Bahasa Indonesia UTUL UGM 19 Part 2

0

Bahasa Indonesia UTUL UGM 19 Part 2

Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel UTUL UGM 2026 dan Ujian Mandiri lainnya boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 6

Isi dulu data diri yaah

1 / 20

Bacaan untuk soal nomor 21–24:

(1) Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran).
(Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

21. Pemakaian huruf kapital yang salah terdapat dalam kalimat ….

2 / 20

Bacaan untuk soal nomor 21–24:

(1) Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran).
(Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

22. Dalam bacaan di atas terdapat penulisan kata yang tidak sesuai dengan pedoman ejaan bahasa Indonesia, yaitu ….

3 / 20

Bacaan untuk soal nomor 21–24:

(1) Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran).
(Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

23. Pemakaian kata serapan yang salah terdapat dalam kalimat ….

4 / 20

Bacaan untuk soal nomor 21–24:

(1) Masa kejayaan peradaban Hindu di tanah Jawa selalu identik dengan mahakarya kebudayaan Hindu, yaitu Candi Prambanan. (2) Candi Prambanan pun sering dianggap orang awam sebagai satu-satunya saksi bisu sejarah kultural Hindu masa Mataram Kuno. (3) Padahal, kemegahan candi itu bukanlah bukti awal tumbuhnya budaya Hindu karena sudah ada sebuah candi yang telah berdiri sekitar satu abad sebelumnya. (4) Arsitektur bangunan cikal bakal Peradaban Mataram Hindu itu bernama Candi Gebang. (5) Situs bersejarah tersebut berlokasi di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, sekitar 11 kilo meter utara Kota Yogyakarta. (6) Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya tersebut, juga memiliki dinding polos tanpa relief (hiasan ukir-ukiran).
(Sumber: kompas.id; 7 Maret 2019)

24. Pemakaian tanda baca koma (,) yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ….

5 / 20

Bacaan untuk soal nomor 25–29:

(1) Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berladang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemprosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital.
(Sumber: kompas.id, 6 Maret 2019)

25. Pilihan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ….

6 / 20

Bacaan untuk soal nomor 25–29:

(1) Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berladang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemprosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital.
(Sumber: kompas.id, 6 Maret 2019)

26. Bentukan kata yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ….

7 / 20

Bacaan untuk soal nomor 25–29:

(1) Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berladang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemprosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital.
(Sumber: kompas.id, 6 Maret 2019)

27. Antara kalimat (4) dan (5) dapat dipertegas dengan kata penghubung ….

8 / 20

Bacaan untuk soal nomor 25–29:

(1) Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berladang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemprosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital.
(Sumber: kompas.id, 6 Maret 2019)

28. Padanan kata yang tepat untuk kata serapan teknik dalam kalimat (4) adalah ….

9 / 20

Bacaan untuk soal nomor 25–29:

(1) Budi daya kopi bukan hal asing bagi warga Sendang di lereng tenggara Gunung Wilis. (2) Pemerintah Kolonial Hindia-Belanda ketika itu gencar mendorong budi daya kopi di Jawa, yang salah satunya kawasan lingkar Gunung Wilis. (3) Di Sendang sudah lazim warga berbudi daya Robusta dan Arabika Kobra, tetapi kurang serius karena mereka juga merupakan peternak sapi perah atau sapi pedaging dan berladang. (4) Para petani kopi tidak mengetahui teknik budi daya hingga pemasaran yang cemerlang. (5) Hasil panen kopi Robusta terutama hanya dapat dijual di pasar-pasar tradisional dengan harga rendah, yakni Rp18.000,00–Rp22.000,00 per kilogram. (6) Dinas Pertanian kemudian melakukan pelatihan budi daya kopi hulu hilir. (7) Pelatihan tersebut mulai dari pembibitan, penanaman, perawatan, penanganan hama, pemetikan, pemprosesan, hingga pengolahan, pengemasan, pemasaran reguler, dan pemasaran digital.
(Sumber: kompas.id, 6 Maret 2019)

29. Pemakaian kata tidak baku terdapat dalam kalimat ….

10 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

30. Isian yang tepat untuk bagian rumpang (kalimat 2) dalam bacaan di atas adalah …

11 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

31. Perbaikan yang paling tepat untuk kalimat nomor (5) adalah …

12 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

32. Gabungan yang paling tepat untuk kalimat (3) dan kalimat (4) adalah …

13 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

33. Inti kalimat (6) adalah …

14 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

34. Simpulan bacaan di atas adalah …

15 / 20

Bacaan untuk soal nomor 30–35:

(1) Masih seringnya konflik sosial yang terjadi di Indonesia mendorong pemerintah terus meningkatkan jumlah Pelopor Perdamaian. (2) …. (3) Kementerian Sosial (Kemensos) menargetkan pertumbuhan relawan Pelopor Perdamaian secara nasional sebanyak 200 sampai 500 orang setiap tahunnya. (4) Sampai tahun 2020 diharapkan telah tersedia 5.000 tenaga Pelopor Perdamaian. (5) Saat ini jumlah mereka sejak tahun 2015 sampai tahun 2017 sebanyak 1.644 orang yang disebarkan hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. (6) Kemensos kini juga telah memiliki satuan relawan dan pendamping sosial yang berfungsi untuk membantu masyarakat dalam mengatasi bencana alam dan kemiskinan, antara lain Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Pendamping Program Keluarga Harapan.
(Sumber: https//nasional.sindonews.com/read; 20 September 2017)

35. Kalimat yang paling tepat untuk melengkapi informasi dalam paragraf kedua adalah …

16 / 20

Bacaan untuk soal nomor 36–40:

(1) Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19-24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan.
(4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang ditelurkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diutarakan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyengsarakan kelas menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.
(Sumber: https//kumparan.com)

36. Gagasan utama bacaan di atas adalah ….

17 / 20

Bacaan untuk soal nomor 36–40:

(1) Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19-24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan.
(4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang ditelurkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diutarakan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyengsarakan kelas menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.
(Sumber: https//kumparan.com)

37. Kalimat utama dalam paragraf kedua di atas terdapat pada kalimat ….

18 / 20

Bacaan untuk soal nomor 36–40:

(1) Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19-24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan.
(4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang ditelurkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diutarakan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyengsarakan kelas menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.
(Sumber: https//kumparan.com)

38. Kalimat yang tidak berhubungan dengan isi bacaan di atas adalah kalimat ….

19 / 20

Bacaan untuk soal nomor 36–40:

(1) Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19-24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan.
(4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang ditelurkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diutarakan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyengsarakan kelas menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.
(Sumber: https//kumparan.com)

39. Masalah yang dibahas dalam bacaan di atas adalah ….

20 / 20

Bacaan untuk soal nomor 36–40:

(1) Menurut salah satu penelitian tahun 2017, partisipasi masyarakat usia 19-24 tahun dalam pendidikan tinggi masih didominasi oleh kelas menengah atas dan 2,6% sisanya baru diisi oleh kelas menengah bawah. (2) Hal ini menunjukkan ketidakmerataan akses yang nyata dalam pendidikan serta ketimpangan sosial. (3) Ide pemerintah perihal kredit pendidikan sebagai solusi mengatasi ketidakmerataan akses dan ketimpangan sosial direspons berbagai kalangan.
(4) Baru-baru ini ada pula respons positif yang ditelurkan oleh dua peneliti dari suatu lembaga riset. (5) Dalam tulisannya, mereka memaparkan banyak data dan temuan pendukung. (6) Bahkan, rumusan implementasi kredit pendidikan hingga saat ini belum secara gamblang diutarakan oleh pemerintah. (7) Mereka menekankan bahwa pemerintah dalam pelaksanaan kredit pendidikan perlu menerapkan orientasi khusus. (8) Kebijakan itu tentunya tidak menyengsarakan kelas menengah bawah, terutama perempuan. (9) Beban pembayaran kredit dapat diatur untuk mengurangi risiko menunggak.
(Sumber: https//kumparan.com)

40. Inti bacaan di atas adalah ….

Your score is

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *