PEMANASAN GLOBAL
Dalam penelitiannya, para ilmuwan dari Institute Goddard NASA, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa kenaikan suhu secara global naik setidaknya 1,1 derajat celsius sejak 1880. Jika dirinci, sejak 1880, rata-rata suhu permukaan naik 0,07 derajat celsius setiap dekade. Hal tersebut bisa menjadi tanda di mana industrialisasi menjadi titik awal peningkatan suhu global.
Data dari Badan Atmosfer dan Kelautan Nasional Amerika Serikat (NOAA) memperlihatkan, 2016 dan 2023 menjadi rekor anomali suhu tertinggi selama 10 tahun terakhir. Anomali yang dimaksud ialah kenaikan dari batas suhu rata-rata normal yang mengacu pada rata-rata 1910-2000
Pada 2016, suhu Bumi tercatat lebih hangat 1,29 derajat celsius di atas rata-rata periode tahun acuan. Suhu global pada 2016 sebagian besar dipengaruhi oleh kondisi El Nino kuat yang terjadi pada awal tahun. Kenaikan suhu pada tahun 2016 tidak sedikit memicu bencana di beberapa negara. Dilansir dari National Center for Environmental Information, National Ocean, and Atmospheric Administration (NOAA) terjadi 15 peristiwa akibat cuaca dan ketidakstabilan iklim di Amerika Serikat mulai dari kekeringan, kebakaran hutan besar di California (AS), banjir dan badai, hingga siklon tropis.
Khusus di Indonesia, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), selama periode 1981 – 2024, suhu udara rata-rata tahunan di Indonesia meningkat sekitar 1,02 °C dalam 44 tahun. Untuk tahun 2024, suhu rata-rata nasional Indonesia tercatat sebesar 27,5 °C, dengan anomali positif sebesar sekitar +0,8°C dibandingkan periode normal 1991 – 2020. BMKG menyebut bahwa 2024 menjadi tahun terpanas sepanjang sejarah pencatatan di Indonesia.
Peningkatan suhu ini mempercepat laju penguapan air dan menurunkan kelembapan tanah, sehingga memperparah kekeringan di berbagai wilayah. Fenomena global El Nino membuat curah hujan di Indonesia berkurang. Akibatnya, sektor pertanian dan ketersediaan air bersih mengalami tekanan besar. Para ahli menegaskan bahwa mitigasi terhadap pemanasan global perlu disertai adaptasi lokal agar masyarakat dapat menghadapi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Sumber: dari berbagai sumber
15. Berdasarkan data NASA, rata-rata suhu global naik 0,07°C per dekade sejak 1880. Jika tren ini berlanjut secara linear dan suhu global pada 1880 adalah X°C, manakah ekspresi yang tepat untuk memperkirakan suhu global pada tahun 2050?
Tinggalkan Balasan