurang paham sistem digital baru sehingga antrian jadi lama dan banyak keluhan masuk. Sebagian staf merasa beban kerja makin berat.

20 / 30

20. Setelah rapat internal, ada perdebatan di grup WhatsApp kerja soal tugas tim. Beberapa anggota saling menyindir, bahkan mulai membocorkan unek-unek pribadi.

21 / 30

21. Pegawai administrasi sering terlambat menginput data bulanan, berdampak pada keterlambatan laporan dinas. Padahal, mereka merasa tugas menumpuk karena kekurangan staf dan sistem input masih manual. Rekan satu tim mulai protes dan meminta solusi supaya pekerjaan lebih efektif.

22 / 30

22. Ada keluhan dari pegawai non-muslim soal jam istirahat yang sering dimonopoli untuk salat Jumat, sehingga pelayanan sempat berhenti total di hari tertentu. Isu ini mulai ramai di grup kantor.

23 / 30

23. Warga mengeluhkan lambatnya pelayanan karena sebagian staf sedang mengikuti pelatihan dinas, sehingga loket hanya dijaga satu orang. Sementara antrian makin panjang, keluhan masuk ke media sosial dan masyarakat mulai membandingkan pelayananmu dengan kantor lain.

24 / 30

24. Pegawai magang kedapatan memotret dokumen sensitif kantor tanpa izin untuk keperluan tugas kuliah.

25 / 30

25. Di unitmu, terjadi kebocoran informasi hasil rapat internal ke luar kantor. Tidak jelas siapa yang membocorkan, tapi suasana mulai saling curiga dan tidak kondusif. Beberapa staf sudah enggan berdiskusi terbuka, dan produktivitas tim pun mulai turun.

26 / 30

26. Salah satu staf sering cuti tanpa alasan jelas, berdampak pada beban kerja rekan lain. Atasanmu meminta solusi agar tim tetap solid dan beban kerja adil.

27 / 30

27. Rekan ASN senior suka membagikan info investasi pada rekan kerja muda di jam kantor, bahkan kadang mengajak ikut “arisan online” yang belum jelas legalitasnya.

28 / 30

28. Pegawai operator menerima pesan WhatsApp dari warga berisi kritik tajam soal pelayanan. Ia terpancing emosi dan membalas secara kurang sopan. Warga kemudian mengadu ke kepala dinas.

29 / 30

29. Ada isu intoleransi antarpegawai lintas agama yang mulai mencuat di grup kantor. Beberapa pegawai membuat status di media sosial, suasana kantor jadi tidak nyaman.

30 / 30

30. Dalam rapat evaluasi, salah satu anggota menuduh kolega lain tidak transparan dalam penggunaan dana kegiatan. Tuduhan tersebut memicu debat panas di forum, hingga pimpinan meminta kamu sebagai moderator menengahi. Jika tidak segera ditangani, suasana kerja bisa makin tidak sehat dan menurunkan kepercayaan antaranggota.

Your score is

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *