Mini TO UNNES 2026 3

26

Mini TO UNNES 2026 3

Anda punya waktu 90 menit untuk mengerjakan 80 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Semakin banyak latihan dan semakin banyak benar semakin bagus. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UM UNNES  boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 75

1. ANALOGI: Kartografi : Peta = Leksikografi : ….

2 / 75

2. SINONIM: Pilihlah kata yang paling mendekati makna kata EUFEMISME.

3 / 75

3. ANTONIM: Pilihlah kata yang berlawanan makna dengan kata ABSOLUT.

4 / 75

4. ANALOGI: Patologi : Penyakit = Kriminologi : ….

5 / 75

5. SINONIM: Pilihlah kata yang paling mendekati makna kata HIPOTETIS.

6 / 75

6. ANTONIM: Pilihlah kata yang berlawanan makna dengan kata PARSIAL.

7 / 75

7. ANALOGI: Astronomi : Bintang = Numismatik : ….

8 / 75

8. SINONIM: Pilihlah kata yang paling mendekati makna kata PARADOKS.

9 / 75

9. ANTONIM: Pilihlah kata yang berlawanan makna dengan kata EKSPLISIT.

10 / 75

10. ANALOGI: Demografi : Penduduk = Bibliografi : ….

11 / 75

11. SINONIM: Pilihlah kata yang paling mendekati makna kata SINERGI.

12 / 75

12. ANTONIM: Pilihlah kata yang berlawanan makna dengan kata KOHESIF.

13 / 75

13. ANALOGI: Teks : Analisis = Data : ….

14 / 75

14. SINONIM: Pilihlah kata yang paling mendekati makna kata EVOKASI.

15 / 75

15. ANTONIM: Pilihlah kata yang berlawanan makna dengan kata HIPERBOLIK.

16 / 75

16. Premis 1: Setiap kebijakan yang tidak mempertimbangkan dampak jangka panjang akan menghasilkan solusi yang bersifat sementara. Premis 2: Kebijakan X tidak menghasilkan solusi yang bersifat sementara. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

17 / 75

17. Premis 1: Semua planet di tata surya yang memiliki air cair di permukaannya berpotensi mendukung kehidupan. Premis 2: Beberapa benda langit di luar tata surya memiliki air cair di permukaannya. Premis 3: Mars tidak memiliki air cair di permukaannya. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

18 / 75

18. Premis 1: Jika tingkat literasi digital masyarakat tinggi, maka penyebaran disinformasi dapat diminimalkan. Premis 2: Penyebaran disinformasi di negara Y tidak dapat diminimalkan. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

19 / 75

19. Premis 1: Semua penelitian yang menggunakan sampel representatif menghasilkan temuan yang dapat digeneralisasi. Premis 2: Penelitian Dr. Adi menggunakan sampel yang representatif. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

20 / 75

20. Premis 1: Tidak semua inovasi teknologi yang dikembangkan dengan biaya besar berhasil diterima oleh pasar. Premis 2: Produk Z dikembangkan dengan biaya yang sangat besar. Kesimpulan yang paling tepat adalah ….

21 / 75

21. Perhatikan deret: 1, 3, 4, 7, 11, 18, 29, 47, ….

22 / 75

22. Perhatikan dua deret yang saling berselang: 2, 1, 4, 3, 8, 5, 16, 7, 32, 9, …. Suku ke-11 adalah ….

23 / 75

23. Perhatikan deret: 2, 6, 12, 20, 30, 42, 56, 72, …. Suku berikutnya adalah ….

24 / 75

24. Perhatikan deret huruf: A, D, I, P, Y, …. Huruf berikutnya adalah ….

25 / 75

25. Perhatikan deret: 1, 5, 14, 30, 55, 91, …. Suku berikutnya adalah ….

26 / 75

26. Modal awal Rp10.000.000,00 mengalami kerugian 15% pada tahun pertama, kemudian keuntungan 20% pada tahun kedua (dihitung dari nilai akhir masing-masing tahun). Nilai modal pada akhir tahun kedua adalah ….

27 / 75

27. Uang sebesar Rp5.000.000,00 ditabung dengan bunga majemuk 8% per tahun. Nilai tabungan setelah 3 tahun adalah ….

28 / 75

28. A dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 6 jam dan B dalam 4 jam. Jika keduanya bekerja bersama dari awal, berapa lama waktu yang dibutuhkan?

29 / 75

29. Harga tunai sebuah kulkas adalah Rp8.000.000,00. Jika dibeli secara cicil, uang muka Rp1.500.000,00 dan 12 cicilan bulanan masing-masing Rp625.000,00. Harga cicil lebih mahal berapa persen dibanding harga tunai?

30 / 75

30. Kereta A berangkat pukul 07.00 dengan kecepatan 80 km/jam. Kereta B berangkat dari stasiun yang sama pukul 08.00 dengan kecepatan 120 km/jam. Kereta B menyusul kereta A pada jarak berapa km dari stasiun awal?

31 / 75

31. Deret aritmatika memiliki suku ke-5 = 19 dan suku ke-10 = 39. Jumlah 15 suku pertama deret tersebut adalah ….

32 / 75

32. Diketahui f(x) = 3x + 2 dan g(x) = x² − 4. Nilai (f ∘ g)(2) = ….

33 / 75

33. Rata-rata nilai 50 siswa adalah 72. Jika 10 siswa dengan rata-rata nilai 60 keluar dari kelompok tersebut, rata-rata nilai 40 siswa yang tersisa adalah ….

34 / 75

34. Akar-akar persamaan 2x² − 7x + 3 = 0 adalah x1 dan x2. Nilai akar yang lebih besar adalah ….

35 / 75

35. Nilai x yang memenuhi persamaan log2(x) + log2(x − 6) = 4 adalah ….

36 / 75

36. Matriks A = [[4, 1], [3, 1]]. Elemen pada baris pertama kolom kedua dari matriks A⁻¹ (invers A) adalah ….

37 / 75

37. Diketahui tan α = 4/3 dan α berada di kuadran III. Nilai cos 2α adalah ….

38 / 75

38. Sebuah panitia terdiri dari 4 orang yang dipilih dari 10 kandidat tanpa memperhatikan urutan. Banyak cara pembentukan panitia adalah ….

39 / 75

39. Sebuah koin dilempar 4 kali. Peluang munculnya paling sedikit satu angka adalah ….

40 / 75

40. Nilai lim(x → 0) [sin 3x / sin 5x] = ….

41 / 75

41. Nilai maksimum dari fungsi tujuan Z = 3x + 5y yang memenuhi sistem kendala x + y ≤ 8, x ≥ 1, dan y ≥ 2 adalah ….

42 / 75

42. Diketahui vektor a = (3, 0, 0) dan b = (0, 4, 0). Besar vektor hasil kali silang |a × b| adalah ….

43 / 75

43. Nilai ∫ dari 1 sampai 4 dari (3x² − 2x + 1) dx = ….

44 / 75

44. Data: 2, 4, 6, 8, 10. Nilai variansi data tersebut adalah ….

45 / 75

45. Diketahui deret geometri dengan suku pertama 2 dan rasio 3. Jumlah 5 suku pertama adalah ….

46 / 75

Teks 1 — Untuk Menjawab Soal Nomor 46–50

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan mengeliminasi limbah dan menjaga sumber daya agar tetap digunakan selama mungkin. Berbeda dengan model ekonomi linear yang menganut prinsip ‘ambil-buat-buang’, ekonomi sirkular merancang sistem di mana produk, komponen, dan material selalu mempertahankan nilai tertingginya melalui siklus biologis dan teknis. Implementasi ekonomi sirkular membawa sejumlah keuntungan strategis. Dari perspektif lingkungan, model ini secara signifikan mengurangi emisi karbon, konsumsi sumber daya alam, dan produksi limbah. Dari perspektif ekonomi, laporan Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi membuka peluang ekonomi senilai lebih dari 4,5 triliun dolar secara global pada tahun 2030. Dari perspektif sosial, model ini mendorong terciptanya lapangan kerja baru dalam sektor daur ulang, perbaikan, dan remanufaktur. Namun, transisi menuju ekonomi sirkular menghadapi hambatan yang tidak trivial. Sistem regulasi dan insentif fiskal yang ada saat ini di banyak negara masih dirancang untuk mendukung model linear. Keterbatasan teknologi daur ulang untuk material tertentu, serta tantangan dalam mengubah perilaku konsumen yang telah terbiasa dengan budaya sekali pakai, menjadi kendala nyata. Para pengamat ekonomi menekankan bahwa keberhasilan transisi ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil.

46. Perbedaan mendasar antara ekonomi sirkular dan ekonomi linear menurut teks adalah ….

47 / 75

Teks 1 — Untuk Menjawab Soal Nomor 46–50

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan mengeliminasi limbah dan menjaga sumber daya agar tetap digunakan selama mungkin. Berbeda dengan model ekonomi linear yang menganut prinsip ‘ambil-buat-buang’, ekonomi sirkular merancang sistem di mana produk, komponen, dan material selalu mempertahankan nilai tertingginya melalui siklus biologis dan teknis. Implementasi ekonomi sirkular membawa sejumlah keuntungan strategis. Dari perspektif lingkungan, model ini secara signifikan mengurangi emisi karbon, konsumsi sumber daya alam, dan produksi limbah. Dari perspektif ekonomi, laporan Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi membuka peluang ekonomi senilai lebih dari 4,5 triliun dolar secara global pada tahun 2030. Dari perspektif sosial, model ini mendorong terciptanya lapangan kerja baru dalam sektor daur ulang, perbaikan, dan remanufaktur. Namun, transisi menuju ekonomi sirkular menghadapi hambatan yang tidak trivial. Sistem regulasi dan insentif fiskal yang ada saat ini di banyak negara masih dirancang untuk mendukung model linear. Keterbatasan teknologi daur ulang untuk material tertentu, serta tantangan dalam mengubah perilaku konsumen yang telah terbiasa dengan budaya sekali pakai, menjadi kendala nyata. Para pengamat ekonomi menekankan bahwa keberhasilan transisi ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil.

47. Berdasarkan teks, manfaat ekonomi sirkular dari perspektif ekonomi adalah ….

48 / 75

Teks 1 — Untuk Menjawab Soal Nomor 46–50

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan mengeliminasi limbah dan menjaga sumber daya agar tetap digunakan selama mungkin. Berbeda dengan model ekonomi linear yang menganut prinsip ‘ambil-buat-buang’, ekonomi sirkular merancang sistem di mana produk, komponen, dan material selalu mempertahankan nilai tertingginya melalui siklus biologis dan teknis. Implementasi ekonomi sirkular membawa sejumlah keuntungan strategis. Dari perspektif lingkungan, model ini secara signifikan mengurangi emisi karbon, konsumsi sumber daya alam, dan produksi limbah. Dari perspektif ekonomi, laporan Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi membuka peluang ekonomi senilai lebih dari 4,5 triliun dolar secara global pada tahun 2030. Dari perspektif sosial, model ini mendorong terciptanya lapangan kerja baru dalam sektor daur ulang, perbaikan, dan remanufaktur. Namun, transisi menuju ekonomi sirkular menghadapi hambatan yang tidak trivial. Sistem regulasi dan insentif fiskal yang ada saat ini di banyak negara masih dirancang untuk mendukung model linear. Keterbatasan teknologi daur ulang untuk material tertentu, serta tantangan dalam mengubah perilaku konsumen yang telah terbiasa dengan budaya sekali pakai, menjadi kendala nyata. Para pengamat ekonomi menekankan bahwa keberhasilan transisi ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil.

48. Berdasarkan paragraf ketiga, hambatan utama transisi ke ekonomi sirkular adalah ….

49 / 75

Teks 1 — Untuk Menjawab Soal Nomor 46–50

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan mengeliminasi limbah dan menjaga sumber daya agar tetap digunakan selama mungkin. Berbeda dengan model ekonomi linear yang menganut prinsip ‘ambil-buat-buang’, ekonomi sirkular merancang sistem di mana produk, komponen, dan material selalu mempertahankan nilai tertingginya melalui siklus biologis dan teknis. Implementasi ekonomi sirkular membawa sejumlah keuntungan strategis. Dari perspektif lingkungan, model ini secara signifikan mengurangi emisi karbon, konsumsi sumber daya alam, dan produksi limbah. Dari perspektif ekonomi, laporan Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi membuka peluang ekonomi senilai lebih dari 4,5 triliun dolar secara global pada tahun 2030. Dari perspektif sosial, model ini mendorong terciptanya lapangan kerja baru dalam sektor daur ulang, perbaikan, dan remanufaktur. Namun, transisi menuju ekonomi sirkular menghadapi hambatan yang tidak trivial. Sistem regulasi dan insentif fiskal yang ada saat ini di banyak negara masih dirancang untuk mendukung model linear. Keterbatasan teknologi daur ulang untuk material tertentu, serta tantangan dalam mengubah perilaku konsumen yang telah terbiasa dengan budaya sekali pakai, menjadi kendala nyata. Para pengamat ekonomi menekankan bahwa keberhasilan transisi ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil.

49. Frasa ‘tidak trivial’ dalam paragraf ketiga bermakna ….

50 / 75

Teks 1 — Untuk Menjawab Soal Nomor 46–50

Ekonomi sirkular merupakan model ekonomi yang bertujuan mengeliminasi limbah dan menjaga sumber daya agar tetap digunakan selama mungkin. Berbeda dengan model ekonomi linear yang menganut prinsip ‘ambil-buat-buang’, ekonomi sirkular merancang sistem di mana produk, komponen, dan material selalu mempertahankan nilai tertingginya melalui siklus biologis dan teknis. Implementasi ekonomi sirkular membawa sejumlah keuntungan strategis. Dari perspektif lingkungan, model ini secara signifikan mengurangi emisi karbon, konsumsi sumber daya alam, dan produksi limbah. Dari perspektif ekonomi, laporan Ellen MacArthur Foundation memperkirakan bahwa transisi menuju ekonomi sirkular berpotensi membuka peluang ekonomi senilai lebih dari 4,5 triliun dolar secara global pada tahun 2030. Dari perspektif sosial, model ini mendorong terciptanya lapangan kerja baru dalam sektor daur ulang, perbaikan, dan remanufaktur. Namun, transisi menuju ekonomi sirkular menghadapi hambatan yang tidak trivial. Sistem regulasi dan insentif fiskal yang ada saat ini di banyak negara masih dirancang untuk mendukung model linear. Keterbatasan teknologi daur ulang untuk material tertentu, serta tantangan dalam mengubah perilaku konsumen yang telah terbiasa dengan budaya sekali pakai, menjadi kendala nyata. Para pengamat ekonomi menekankan bahwa keberhasilan transisi ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat sipil.

50. Berdasarkan teks, pihak-pihak yang perlu berkolaborasi untuk keberhasilan transisi ke ekonomi sirkular adalah ….

51 / 75

Teks 2 — Untuk Menjawab Soal Nomor 51–55

Psikologi sosial mengkaji bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, baik secara nyata maupun yang dibayangkan. Salah satu fenomena yang paling banyak diteliti dalam bidang ini adalah konformitas — kecenderungan individu untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perilakunya agar sesuai dengan norma kelompok. Eksperimen klasik Solomon Asch pada tahun 1950-an mendemonstrasikan kuatnya tekanan konformitas bahkan dalam situasi yang melibatkan jawaban yang secara objektif jelas dan mudah. Dalam eksperimen tersebut, subjek yang sendirian selalu memberikan jawaban yang benar. Namun ketika ditempatkan dalam kelompok yang sengaja memberikan jawaban salah, sekitar 75% subjek setidaknya satu kali ikut memberikan jawaban salah, meskipun mereka dapat melihat dengan jelas bahwa jawaban tersebut keliru. Fenomena ini memiliki implikasi luas. Dalam konteks organisasi, tekanan konformitas dapat menghambat inovasi dan menciptakan ‘groupthink’ — kondisi di mana kelompok mengutamakan konsensus di atas pemikiran kritis. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan dapat menjadi fondasi berbagai bentuk diskriminasi, prasangka, dan bahkan partisipasi dalam tindakan tidak etis yang dilakukan oleh kelompok. Para psikolog sosial menekankan bahwa kesadaran terhadap dinamika konformitas merupakan langkah penting dalam mendorong pemikiran independen dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

51. Berdasarkan teks, ‘konformitas’ dalam psikologi sosial adalah ….

52 / 75

Teks 2 — Untuk Menjawab Soal Nomor 51–55

Psikologi sosial mengkaji bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, baik secara nyata maupun yang dibayangkan. Salah satu fenomena yang paling banyak diteliti dalam bidang ini adalah konformitas — kecenderungan individu untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perilakunya agar sesuai dengan norma kelompok. Eksperimen klasik Solomon Asch pada tahun 1950-an mendemonstrasikan kuatnya tekanan konformitas bahkan dalam situasi yang melibatkan jawaban yang secara objektif jelas dan mudah. Dalam eksperimen tersebut, subjek yang sendirian selalu memberikan jawaban yang benar. Namun ketika ditempatkan dalam kelompok yang sengaja memberikan jawaban salah, sekitar 75% subjek setidaknya satu kali ikut memberikan jawaban salah, meskipun mereka dapat melihat dengan jelas bahwa jawaban tersebut keliru. Fenomena ini memiliki implikasi luas. Dalam konteks organisasi, tekanan konformitas dapat menghambat inovasi dan menciptakan ‘groupthink’ — kondisi di mana kelompok mengutamakan konsensus di atas pemikiran kritis. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan dapat menjadi fondasi berbagai bentuk diskriminasi, prasangka, dan bahkan partisipasi dalam tindakan tidak etis yang dilakukan oleh kelompok. Para psikolog sosial menekankan bahwa kesadaran terhadap dinamika konformitas merupakan langkah penting dalam mendorong pemikiran independen dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

52. Berdasarkan hasil eksperimen Asch, kesimpulan yang paling tepat adalah ….

53 / 75

Teks 2 — Untuk Menjawab Soal Nomor 51–55

Psikologi sosial mengkaji bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, baik secara nyata maupun yang dibayangkan. Salah satu fenomena yang paling banyak diteliti dalam bidang ini adalah konformitas — kecenderungan individu untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perilakunya agar sesuai dengan norma kelompok. Eksperimen klasik Solomon Asch pada tahun 1950-an mendemonstrasikan kuatnya tekanan konformitas bahkan dalam situasi yang melibatkan jawaban yang secara objektif jelas dan mudah. Dalam eksperimen tersebut, subjek yang sendirian selalu memberikan jawaban yang benar. Namun ketika ditempatkan dalam kelompok yang sengaja memberikan jawaban salah, sekitar 75% subjek setidaknya satu kali ikut memberikan jawaban salah, meskipun mereka dapat melihat dengan jelas bahwa jawaban tersebut keliru. Fenomena ini memiliki implikasi luas. Dalam konteks organisasi, tekanan konformitas dapat menghambat inovasi dan menciptakan ‘groupthink’ — kondisi di mana kelompok mengutamakan konsensus di atas pemikiran kritis. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan dapat menjadi fondasi berbagai bentuk diskriminasi, prasangka, dan bahkan partisipasi dalam tindakan tidak etis yang dilakukan oleh kelompok. Para psikolog sosial menekankan bahwa kesadaran terhadap dinamika konformitas merupakan langkah penting dalam mendorong pemikiran independen dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

53. Berdasarkan teks, ‘groupthink’ adalah ….

54 / 75

Teks 2 — Untuk Menjawab Soal Nomor 51–55

Psikologi sosial mengkaji bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, baik secara nyata maupun yang dibayangkan. Salah satu fenomena yang paling banyak diteliti dalam bidang ini adalah konformitas — kecenderungan individu untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perilakunya agar sesuai dengan norma kelompok. Eksperimen klasik Solomon Asch pada tahun 1950-an mendemonstrasikan kuatnya tekanan konformitas bahkan dalam situasi yang melibatkan jawaban yang secara objektif jelas dan mudah. Dalam eksperimen tersebut, subjek yang sendirian selalu memberikan jawaban yang benar. Namun ketika ditempatkan dalam kelompok yang sengaja memberikan jawaban salah, sekitar 75% subjek setidaknya satu kali ikut memberikan jawaban salah, meskipun mereka dapat melihat dengan jelas bahwa jawaban tersebut keliru. Fenomena ini memiliki implikasi luas. Dalam konteks organisasi, tekanan konformitas dapat menghambat inovasi dan menciptakan ‘groupthink’ — kondisi di mana kelompok mengutamakan konsensus di atas pemikiran kritis. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan dapat menjadi fondasi berbagai bentuk diskriminasi, prasangka, dan bahkan partisipasi dalam tindakan tidak etis yang dilakukan oleh kelompok. Para psikolog sosial menekankan bahwa kesadaran terhadap dinamika konformitas merupakan langkah penting dalam mendorong pemikiran independen dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

54. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan menurut teks dapat ….

55 / 75

Teks 2 — Untuk Menjawab Soal Nomor 51–55

Psikologi sosial mengkaji bagaimana pikiran, perasaan, dan perilaku individu dipengaruhi oleh kehadiran orang lain, baik secara nyata maupun yang dibayangkan. Salah satu fenomena yang paling banyak diteliti dalam bidang ini adalah konformitas — kecenderungan individu untuk mengubah sikap, keyakinan, atau perilakunya agar sesuai dengan norma kelompok. Eksperimen klasik Solomon Asch pada tahun 1950-an mendemonstrasikan kuatnya tekanan konformitas bahkan dalam situasi yang melibatkan jawaban yang secara objektif jelas dan mudah. Dalam eksperimen tersebut, subjek yang sendirian selalu memberikan jawaban yang benar. Namun ketika ditempatkan dalam kelompok yang sengaja memberikan jawaban salah, sekitar 75% subjek setidaknya satu kali ikut memberikan jawaban salah, meskipun mereka dapat melihat dengan jelas bahwa jawaban tersebut keliru. Fenomena ini memiliki implikasi luas. Dalam konteks organisasi, tekanan konformitas dapat menghambat inovasi dan menciptakan ‘groupthink’ — kondisi di mana kelompok mengutamakan konsensus di atas pemikiran kritis. Dalam konteks sosial yang lebih luas, konformitas berlebihan dapat menjadi fondasi berbagai bentuk diskriminasi, prasangka, dan bahkan partisipasi dalam tindakan tidak etis yang dilakukan oleh kelompok. Para psikolog sosial menekankan bahwa kesadaran terhadap dinamika konformitas merupakan langkah penting dalam mendorong pemikiran independen dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.

55. Menurut para psikolog sosial dalam teks, langkah penting untuk mendorong pemikiran independen adalah ….

56 / 75

Teks 3 — Untuk Menjawab Soal Nomor 56–60

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi; ia merupakan cerminan cara berpikir dan memandang dunia dari suatu komunitas. Hipotesis Sapir-Whorf, atau yang dikenal sebagai hipotesis relativitas linguistik, menyatakan bahwa struktur bahasa yang digunakan seseorang mempengaruhi atau bahkan menentukan cara ia berpikir dan mempersepsi realitas. Versi kuat hipotesis ini — determinisme linguistik — berpendapat bahwa bahasa sepenuhnya menentukan pemikiran, sehingga konsep yang tidak memiliki kata dalam suatu bahasa tidak dapat dipikirkan oleh penuturnya. Versi lemah — relativisme linguistik — yang lebih banyak didukung oleh bukti empiris modern, hanya menyatakan bahwa bahasa mempengaruhi (bukan menentukan) persepsi dan kognisi. Bukti empiris mendukung versi lemah ini. Penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa yang memiliki lebih banyak kata untuk kategori warna tertentu lebih cepat membedakan nuansa warna tersebut. Demikian pula, bahasa yang menggunakan sistem orientasi absolut (utara-selatan-timur-barat) alih-alih relatif (kiri-kanan) ternyata membentuk kemampuan navigasi spasial yang berbeda pada penuturnya. Temuan-temuan ini, meskipun tidak membuktikan determinisme linguistik, memberikan bukti kuat bahwa bahasa membentuk — setidaknya sebagian — cara kita memproses dan mengorganisasikan pengalaman.

56. Berdasarkan teks, hipotesis Sapir-Whorf menyatakan bahwa ….

57 / 75

Teks 3 — Untuk Menjawab Soal Nomor 56–60

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi; ia merupakan cerminan cara berpikir dan memandang dunia dari suatu komunitas. Hipotesis Sapir-Whorf, atau yang dikenal sebagai hipotesis relativitas linguistik, menyatakan bahwa struktur bahasa yang digunakan seseorang mempengaruhi atau bahkan menentukan cara ia berpikir dan mempersepsi realitas. Versi kuat hipotesis ini — determinisme linguistik — berpendapat bahwa bahasa sepenuhnya menentukan pemikiran, sehingga konsep yang tidak memiliki kata dalam suatu bahasa tidak dapat dipikirkan oleh penuturnya. Versi lemah — relativisme linguistik — yang lebih banyak didukung oleh bukti empiris modern, hanya menyatakan bahwa bahasa mempengaruhi (bukan menentukan) persepsi dan kognisi. Bukti empiris mendukung versi lemah ini. Penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa yang memiliki lebih banyak kata untuk kategori warna tertentu lebih cepat membedakan nuansa warna tersebut. Demikian pula, bahasa yang menggunakan sistem orientasi absolut (utara-selatan-timur-barat) alih-alih relatif (kiri-kanan) ternyata membentuk kemampuan navigasi spasial yang berbeda pada penuturnya. Temuan-temuan ini, meskipun tidak membuktikan determinisme linguistik, memberikan bukti kuat bahwa bahasa membentuk — setidaknya sebagian — cara kita memproses dan mengorganisasikan pengalaman.

57. Perbedaan antara ‘determinisme linguistik’ dan ‘relativisme linguistik’ adalah ….

58 / 75

Teks 3 — Untuk Menjawab Soal Nomor 56–60

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi; ia merupakan cerminan cara berpikir dan memandang dunia dari suatu komunitas. Hipotesis Sapir-Whorf, atau yang dikenal sebagai hipotesis relativitas linguistik, menyatakan bahwa struktur bahasa yang digunakan seseorang mempengaruhi atau bahkan menentukan cara ia berpikir dan mempersepsi realitas. Versi kuat hipotesis ini — determinisme linguistik — berpendapat bahwa bahasa sepenuhnya menentukan pemikiran, sehingga konsep yang tidak memiliki kata dalam suatu bahasa tidak dapat dipikirkan oleh penuturnya. Versi lemah — relativisme linguistik — yang lebih banyak didukung oleh bukti empiris modern, hanya menyatakan bahwa bahasa mempengaruhi (bukan menentukan) persepsi dan kognisi. Bukti empiris mendukung versi lemah ini. Penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa yang memiliki lebih banyak kata untuk kategori warna tertentu lebih cepat membedakan nuansa warna tersebut. Demikian pula, bahasa yang menggunakan sistem orientasi absolut (utara-selatan-timur-barat) alih-alih relatif (kiri-kanan) ternyata membentuk kemampuan navigasi spasial yang berbeda pada penuturnya. Temuan-temuan ini, meskipun tidak membuktikan determinisme linguistik, memberikan bukti kuat bahwa bahasa membentuk — setidaknya sebagian — cara kita memproses dan mengorganisasikan pengalaman.

58. Berdasarkan teks, bukti empiris yang mendukung relativisme linguistik adalah ….

59 / 75

Teks 3 — Untuk Menjawab Soal Nomor 56–60

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi; ia merupakan cerminan cara berpikir dan memandang dunia dari suatu komunitas. Hipotesis Sapir-Whorf, atau yang dikenal sebagai hipotesis relativitas linguistik, menyatakan bahwa struktur bahasa yang digunakan seseorang mempengaruhi atau bahkan menentukan cara ia berpikir dan mempersepsi realitas. Versi kuat hipotesis ini — determinisme linguistik — berpendapat bahwa bahasa sepenuhnya menentukan pemikiran, sehingga konsep yang tidak memiliki kata dalam suatu bahasa tidak dapat dipikirkan oleh penuturnya. Versi lemah — relativisme linguistik — yang lebih banyak didukung oleh bukti empiris modern, hanya menyatakan bahwa bahasa mempengaruhi (bukan menentukan) persepsi dan kognisi. Bukti empiris mendukung versi lemah ini. Penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa yang memiliki lebih banyak kata untuk kategori warna tertentu lebih cepat membedakan nuansa warna tersebut. Demikian pula, bahasa yang menggunakan sistem orientasi absolut (utara-selatan-timur-barat) alih-alih relatif (kiri-kanan) ternyata membentuk kemampuan navigasi spasial yang berbeda pada penuturnya. Temuan-temuan ini, meskipun tidak membuktikan determinisme linguistik, memberikan bukti kuat bahwa bahasa membentuk — setidaknya sebagian — cara kita memproses dan mengorganisasikan pengalaman.

59. Frasa ‘kognisi’ dalam teks berkaitan erat dengan ….

60 / 75

Teks 3 — Untuk Menjawab Soal Nomor 56–60

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi; ia merupakan cerminan cara berpikir dan memandang dunia dari suatu komunitas. Hipotesis Sapir-Whorf, atau yang dikenal sebagai hipotesis relativitas linguistik, menyatakan bahwa struktur bahasa yang digunakan seseorang mempengaruhi atau bahkan menentukan cara ia berpikir dan mempersepsi realitas. Versi kuat hipotesis ini — determinisme linguistik — berpendapat bahwa bahasa sepenuhnya menentukan pemikiran, sehingga konsep yang tidak memiliki kata dalam suatu bahasa tidak dapat dipikirkan oleh penuturnya. Versi lemah — relativisme linguistik — yang lebih banyak didukung oleh bukti empiris modern, hanya menyatakan bahwa bahasa mempengaruhi (bukan menentukan) persepsi dan kognisi. Bukti empiris mendukung versi lemah ini. Penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa yang memiliki lebih banyak kata untuk kategori warna tertentu lebih cepat membedakan nuansa warna tersebut. Demikian pula, bahasa yang menggunakan sistem orientasi absolut (utara-selatan-timur-barat) alih-alih relatif (kiri-kanan) ternyata membentuk kemampuan navigasi spasial yang berbeda pada penuturnya. Temuan-temuan ini, meskipun tidak membuktikan determinisme linguistik, memberikan bukti kuat bahwa bahasa membentuk — setidaknya sebagian — cara kita memproses dan mengorganisasikan pengalaman.

60. Kesimpulan yang paling tepat berdasarkan keseluruhan isi teks adalah ….

61 / 75

Rania: I’m really sorry, I don’t think I’ll be able to attend your presentation tomorrow.
Budi: ____
Rania: Thank you so much for being so understanding about it.

61. Choose the best statement to complete the dialogue.

62 / 75

Tourist: Excuse me, I’m trying to find the nearest post office. Could you help?
Local: ____
Tourist: Perfect, I think I know exactly where that is. Thank you!

62. Choose the best statement to complete the dialogue.

63 / 75

Dimas: Have you heard? The university just announced that the final exams have been moved up by two weeks.
Sari: ____! I haven’t even started reviewing half the material yet.
Dimas: I know. We’d better start a study group as soon as possible.

63. Choose the best statement to complete the dialogue.

64 / 75

Student: Professor, I’m having a really hard time understanding the research methodology section. I’m not sure where to begin.
Prof.: ____. Why don’t you come to my office hours on Thursday and we can work through it step by step?
Student: That would be incredibly helpful, thank you, Professor.

64. Choose the best statement to complete the dialogue.

65 / 75

Hani: The weather forecast is showing heavy rain this weekend. Should we postpone the team-building event?
Ridho: ____. Most of the team members have already made travel arrangements.
Hani: You’re right. Let’s keep it as planned and prepare some indoor backup activities.

65. Choose the best statement to complete the dialogue.

66 / 75

Eko: I just failed my thesis defense for the second time. I’m starting to think I’m just not cut out for this.
Lina: Don’t be so hard on yourself. ____
Eko: I suppose you’re right. Maybe I just need more time to prepare properly.

66. Choose the best statement to complete the dialogue.

67 / 75

Ria: The main conference room has already been booked by another department for Thursday afternoon.
Ari: Oh, in that case, ____?
Ria: Sure, I’ll check the booking system and reserve it right away.

67. Choose the best statement to complete the dialogue.

68 / 75

Colleague: I heard through the grapevine that you’ve been promoted to Head of the Research Division. Is that right?
Dr. Wulan: ____. The official announcement will be made next Monday morning.
Colleague: Congratulations! You’ve really earned it.

68. Choose the best statement to complete the dialogue.

69 / 75

Farhan: What’s your honest opinion of the new library management system they just implemented?
Nadia: Honestly, ____. It takes much longer to search for references now, and the interface is not at all intuitive.
Farhan: I completely agree. We should formally submit feedback to the administration.

69. Choose the best statement to complete the dialogue.

70 / 75

Reza: Would it be possible to get a two-day extension for the progress report? I want to make sure the data analysis is solid.
Manajer: I understand your concern, but ____. The client is expecting it first thing Friday morning.
Reza: Understood. I’ll make sure it’s submitted on time.

70. Choose the best statement to complete the dialogue.

71 / 75

Rektor: Congratulations, Dewi! Winning the national science olympiad is a tremendous achievement for our university.
Dewi: Thank you so much, Pak Rektor. ____. My advisor and my entire lab team supported me throughout the whole process.
Rektor: That’s the spirit of teamwork we’re proud of here.

71. Choose the best statement to complete the dialogue.

72 / 75

Staf: The laboratory’s main centrifuge has been malfunctioning since early this morning and we can’t run the scheduled experiments.
Kepala: I’m aware of the issue. ____. They should be here within the hour to carry out the necessary repairs.
Staf: That’s a relief. I’ll inform the research team to stand by.

72. Choose the best statement to complete the dialogue.

73 / 75

Teman: Are you going to attend Professor Handoko’s retirement dinner this coming Saturday evening?
Yusuf: I’d genuinely love to, but ____. I have an international flight departing that same evening.
Teman: That’s a shame. I’ll make sure to convey your best wishes to him.

73. Choose the best statement to complete the dialogue.

74 / 75

Ibu: How did your job interview at the research institute go this morning?
Andi: ____. I was well-prepared for all the technical questions, and the panel seemed genuinely interested in my thesis work.
Ibu: That’s wonderful! I’m sure you’ll receive a positive response soon.

74. Choose the best statement to complete the dialogue.

75 / 75

Dosen: I noticed you’ve been staying in the lab every day until past midnight this past week. Is everything alright?
Mhs.: Yes, I’m just trying to finalize my data collection before the deadline. I want to make sure everything is thorough and accurate.
Dosen: ____. Just make sure you’re also taking care of your health in the process.

75. Choose the best statement to complete the dialogue.

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *