Mini TO TPA Verbal & Bahasa Indonesia UM UNY 2025 [Soal Asli]

84

Mini TO TPA Verbal & Bahasa Indonesia UM UNY 2025 [Soal Asli]

Anda punya waktu 20 menit untuk mengerjakan 18 soal. Kerjakan dengan jujur sebab ini bahan evaluasi kalian. Anda punya kesempatan tiga kali pengerjaan.Kerjakan di laptop atau tablet agar lebih optimal secara tampilan.

The number of attempts remaining is 3

Isi dulu data diri yaah

1 / 17

Seringkali tubuh terasa kurang bugar dan pegal linu hanya karena persoalan sepele, yakni posisi tidur
yang salah. Meskipun sepele ternyata kesalahan posisi tidur dapat berefek buruk bagi kesehatan,
seperti kelelahan, sakit kepala, sakit punggung, dan bahkan radang persendian. Secara umum,
kesalahan tersebut juga akan mengganggu kualitas tidur dan kualitas kebugaran tubuh.
Posisi tidur yang salah juga menyebabkan tingkat kelelahan pada otot besar dan otot kecil. Hal itu
dapat berimbas pada sambungan tulang dan peradangan sendi. Peradangan tulang dan sendi dapat
menyebabkan kerusakan fungsi peredam antara dua tulang. Peredam atau disebut cartilage adalah
sejenis jaring-jaring yang menjamin ketika tulang bergerak, tidak saling bergesekan satu sama lain.
Jika terjadi peradangan tulang, cartilage ini menjadi kasar dan keras. Akibatnya, tulang-tulang akan
bergesekan dengan keras.
Lantas bagaimana postur atau posisi tidur yang baik? Saat tidur, sebaiknya kita menempatkan
punggung dalam posisi netral atau lurus. Posisi tersebut mudah dilakukan dengan menggunakan
kasur berbahan material foam dan dibantu bantal tipis. Material foam lebih cocok karena dapat
mendukung lekukan tubuh. Jika menggunakan kasur berbahan per perlu diperhatikan betul postur
tidur dan tidak tidur di sisi yang sama terus menerus. Pemakaian bantal pada kasur berbahan per
harus mampu mengisi ruang lekukan antara kepala dan bahu. Bantal tidak hanya untuk menyangga
kepala.
Dalam bacaan terdapat pernyataan “peradangan tulang dan sendi dapat menyebabkan
kerusakan fungsi peredam antara dua tulang.”
1. Berikut ini yang merupakan penjelas yang tepat atas pernyataan tersebut adalah …

2 / 17

Seringkali tubuh terasa kurang bugar dan pegal linu hanya karena persoalan sepele, yakni posisi tidur
yang salah. Meskipun sepele ternyata kesalahan posisi tidur dapat berefek buruk bagi kesehatan,
seperti kelelahan, sakit kepala, sakit punggung, dan bahkan radang persendian. Secara umum,
kesalahan tersebut juga akan mengganggu kualitas tidur dan kualitas kebugaran tubuh.
Posisi tidur yang salah juga menyebabkan tingkat kelelahan pada otot besar dan otot kecil. Hal itu
dapat berimbas pada sambungan tulang dan peradangan sendi. Peradangan tulang dan sendi dapat
menyebabkan kerusakan fungsi peredam antara dua tulang. Peredam atau disebut cartilage adalah
sejenis jaring-jaring yang menjamin ketika tulang bergerak, tidak saling bergesekan satu sama lain.
Jika terjadi peradangan tulang, cartilage ini menjadi kasar dan keras. Akibatnya, tulang-tulang akan
bergesekan dengan keras.
Lantas bagaimana postur atau posisi tidur yang baik? Saat tidur, sebaiknya kita menempatkan
punggung dalam posisi netral atau lurus. Posisi tersebut mudah dilakukan dengan menggunakan
kasur berbahan material foam dan dibantu bantal tipis. Material foam lebih cocok karena dapat
mendukung lekukan tubuh. Jika menggunakan kasur berbahan per perlu diperhatikan betul postur
tidur dan tidak tidur di sisi yang sama terus menerus. Pemakaian bantal pada kasur berbahan per
harus mampu mengisi ruang lekukan antara kepala dan bahu. Bantal tidak hanya untuk menyangga
kepala.
2. Makna paling tepat istilah peradangan tulang dalam bacaan tersebut adalah ….

3 / 17

Banjir di Jakarta sebenarnya sudah berlangsung lama. Berbagai upaya telah dilakukan seperti
pembangunan Kanal Timur, normalisasi dan pengerukan beberapa waduk, namun tetap saja Jakarta
kebanjiran. Pemerintah juga dibuat sibuk adanya banjir karena harus menyiapkan anggaran dan
tenaga untuk melakukan penyelamatan, pengungsian, dan koordinasi relawan agar tidak tertumpu
dalam satu tempat, serta menanggulangi kemacetan akibat banjir dan perbaikan sarana dan
prasarana pasca banjir. Selain faktor alam, banjir juga disebabkan oleh faktor nonalam seperti
pendangkalan waduk, berkurangnya daerah tangkapan air karena dijadikan tempat tinggal,
pemanfaatan bibir sungai untuk aktivitas MCK, kebiasaan masyarakat membuang sampah ke sungai,
dan jarang dilakukan pengerukan sehingga terjadi pendangkalan.
3. Simpulan penyebab terjadinya banjir pada wacana tersebut adalah ….

4 / 17

Rendi selalu datang dalam mimpi. Diam-diam, lalu menghilang. Dahulu ia teman sekantor. Tetapi,
karena mungkin ingin memperbaiki nasib, ia mengirim istrinya ke Amerika, justru ingin mengadu
nasib. Ia menyusul kemudian, dengan meninggalkan pekerjaan tanpa pemberitahuan. Lewat Bali,
Hawaii, ia sampai ke California. Di negeri penuh harapan ini ia memulai kariernya yang baru, bangun
subuh dan mengitari bagian kota, melempar-lemparkan koran ke rumah-rumah. Entah apalagi yang
dilakukannya, demi kehidupan yang tidak mengenal belas kasihan.
Setahun berada di sana, ia kehilangan istrinya, derita yang membawa duka karena kanker payudara.
Sepi merundung hidupnya, di tengah keramaian kota dan keheningan pagi dan senja, membuatnya
resah. Barangkali hidup tidak mengenal kompromi. Kerja apa pun harus dilakukan dengan patuh.
Tetapi usia yang di atas enam puluhan itu cukup melelahkan untuk bertahan hidup. Tiada kawan
untuk membantu. Semua bertahan hidup harus berkejaran dengan waktu. Dari agen koran subuh,
sampai rumah jompo dari siang sampai senja, lalu pulang ke apartemen, merebahkan diri seorang
diri, sampai waktu mengantar subuh dan mengulangi ritual siklus kehidupan.
Dari kesunyian hati itu, ia cuti ke tanah air, untuk mencari teman hidup pada usia senja. Tetapi, dalam
kesunyian di tanah air, ia mengembara seorang diri, dengan bus dan kereta api. Seperti seorang turis,
suatu senja, entah serangan apa yang mendera dadanya, barangkali asma kambuh. Ia terkulai di
ruang hajat. Di sebuah stasiun kereta, petugas mencoba membuka kamar toilet. Menemukan kawan
itu dalam keadaan tidak bernyawa. Identitas diketahui dengan alamat di Los Angeles. Petugas
stasiun menghubungi nama yang tertera di Los Angeles. Dari Los Angeles datang telepon ke alamat
di Bandung. Dari Bandung berita disampaikan kepada anaknya, tetapi kebetulan sedang ke Paris.
Jenazah dibawa ke rumah anaknya dan dimakamkan kerabat dekat yang ada di kota “Y”.
Tragis, pada usia ke-64 itu, ia mengembara jauh merajut hidup, tapi ia berhenti dalam kesepian, jauh
dari kenalan dan kerabat. Beberapa kenalan saja yang menghantarnya ke tempat istirahat.
Terlalu sering ia datang di dalam mimpi yang membuatku galau.
4. Tema kutipan cerpen tersebut adalah …

5 / 17

Rendi selalu datang dalam mimpi. Diam-diam, lalu menghilang. Dahulu ia teman sekantor. Tetapi,
karena mungkin ingin memperbaiki nasib, ia mengirim istrinya ke Amerika, justru ingin mengadu
nasib. Ia menyusul kemudian, dengan meninggalkan pekerjaan tanpa pemberitahuan. Lewat Bali,
Hawaii, ia sampai ke California. Di negeri penuh harapan ini ia memulai kariernya yang baru, bangun
subuh dan mengitari bagian kota, melempar-lemparkan koran ke rumah-rumah. Entah apalagi yang
dilakukannya, demi kehidupan yang tidak mengenal belas kasihan.
Setahun berada di sana, ia kehilangan istrinya, derita yang membawa duka karena kanker payudara.
Sepi merundung hidupnya, di tengah keramaian kota dan keheningan pagi dan senja, membuatnya
resah. Barangkali hidup tidak mengenal kompromi. Kerja apa pun harus dilakukan dengan patuh.
Tetapi usia yang di atas enam puluhan itu cukup melelahkan untuk bertahan hidup. Tiada kawan
untuk membantu. Semua bertahan hidup harus berkejaran dengan waktu. Dari agen koran subuh,
sampai rumah jompo dari siang sampai senja, lalu pulang ke apartemen, merebahkan diri seorang
diri, sampai waktu mengantar subuh dan mengulangi ritual siklus kehidupan.
Dari kesunyian hati itu, ia cuti ke tanah air, untuk mencari teman hidup pada usia senja. Tetapi, dalam
kesunyian di tanah air, ia mengembara seorang diri, dengan bus dan kereta api. Seperti seorang turis,
suatu senja, entah serangan apa yang mendera dadanya, barangkali asma kambuh. Ia terkulai di
ruang hajat. Di sebuah stasiun kereta, petugas mencoba membuka kamar toilet. Menemukan kawan
itu dalam keadaan tidak bernyawa. Identitas diketahui dengan alamat di Los Angeles. Petugas
stasiun menghubungi nama yang tertera di Los Angeles. Dari Los Angeles datang telepon ke alamat
di Bandung. Dari Bandung berita disampaikan kepada anaknya, tetapi kebetulan sedang ke Paris.
Jenazah dibawa ke rumah anaknya dan dimakamkan kerabat dekat yang ada di kota “Y”.
Tragis, pada usia ke-64 itu, ia mengembara jauh merajut hidup, tapi ia berhenti dalam kesepian, jauh
dari kenalan dan kerabat. Beberapa kenalan saja yang menghantarnya ke tempat istirahat.
Terlalu sering ia datang di dalam mimpi yang membuatku galau.
5. Pernyataan yang membuktikan bahwa tokoh Rendi pekerja keras adalah …”

6 / 17

Seberapa seringkah Anda mendengar istilah generasi Z? Generasi Z adalah generasi dengan
proporsi penduduk terbanyak berdasarkan sensus penduduk 2020, yaitu 27,94% dari seluruh jumlah
penduduk Indonesia. Mereka yang termasuk dalam generasi ini adalah orang yang lahir di rentang
tahun 1997-2012 atau pada usia 10-25 tahun (BPS, 2021). Generasi Z terbagi ke dalam dua
kelompok yaitu mereka yang masih bersekolah dan mereka yang mulai menapaki karier di dunia
kerja. Generasi Z adalah tenaga kerja baru di dunia kerja yang sebelumnya didominasi oleh Generasi
Milenial, Generasi X dan sebagian Baby Boomers. Hasil Survey Haris Poll menunjukkan bahwa
Generasi Z adalah generasi yang kreatif dan mereka adalah digital native (Pineda, 2020). Mereka
adalah generasi yang tumbuh kembangnya bersamaan dengan perkembangan teknologi digital. Hal
ini membuat generasi ini tidak dapat dilepaskan dengan teknologi digital. Berdasarkan sudut pandang
lain, Generasi Z kerap dicap sebagai generasi manja, lemah, dan rapuh oleh generasi-generasi yang
lebih senior.
Sebenarnya, Generasi Z juga merasakan dan mengakui bahwa teman seusianya memiliki sifat yang
manja, lemah, dan rapuh. Hal ini terjadi karena saat ini mereka sedang masuk ke dalam fase usia
krisis seperempat abad (quarter life crisis). Beberapa dari mereka juga mengatakan bahwa mereka
merasa lebih tertekan dengan adanya konten di media sosial yang berhubungan dengan kesuksesan
seseorang di usia muda. Kondisi inilah yang membuat mereka merasa mudah tertekan secara
psikologis dan berujung pada mekanisme memulihkan diri (healing). Oleh karena itu, generasi
milenial ini juga mendapat predikat sebagai “si paling healing”. Akan tetapi, terlahir dan tumbuh
bersama dengan teknologi digital menjadikan mereka sebagai generasi yang “melek teknologi”.
Mereka juga adalah generasi yang dinamis, kreatif, dan selalu berpikir “out of the box”. Hal ini sejalan
dengan beberapa karakter dari generasi Z yang mampu menemukan solusi secara mandiri berbekal
kemampuan mereka berselancar di internet. Sikap mereka yang lebih suka mencari cara kerja baru
yang lebih efektif tidak terlepas dari karakteristik mereka yang berani mengambil inisiatif. Mereka juga
dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multitasking). Dengan demikian, generasi
milenial pun patut diapresiasi dan diperhitungkan keberadaannya.
6. Label masyarakat tentang Generasi Z “si paling healing” dikatakan benar, jika …

7 / 17

Seberapa seringkah Anda mendengar istilah generasi Z? Generasi Z adalah generasi dengan
proporsi penduduk terbanyak berdasarkan sensus penduduk 2020, yaitu 27,94% dari seluruh jumlah
penduduk Indonesia. Mereka yang termasuk dalam generasi ini adalah orang yang lahir di rentang
tahun 1997-2012 atau pada usia 10-25 tahun (BPS, 2021). Generasi Z terbagi ke dalam dua
kelompok yaitu mereka yang masih bersekolah dan mereka yang mulai menapaki karier di dunia
kerja. Generasi Z adalah tenaga kerja baru di dunia kerja yang sebelumnya didominasi oleh Generasi
Milenial, Generasi X dan sebagian Baby Boomers. Hasil Survey Haris Poll menunjukkan bahwa
Generasi Z adalah generasi yang kreatif dan mereka adalah digital native (Pineda, 2020). Mereka
adalah generasi yang tumbuh kembangnya bersamaan dengan perkembangan teknologi digital. Hal
ini membuat generasi ini tidak dapat dilepaskan dengan teknologi digital. Berdasarkan sudut pandang
lain, Generasi Z kerap dicap sebagai generasi manja, lemah, dan rapuh oleh generasi-generasi yang
lebih senior.
Sebenarnya, Generasi Z juga merasakan dan mengakui bahwa teman seusianya memiliki sifat yang
manja, lemah, dan rapuh. Hal ini terjadi karena saat ini mereka sedang masuk ke dalam fase usia
krisis seperempat abad (quarter life crisis). Beberapa dari mereka juga mengatakan bahwa mereka
merasa lebih tertekan dengan adanya konten di media sosial yang berhubungan dengan kesuksesan
seseorang di usia muda. Kondisi inilah yang membuat mereka merasa mudah tertekan secara
psikologis dan berujung pada mekanisme memulihkan diri (healing). Oleh karena itu, generasi
milenial ini juga mendapat predikat sebagai “si paling healing”. Akan tetapi, terlahir dan tumbuh
bersama dengan teknologi digital menjadikan mereka sebagai generasi yang “melek teknologi”.
Mereka juga adalah generasi yang dinamis, kreatif, dan selalu berpikir “out of the box”. Hal ini sejalan
dengan beberapa karakter dari generasi Z yang mampu menemukan solusi secara mandiri berbekal
kemampuan mereka berselancar di internet. Sikap mereka yang lebih suka mencari cara kerja baru
yang lebih efektif tidak terlepas dari karakteristik mereka yang berani mengambil inisiatif. Mereka juga
dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multitasking). Dengan demikian, generasi
milenial pun patut diapresiasi dan diperhitungkan keberadaannya.
7. Salah satu karakteristik Generasi Z adalah mudah beradaptasi karena ….

8 / 17

Seberapa seringkah Anda mendengar istilah generasi Z? Generasi Z adalah generasi dengan
proporsi penduduk terbanyak berdasarkan sensus penduduk 2020, yaitu 27,94% dari seluruh jumlah
penduduk Indonesia. Mereka yang termasuk dalam generasi ini adalah orang yang lahir di rentang
tahun 1997-2012 atau pada usia 10-25 tahun (BPS, 2021). Generasi Z terbagi ke dalam dua
kelompok yaitu mereka yang masih bersekolah dan mereka yang mulai menapaki karier di dunia
kerja. Generasi Z adalah tenaga kerja baru di dunia kerja yang sebelumnya didominasi oleh Generasi
Milenial, Generasi X dan sebagian Baby Boomers. Hasil Survey Haris Poll menunjukkan bahwa
Generasi Z adalah generasi yang kreatif dan mereka adalah digital native (Pineda, 2020). Mereka
adalah generasi yang tumbuh kembangnya bersamaan dengan perkembangan teknologi digital. Hal
ini membuat generasi ini tidak dapat dilepaskan dengan teknologi digital. Berdasarkan sudut pandang
lain, Generasi Z kerap dicap sebagai generasi manja, lemah, dan rapuh oleh generasi-generasi yang
lebih senior.
Sebenarnya, Generasi Z juga merasakan dan mengakui bahwa teman seusianya memiliki sifat yang
manja, lemah, dan rapuh. Hal ini terjadi karena saat ini mereka sedang masuk ke dalam fase usia
krisis seperempat abad (quarter life crisis). Beberapa dari mereka juga mengatakan bahwa mereka
merasa lebih tertekan dengan adanya konten di media sosial yang berhubungan dengan kesuksesan
seseorang di usia muda. Kondisi inilah yang membuat mereka merasa mudah tertekan secara
psikologis dan berujung pada mekanisme memulihkan diri (healing). Oleh karena itu, generasi
milenial ini juga mendapat predikat sebagai “si paling healing”. Akan tetapi, terlahir dan tumbuh
bersama dengan teknologi digital menjadikan mereka sebagai generasi yang “melek teknologi”.
Mereka juga adalah generasi yang dinamis, kreatif, dan selalu berpikir “out of the box”. Hal ini sejalan
dengan beberapa karakter dari generasi Z yang mampu menemukan solusi secara mandiri berbekal
kemampuan mereka berselancar di internet. Sikap mereka yang lebih suka mencari cara kerja baru
yang lebih efektif tidak terlepas dari karakteristik mereka yang berani mengambil inisiatif. Mereka juga
dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu (multitasking). Dengan demikian, generasi
milenial pun patut diapresiasi dan diperhitungkan keberadaannya.
8. Label masyarakat tentang Generasi Z “si paling healing” dikatakan benar, jika …

9 / 17

9. Sinonim stigma adalah ….

10 / 17

10. Sinonim endemi adalah ….

11 / 17

11. Sinonim direktori adalah ….

12 / 17

12. Sinonim takrif adalah ….

13 / 17

13. Antonim intensifikasi adalah ….

14 / 17

14. Antonim endogen adalah ….

15 / 17

15. Antonim hipertensi adalah ….

16 / 17

16. Antonim akulturasi adalah ….

17 / 17

17. Antonim defisit adalah ….

Your score is

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *