Kategori: Uncategorized

  • PM 11 Basic SNBT 2026

    1

    PM 11 Basic SNBT 2026

    Anda punya waktu 30 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 14

    1. Dalam suatu pengiriman sebanyak 24.000 komponen, sebanyak 5% komponen ditemukan rusak. Dalam suatu pengiriman lain sebanyak 16.000 komponen, sebanyak 10% komponen ditemukan juga rusak. Bila kedua pengiriman tersebut digabungkan, berapa persen jumlah komponen yang rusak terhadap jumlah komponen yang dikirimkan?

    2 / 14

    2. Jika populasi suatu negara bertambah satu orang setiap 15 detik, berapa banyak pertambahan populasinya selama 20 menit?

    3 / 14

    3. Berat dari empat buah paket masing-masing 20, 60, 80, dan 140 kilogram. Manakah dari total berat berikut (dalam kilogram) yang BUKAN merupakan berat dari kombinasi yang dapat dibuat dari empat buah paket tersebut?

    4 / 14

    4. Dua ratus liter bensin dibeli dengan harga Rp 1.820 per liter dan dikonsumsi dengan kecepatan bensin senilai Rp 1.400 per jam. Pada kecepatan lain, berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengonsumsi 400 liter bensin?

    5 / 14

    5. Dari 30 pelamar kerja, 14 orang memiliki pengalaman kerja minimal 4 tahun, 18 orang memiliki gelar sarjana, dan tiga orang tidak bergelar sarjana dengan pengalaman kerja kurang dari 4 tahun. Berapakah jumlah pelamar kerja yang bergelar sarjana dengan pengalaman kerja minimal 4 tahun?

    6 / 14

    6. Seorang buruh pabrik bekerja mulai pukul 08.00 dan berhenti pada pukul 19.30 dengan beristirahat siang selama ½ jam. Batas jam kerja efektif dalam sehari adalah delapan jam, dan selebihnya dianggap lembur. Berapa jamkah kelebihan waktu kerja buruh tersebut?

    7 / 14

    7. 7³ + 8³ + 9³ = n. Nilai n adalah:

    8 / 14

    8. Seseorang membangun jamban (bak) umum dengan ukuran panjang 120 cm, lebar 80 cm, dan dalam 60 cm. Apabila tebal jamban beton tersebut adalah 5 cm, berapa literkah volume jamban tersebut bila airnya penuh?

    9 / 14

    9. Apabila nilai r dalam persamaan Q = 3r² didua kali lipatkan, maka nilai Q menjadi berapa kali nilai Q semula?

    10 / 14

    10. 3(2)² adalah berapa kali lebih besar dari 3(1)²?

    11 / 14

    11. Rumah Andi jaraknya 1½ km dari kantornya. Bila ia berjalan rata-rata 4½ km per jam, berapa jamkah yang dibutuhkannya untuk berjalan pulang-pergi selama satu minggu bila ia bekerja dari Senin sampai Sabtu dan tidak pernah makan siang di rumah pada hari kerja?

    12 / 14

    12. Jumlah seluruh pintu dan jendela yang harus dikerjakan oleh tukang kayu di sebuah bangunan adalah 155 buah. Apabila sebuah jendela direncanakan empat kali lebih banyak dari jumlah pintu, berapakah jumlah jendela yang akan dibuat?

    13 / 14

    13. Pada hari Senin seorang pengusaha menarik cek senilai ¼ dari total simpanannya. Pada hari Selasa ditariknya lagi cek senilai 1/5 dari saldo pengambilannya kemarin. Apabila ia masih mempunyai saldo tabungan sebesar Rp 24.000.000, berapa jutakah nilai tabungannya sebelum diambil pada hari Senin?

    14 / 14

    14. Dua buah segitiga bertolak belakang sehingga menjadi sebuah bentuk ABCDE dengan titik C menjadi sudut untuk kedua segitiga tersebut. Apabila sudut A dan D masing-masing adalah 60° dan 90°, sedangkan sudut ECD adalah 30°, maka besarnya sudut B adalah…

    Your score is

  • Mini TO PPU PBM Sintaksis Part 1 SNBT 2026

    1

    Mini TO PPU PBM Sintaksis Part 1 SNBT 2026

    Anda punya waktu 25 menit untuk mengerjakan 25 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 24

    1. Pejabat yang terkenal malas itu datang pukul dua siang.
    Inti frasa yang menjadi komponen pokok dalam pembentukan kalimat di atas adalah …

    2 / 24

    2. Perhatikan kalimat-kalimat berikut ini!
    – Kaki kiri Rina terkilir.
    – Anak kecil itu menangis.
    – Dinda membeli sebuah mobil.
    Komponen pokok pada frasa bertingkat di atas adalah …

    3 / 24

    3. Frase bertingkat yang sepadan dengan sedang menulis adalah …

    4 / 24

    4. Susunan kata yang tidak mengikuti hukum DM adalah …

    5 / 24

    5. Pola gabungan kata ikat pinggang sama dengan pola gabungan kata …

    6 / 24

    6. Jumlah frasa dalam kalimat ‘Teman saya sedang membeli sepatu baru’ adalah …

    7 / 24

    7. Pola pembentukan frasa ‘lemah gemulai’ sama dengan …

    8 / 24

    8. Presiden Joko Widodo sedang mengusahakan tol lintas Sumatera akan selesai pada tahun 2019.
    Kalimat tersebut memiliki frasa …

    9 / 24

    9. Aksi jual beli saham di Bursa Efek Jakarta kembali bergairah.
    Pasangan kata di bawah ini yang setipe dengan ‘jual beli’ ialah …

    10 / 24

    10. Pola gabungan kata ‘baju biru’ terdapat juga pada gabungan kata …

    11 / 24

    11. Jakarta Fair itu amat ramai.
    Kalimat yang susunan dan hubungan antarfrasenya seperti kalimat di atas adalah …

    12 / 24

    12. Konstruksi sejenis ‘Sepatu Kickers itu mahal’ (bukan ‘sepatu Kickers mahal’) terdapat pada …

    13 / 24

    13. Bentuk ‘sepeda baru yang mahal’ sama dengan bentuk di bawah ini, kecuali …

    14 / 24

    14. Bentuk yang merupakan frasa terdapat pada …

    15 / 24

    15. Mobil kakak ipar yang baru dibeli teman saya.
    Kalimat di atas akan menjadi kalimat yang jelas maksudnya jika direvisi sebagai berikut:

    16 / 24

    16. Pola kalimat ‘Indonesia pernah juga berjaya’ sama dengan pola kalimat …

    17 / 24

    17. Nelayan menangkap ikan di laut.
    Pola kalimat di atas sama dengan pola kalimat berikut kecuali …

    18 / 24

    18. Pola kalimat inti yang sama dengan ‘Pemandangan di desa itu sangat indah’ adalah …

    19 / 24

    19. Pelayan toko memberikan uang kembali.
    Pola kalimat di atas sama dengan pola kalimat …

    20 / 24

    20. Adik saya belajar matematika dengan serius.
    Pola kalimat di atas tidak sama dengan pola kalimat di bawah ini, kecuali …
    (1) Ibu bernyanyi dengan merdu
    (2) Mereka mempelajari fisika selama dua tahun
    (3) Ketika Rudi datang, Ali pergi ke Jakarta
    (4) Ia kejatuhan mangga di teras

    21 / 24

    21. Pola kalimat ‘Sekolah kami selalu mendapat predikat sekolah bersih’ terdapat juga dalam kalimat …

    22 / 24

    22. Kalimat yang polanya sama dengan ‘Akhir-akhir ini flu burung menyerang unggas di beberapa wilayah di Jawa Tengah dan DIY’ adalah …

    23 / 24

    23. Kalimat ‘Koran Masuk Desa merupakan langkah yang strategis guna meningkatkan kecerdasan masyarakat’ memiliki pola yang sama dengan …

    24 / 24

    25. Dalam konferensi internasional kebudayaan Melayu itu tidak diputuskan tempat penyelenggaraan konferensi berikutnya.
    Kalimat yang memiliki pola yang sama dengan kalimat di atas adalah …

    Your score is

  • Mini TO SNBT 2026 PK Geometri 2

    0

    Mini TO SNBT 2026 PK Geometri 2

    Anda punya waktu 10 menit untuk mengerjakan 10 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 10

    2 / 10

    3 / 10

    4 / 10

    5 / 10

    6 / 10

    7 / 10

    8 / 10

    9 / 10

    10 / 10

    Your score is

  • Mini TO PPU PBM 24 SNBT 2026

    9

    Mini TO PPU PBM 24 SNBT 2026

    Anda punya waktu 15 menit untuk mengerjakan 15 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 100—102.
    1Berdasarkan sejarahnya, nasi goreng bermula dari kebiasaan masyarakat Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan dingin. 2Karena tidak boleh membuang sisa makanan, mereka menggoreng nasi yang sudah dingin dengan tambahan bahan dan bumbu sehingga dikenal sebagai nasi goreng. 3Nasi goreng lalu tersebar ke wilayah Asia Tenggara karena dibawa oleh perantau- perantau Tionghoa yang menetap di sana. 4Mereka kemudian membuat nasi goreng yang khas dengan bumbu dan cara menggoreng yang berbeda.

    5Seiring dengan berjalannya waktu, nasi goreng lebih dikenal sebagai makanan khas Indonesia. 6Perbedaan nasi goreng Indonesia dengan nasi goreng di Tiongkok adalah penggunaan kecap manis. 7Hal ini membuat [. . . ] nasi goreng Indonesia identik dengan warna coklat yang [. . . ] selera. 8Di samping itu, nasi goreng Indonesia juga lebih banyak mengandung rempah dan bumbu. 9Penggunaan bawang putih, bawang merah, cabai, bahkan terasi membuat makanan ini memiliki cita rasa Nusantara yang cukup kental.
    100. [UTBK 2024] Kalimat yang mengandung makna lain dari yang tertulis adalah . . .

    2 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 100—102.
    1Berdasarkan sejarahnya, nasi goreng bermula dari kebiasaan masyarakat Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan dingin. 2Karena tidak boleh membuang sisa makanan, mereka menggoreng nasi yang sudah dingin dengan tambahan bahan dan bumbu sehingga dikenal sebagai nasi goreng. 3Nasi goreng lalu tersebar ke wilayah Asia Tenggara karena dibawa oleh perantau- perantau Tionghoa yang menetap di sana. 4Mereka kemudian membuat nasi goreng yang khas dengan bumbu dan cara menggoreng yang berbeda.

    5Seiring dengan berjalannya waktu, nasi goreng lebih dikenal sebagai makanan khas Indonesia. 6Perbedaan nasi goreng Indonesia dengan nasi goreng di Tiongkok adalah penggunaan kecap manis. 7Hal ini membuat [. . . ] nasi goreng Indonesia identik dengan warna coklat yang [. . . ] selera. 8Di samping itu, nasi goreng Indonesia juga lebih banyak mengandung rempah dan bumbu. 9Penggunaan bawang putih, bawang merah, cabai, bahkan terasi membuat makanan ini memiliki cita rasa Nusantara yang cukup kental.
    101. [UTBK 2024] Kata yang tepat untuk menyimpulkan situasi dalam bacaaan tersebut adalah . . .

    3 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 100—102.
    1Berdasarkan sejarahnya, nasi goreng bermula dari kebiasaan masyarakat Tionghoa yang tidak suka menyantap makanan dingin. 2Karena tidak boleh membuang sisa makanan, mereka menggoreng nasi yang sudah dingin dengan tambahan bahan dan bumbu sehingga dikenal sebagai nasi goreng. 3Nasi goreng lalu tersebar ke wilayah Asia Tenggara karena dibawa oleh perantau- perantau Tionghoa yang menetap di sana. 4Mereka kemudian membuat nasi goreng yang khas dengan bumbu dan cara menggoreng yang berbeda.

    5Seiring dengan berjalannya waktu, nasi goreng lebih dikenal sebagai makanan khas Indonesia. 6Perbedaan nasi goreng Indonesia dengan nasi goreng di Tiongkok adalah penggunaan kecap manis. 7Hal ini membuat [. . . ] nasi goreng Indonesia identik dengan warna coklat yang [. . . ] selera. 8Di samping itu, nasi goreng Indonesia juga lebih banyak mengandung rempah dan bumbu. 9Penggunaan bawang putih, bawang merah, cabai, bahkan terasi membuat makanan ini memiliki cita rasa Nusantara yang cukup kental.
    102. [UTBK 2024] Kalimat (7) dalam bacaan tersebut akan menjadi bermakna bila dilengkapi dengan kata-kata . . .

    4 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 103—106.
    1Pernahkah Anda membayangkan ada robot datang mengantar paket yang Anda pesan secara online? 2Sepertinya hal itu akan dapat segera terwujud. 3Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah perusahaan terkemuka di Amerika Serikat menjadi perusahaan pertama yang menggunakan robot. 4Robot yang dinamai Digit tersebut bekerja menggantikan sebagian besar tugas manusia di perusahaan mereka.

    5Digit merupakan robot yang gesit seukuran manusia. 6Digit dilengkapi sensor sehingga membuatnya lincah menaiki anak tangga, mengatasi banyak rintangan, dan berbagai medan dapat dilintasinya. 7Robot ini dapat membawa dan menumpuk kotak yang beratnya hingga 18 kg. 8Digit juga memiliki fitur untuk bergerak secara otomatis ketika melakukan pengiriman. 9Dengan inovasi berikutnya, mungkin saja suatu hari nanti akan ada truk pengirim paket yang datang ke rumah Anda dalam bentuk robot seperti Digit.
    103. [UTBK 2024] Hubungan kata robot dan kata paket sama dengan hubungan kata nelayan dengan kata . . .

    5 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 103—106.
    1Pernahkah Anda membayangkan ada robot datang mengantar paket yang Anda pesan secara online? 2Sepertinya hal itu akan dapat segera terwujud. 3Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah perusahaan terkemuka di Amerika Serikat menjadi perusahaan pertama yang menggunakan robot. 4Robot yang dinamai Digit tersebut bekerja menggantikan sebagian besar tugas manusia di perusahaan mereka.

    5Digit merupakan robot yang gesit seukuran manusia. 6Digit dilengkapi sensor sehingga membuatnya lincah menaiki anak tangga, mengatasi banyak rintangan, dan berbagai medan dapat dilintasinya. 7Robot ini dapat membawa dan menumpuk kotak yang beratnya hingga 18 kg. 8Digit juga memiliki fitur untuk bergerak secara otomatis ketika melakukan pengiriman. 9Dengan inovasi berikutnya, mungkin saja suatu hari nanti akan ada truk pengirim paket yang datang ke rumah Anda dalam bentuk robot seperti Digit.
    104. [UTBK 2024] Kata yang memiliki makna lebih luas dari kata truk dalam kalimat (9) adalah . . .

    6 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 103—106.
    1Pernahkah Anda membayangkan ada robot datang mengantar paket yang Anda pesan secara online? 2Sepertinya hal itu akan dapat segera terwujud. 3Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah perusahaan terkemuka di Amerika Serikat menjadi perusahaan pertama yang menggunakan robot. 4Robot yang dinamai Digit tersebut bekerja menggantikan sebagian besar tugas manusia di perusahaan mereka.

    5Digit merupakan robot yang gesit seukuran manusia. 6Digit dilengkapi sensor sehingga membuatnya lincah menaiki anak tangga, mengatasi banyak rintangan, dan berbagai medan dapat dilintasinya. 7Robot ini dapat membawa dan menumpuk kotak yang beratnya hingga 18 kg. 8Digit juga memiliki fitur untuk bergerak secara otomatis ketika melakukan pengiriman. 9Dengan inovasi berikutnya, mungkin saja suatu hari nanti akan ada truk pengirim paket yang datang ke rumah Anda dalam bentuk robot seperti Digit.
    105. [UTBK 2024] Kata terkemuka dalam kalimat (3) berasosiasi dengan kata . . .

    7 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 103—106.
    1Pernahkah Anda membayangkan ada robot datang mengantar paket yang Anda pesan secara online? 2Sepertinya hal itu akan dapat segera terwujud. 3Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah perusahaan terkemuka di Amerika Serikat menjadi perusahaan pertama yang menggunakan robot. 4Robot yang dinamai Digit tersebut bekerja menggantikan sebagian besar tugas manusia di perusahaan mereka.

    5Digit merupakan robot yang gesit seukuran manusia. 6Digit dilengkapi sensor sehingga membuatnya lincah menaiki anak tangga, mengatasi banyak rintangan, dan berbagai medan dapat dilintasinya. 7Robot ini dapat membawa dan menumpuk kotak yang beratnya hingga 18 kg. 8Digit juga memiliki fitur untuk bergerak secara otomatis ketika melakukan pengiriman. 9Dengan inovasi berikutnya, mungkin saja suatu hari nanti akan ada truk pengirim paket yang datang ke rumah Anda dalam bentuk robot seperti Digit.
    106. [UTBK 2024] Frasa menaiki anak tangga, mengatasi banyak rintangan, dan berbagai medan dapat dilintasinya
    pada kalimat (6) dapat diperbaiki menjadi . . .

    8 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 107-110.
    1Sejak pertama kali diluncurkan, program Merdeka Belajar sukses mengakselerasi kualitas pendidikan. 2Melalui program tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berhasil memperkuat beragam aspek pendidikan. 3Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar, hingga bantuan pendidikan. 4Merdeka Belajar merupakan suatu pendekatan pendidikan yang membuat peserta didik dapat memilih pelajaran yang diminati secara merdeka. 5Hal itu dilakukan agar peserta didik dapat mengoptimalkan bakatnya sehingga mereka dapat memberikan sumbangan terbaik dalam berkarya bagi bangsa. 6Merdeka Belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat) menjadi agen perubahan. 7Ada tiga indikator keberhasilan program Merdeka Belajar, yaitu partisipasi peserta belajar dam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif, dan ketiadaan ketertinggalan peserta didik.
    107. [UTBK 2024] Kelompok kata dalam bacaan tersebut yang memiliki pola makna yang sama dengan nasi goreng adalah . . .

    9 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 107-110.
    1Sejak pertama kali diluncurkan, program Merdeka Belajar sukses mengakselerasi kualitas pendidikan. 2Melalui program tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berhasil memperkuat beragam aspek pendidikan. 3Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar, hingga bantuan pendidikan. 4Merdeka Belajar merupakan suatu pendekatan pendidikan yang membuat peserta didik dapat memilih pelajaran yang diminati secara merdeka. 5Hal itu dilakukan agar peserta didik dapat mengoptimalkan bakatnya sehingga mereka dapat memberikan sumbangan terbaik dalam berkarya bagi bangsa. 6Merdeka Belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat) menjadi agen perubahan. 7Ada tiga indikator keberhasilan program Merdeka Belajar, yaitu partisipasi peserta belajar dam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif, dan ketiadaan ketertinggalan peserta didik.
    108. [UTBK 2024] Kata merata dalam kalimat (7) memiliki makna yang berlawanan dengan kata . . .

    10 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 107-110.
    1Sejak pertama kali diluncurkan, program Merdeka Belajar sukses mengakselerasi kualitas pendidikan. 2Melalui program tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berhasil memperkuat beragam aspek pendidikan. 3Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar, hingga bantuan pendidikan. 4Merdeka Belajar merupakan suatu pendekatan pendidikan yang membuat peserta didik dapat memilih pelajaran yang diminati secara merdeka. 5Hal itu dilakukan agar peserta didik dapat mengoptimalkan bakatnya sehingga mereka dapat memberikan sumbangan terbaik dalam berkarya bagi bangsa. 6Merdeka Belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat) menjadi agen perubahan. 7Ada tiga indikator keberhasilan program Merdeka Belajar, yaitu partisipasi peserta belajar dam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif, dan ketiadaan ketertinggalan peserta didik.
    109. [UTBK 2024] Kata dalam bacaan tersebut yang memiliki makna sebenarnya adalah . . .

    11 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 107-110.
    1Sejak pertama kali diluncurkan, program Merdeka Belajar sukses mengakselerasi kualitas pendidikan. 2Melalui program tersebut, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berhasil memperkuat beragam aspek pendidikan. 3Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar, hingga bantuan pendidikan. 4Merdeka Belajar merupakan suatu pendekatan pendidikan yang membuat peserta didik dapat memilih pelajaran yang diminati secara merdeka. 5Hal itu dilakukan agar peserta didik dapat mengoptimalkan bakatnya sehingga mereka dapat memberikan sumbangan terbaik dalam berkarya bagi bangsa. 6Merdeka Belajar merupakan konsep pengembangan pendidikan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan (keluarga, guru, institusi pendidikan, dunia industri, dan masyarakat) menjadi agen perubahan. 7Ada tiga indikator keberhasilan program Merdeka Belajar, yaitu partisipasi peserta belajar dam pendidikan Indonesia yang merata, pembelajaran yang efektif, dan ketiadaan ketertinggalan peserta didik.
    110. [UTBK 2024] Kalimat yang tidak logis dalam bacaan tersebut adalah kalimat . . .

    12 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 111—114.
    1Pohon kemiri merupakan pohon yang memiliki, manfaat berlimpah serta mudah dibudidayakan. 2Pohon ini mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah, termasuk lempung merah, pasir, liat berbatu, dan batu kapur. 3Pohon kemiri juga tahan dengan kondisi air yang minim. 4Dengan kondisi tanah yang agak asam dan sedikit basa dengan p 5—8, pohon ini pun mampu untuk bertahan hidup. 5Pohon kemiri cukup toleran terhadap kondisi ekstrem dan bahkan dapat tumbuh dengan baik di tanah yang kurang subur. 6Desa Sigimpu dan Desa Bakubakulu merupakan desa yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Lore Lindu. 7Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani yang salah satunya adalah petani perkebunan yang menanam pohon kemiri. 8Perolehan rata-rata pendapatan masih tergolong relatif rendah. 9Oleh sebab itu, untuk meningkatkan jumlah pendapatan, peningkatan produktivitas harus terus dilakukan oleh petani.
    111. [UTBK 2024] Apabila gagasan pada bacaan tersebut dipisahkan menjadi dua paragraf yang padu dan utuh, pengelompokkan kalimatnya adalah …

    13 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 111—114.
    1Pohon kemiri merupakan pohon yang memiliki, manfaat berlimpah serta mudah dibudidayakan. 2Pohon ini mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah, termasuk lempung merah, pasir, liat berbatu, dan batu kapur. 3Pohon kemiri juga tahan dengan kondisi air yang minim. 4Dengan kondisi tanah yang agak asam dan sedikit basa dengan p 5—8, pohon ini pun mampu untuk bertahan hidup. 5Pohon kemiri cukup toleran terhadap kondisi ekstrem dan bahkan dapat tumbuh dengan baik di tanah yang kurang subur. 6Desa Sigimpu dan Desa Bakubakulu merupakan desa yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Lore Lindu. 7Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani yang salah satunya adalah petani perkebunan yang menanam pohon kemiri. 8Perolehan rata-rata pendapatan masih tergolong relatif rendah. 9Oleh sebab itu, untuk meningkatkan jumlah pendapatan, peningkatan produktivitas harus terus dilakukan oleh petani.
    112. [UTBK 2024] Bentuk per-an pada kata perkebunan dalam kalimat (7) mempunyai makna yang sama dengan
    bentuk per-an pada kalimat . . .

    14 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 111—114.
    1Pohon kemiri merupakan pohon yang memiliki, manfaat berlimpah serta mudah dibudidayakan. 2Pohon ini mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah, termasuk lempung merah, pasir, liat berbatu, dan batu kapur. 3Pohon kemiri juga tahan dengan kondisi air yang minim. 4Dengan kondisi tanah yang agak asam dan sedikit basa dengan p 5—8, pohon ini pun mampu untuk bertahan hidup. 5Pohon kemiri cukup toleran terhadap kondisi ekstrem dan bahkan dapat tumbuh dengan baik di tanah yang kurang subur. 6Desa Sigimpu dan Desa Bakubakulu merupakan desa yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Lore Lindu. 7Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani yang salah satunya adalah petani perkebunan yang menanam pohon kemiri. 8Perolehan rata-rata pendapatan masih tergolong relatif rendah. 9Oleh sebab itu, untuk meningkatkan jumlah pendapatan, peningkatan produktivitas harus terus dilakukan oleh petani.
    113. [UTBK 2024] Ungkapan peningkatan produktivitas harus terus dilakukan oleh petani pada kalimat (9) dapat
    disempurnakan menjadi . . .

    15 / 15

    Teks berikut untuk soal nomor 111—114.
    1Pohon kemiri merupakan pohon yang memiliki, manfaat berlimpah serta mudah dibudidayakan. 2Pohon ini mudah tumbuh di berbagai kondisi tanah, termasuk lempung merah, pasir, liat berbatu, dan batu kapur. 3Pohon kemiri juga tahan dengan kondisi air yang minim. 4Dengan kondisi tanah yang agak asam dan sedikit basa dengan p 5—8, pohon ini pun mampu untuk bertahan hidup. 5Pohon kemiri cukup toleran terhadap kondisi ekstrem dan bahkan dapat tumbuh dengan baik di tanah yang kurang subur. 6Desa Sigimpu dan Desa Bakubakulu merupakan desa yang berada di kawasan penyangga Taman Nasional Lore Lindu. 7Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani yang salah satunya adalah petani perkebunan yang menanam pohon kemiri. 8Perolehan rata-rata pendapatan masih tergolong relatif rendah. 9Oleh sebab itu, untuk meningkatkan jumlah pendapatan, peningkatan produktivitas harus terus dilakukan oleh petani.
    114. [UTBK 2024] Soal yang diajuka berkaitan dengan pemilihan kata yang paling mendekati makna dari kata ”penyangga”
    yang digunakan dalam kalimat (6).

    Your score is

  • PM 2 Basic SNBT 2026

    4

    PM 2 Basic SNBT 2026

    Anda punya waktu 42,5 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 20

    1. Panjang sisi persegi (bujur sangkar) adalah, (3X/4) +1, maka keliling persegi tersebut adalah…

    2 / 20

    2. Dari pecahan berikut ini yang terkecil adalah …

    3 / 20

    3. Jika rata-rata x, y, dan 30 adalah 10, maka rata-rata x dan y adalah …

    4 / 20

    4. Jika x = 3dan(x–y)2= 4,maka nilai y adalah …

    5 / 20

    5. Jika x = 1/16 dan y= 0,16, maka…

    6 / 20

    6. Pada tahun 2002 usia seorang anak sama dengan seperempat usia ibunya(dalam tahun). Jika
    pada tahun 2006 usia anak terseut sepertiga usia ibunya, maka anak tersebut sebenarnya lahir
    pada tahun….

    7 / 20

    7. Seorang siswa mengikuti Quiz dan tidak dapat menjawab 3 pertanyaan. Jika siswa tersebut
    mendapat skor 85 %, maka banyaknya soal adalah…

    8 / 20

    8. Seorang anak yang tingginya 150 cm difoto dalam ukuran kecil dengan skala 1:30, kemudian foto
    tersebut ukurannya diperbesar dengan skala 4:1, maka tinggi anak dalam foto yang terakhir
    adalah…

    9 / 20

    9. Sebuah pesawat terbang melakukan pengurangan ketinggian secara konstan dari 8000 m
    menjadi 6000 m dalam 12menit. Jika pengurangan ketinggian tersebut dilakukan terus menerus
    sampai ketinggian 5000 m, maka waktu yang diperlukan menjadi….

    10 / 20

    10. Tiga botol sari buah masing-masing berisi 1500 ml, 1000 ml, dan 1900 ml. Masing-masing botol
    terjadi penyusutan isi sebesar 10%, 11,5%, dan 15%. Jika isi ketiga botol di atas digabung menjadi
    satu dalam botol yang besar, maka persentase penurunan isinya menjadi….

    11 / 20

    11. Sebuah bola karet dilepas pada ketinggian 1 m. Setelah menyentuh tanah bola memantul
    kembali setinggi 7/8 dari tinggi semula. Jika pantulan selanjutnya juga memenuhi 7/8 dari tinggi
    pantulan sebelumnya, maka tinggi pantulan bola setelah pantulan ke-5 adalah…

    12 / 20

    12. Sebuah akuarium berbentuk kotak berukuran panjang 65 cm, lebar 20 cm, dan tinggi 40 cm. Jika
    diisi air sampai mencapai jarak 3 cm dari atas, maka volume air tersebut dalam liter adalah…

    13 / 20

    13. Berikut ini pernyataan yang tidak benar adalah

    14 / 20

    14. Waktudi kota A adalah 3 jam lebih cepat daripada di kota B. Sebuah pesawat terbang berangkat
    dari kota A menuju kota B pada pukul 5 pagi dan tiba di kotaB 4 jam kemudian. Pada pukul
    berapa pesawat tersebut tiba di kota B waktu setempat?

    15 / 20

    15. Uang Amir Rp. 20.000 lebih banyak daripada uang Budi ditambah dua kali uang Hasan. Uang
    Amir, Budi, dan Hasan adalah Rp. 100.000. Selisih uang Budi dan Hasan adalah Rp. 5000. Uang
    Amir adalah….

    16 / 20

    17 / 20

    18 / 20

    18. 10 30 32 16 48 50…

    19 / 20

    19. 5 7…. 17 25 35

    20 / 20

    20. a z c x a…

    Your score is

  • Mini TO Literasi Bahasa Inggris 11 SNBT 2026 [Soal Asli]

    3

    Mini TO Literasi Bahasa Inggris 11 SNBT 2026 [Soal Asli]

    Anda punya waktu 15 menit untuk mengerjakan 15 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 15

    The most common causes of tsunamis are underwater earthquakes. To understand you must first understand plate tectonics. The theory of plate tectonics suggests that the lithosphere, or top layer of the Earth, is made up of a series of huge plates. These plates make up the continents and seafloor. They rest on an underlying viscous layer called the asthenosphere.

    Think of pie cut into eight slices. The pie crust would be the lithosphere and the hot, sticky pie filling underneath would be the asthenosphere. On the earth, this plates are constantly in motion, moving along each other at a speed of 1 to 2 inches (2.5-5 cm) per year. The movement occurs most dramatically along fault lines (where the pie is cut). These motions are capable of producing earthquakes and volcanism, which, when they occur at the bottom of the ocean, are two possible sources of tsunamis.

    When two plates come into contact at a region known as a plate boundary, a heavier plate can slip under a lighter one. This is called subduction. Underwater subduction often leaves enormous “handprints” in the form of deep ocean trenches along the seafloor. In some cases of subduction, part of the seafloor connected to the lighter plate may “snap up” suddenly due to pressure from the sinking plate. This results in an earthquake. The focus of the earthquake is the point within the Earth where the rupture first occurs, rock break  and the first seismic waves are generated. The epicenter is the point on the seafloor directly above the focus.

    When this piece of the plate snaps up and sends tons of rock shooting upward with tremendous force, the energy of that farce is transferred to the water. The energy pushes the water upward above normal sea level. This is birth of a tsunami. The earthquake that generated the December 26, 2004 tsunami in the Indian Ocean was a 9.0 on the Richter scale – one of the biggest in recorded history.
    31. Which of the following best states the topic of this
    text?

    2 / 15

    The most common causes of tsunamis are underwater earthquakes. To understand you must first understand plate tectonics. The theory of plate tectonics suggests that the lithosphere, or top layer of the Earth, is made up of a series of huge plates. These plates make up the continents and seafloor. They rest on an underlying viscous layer called the asthenosphere.

    Think of pie cut into eight slices. The pie crust would be the lithosphere and the hot, sticky pie filling underneath would be the asthenosphere. On the earth, this plates are constantly in motion, moving along each other at a speed of 1 to 2 inches (2.5-5 cm) per year. The movement occurs most dramatically along fault lines (where the pie is cut). These motions are capable of producing earthquakes and volcanism, which, when they occur at the bottom of the ocean, are two possible sources of tsunamis.

    When two plates come into contact at a region known as a plate boundary, a heavier plate can slip under a lighter one. This is called subduction. Underwater subduction often leaves enormous “handprints” in the form of deep ocean trenches along the seafloor. In some cases of subduction, part of the seafloor connected to the lighter plate may “snap up” suddenly due to pressure from the sinking plate. This results in an earthquake. The focus of the earthquake is the point within the Earth where the rupture first occurs, rock break  and the first seismic waves are generated. The epicenter is the point on the seafloor directly above the focus.

    When this piece of the plate snaps up and sends tons of rock shooting upward with tremendous force, the energy of that farce is transferred to the water. The energy pushes the water upward above normal sea level. This is birth of a tsunami. The earthquake that generated the December 26, 2004 tsunami in the Indian Ocean was a 9.0 on the Richter scale – one of the biggest in recorded history.
    32. The main idea of this text is that ….

    3 / 15

    The most common causes of tsunamis are underwater earthquakes. To understand you must first understand plate tectonics. The theory of plate tectonics suggests that the lithosphere, or top layer of the Earth, is made up of a series of huge plates. These plates make up the continents and seafloor. They rest on an underlying viscous layer called the asthenosphere.

    Think of pie cut into eight slices. The pie crust would be the lithosphere and the hot, sticky pie filling underneath would be the asthenosphere. On the earth, this plates are constantly in motion, moving along each other at a speed of 1 to 2 inches (2.5-5 cm) per year. The movement occurs most dramatically along fault lines (where the pie is cut). These motions are capable of producing earthquakes and volcanism, which, when they occur at the bottom of the ocean, are two possible sources of tsunamis.

    When two plates come into contact at a region known as a plate boundary, a heavier plate can slip under a lighter one. This is called subduction. Underwater subduction often leaves enormous “handprints” in the form of deep ocean trenches along the seafloor. In some cases of subduction, part of the seafloor connected to the lighter plate may “snap up” suddenly due to pressure from the sinking plate. This results in an earthquake. The focus of the earthquake is the point within the Earth where the rupture first occurs, rock break  and the first seismic waves are generated. The epicenter is the point on the seafloor directly above the focus.

    When this piece of the plate snaps up and sends tons of rock shooting upward with tremendous force, the energy of that farce is transferred to the water. The energy pushes the water upward above normal sea level. This is birth of a tsunami. The earthquake that generated the December 26, 2004 tsunami in the Indian Ocean was a 9.0 on the Richter scale – one of the biggest in recorded history.
    33. Implied in the text is that the earthquake will
    never occur when ….

    4 / 15

    The most common causes of tsunamis are underwater earthquakes. To understand you must first understand plate tectonics. The theory of plate tectonics suggests that the lithosphere, or top layer of the Earth, is made up of a series of huge plates. These plates make up the continents and seafloor. They rest on an underlying viscous layer called the asthenosphere.

    Think of pie cut into eight slices. The pie crust would be the lithosphere and the hot, sticky pie filling underneath would be the asthenosphere. On the earth, this plates are constantly in motion, moving along each other at a speed of 1 to 2 inches (2.5-5 cm) per year. The movement occurs most dramatically along fault lines (where the pie is cut). These motions are capable of producing earthquakes and volcanism, which, when they occur at the bottom of the ocean, are two possible sources of tsunamis.

    When two plates come into contact at a region known as a plate boundary, a heavier plate can slip under a lighter one. This is called subduction. Underwater subduction often leaves enormous “handprints” in the form of deep ocean trenches along the seafloor. In some cases of subduction, part of the seafloor connected to the lighter plate may “snap up” suddenly due to pressure from the sinking plate. This results in an earthquake. The focus of the earthquake is the point within the Earth where the rupture first occurs, rock break  and the first seismic waves are generated. The epicenter is the point on the seafloor directly above the focus.

    When this piece of the plate snaps up and sends tons of rock shooting upward with tremendous force, the energy of that farce is transferred to the water. The energy pushes the water upward above normal sea level. This is birth of a tsunami. The earthquake that generated the December 26, 2004 tsunami in the Indian Ocean was a 9.0 on the Richter scale – one of the biggest in recorded history.
    34. Which of the following natural disasters happening
    in Indonesia is related to the fault movement of
    plate tectonics?

    5 / 15

    The most common causes of tsunamis are underwater earthquakes. To understand you must first understand plate tectonics. The theory of plate tectonics suggests that the lithosphere, or top layer of the Earth, is made up of a series of huge plates. These plates make up the continents and seafloor. They rest on an underlying viscous layer called the asthenosphere.

    Think of pie cut into eight slices. The pie crust would be the lithosphere and the hot, sticky pie filling underneath would be the asthenosphere. On the earth, this plates are constantly in motion, moving along each other at a speed of 1 to 2 inches (2.5-5 cm) per year. The movement occurs most dramatically along fault lines (where the pie is cut). These motions are capable of producing earthquakes and volcanism, which, when they occur at the bottom of the ocean, are two possible sources of tsunamis.

    When two plates come into contact at a region known as a plate boundary, a heavier plate can slip under a lighter one. This is called subduction. Underwater subduction often leaves enormous “handprints” in the form of deep ocean trenches along the seafloor. In some cases of subduction, part of the seafloor connected to the lighter plate may “snap up” suddenly due to pressure from the sinking plate. This results in an earthquake. The focus of the earthquake is the point within the Earth where the rupture first occurs, rock break  and the first seismic waves are generated. The epicenter is the point on the seafloor directly above the focus.

    When this piece of the plate snaps up and sends tons of rock shooting upward with tremendous force, the energy of that farce is transferred to the water. The energy pushes the water upward above normal sea level. This is birth of a tsunami. The earthquake that generated the December 26, 2004 tsunami in the Indian Ocean was a 9.0 on the Richter scale – one of the biggest in recorded history.
    35. The following is mentioned in the text about
    tsunamis, EXCEPT that they are ….

    6 / 15

    Text 2
    Indentifying ingredients in old paintings can help curators decide how best to maintain, display and restore them. The 17th-century Dutch artis, Rembrandt, was found to use wheat, according to new advanced analysis of two of his works. It is the first study to identify wheat starch in any of Rembrandt‟s work, even though scientists have perfomed numerous analyses on more than 150 of his.

    In Rembrandt‟s time, artists mixed their own paints, which they then spread onto canvas in layers. Often, individual layers of the same piece of art contained different binding agents, pigments, varnishes and other ingredients. Besides color, each layer was mixed to just the right level of thickness, glossines, texture, evenness on the surface, drying time and more.

    However, paint layers are though to analyze because they are spread so incredibly thin. The  thinnes ones rise just a thousandth of a millimeter above the layer below them. Using a variety of chemical and physical analytical methods, along with old written records, scientists have been able to identify pigments and other inorganic materials in many ancient paintings.

    For the new study, the scientist used some of the most high-tech equipment around to look at the “Portrait of Nicolaes Van Bambeeck,” which Rembrandt van Rijn painted in 1641. First they  took a cross-section from a miniscule section of the painting. Then they used a variety of methods to probe the layers, including a technique called Time of Fly  Secondary Ion Mass spectrometry (To F SIMS). This technique involves sending a focused, high-energy beam of ions at the layered sample, then observing the ions that bounce back. By analyzing the energy and chemical nature of the ejected ions, scientists can deduce detailed information about the types of elements and chemical bonds held within.

    For the second greyish layer of paint on the “Portrait of Nicolaes van Bambeeck,” the scan showed, Rembrandt mixed oil and a small amount of lead with wheat flour. It‟s not clear yet whether Rembrandt used wheat earlier or continued to use ingredient after painting the “Portrait of Nicolaed van Bambeeck,” who was a rich wool merchant. But the researchers also found wheat in the “Portrait of Agatha Bas,” the merchant‟s wife.
    36. What would the paragraph following the passage
    be likely to discuss?

    7 / 15

    Text 2
    Indentifying ingredients in old paintings can help curators decide how best to maintain, display and restore them. The 17th-century Dutch artis, Rembrandt, was found to use wheat, according to new advanced analysis of two of his works. It is the first study to identify wheat starch in any of Rembrandt‟s work, even though scientists have perfomed numerous analyses on more than 150 of his.

    In Rembrandt‟s time, artists mixed their own paints, which they then spread onto canvas in layers. Often, individual layers of the same piece of art contained different binding agents, pigments, varnishes and other ingredients. Besides color, each layer was mixed to just the right level of thickness, glossines, texture, evenness on the surface, drying time and more.

    However, paint layers are though to analyze because they are spread so incredibly thin. The  thinnes ones rise just a thousandth of a millimeter above the layer below them. Using a variety of chemical and physical analytical methods, along with old written records, scientists have been able to identify pigments and other inorganic materials in many ancient paintings.

    For the new study, the scientist used some of the most high-tech equipment around to look at the “Portrait of Nicolaes Van Bambeeck,” which Rembrandt van Rijn painted in 1641. First they  took a cross-section from a miniscule section of the painting. Then they used a variety of methods to probe the layers, including a technique called Time of Fly  Secondary Ion Mass spectrometry (To F SIMS). This technique involves sending a focused, high-energy beam of ions at the layered sample, then observing the ions that bounce back. By analyzing the energy and chemical nature of the ejected ions, scientists can deduce detailed information about the types of elements and chemical bonds held within.

    For the second greyish layer of paint on the “Portrait of Nicolaes van Bambeeck,” the scan showed, Rembrandt mixed oil and a small amount of lead with wheat flour. It‟s not clear yet whether Rembrandt used wheat earlier or continued to use ingredient after painting the “Portrait of Nicolaed van Bambeeck,” who was a rich wool merchant. But the researchers also found wheat in the “Portrait of Agatha Bas,” the merchant‟s wife.
    37. What is the main idea of paragraph 3?

    8 / 15

    Text 2
    Indentifying ingredients in old paintings can help curators decide how best to maintain, display and restore them. The 17th-century Dutch artis, Rembrandt, was found to use wheat, according to new advanced analysis of two of his works. It is the first study to identify wheat starch in any of Rembrandt‟s work, even though scientists have perfomed numerous analyses on more than 150 of his.

    In Rembrandt‟s time, artists mixed their own paints, which they then spread onto canvas in layers. Often, individual layers of the same piece of art contained different binding agents, pigments, varnishes and other ingredients. Besides color, each layer was mixed to just the right level of thickness, glossines, texture, evenness on the surface, drying time and more.

    However, paint layers are though to analyze because they are spread so incredibly thin. The  thinnes ones rise just a thousandth of a millimeter above the layer below them. Using a variety of chemical and physical analytical methods, along with old written records, scientists have been able to identify pigments and other inorganic materials in many ancient paintings.

    For the new study, the scientist used some of the most high-tech equipment around to look at the “Portrait of Nicolaes Van Bambeeck,” which Rembrandt van Rijn painted in 1641. First they  took a cross-section from a miniscule section of the painting. Then they used a variety of methods to probe the layers, including a technique called Time of Fly  Secondary Ion Mass spectrometry (To F SIMS). This technique involves sending a focused, high-energy beam of ions at the layered sample, then observing the ions that bounce back. By analyzing the energy and chemical nature of the ejected ions, scientists can deduce detailed information about the types of elements and chemical bonds held within.

    For the second greyish layer of paint on the “Portrait of Nicolaes van Bambeeck,” the scan showed, Rembrandt mixed oil and a small amount of lead with wheat flour. It‟s not clear yet whether Rembrandt used wheat earlier or continued to use ingredient after painting the “Portrait of Nicolaed van Bambeeck,” who was a rich wool merchant. But the researchers also found wheat in the “Portrait of Agatha Bas,” the merchant‟s wife.
    38. According to paragraph 1, which of the following
    words can best describe scientists effort to identify
    ingredients in Rembrandt‟s paintings?

    9 / 15

    Text 2
    Indentifying ingredients in old paintings can help curators decide how best to maintain, display and restore them. The 17th-century Dutch artis, Rembrandt, was found to use wheat, according to new advanced analysis of two of his works. It is the first study to identify wheat starch in any of Rembrandt‟s work, even though scientists have perfomed numerous analyses on more than 150 of his.

    In Rembrandt‟s time, artists mixed their own paints, which they then spread onto canvas in layers. Often, individual layers of the same piece of art contained different binding agents, pigments, varnishes and other ingredients. Besides color, each layer was mixed to just the right level of thickness, glossines, texture, evenness on the surface, drying time and more.

    However, paint layers are though to analyze because they are spread so incredibly thin. The  thinnes ones rise just a thousandth of a millimeter above the layer below them. Using a variety of chemical and physical analytical methods, along with old written records, scientists have been able to identify pigments and other inorganic materials in many ancient paintings.

    For the new study, the scientist used some of the most high-tech equipment around to look at the “Portrait of Nicolaes Van Bambeeck,” which Rembrandt van Rijn painted in 1641. First they  took a cross-section from a miniscule section of the painting. Then they used a variety of methods to probe the layers, including a technique called Time of Fly  Secondary Ion Mass spectrometry (To F SIMS). This technique involves sending a focused, high-energy beam of ions at the layered sample, then observing the ions that bounce back. By analyzing the energy and chemical nature of the ejected ions, scientists can deduce detailed information about the types of elements and chemical bonds held within.

    For the second greyish layer of paint on the “Portrait of Nicolaes van Bambeeck,” the scan showed, Rembrandt mixed oil and a small amount of lead with wheat flour. It‟s not clear yet whether Rembrandt used wheat earlier or continued to use ingredient after painting the “Portrait of Nicolaed van Bambeeck,” who was a rich wool merchant. But the researchers also found wheat in the “Portrait of Agatha Bas,” the merchant‟s wife.
    39. How does the author organize the ideas in the
    passage?

    10 / 15

    Text 2
    Indentifying ingredients in old paintings can help curators decide how best to maintain, display and restore them. The 17th-century Dutch artis, Rembrandt, was found to use wheat, according to new advanced analysis of two of his works. It is the first study to identify wheat starch in any of Rembrandt‟s work, even though scientists have perfomed numerous analyses on more than 150 of his.

    In Rembrandt‟s time, artists mixed their own paints, which they then spread onto canvas in layers. Often, individual layers of the same piece of art contained different binding agents, pigments, varnishes and other ingredients. Besides color, each layer was mixed to just the right level of thickness, glossines, texture, evenness on the surface, drying time and more.

    However, paint layers are though to analyze because they are spread so incredibly thin. The  thinnes ones rise just a thousandth of a millimeter above the layer below them. Using a variety of chemical and physical analytical methods, along with old written records, scientists have been able to identify pigments and other inorganic materials in many ancient paintings.

    For the new study, the scientist used some of the most high-tech equipment around to look at the “Portrait of Nicolaes Van Bambeeck,” which Rembrandt van Rijn painted in 1641. First they  took a cross-section from a miniscule section of the painting. Then they used a variety of methods to probe the layers, including a technique called Time of Fly  Secondary Ion Mass spectrometry (To F SIMS). This technique involves sending a focused, high-energy beam of ions at the layered sample, then observing the ions that bounce back. By analyzing the energy and chemical nature of the ejected ions, scientists can deduce detailed information about the types of elements and chemical bonds held within.

    For the second greyish layer of paint on the “Portrait of Nicolaes van Bambeeck,” the scan showed, Rembrandt mixed oil and a small amount of lead with wheat flour. It‟s not clear yet whether Rembrandt used wheat earlier or continued to use ingredient after painting the “Portrait of Nicolaed van Bambeeck,” who was a rich wool merchant. But the researchers also found wheat in the “Portrait of Agatha Bas,” the merchant‟s wife.
    40. What does the word „they‟ in “… own paints, which
    they then …(line 5) refer to?

    11 / 15

    Text A
    Soaring carbon emissions from a meat-hungry developing world could be cut back substantially by improving animal breeds and feed, according to a study. It is estimated that livestock farming  contributes 18-51 per cent of the world‟s greenhouse gas emissions. Demand for livestock products is predicted to double by 2050 as a result of growing populations, urbanization, and better income in the developing world, which will cause  emissions to rise

    The study, published in the Proceedings of the National Academy of Science, suggest that 12 per cent of total livestock-related emissions in 2030 could easily be shortened with simple  improvements in production. These include: switching to more nutritious pasture grasses; supplenting livestock diets based on grass with small amounts of crop residues or grains; restoring degraded grazing lands; growing trees that trap  carbon while producing leaves that livestock could eat; and adopting more productive breeds.

    “Organizations from the West, especially the World Watch Institute, have continued to blame livestock-keeping for being one of the major  polluters of the world, yet livestock keeping‟s possitives by far outweigh the negative,” said Mario Herrero, co-author of the paper and a senior scientist at International Livestock Research Institute.

    Text B
    Livestock farmers in developing countries have a relatively small environmental footprint and their animals provide them with food, income and transport for their crops, said John Byron. “What  these farmers need are technological options and economic incentives that help them intensify their production in sustainable ways,” he added.

    Steinfeld, coordinator of the Livestock, Environment and Development Initiative at the  Food and Agriculture Organization, said: “If one were able to connect this to smallholder development by making poor farmers benefit through the possibility of carbon offsets and carbon markets that would indeed create a win-win  situation where one would have socioeconomic benefits, targeting poor people, while reducing the carbon „hoofprints‟ i.e the carbon footprint of livestock”.

    Improving livestock production should be done  to improve livehoods and not just for climate reasons, said Kirtana Chandrasekaran, food campaigner for Friends of the Earth. She added that intensive agriculture also contributes to biodiversity loss so “it‟s very dangerous” just to  look at lowering emissions “when there‟s a whole host of other factor affecting improvement in livestock farming”.
    41. The theme of these two text would most likely be

    12 / 15

    Text A
    Soaring carbon emissions from a meat-hungry developing world could be cut back substantially by improving animal breeds and feed, according to a study. It is estimated that livestock farming  contributes 18-51 per cent of the world‟s greenhouse gas emissions. Demand for livestock products is predicted to double by 2050 as a result of growing populations, urbanization, and better income in the developing world, which will cause  emissions to rise

    The study, published in the Proceedings of the National Academy of Science, suggest that 12 per cent of total livestock-related emissions in 2030 could easily be shortened with simple  improvements in production. These include: switching to more nutritious pasture grasses; supplenting livestock diets based on grass with small amounts of crop residues or grains; restoring degraded grazing lands; growing trees that trap  carbon while producing leaves that livestock could eat; and adopting more productive breeds.

    “Organizations from the West, especially the World Watch Institute, have continued to blame livestock-keeping for being one of the major  polluters of the world, yet livestock keeping‟s possitives by far outweigh the negative,” said Mario Herrero, co-author of the paper and a senior scientist at International Livestock Research Institute.

    Text B
    Livestock farmers in developing countries have a relatively small environmental footprint and their animals provide them with food, income and transport for their crops, said John Byron. “What  these farmers need are technological options and economic incentives that help them intensify their production in sustainable ways,” he added.

    Steinfeld, coordinator of the Livestock, Environment and Development Initiative at the  Food and Agriculture Organization, said: “If one were able to connect this to smallholder development by making poor farmers benefit through the possibility of carbon offsets and carbon markets that would indeed create a win-win  situation where one would have socioeconomic benefits, targeting poor people, while reducing the carbon „hoofprints‟ i.e the carbon footprint of livestock”.

    Improving livestock production should be done  to improve livehoods and not just for climate reasons, said Kirtana Chandrasekaran, food campaigner for Friends of the Earth. She added that intensive agriculture also contributes to biodiversity loss so “it‟s very dangerous” just to  look at lowering emissions “when there‟s a whole host of other factor affecting improvement in livestock farming”.
    42. The following ideas reflect opinions in two texts,
    EXCEPT …

    13 / 15

    Text A
    Soaring carbon emissions from a meat-hungry developing world could be cut back substantially by improving animal breeds and feed, according to a study. It is estimated that livestock farming  contributes 18-51 per cent of the world‟s greenhouse gas emissions. Demand for livestock products is predicted to double by 2050 as a result of growing populations, urbanization, and better income in the developing world, which will cause  emissions to rise

    The study, published in the Proceedings of the National Academy of Science, suggest that 12 per cent of total livestock-related emissions in 2030 could easily be shortened with simple  improvements in production. These include: switching to more nutritious pasture grasses; supplenting livestock diets based on grass with small amounts of crop residues or grains; restoring degraded grazing lands; growing trees that trap  carbon while producing leaves that livestock could eat; and adopting more productive breeds.

    “Organizations from the West, especially the World Watch Institute, have continued to blame livestock-keeping for being one of the major  polluters of the world, yet livestock keeping‟s possitives by far outweigh the negative,” said Mario Herrero, co-author of the paper and a senior scientist at International Livestock Research Institute.

    Text B
    Livestock farmers in developing countries have a relatively small environmental footprint and their animals provide them with food, income and transport for their crops, said John Byron. “What  these farmers need are technological options and economic incentives that help them intensify their production in sustainable ways,” he added.

    Steinfeld, coordinator of the Livestock, Environment and Development Initiative at the  Food and Agriculture Organization, said: “If one were able to connect this to smallholder development by making poor farmers benefit through the possibility of carbon offsets and carbon markets that would indeed create a win-win  situation where one would have socioeconomic benefits, targeting poor people, while reducing the carbon „hoofprints‟ i.e the carbon footprint of livestock”.

    Improving livestock production should be done  to improve livehoods and not just for climate reasons, said Kirtana Chandrasekaran, food campaigner for Friends of the Earth. She added that intensive agriculture also contributes to biodiversity loss so “it‟s very dangerous” just to  look at lowering emissions “when there‟s a whole host of other factor affecting improvement in livestock farming”.
    43. It can be concluded from the two texts that cattle
    productions are considered „succesful‟ if they …

    14 / 15

    Text A
    Soaring carbon emissions from a meat-hungry developing world could be cut back substantially by improving animal breeds and feed, according to a study. It is estimated that livestock farming  contributes 18-51 per cent of the world‟s greenhouse gas emissions. Demand for livestock products is predicted to double by 2050 as a result of growing populations, urbanization, and better income in the developing world, which will cause  emissions to rise

    The study, published in the Proceedings of the National Academy of Science, suggest that 12 per cent of total livestock-related emissions in 2030 could easily be shortened with simple  improvements in production. These include: switching to more nutritious pasture grasses; supplenting livestock diets based on grass with small amounts of crop residues or grains; restoring degraded grazing lands; growing trees that trap  carbon while producing leaves that livestock could eat; and adopting more productive breeds.

    “Organizations from the West, especially the World Watch Institute, have continued to blame livestock-keeping for being one of the major  polluters of the world, yet livestock keeping‟s possitives by far outweigh the negative,” said Mario Herrero, co-author of the paper and a senior scientist at International Livestock Research Institute.

    Text B
    Livestock farmers in developing countries have a relatively small environmental footprint and their animals provide them with food, income and transport for their crops, said John Byron. “What  these farmers need are technological options and economic incentives that help them intensify their production in sustainable ways,” he added.

    Steinfeld, coordinator of the Livestock, Environment and Development Initiative at the  Food and Agriculture Organization, said: “If one were able to connect this to smallholder development by making poor farmers benefit through the possibility of carbon offsets and carbon markets that would indeed create a win-win  situation where one would have socioeconomic benefits, targeting poor people, while reducing the carbon „hoofprints‟ i.e the carbon footprint of livestock”.

    Improving livestock production should be done  to improve livehoods and not just for climate reasons, said Kirtana Chandrasekaran, food campaigner for Friends of the Earth. She added that intensive agriculture also contributes to biodiversity loss so “it‟s very dangerous” just to  look at lowering emissions “when there‟s a whole host of other factor affecting improvement in livestock farming”.
    44. Which of following statements can be hypothecally
    figured out based on the information in these two
    texts?

    15 / 15

    Text A
    Soaring carbon emissions from a meat-hungry developing world could be cut back substantially by improving animal breeds and feed, according to a study. It is estimated that livestock farming  contributes 18-51 per cent of the world‟s greenhouse gas emissions. Demand for livestock products is predicted to double by 2050 as a result of growing populations, urbanization, and better income in the developing world, which will cause  emissions to rise

    The study, published in the Proceedings of the National Academy of Science, suggest that 12 per cent of total livestock-related emissions in 2030 could easily be shortened with simple  improvements in production. These include: switching to more nutritious pasture grasses; supplenting livestock diets based on grass with small amounts of crop residues or grains; restoring degraded grazing lands; growing trees that trap  carbon while producing leaves that livestock could eat; and adopting more productive breeds.

    “Organizations from the West, especially the World Watch Institute, have continued to blame livestock-keeping for being one of the major  polluters of the world, yet livestock keeping‟s possitives by far outweigh the negative,” said Mario Herrero, co-author of the paper and a senior scientist at International Livestock Research Institute.

    Text B
    Livestock farmers in developing countries have a relatively small environmental footprint and their animals provide them with food, income and transport for their crops, said John Byron. “What  these farmers need are technological options and economic incentives that help them intensify their production in sustainable ways,” he added.

    Steinfeld, coordinator of the Livestock, Environment and Development Initiative at the  Food and Agriculture Organization, said: “If one were able to connect this to smallholder development by making poor farmers benefit through the possibility of carbon offsets and carbon markets that would indeed create a win-win  situation where one would have socioeconomic benefits, targeting poor people, while reducing the carbon „hoofprints‟ i.e the carbon footprint of livestock”.

    Improving livestock production should be done  to improve livehoods and not just for climate reasons, said Kirtana Chandrasekaran, food campaigner for Friends of the Earth. She added that intensive agriculture also contributes to biodiversity loss so “it‟s very dangerous” just to  look at lowering emissions “when there‟s a whole host of other factor affecting improvement in livestock farming”.
    45. The argument for livestock farming in the first text
    differs significanly from that in the second text in
    that the first text deals with …

    Your score is

  • Mini TO SNBT 2026 PK Geometri 1

    5

    Mini TO SNBT 2026 PK Geometri 1

    Anda punya waktu 10 menit untuk mengerjakan 10 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 10

    2 / 10

    3 / 10

    4 / 10

    5 / 10

    6 / 10

    7 / 10

    8 / 10

    9 / 10

    10 / 10

    Your score is

  • Mini TO PPU PBM 13 SNBT 2026

    2

    Mini TO PPU PBM 13 SNBT 2026

    Anda punya waktu 15 menit untuk mengerjakan 15 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 14

    (1) Semua orang pasti mengenal pendidikan. (2) Pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam diri seseorang dan masyarakat sehingga membuat orang dan masyarakat jadi beradab. (3) Pendidikan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana pembudayaan dan penyaluran nila (enkulturisasi dan sosialisasi). (4) Anak harus mendapatkan pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan. (5) Dimensi kemanusiaan itu mencakup sekurang-kurangnya tiga hal paling mendasar.

    (6) Pendidikan karakter adalah budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. (7) Menurut Lickona, tanpa ketiga aspek itu, pendidikan karakter tidak akan efektif. (8) Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. (9) Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. (10) Terdapat sembilan pilar kecerdasan karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-NYA; kemandirian dan tanggung jawab; kejujuran/amanah dan diplomatis; hormat dan santun; dermawan, suka menolong, dan gotong royong/kerjasama; percaya diri dan pekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; baik dan rendah hati; serta toleran dan cinta damai. (Dikutip dengan pengubahan dari blogdetik.com)
    16. Mananakah gagasan utama paragraf ke-1?

    2 / 14

    (1) Semua orang pasti mengenal pendidikan. (2) Pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam diri seseorang dan masyarakat sehingga membuat orang dan masyarakat jadi beradab. (3) Pendidikan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana pembudayaan dan penyaluran nila (enkulturisasi dan sosialisasi). (4) Anak harus mendapatkan pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan. (5) Dimensi kemanusiaan itu mencakup sekurang-kurangnya tiga hal paling mendasar.

    (6) Pendidikan karakter adalah budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. (7) Menurut Lickona, tanpa ketiga aspek itu, pendidikan karakter tidak akan efektif. (8) Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. (9) Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. (10) Terdapat sembilan pilar kecerdasan karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-NYA; kemandirian dan tanggung jawab; kejujuran/amanah dan diplomatis; hormat dan santun; dermawan, suka menolong, dan gotong royong/kerjasama; percaya diri dan pekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; baik dan rendah hati; serta toleran dan cinta damai. (Dikutip dengan pengubahan dari blogdetik.com)
    17. Manakah pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam paragraf ke-2?

    3 / 14

    (1) Semua orang pasti mengenal pendidikan. (2) Pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam diri seseorang dan masyarakat sehingga membuat orang dan masyarakat jadi beradab. (3) Pendidikan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana pembudayaan dan penyaluran nila (enkulturisasi dan sosialisasi). (4) Anak harus mendapatkan pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan. (5) Dimensi kemanusiaan itu mencakup sekurang-kurangnya tiga hal paling mendasar.

    (6) Pendidikan karakter adalah budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. (7) Menurut Lickona, tanpa ketiga aspek itu, pendidikan karakter tidak akan efektif. (8) Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. (9) Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. (10) Terdapat sembilan pilar kecerdasan karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-NYA; kemandirian dan tanggung jawab; kejujuran/amanah dan diplomatis; hormat dan santun; dermawan, suka menolong, dan gotong royong/kerjasama; percaya diri dan pekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; baik dan rendah hati; serta toleran dan cinta damai. (Dikutip dengan pengubahan dari blogdetik.com)
    18. Apa perbedaan gagasan antarparagraf dalam teks tersebut?

    4 / 14

    (1) Semua orang pasti mengenal pendidikan. (2) Pendidikan adalah proses internalisasi budaya ke dalam diri seseorang dan masyarakat sehingga membuat orang dan masyarakat jadi beradab. (3) Pendidikan bukan hanya merupakan sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi lebih luas lagi, yakni sebagai sarana pembudayaan dan penyaluran nila (enkulturisasi dan sosialisasi). (4) Anak harus mendapatkan pendidikan yang menyentuh dimensi dasar kemanusiaan. (5) Dimensi kemanusiaan itu mencakup sekurang-kurangnya tiga hal paling mendasar.

    (6) Pendidikan karakter adalah budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan, perasaan, dan tindakan. (7) Menurut Lickona, tanpa ketiga aspek itu, pendidikan karakter tidak akan efektif. (8) Dengan pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. (9) Kecerdasan emosi ini adalah bekal penting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan. (10) Terdapat sembilan pilar kecerdasan karakter yang berasal dari nilai-nilai luhur universal, yaitu karakter cinta Tuhan dan segenap ciptaan-NYA; kemandirian dan tanggung jawab; kejujuran/amanah dan diplomatis; hormat dan santun; dermawan, suka menolong, dan gotong royong/kerjasama; percaya diri dan pekerja keras; kepemimpinan dan keadilan; baik dan rendah hati; serta toleran dan cinta damai. (Dikutip dengan pengubahan dari blogdetik.com)
    19. Apa kelemahan isi paragraf ke-1?

    5 / 14

    (1) Pragmatisme telah menjangkiti penyelenggaraan dunia pendidikan kita, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. (2) Tujuan pendidikan yang menurut Pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengalami pendangkalan, karena digantikan jargon- jargon popular seperti “memproduksi manusia unggul, berdaya saing global, dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pasar.”

    (3) Menjadi persoalan besar, ketika indikasi yang sangat instrumental ini mengambil alih arah dan tujuan penyelenggaraan pendidikan di negara kita. (4) Keberhasilan pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kompetensi anak didik tetapi juga kebiasaan dalam sikap, tindakan, ketajaman intuisi, dan nurani sebagai pendidikan yang terjadi adalah kolonisasi homo economicus. (6) Alihalih menerapkan kriteria pendidikan, pada pendidikan kita justru lebih sibuk menerapkan nalar industri dan memburu ISO. (7) Mutu tata kelola pendidikanpun didefinisikan berdasarkan kepuasaan pelanggan. (8) Pasar menjadi kata penentu dalam sebuah keputusan. (9) Momok terbesar perguan tinggi sekarang ini adalah jika lulusannya tak laku di pasar.

    (10) Dominasi nalar ekonomi ini membuat nalar praktis dan epistemik tenggalam di bawah nalar instrumental. (11) Orang diajarkan jadi “tukar nalar” yang tahu mencapai tujuan tetapi tak mampu menimbang baik-buruk tujuan. (12) Cita-cita mendidikan warga negara dialihkan jadi mendidikan konsumen yang tentu saja tak diajarkan bersikap kritis, rasional, abstrak-imajinatif-kreatif demi kebaikan hidup bersama. (13) Sebaliknya, mereka dididik hasratnya untuk menyerap segala hal gemerlap yang ditawarkan pasar. (dikutip dengan pengubahan seperlunya dari Kompas, 26 Desember 2012)
    20. Pengunaan kata yang tidak tepat terdapat pada kata

    6 / 14

    (1) Pragmatisme telah menjangkiti penyelenggaraan dunia pendidikan kita, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. (2) Tujuan pendidikan yang menurut Pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengalami pendangkalan, karena digantikan jargon- jargon popular seperti “memproduksi manusia unggul, berdaya saing global, dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pasar.”

    (3) Menjadi persoalan besar, ketika indikasi yang sangat instrumental ini mengambil alih arah dan tujuan penyelenggaraan pendidikan di negara kita. (4) Keberhasilan pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kompetensi anak didik tetapi juga kebiasaan dalam sikap, tindakan, ketajaman intuisi, dan nurani sebagai pendidikan yang terjadi adalah kolonisasi homo economicus. (6) Alihalih menerapkan kriteria pendidikan, pada pendidikan kita justru lebih sibuk menerapkan nalar industri dan memburu ISO. (7) Mutu tata kelola pendidikanpun didefinisikan berdasarkan kepuasaan pelanggan. (8) Pasar menjadi kata penentu dalam sebuah keputusan. (9) Momok terbesar perguan tinggi sekarang ini adalah jika lulusannya tak laku di pasar.

    (10) Dominasi nalar ekonomi ini membuat nalar praktis dan epistemik tenggalam di bawah nalar instrumental. (11) Orang diajarkan jadi “tukar nalar” yang tahu mencapai tujuan tetapi tak mampu menimbang baik-buruk tujuan. (12) Cita-cita mendidikan warga negara dialihkan jadi mendidikan konsumen yang tentu saja tak diajarkan bersikap kritis, rasional, abstrak-imajinatif-kreatif demi kebaikan hidup bersama. (13) Sebaliknya, mereka dididik hasratnya untuk menyerap segala hal gemerlap yang ditawarkan pasar. (dikutip dengan pengubahan seperlunya dari Kompas, 26 Desember 2012)
    21. Kata ini pada kalimat 10 merujuk pada…

    7 / 14

    (1) Pragmatisme telah menjangkiti penyelenggaraan dunia pendidikan kita, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. (2) Tujuan pendidikan yang menurut Pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengalami pendangkalan, karena digantikan jargon- jargon popular seperti “memproduksi manusia unggul, berdaya saing global, dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pasar.”

    (3) Menjadi persoalan besar, ketika indikasi yang sangat instrumental ini mengambil alih arah dan tujuan penyelenggaraan pendidikan di negara kita. (4) Keberhasilan pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kompetensi anak didik tetapi juga kebiasaan dalam sikap, tindakan, ketajaman intuisi, dan nurani sebagai pendidikan yang terjadi adalah kolonisasi homo economicus. (6) Alihalih menerapkan kriteria pendidikan, pada pendidikan kita justru lebih sibuk menerapkan nalar industri dan memburu ISO. (7) Mutu tata kelola pendidikanpun didefinisikan berdasarkan kepuasaan pelanggan. (8) Pasar menjadi kata penentu dalam sebuah keputusan. (9) Momok terbesar perguan tinggi sekarang ini adalah jika lulusannya tak laku di pasar.

    (10) Dominasi nalar ekonomi ini membuat nalar praktis dan epistemik tenggalam di bawah nalar instrumental. (11) Orang diajarkan jadi “tukar nalar” yang tahu mencapai tujuan tetapi tak mampu menimbang baik-buruk tujuan. (12) Cita-cita mendidikan warga negara dialihkan jadi mendidikan konsumen yang tentu saja tak diajarkan bersikap kritis, rasional, abstrak-imajinatif-kreatif demi kebaikan hidup bersama. (13) Sebaliknya, mereka dididik hasratnya untuk menyerap segala hal gemerlap yang ditawarkan pasar. (dikutip dengan pengubahan seperlunya dari Kompas, 26 Desember 2012)
    22. Kesalahan penggunaan ejaan ditemukan pada kalimat

    8 / 14

    (1) Pragmatisme telah menjangkiti penyelenggaraan dunia pendidikan kita, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. (2) Tujuan pendidikan yang menurut Pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengalami pendangkalan, karena digantikan jargon- jargon popular seperti “memproduksi manusia unggul, berdaya saing global, dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pasar.”

    (3) Menjadi persoalan besar, ketika indikasi yang sangat instrumental ini mengambil alih arah dan tujuan penyelenggaraan pendidikan di negara kita. (4) Keberhasilan pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kompetensi anak didik tetapi juga kebiasaan dalam sikap, tindakan, ketajaman intuisi, dan nurani sebagai pendidikan yang terjadi adalah kolonisasi homo economicus. (6) Alihalih menerapkan kriteria pendidikan, pada pendidikan kita justru lebih sibuk menerapkan nalar industri dan memburu ISO. (7) Mutu tata kelola pendidikanpun didefinisikan berdasarkan kepuasaan pelanggan. (8) Pasar menjadi kata penentu dalam sebuah keputusan. (9) Momok terbesar perguan tinggi sekarang ini adalah jika lulusannya tak laku di pasar.

    (10) Dominasi nalar ekonomi ini membuat nalar praktis dan epistemik tenggalam di bawah nalar instrumental. (11) Orang diajarkan jadi “tukar nalar” yang tahu mencapai tujuan tetapi tak mampu menimbang baik-buruk tujuan. (12) Cita-cita mendidikan warga negara dialihkan jadi mendidikan konsumen yang tentu saja tak diajarkan bersikap kritis, rasional, abstrak-imajinatif-kreatif demi kebaikan hidup bersama. (13) Sebaliknya, mereka dididik hasratnya untuk menyerap segala hal gemerlap yang ditawarkan pasar. (dikutip dengan pengubahan seperlunya dari Kompas, 26 Desember 2012)
    23. Bagaimanakah hubungan isi antarparagraf dalam teks di atas?

    9 / 14

    (1) Pragmatisme telah menjangkiti penyelenggaraan dunia pendidikan kita, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. (2) Tujuan pendidikan yang menurut Pembukaan UUD 1945 mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara, mengalami pendangkalan, karena digantikan jargon- jargon popular seperti “memproduksi manusia unggul, berdaya saing global, dan mampu memenuhi tuntutan kebutuhan pasar.”

    (3) Menjadi persoalan besar, ketika indikasi yang sangat instrumental ini mengambil alih arah dan tujuan penyelenggaraan pendidikan di negara kita. (4) Keberhasilan pendidikan semestinya tidak hanya diukur dari kompetensi anak didik tetapi juga kebiasaan dalam sikap, tindakan, ketajaman intuisi, dan nurani sebagai pendidikan yang terjadi adalah kolonisasi homo economicus. (6) Alihalih menerapkan kriteria pendidikan, pada pendidikan kita justru lebih sibuk menerapkan nalar industri dan memburu ISO. (7) Mutu tata kelola pendidikanpun didefinisikan berdasarkan kepuasaan pelanggan. (8) Pasar menjadi kata penentu dalam sebuah keputusan. (9) Momok terbesar perguan tinggi sekarang ini adalah jika lulusannya tak laku di pasar.

    (10) Dominasi nalar ekonomi ini membuat nalar praktis dan epistemik tenggalam di bawah nalar instrumental. (11) Orang diajarkan jadi “tukar nalar” yang tahu mencapai tujuan tetapi tak mampu menimbang baik-buruk tujuan. (12) Cita-cita mendidikan warga negara dialihkan jadi mendidikan konsumen yang tentu saja tak diajarkan bersikap kritis, rasional, abstrak-imajinatif-kreatif demi kebaikan hidup bersama. (13) Sebaliknya, mereka dididik hasratnya untuk menyerap segala hal gemerlap yang ditawarkan pasar. (dikutip dengan pengubahan seperlunya dari Kompas, 26 Desember 2012)
    24. Mengapa cara berpikir ekonomis tidak ideal untuk mengukur tujuan pendidikan?

    10 / 14

    (1) Fenomena yang terjadi memang menunjukkan bahwa semakin tinggi populasi kemiskinan, akan makin banyak munculnya pasar tradisional. (2) Di pihak lain semakin tinggi pendapatan rata-rata masyarakat per kapita, semakin besar kelompok konsumen menengah ke atas. (3) Pola konsumsi juga dengan sendirinya akan berubah ke pasar modern yang fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional, seperti kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan parkir yang luas. (4) Survei yang dilakukan CESS (1998) bahwa tempat yang Iebih nyaman merupakan faktor utama dari konsumen dalam memilih pasar, kemudian baru harga dan kebebasan untuk melihat-lihat pada posisi ketiga.

    (5) Memang terjadi kecenderungan pergeseran pengeluaran uang para pembeli dari pasar tradisional ke pasar modern. (6) Survei AC Nielson (2005) menemukan bahwa. konsumen di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, cenderung membelanjakan sebagian besar uangnya ke pasar swalayan. (7) Hal ini ditunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam setahun yakni dari sekitar 35% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (8) Sebaliknya, persentase dari total konsumen ke pasar tradisional mengalami penurunan dari 65% ke 52% dalam waktu yang sama. (9) Khususnya di Jakarta minat konsumen berbelanja ke pasar swalayan meningkat cukup signifikan dari sekitar 31% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (10) Sedangkan yang ke pasar tradisional menurun dan 69% ke 52% selama periode yang sama. (11) Berkut ini disajikan beberapa alasan konsumen atas peralihan sikapnya dalam memandang kunjungan ke pasar tradisional. Tabel Alasan Konsumen Kurang Berminat Berkunjung ke Pasar Tradisional

    25. Pernyataan yang manakah yang sesuai dengan isi tabel tersebut?

    11 / 14

    (1) Fenomena yang terjadi memang menunjukkan bahwa semakin tinggi populasi kemiskinan, akan makin banyak munculnya pasar tradisional. (2) Di pihak lain semakin tinggi pendapatan rata-rata masyarakat per kapita, semakin besar kelompok konsumen menengah ke atas. (3) Pola konsumsi juga dengan sendirinya akan berubah ke pasar modern yang fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional, seperti kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan parkir yang luas. (4) Survei yang dilakukan CESS (1998) bahwa tempat yang Iebih nyaman merupakan faktor utama dari konsumen dalam memilih pasar, kemudian baru harga dan kebebasan untuk melihat-lihat pada posisi ketiga.

    (5) Memang terjadi kecenderungan pergeseran pengeluaran uang para pembeli dari pasar tradisional ke pasar modern. (6) Survei AC Nielson (2005) menemukan bahwa. konsumen di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, cenderung membelanjakan sebagian besar uangnya ke pasar swalayan. (7) Hal ini ditunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam setahun yakni dari sekitar 35% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (8) Sebaliknya, persentase dari total konsumen ke pasar tradisional mengalami penurunan dari 65% ke 52% dalam waktu yang sama. (9) Khususnya di Jakarta minat konsumen berbelanja ke pasar swalayan meningkat cukup signifikan dari sekitar 31% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (10) Sedangkan yang ke pasar tradisional menurun dan 69% ke 52% selama periode yang sama. (11) Berkut ini disajikan beberapa alasan konsumen atas peralihan sikapnya dalam memandang kunjungan ke pasar tradisional. Tabel Alasan Konsumen Kurang Berminat Berkunjung ke Pasar Tradisional

    26. Kalimat yang tidak efektif terdapat pada…

    12 / 14

    (1) Fenomena yang terjadi memang menunjukkan bahwa semakin tinggi populasi kemiskinan, akan makin banyak munculnya pasar tradisional. (2) Di pihak lain semakin tinggi pendapatan rata-rata masyarakat per kapita, semakin besar kelompok konsumen menengah ke atas. (3) Pola konsumsi juga dengan sendirinya akan berubah ke pasar modern yang fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional, seperti kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan parkir yang luas. (4) Survei yang dilakukan CESS (1998) bahwa tempat yang Iebih nyaman merupakan faktor utama dari konsumen dalam memilih pasar, kemudian baru harga dan kebebasan untuk melihat-lihat pada posisi ketiga.

    (5) Memang terjadi kecenderungan pergeseran pengeluaran uang para pembeli dari pasar tradisional ke pasar modern. (6) Survei AC Nielson (2005) menemukan bahwa. konsumen di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, cenderung membelanjakan sebagian besar uangnya ke pasar swalayan. (7) Hal ini ditunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam setahun yakni dari sekitar 35% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (8) Sebaliknya, persentase dari total konsumen ke pasar tradisional mengalami penurunan dari 65% ke 52% dalam waktu yang sama. (9) Khususnya di Jakarta minat konsumen berbelanja ke pasar swalayan meningkat cukup signifikan dari sekitar 31% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (10) Sedangkan yang ke pasar tradisional menurun dan 69% ke 52% selama periode yang sama. (11) Berkut ini disajikan beberapa alasan konsumen atas peralihan sikapnya dalam memandang kunjungan ke pasar tradisional. Tabel Alasan Konsumen Kurang Berminat Berkunjung ke Pasar Tradisional

    27. Simpulan manakah yang paling tepat untuk teks tersebut?

    13 / 14

    (1) Fenomena yang terjadi memang menunjukkan bahwa semakin tinggi populasi kemiskinan, akan makin banyak munculnya pasar tradisional. (2) Di pihak lain semakin tinggi pendapatan rata-rata masyarakat per kapita, semakin besar kelompok konsumen menengah ke atas. (3) Pola konsumsi juga dengan sendirinya akan berubah ke pasar modern yang fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional, seperti kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan parkir yang luas. (4) Survei yang dilakukan CESS (1998) bahwa tempat yang Iebih nyaman merupakan faktor utama dari konsumen dalam memilih pasar, kemudian baru harga dan kebebasan untuk melihat-lihat pada posisi ketiga.

    (5) Memang terjadi kecenderungan pergeseran pengeluaran uang para pembeli dari pasar tradisional ke pasar modern. (6) Survei AC Nielson (2005) menemukan bahwa. konsumen di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, cenderung membelanjakan sebagian besar uangnya ke pasar swalayan. (7) Hal ini ditunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam setahun yakni dari sekitar 35% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (8) Sebaliknya, persentase dari total konsumen ke pasar tradisional mengalami penurunan dari 65% ke 52% dalam waktu yang sama. (9) Khususnya di Jakarta minat konsumen berbelanja ke pasar swalayan meningkat cukup signifikan dari sekitar 31% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (10) Sedangkan yang ke pasar tradisional menurun dan 69% ke 52% selama periode yang sama. (11) Berkut ini disajikan beberapa alasan konsumen atas peralihan sikapnya dalam memandang kunjungan ke pasar tradisional. Tabel Alasan Konsumen Kurang Berminat Berkunjung ke Pasar Tradisional

    28. Penulis teks tersebut bertujuan agar pembaca ….

    14 / 14

    (1) Fenomena yang terjadi memang menunjukkan bahwa semakin tinggi populasi kemiskinan, akan makin banyak munculnya pasar tradisional. (2) Di pihak lain semakin tinggi pendapatan rata-rata masyarakat per kapita, semakin besar kelompok konsumen menengah ke atas. (3) Pola konsumsi juga dengan sendirinya akan berubah ke pasar modern yang fisiknya jauh lebih baik dibandingkan dengan pasar tradisional, seperti kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan parkir yang luas. (4) Survei yang dilakukan CESS (1998) bahwa tempat yang Iebih nyaman merupakan faktor utama dari konsumen dalam memilih pasar, kemudian baru harga dan kebebasan untuk melihat-lihat pada posisi ketiga.

    (5) Memang terjadi kecenderungan pergeseran pengeluaran uang para pembeli dari pasar tradisional ke pasar modern. (6) Survei AC Nielson (2005) menemukan bahwa. konsumen di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, cenderung membelanjakan sebagian besar uangnya ke pasar swalayan. (7) Hal ini ditunjukkan peningkatan yang cukup besar dalam setahun yakni dari sekitar 35% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (8) Sebaliknya, persentase dari total konsumen ke pasar tradisional mengalami penurunan dari 65% ke 52% dalam waktu yang sama. (9) Khususnya di Jakarta minat konsumen berbelanja ke pasar swalayan meningkat cukup signifikan dari sekitar 31% pada tahun 2001 menjadi 48% pada tahun 2002. (10) Sedangkan yang ke pasar tradisional menurun dan 69% ke 52% selama periode yang sama. (11) Berkut ini disajikan beberapa alasan konsumen atas peralihan sikapnya dalam memandang kunjungan ke pasar tradisional. Tabel Alasan Konsumen Kurang Berminat Berkunjung ke Pasar Tradisional

    29. Apa kelemahan isi teks tersebut?

    Your score is

  • PM 1 Basic SNBT 2026

    5

    PM 1 Basic SNBT 2026

    Anda punya waktu 42,5 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel SNBT 2026 boleh banget! Kalian bisa klik di sini

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 20

    1. Jika BUMI = 45, sementara BULAN= 50, maka MATAHARI =

    2 / 20

    2. Jika luas segitiga di atas adalah 216, maka c adalah

     

    3 / 20

    3. Berapakah 30 % dari 10/6

    4 / 20

    Dari Gambar di atas, sebuah tangki berisi 1/3 nya. Apabila diisi lagi dengan 6 liter air, maka isi
    tangki tersebut akan menjadi ½ nya. Berapa literkah kapasitas tangki tersebut?

     

    5 / 20

    5. Jika luas gambar bunga di atas pada bingkai berukuran 20 x 12 cm di atas adalh 84 cm2 , makalebar bingkai yang mengelilingi lukisan tersebut adalah….cm

     

    6 / 20

    6. Jika 3x + 5y = 27 dan 2x + 5y = 23, maka x dan y
    masing-masing adalah…

    7 / 20

    7.  a + b = 30. Hasil kali maksimum a dan b adalah..

    8 / 20

    8. Anto dan Iwan adalah dua orang juru tulis yang dapat menyelesaikan naskah proposan bersama sama dalam waktu dua jam. Jika naskah terseut
    dikerjakan sendiri oleh Anto maka akan selesai tiga jam lebih lama bila dibandingkan dengan bila dikerjakan sendiri oleh Iwan. Bila Anto dan Iwan
    masing-masing ingin bekerja sendiri-sendiri untuk menyelesaikan naskah tersebut, maka jumlah jam yang adalah….jam

    9 / 20

    9. Dua kali bilangan pertama ditambah empat kali bilangan kedua akan menghasilkan 40. Bila bilangan pertama dua kali lebih banyak dari bilangan kedua, berapakah besarnya bilangan pertama?

    10 / 20

    10. Andi membeli 5 baju dan 4 celana di sebuah toko
    seharga Rp. 425.000. Beno juga membeli 4 baju
    dan 3 celana di toko yang sama seharga Rp.
    330.000. Harga masing-masing baju dan celana
    adalah Rp……dan Rp…..

    11 / 20

    11. Sebuah pabrik sepatu memiliki tiga mesin. Bila
    ketiga mesin bekerja bersamaan akan dihasilkan
    340 pasang sepatu per hari. Jika mesin 2 tidak
    bekerja akan dihasilkan 215 pasang sepatu per
    hari. Tetapi bila mesin 1 yang tidak bekerja, akan
    dihasilkan 230 pasang sepatu per hari. Berapa
    pasang sepatukah yangakan dihasilkan apabila
    mesin 3 yang tidak bekerja?

    12 / 20

    12. Hasil penjualan di kota Y selama bulan Maret
    adalah Rp…

    13 / 20

    13. Hasil Penjualan produk yang terbesar pada bulan
    Maret adalah berasal dari produk…

    14 / 20

    14. Seorang tukang kayu tengah membuat pigura
    untuk membua sebuah lukisan dinding besar.
    Lukisan tersebut dalam bentuk empat persegi
    panjang. Jika rasio dari empat persegi panjang
    tersebut adalah 3:2 dengan sisi yang lebih
    pendek berukuran 15 inci, berapa inci bahankah
    yang diperlukan oleh tukang kayu tersebut untuk
    membuat pigura?

    15 / 20

    15. Sepasang sales promotion girl (SPG) akan
    menerima komisi 15 % dari penjualan sebesar
    Rp. 3.000.000. Apabila ia telah menerima komisi
    sebesar Rp. 150.000, berapa bagiankah yang
    masih harus diterimanya?

    16 / 20

    16. Jumlah penghasilan maksimum yang dapat
    diperoleh dari kombinasi penjualan ketiga jenis
    kopi tersebut adaah Rp….

    17 / 20


    17. Maksimum jumlah produksi Premium yang dapat
    dijual oleh Cafe tersebut dengan tetap
    mempertahankan penghasilan maksimum yang
    dapat diperoleh adalah…..cangkir

    18 / 20


    18. Maksimum jumlah produksi Reguler yang dapat
    dijual oleh Cafe tersebut dengan tetap
    mempertahankan penghasilan maksimum yang
    dapat diperoleh adalah…..cangkir

    19 / 20


    19. Maksimum jumlah penghasilan dari penjualan
    Max Mocha yang dapat dilakukan oleh cafe
    tersebut dengan tetap mempertahankan
    penghasilan maksimum yang dapat diperoleh
    adalah Rp…

    20 / 20

    20. Nilai terdekat dari 0.250 / 0.333 dibagi 0,125 / 0,167 adalah

    Your score is