Mini TO TWK 6 Kedinasan

34

Mini TO TWK 6 Kedinasan

Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 20 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan. Kalian yang mau gabung bimbel Kedinasan  boleh banget! Kalian bisa klik di sini

The number of attempts remaining is 3

Isi dulu data diri yaah

1 / 20

1. Dalam forum koordinasi lintas kementerian terkait mitigasi bencana, seorang ASN mengetahui bahwa rancangan distribusi logistik menetapkan prioritas kepada daerah yang memiliki hubungan politik dekat dengan pengambil kebijakan, meskipun data resmi menunjukkan beberapa wilayah lain memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Sejumlah pejabat senior menekankan pentingnya “stabilitas politik” dan meminta agar rekomendasi teknis tidak mengganggu rencana awal. ASN ini diminta menyampaikan pandangan resmi pada sidang pleno yang disiarkan ke publik. Ia sadar bahwa setiap pernyataan akan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap netralitas pemerintah.

2 / 20

2. Seorang ASN di unit pengawasan internal menemukan bahwa laporan penggunaan dana bantuan sosial menunjukkan adanya pengeluaran yang tidak memiliki bukti sah, namun penerima bantuan yang tercantum adalah kelompok yang memiliki hubungan erat dengan beberapa pejabat daerah. Pimpinan meminta ASN tersebut menyerahkan laporan yang “lebih bersih” agar proses pencairan tahap berikutnya tidak tertunda. ASN sadar bahwa laporan final akan menjadi rujukan audit nasional, dan setiap kekeliruan dapat menimbulkan risiko hukum di kemudian hari. Ia juga mempertimbangkan dampak pada hubungan kerja jika ia menolak permintaan atasan.

3 / 20

3. Dalam pembahasan revisi undang-undang perlindungan sumber daya alam, kelompok industri mengusulkan penghapusan pasal yang melarang kegiatan eksploitasi di kawasan hutan lindung, dengan alasan untuk mendorong investasi. Data ilmiah yang ada menunjukkan bahwa penghapusan pasal ini berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan permanen. ASN yang menjadi sekretaris panitia kerja harus memberikan masukan pada rapat yang dihadiri oleh perwakilan legislatif dan eksekutif, dengan tekanan kuat dari kelompok industri dan media.

4 / 20

4. Dalam evaluasi tahunan program bela negara di kawasan perbatasan, ASN menemukan ketidaksesuaian antara tujuan program dengan pelaksanaan di lapangan. Laporan kehadiran peserta menunjukkan angka yang tinggi, namun dokumentasi kegiatan memperlihatkan minimnya keterlibatan dalam sesi inti, seperti pelatihan disiplin dan wawasan kebangsaan. Penyelenggara beralasan bahwa publikasi angka partisipasi yang tinggi penting untuk mempertahankan anggaran tahun depan, dan meminta laporan resmi menekankan keberhasilan administratif. ASN ini tahu bahwa laporan tersebut akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pusat, dan pernyataan yang keliru dapat memengaruhi keberlanjutan program nasional.

5 / 20

5. Dalam sidang pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, ASN mengetahui bahwa proyeksi pendapatan negara yang digunakan masih berdasarkan data harga komoditas global lima tahun lalu. Perubahan data akan membutuhkan revisi menyeluruh terhadap rencana yang sudah hampir disahkan, berisiko mengundur jadwal dan menimbulkan resistensi politik. Namun, mempertahankan data lama berarti menyetujui proyeksi yang secara teknis cacat dan berpotensi menimbulkan defisit besar. Tekanan datang dari pimpinan untuk “menyelesaikan dokumen sesuai target waktu” agar pemerintah tidak dianggap lamban.

6 / 20

6. Seorang ASN di unit perencanaan keuangan menemukan bahwa dalam rencana anggaran pembangunan daerah terdapat pos dana besar yang dialokasikan untuk proyek taman kota, sementara data kebutuhan infrastruktur menunjukkan adanya jembatan rawan runtuh yang memerlukan perbaikan segera. Pimpinan beralasan bahwa taman kota adalah “proyek strategis” yang sudah dijanjikan kepada masyarakat, dan meminta ASN tersebut menyetujui alokasi tanpa revisi agar komitmen politik tetap terjaga. ASN memahami bahwa keputusan ini akan dicatat dalam dokumen publik dan berpotensi menjadi preseden untuk penganggaran tahun berikutnya.

7 / 20

7. Dalam forum pembahasan kebijakan keamanan siber nasional, ASN mengetahui bahwa rancangan regulasi baru tidak mengatur kewajiban enkripsi untuk data medis warga. Beberapa pihak menganggap aturan ini akan memperlambat implementasi sistem baru dan menambah biaya, sementara pihak lain menegaskan pentingnya perlindungan privasi. Tekanan waktu datang karena sistem ini harus diluncurkan sebelum akhir tahun anggaran. ASN harus memberikan rekomendasi tertulis yang akan menjadi bagian dari risalah resmi sidang.

8 / 20

8. Dalam sidang pembahasan amandemen UUD 1945, muncul usulan penambahan klausul yang memungkinkan perpanjangan masa jabatan kepala daerah dalam kondisi darurat nasional. Data dari lembaga independen menunjukkan bahwa mekanisme saat ini sudah cukup untuk menghadapi krisis tanpa memperpanjang masa jabatan. Namun, sebagian anggota legislatif menganggap usulan ini akan memberikan stabilitas pemerintahan. ASN yang bertugas sebagai tenaga ahli harus memberikan masukan tertulis yang akan dibacakan di sidang terbuka.

9 / 20

9. Seorang ASN yang menjadi anggota tim penyusun Rencana Induk Pertahanan Negara mengetahui bahwa rancangan saat ini menempatkan fokus besar pada pengadaan alutsista baru, sementara laporan intelijen terbaru menunjukkan ancaman terbesar justru berasal dari serangan siber. Beberapa pejabat senior tetap ingin mempertahankan fokus pada alutsista karena sudah menjadi bagian dari kerja sama internasional. ASN ini harus menyusun rekomendasi resmi yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan strategis selama 20 tahun ke depan.

10 / 20

10. Dalam evaluasi nasional program pelatihan integritas bagi pejabat publik, ASN menemukan bahwa modul resmi yang digunakan di seluruh instansi hanya memuat materi kepatuhan administratif dan prosedural, tanpa menyentuh isu-isu kritis seperti gratifikasi, konflik kepentingan, dan penyalahgunaan jabatan. Penyelenggara beralasan bahwa modul sederhana mempermudah kelulusan peserta dan menjaga tingkat partisipasi, apalagi anggaran tambahan untuk revisi belum disetujui. Namun, lembaga pengawas eksternal telah menetapkan audit materi dalam waktu tiga bulan, dan hasilnya akan dipublikasikan ke masyarakat. ASN menyadari bahwa setiap rekomendasi yang ia buat akan memengaruhi reputasi instansi, efektivitas pelatihan, dan kemungkinan revisi kebijakan ke depan.

11 / 20

11. Dalam rapat lintas kementerian mengenai percepatan pembangunan wilayah timur, ASN mengetahui bahwa proyek pembangkit listrik yang direncanakan akan menggunakan teknologi impor dari negara yang sedang bersengketa secara diplomatik dengan Indonesia. Beberapa pejabat menilai kerja sama ini akan mempercepat proyek dan memberikan harga murah, namun pihak intelijen memperingatkan potensi risiko keamanan energi di masa depan. Media nasional sudah melaporkan rencana ini, sehingga pembatalan atau perubahan skema dapat memengaruhi citra pemerintah. ASN diminta memberikan masukan resmi yang akan menjadi bahan keputusan kabinet.

12 / 20

12. Dalam evaluasi penerapan kebijakan transparansi anggaran, ASN menemukan bahwa beberapa pemerintah daerah menampilkan laporan keuangan dalam format “ringkas publik” yang hanya menampilkan kelompok belanja besar tanpa rincian detail. Meski format ini mempermudah pemahaman masyarakat awam, data mentah yang lebih rinci hanya tersedia jika diminta secara resmi, yang prosesnya memakan waktu dan sering terhambat birokrasi. Beberapa kepala daerah berargumen bahwa format ini mengurangi risiko salah tafsir oleh masyarakat, sementara aktivis antikorupsi menilai kebijakan ini berpotensi menjadi celah penutupan informasi strategis. ASN harus memberikan rekomendasi yang akan memengaruhi revisi peraturan teknis dan menjadi acuan nasional.

13 / 20

13. ASN di Kementerian Perdagangan mengetahui bahwa rancangan perjanjian dagang internasional baru akan menurunkan tarif impor untuk produk tertentu yang sedang dikembangkan industri lokal. Data riset menunjukkan bahwa kebijakan ini akan meningkatkan persaingan dari luar negeri, namun kementerian lain berpendapat langkah ini akan memperkuat hubungan diplomatik dan memperluas akses pasar ekspor. Penundaan persetujuan perjanjian dapat merusak reputasi Indonesia di forum internasional. ASN diminta memberikan pandangan resmi yang akan dicatat dalam risalah rapat tingkat menteri.

14 / 20

14. Dalam sidang revisi Undang-Undang Pemilu, muncul usulan untuk menghapus kewajiban pencatatan sumbangan kampanye di bawah nominal tertentu dengan dalih mengurangi beban administrasi dan mempercepat proses rekapitulasi dana. Data pemilu sebelumnya mengungkap adanya praktik memecah sumbangan besar menjadi beberapa transaksi kecil agar lolos dari pelaporan. Sebagian anggota legislatif mendukung usulan ini untuk meningkatkan efisiensi, sementara lembaga pengawas pemilu memperingatkan risiko besar terhadap transparansi dan akuntabilitas. ASN yang bertugas sebagai ahli hukum pemilu diminta menyusun rekomendasi tertulis yang akan menjadi acuan dalam pembahasan akhir dan dipublikasikan ke publik.

15 / 20

15. Seorang ASN di tim penyusun kebijakan ketahanan pangan nasional menemukan bahwa rencana cadangan logistik hanya memprioritaskan beras sebagai indikator utama, tanpa mencakup komoditas strategis lain seperti kedelai, jagung, dan gula. Pejabat senior beralasan bahwa fokus tunggal ini mempermudah distribusi dan menjaga stabilitas politik karena beras dianggap simbol keamanan pangan. Namun, laporan lembaga internasional memperingatkan potensi krisis pasokan multi-komoditas akibat perubahan iklim dan gangguan rantai pasok global. Perubahan strategi akan memerlukan anggaran besar dan koordinasi lintas kementerian, serta dapat memicu resistensi politik. ASN harus memutuskan sikap yang akan memengaruhi kebijakan pangan untuk dekade berikutnya.

16 / 20

16. Dalam sidang pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Otoritas Pengawasan Transportasi Nasional, ASN yang menjadi tenaga ahli hukum mengetahui bahwa pasal tentang kewenangan lembaga baru ini bertabrakan dengan kewenangan Kementerian Perhubungan yang sudah diatur dalam UU sebelumnya. Beberapa anggota DPR mendorong pengesahan cepat demi menanggapi kecelakaan transportasi besar yang baru saja terjadi, sementara pihak kementerian menuntut revisi agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi. Penundaan pembahasan berisiko dianggap publik sebagai kelalaian negara, tetapi pengesahan terburu-buru berpotensi memicu sengketa kewenangan di Mahkamah Konstitusi. ASN harus memberikan rekomendasi yang akan menjadi acuan resmi panitia kerja.

17 / 20

17. Dalam rapat koordinasi lintas kementerian mengenai kebijakan subsidi energi, ASN mengetahui bahwa rencana baru akan mengalihkan sebagian besar subsidi BBM ke subsidi kendaraan listrik untuk mendukung target emisi nol. Namun, data BPS menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat di wilayah pedesaan belum memiliki akses kendaraan listrik, sehingga kebijakan ini bisa memicu kesenjangan energi. Tekanan dari lembaga internasional menuntut Indonesia mempercepat transisi energi, sementara oposisi politik memanfaatkan isu ini untuk menyerang pemerintah. ASN diminta memberikan rekomendasi yang akan dibawa ke rapat kabinet terbatas.

18 / 20

18. Dalam pembahasan amandemen tata cara pembentukan undang-undang, terdapat usulan untuk menghapus mekanisme uji publik sebelum rancangan dibawa ke rapat paripurna, dengan alasan mempercepat proses legislasi dan menghindari kebocoran informasi strategis. LSM dan akademisi menentang keras karena uji publik dianggap penting untuk menjamin partisipasi masyarakat. Pihak pendukung mengklaim bahwa DPR sudah cukup mewakili aspirasi rakyat sehingga uji publik tidak diperlukan. ASN yang bertugas sebagai peneliti kebijakan harus memberikan pandangan yang akan disampaikan ke pimpinan komisi.

19 / 20

19. Dalam rapat pembahasan kebijakan desentralisasi fiskal, ASN mengetahui bahwa ada usulan untuk memberikan kewenangan penuh kepada pemerintah daerah dalam menentukan tarif pajak daerah tanpa batasan pusat, dengan alasan mendorong kemandirian fiskal. Namun, data menunjukkan bahwa beberapa daerah belum memiliki kapasitas administrasi yang memadai sehingga kebijakan ini bisa menimbulkan disparitas tarif yang signifikan antarwilayah. Pemerintah pusat mengkhawatirkan kebijakan ini akan mengganggu iklim investasi, sedangkan asosiasi kepala daerah menekankan pentingnya otonomi penuh. ASN diminta menyusun rekomendasi yang akan memengaruhi revisi UU Pajak Daerah.

20 / 20

20. Dalam rapat penentuan lokasi ibu kota negara baru, muncul perdebatan terkait prioritas pembangunan infrastruktur dasar dibandingkan pembangunan simbol-simbol negara seperti istana dan gedung parlemen. Sebagian pejabat berpendapat simbol negara harus dibangun sejak awal untuk menegaskan legitimasi politik dan memperkuat identitas nasional, sementara pihak lain menekankan pentingnya memastikan air bersih, listrik, dan transportasi terlebih dahulu agar ibu kota fungsional. Tekanan waktu muncul karena target peresmian sudah diumumkan kepada publik, sedangkan anggaran hanya cukup untuk memprioritaskan salah satu. ASN diminta memberikan rekomendasi yang akan menentukan urutan pembangunan tahap pertama.

Your score is

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *