Kategori: Uncategorized

  • PPU PBM 08 Persiapan SNBT 2025

    35

    PPU PBM 08 Persiapan SNBT 2025

    Ada 24 soal harus selsai 28 menit. Semangat semoga bisa lulus SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 25

    Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan besar kupingnya tegak yang tak proporsional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujung yang mirip kuas. Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa dan kalajengking, primata ini juga gemar memakan cecak, tikus kecil, bahkan burung-burng kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi. Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi termasuk spesies tarsius ini juga terbesar di Sumatra, Kalimantan, dan di kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.
    01. Tema wacana di atas adalah sebagai
    berikut ….

    2 / 25

    Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan besar kupingnya tegak yang tak proporsional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujung yang mirip kuas. Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa dan kalajengking, primata ini juga gemar memakan cecak, tikus kecil, bahkan burung-burng kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi. Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi termasuk spesies tarsius ini juga terbesar di Sumatra, Kalimantan, dan di kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.
    02. Tangkasi adalah ….

    3 / 25

    Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan besar kupingnya tegak yang tak proporsional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujung yang mirip kuas. Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa dan kalajengking, primata ini juga gemar memakan cecak, tikus kecil, bahkan burung-burng kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi. Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi termasuk spesies tarsius ini juga terbesar di Sumatra, Kalimantan, dan di kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.
    03. Tangkasi menjadi sasaran kaum peneliti
    internasional karena alasan sebagai berikut,
    KECUALI ….

    4 / 25

    Tangkasi merupakan satwa primata keturunan satwa purba. Tangkasi yang termasuk spesies tarsius ini disebut juga binatang hantu yang lucu. Bentuk dan anatomi binatang ini mirip monyet. Mukanya lucu karena sepasang matanya yang besar mencolok dan besar kupingnya tegak yang tak proporsional dengan mukanya yang kecil. Tubuhnya yang berbulu halus abu-abu kekuningan dan berkilat hanya setinggi 9,5 – 14 sentimeter dengan jumbaian bulu di ujung yang mirip kuas. Tangkasi ini termasuk kelas mamalia atau binatang menyusui. Dilihat dari jenis makanannya, binatang ini termasuk insektivora dan juga karnivora. Oleh sebab itu, selain mengudap serangga seperti semut, kecoa dan kalajengking, primata ini juga gemar memakan cecak, tikus kecil, bahkan burung-burng kecil. Tangkasi adalah binatang malam. Jika hari mulai gelap, mereka bergentayangan dan meloncat-loncat mencari makanan. Menjelang munculnya surya pagi, mereka cepat-cepat masuk sarang lagi. Tangkasi ini merupakan salah satu satwa endemik khas Sulawesi. Sebetulnya tangkasi termasuk spesies tarsius ini juga terbesar di Sumatra, Kalimantan, dan di kepulauan Maluku. Karena spesies ini termasuk satwa purba dan khas Indonesia khusus Sulawesi, wajarlah satwa liar ini menjadi sasaran kaum peneliti internasional.
    04. Ciri-ciri binatang malam di antaranya ….

    5 / 25

    05. Penggunaan huruf kapital yang benar
    terdapat pada kalimat ….

    6 / 25

    06. Pemakaian huruf miring atau garis bawah
    dibenarkan, KECUALI untuk ….

    7 / 25

    07. Penulisan kata bilangan yang benar terdapat
    pada kalimat ….

    8 / 25

    08. Penggunaan tanda baca yang salah terdapat
    dalam kalimat ….

    9 / 25

    09. Makna reduplikasi pada kata mobil-mobilan
    dalam kalimat Ketika kecil, kami sering membuat
    mobil-mobilan dari kulit jeruk bali, terdapat pula
    pada kalimat ….

    10 / 25

    10. Fungsi afiksasi yang terdapat pada kata yang
    menutupi dalam kalimat Asap tebal manutupi
    berbagai wilayah Indonesia sama dengan fungsi
    afiksasi pada kata yang bercetak miring
    dalam kalimat berikut ….

    11 / 25

    11. Fungsi ber-an pada kata bertabrakan dalam
    kaliamat Pagi tadi ada mobil bertabrakan sama
    dengan ber-an pada kalimat ….

    12 / 25

    12. Kalimat-kalimat di bawah ini mempunyai
    pola kalimat sama, KECUALI ….

    13 / 25

    13. Kata-kata yang bersinonim adalah ….

    14 / 25

    14. Pribahasa Laksana apung dipermainkan
    gelombang mengungkapkan makna ….

    15 / 25

    15. Kalimat-kalimat berikut berupa fakta
    adalah ….

    16 / 25

    16. Wawasan Nusantara tidak hanya bertujuan untuk
    mewujudkan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia
    saja, tetapi juga ikut serta dalam mewujudkan
    kebahagiaan bagi seluruh umat manusia.
    Penggunaan kata pada kalimat ini dapat
    dihemat dengan menghilangkan ….

    17 / 25

    17. Berbagai musibah menimpa negeri kita secara
    berturut-turut. Kosa kata yang tepat untuk
    menyatakan perasaan tertentu akibat
    musibah tersebut ….

    18 / 25

    18. Kalimat yang menggunakan ragam bahasa
    baku adalah ….

    19 / 25

    19. Akhir-akhir ini tidak sedikit buruh berbagai
    perusahaan yang dibeerhentikan.
    Tidak aneh jika kerusuhan mudah sekali muncul.
    Konjungsi yang tidak tepat untuk
    menggabungkan kalimat di atas ialah ….

    20 / 25

    20. Semua penderita jantung tidak boleh bekerja keras.
    Cicilia penderita jantung. Jadi Cicilia tidak boleh
    bekerja keras.
    Cara penalaran untuk tiba pada simpulan
    seperti di atas disebut ….

    21 / 25

    21. Kalimat yang terdapat dalam sebuah laporan
    ilmiah adalah ….

    22 / 25

    Rasa sakit pada lambung dan usus halus dapat dicetuskan oleh faktor psikologis seperti perasaan tegang atau stres. Pada beberapa penderita, keluhannya hanya terasa di sekitar lambung dan usus halus. Namun, dalam banyak kasus, ganguannya dapat terasa pada seluruh proses pencernaan. Dalam banyak hal, pola makan serasi dapat untuk memperbaiki proses pencernaan penderita, tetapi tidak untuk gangguan psikologis nya. Jalan keluar yang memungkinkan adalah mengombinasikan makanan serasi dengana terapi relaksassi secara tepat. Misalnya, pijaat refleksi untuk mengendurkan ketegangan pada lambung dan usus halus yang secara tidak langsung juga membantu memperbaiki sistem syaraf.
    22. Simpulan yang dapat ditarik dari paragraf itu adalah ….

    23 / 25

    23. Bentuk kalimat-kalimat di bawah ini
    mengalami kerancuan, KECUALI ….

    24 / 25

    24. “Semakin besar orang memiliki kesempatan untuk
    bertindak, semakain besar pula godaan untuk
    berbuat korupsi.”
    Pernyataan di atas mengandung makna yang
    sama dengan ….

    25 / 25

    25. Membengkokluruskan nilai, hati nurani dan
    kebenaran merupakan bentuk korupsi nonfinansial.
    Tindakan berikut yang jelas-jelas merupakan
    korupsi finansial adalah ….

    Your score is

  • Try Out Bahasa Inggris 19 SNBT 2025 [Soal Asli SNBT 03]

    59

    Try Out Bahasa Inggris 19 SNBT 2025 [Soal Asli SNBT 03]

    Anda hanya punya waktu 14 menit untuk mengerjakan 14 soal. Kerjakan dengan bijak dan jujur. Tes ini bagian dari evaluasi Anda menghadapi SNBT 2025. Jangan lupa follow Instagram CHE [Klik di sini]

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 14

    Text I
    Nobody actually wants to hurt the feelings of others but, as business becomes ever more international, it is increasingly easy to get it wrong. There may be a single European market but it does not mean that managers behave the same in Greece as they do in Denmark.

    In Many European countries handshaking is an automatic gesture. In France good manners require that on arriving at a business meeting a manager shakes hands with everyone present. This can be a demanding task and, in a crowded room, may require great efforts if the farthest hand is to be reached.

    Handshaking is almost as popular in other countries – including Germany, Belgium, and Italy. But Northern Europeans, such as the British and Scandinavians, are not quite so fond of physical demonstrations of friendliness.

    In Europe the most common challenge is not the content of the food, but the way you behave as you eat. Some things are just not done. In France it is not good manners to raise questions of business over the main course. Business has its place; after the cheese course. Unless you are prepared to eat in silence you have to talk about something -something, that is, other than the business deal which you are continually thinking about.

    In Germany, as you walk sadly back to your hotel room, you may wonder why your apparently friendly hosts have not invited you out for the evening. Don’t worry, it is probably nothing personal. Germans do not entertain business people with quite the same enthusiasm as some of their European counterparts.

    The Germans are also notable for the amount of formality they bring to business. As an outsider, it is often difficult to know whether colleagues have been working together for 30 years or have just met in the lift. If you are used to calling people by their first names this can be a little strange. To the Germans, titles are important. Forgetting that someone should be called Herr Doctor or Frau Direktorin might cause serious offence. It is equally offensive to call them by a title they do not possess.

    These cultural challenges exist side by side with the problems of doing business in a foreign language. Language, of course, is full of difficulties – disaster may be only a syllable away, But the more you know of the culture of the country you are dealing with, the less likely you are to get into difficulties. It is worth the efforts. It might be rather hard to explain that the reason you lost the contract was not the product of the price, but the fact that you offended your hosts in a light-hearted comment over the wine served. Good manners are admired but they can also make or break the deal.
    SPMB-03-51
    The topic of the text is ___.

    2 / 14

    Text I
    Nobody actually wants to hurt the feelings of others but, as business becomes ever more international, it is increasingly easy to get it wrong. There may be a single European market but it does not mean that managers behave the same in Greece as they do in Denmark.

    In Many European countries handshaking is an automatic gesture. In France good manners require that on arriving at a business meeting a manager shakes hands with everyone present. This can be a demanding task and, in a crowded room, may require great efforts if the farthest hand is to be reached.

    Handshaking is almost as popular in other countries – including Germany, Belgium, and Italy. But Northern Europeans, such as the British and Scandinavians, are not quite so fond of physical demonstrations of friendliness.

    In Europe the most common challenge is not the content of the food, but the way you behave as you eat. Some things are just not done. In France it is not good manners to raise questions of business over the main course. Business has its place; after the cheese course. Unless you are prepared to eat in silence you have to talk about something -something, that is, other than the business deal which you are continually thinking about.

    In Germany, as you walk sadly back to your hotel room, you may wonder why your apparently friendly hosts have not invited you out for the evening. Don’t worry, it is probably nothing personal. Germans do not entertain business people with quite the same enthusiasm as some of their European counterparts.

    The Germans are also notable for the amount of formality they bring to business. As an outsider, it is often difficult to know whether colleagues have been working together for 30 years or have just met in the lift. If you are used to calling people by their first names this can be a little strange. To the Germans, titles are important. Forgetting that someone should be called Herr Doctor or Frau Direktorin might cause serious offence. It is equally offensive to call them by a title they do not possess.

    These cultural challenges exist side by side with the problems of doing business in a foreign language. Language, of course, is full of difficulties – disaster may be only a syllable away, But the more you know of the culture of the country you are dealing with, the less likely you are to get into difficulties. It is worth the efforts. It might be rather hard to explain that the reason you lost the contract was not the product of the price, but the fact that you offended your hosts in a light-hearted comment over the wine served. Good manners are admired but they can also make or break the deal.
    SPMB-03-52
    Which of the following statements is NOT TRUE
    about handshaking?

    3 / 14

    Text I
    Nobody actually wants to hurt the feelings of others but, as business becomes ever more international, it is increasingly easy to get it wrong. There may be a single European market but it does not mean that managers behave the same in Greece as they do in Denmark.

    In Many European countries handshaking is an automatic gesture. In France good manners require that on arriving at a business meeting a manager shakes hands with everyone present. This can be a demanding task and, in a crowded room, may require great efforts if the farthest hand is to be reached.

    Handshaking is almost as popular in other countries – including Germany, Belgium, and Italy. But Northern Europeans, such as the British and Scandinavians, are not quite so fond of physical demonstrations of friendliness.

    In Europe the most common challenge is not the content of the food, but the way you behave as you eat. Some things are just not done. In France it is not good manners to raise questions of business over the main course. Business has its place; after the cheese course. Unless you are prepared to eat in silence you have to talk about something -something, that is, other than the business deal which you are continually thinking about.

    In Germany, as you walk sadly back to your hotel room, you may wonder why your apparently friendly hosts have not invited you out for the evening. Don’t worry, it is probably nothing personal. Germans do not entertain business people with quite the same enthusiasm as some of their European counterparts.

    The Germans are also notable for the amount of formality they bring to business. As an outsider, it is often difficult to know whether colleagues have been working together for 30 years or have just met in the lift. If you are used to calling people by their first names this can be a little strange. To the Germans, titles are important. Forgetting that someone should be called Herr Doctor or Frau Direktorin might cause serious offence. It is equally offensive to call them by a title they do not possess.

    These cultural challenges exist side by side with the problems of doing business in a foreign language. Language, of course, is full of difficulties – disaster may be only a syllable away, But the more you know of the culture of the country you are dealing with, the less likely you are to get into difficulties. It is worth the efforts. It might be rather hard to explain that the reason you lost the contract was not the product of the price, but the fact that you offended your hosts in a light-hearted comment over the wine served. Good manners are admired but they can also make or break the deal.
    SPMB-03-53
    As business has become more international, ___.

    4 / 14

    Text I
    Nobody actually wants to hurt the feelings of others but, as business becomes ever more international, it is increasingly easy to get it wrong. There may be a single European market but it does not mean that managers behave the same in Greece as they do in Denmark.

    In Many European countries handshaking is an automatic gesture. In France good manners require that on arriving at a business meeting a manager shakes hands with everyone present. This can be a demanding task and, in a crowded room, may require great efforts if the farthest hand is to be reached.

    Handshaking is almost as popular in other countries – including Germany, Belgium, and Italy. But Northern Europeans, such as the British and Scandinavians, are not quite so fond of physical demonstrations of friendliness.

    In Europe the most common challenge is not the content of the food, but the way you behave as you eat. Some things are just not done. In France it is not good manners to raise questions of business over the main course. Business has its place; after the cheese course. Unless you are prepared to eat in silence you have to talk about something -something, that is, other than the business deal which you are continually thinking about.

    In Germany, as you walk sadly back to your hotel room, you may wonder why your apparently friendly hosts have not invited you out for the evening. Don’t worry, it is probably nothing personal. Germans do not entertain business people with quite the same enthusiasm as some of their European counterparts.

    The Germans are also notable for the amount of formality they bring to business. As an outsider, it is often difficult to know whether colleagues have been working together for 30 years or have just met in the lift. If you are used to calling people by their first names this can be a little strange. To the Germans, titles are important. Forgetting that someone should be called Herr Doctor or Frau Direktorin might cause serious offence. It is equally offensive to call them by a title they do not possess.

    These cultural challenges exist side by side with the problems of doing business in a foreign language. Language, of course, is full of difficulties – disaster may be only a syllable away, But the more you know of the culture of the country you are dealing with, the less likely you are to get into difficulties. It is worth the efforts. It might be rather hard to explain that the reason you lost the contract was not the product of the price, but the fact that you offended your hosts in a light-hearted comment over the wine served. Good manners are admired but they can also make or break the deal.
    SPMB-03-54
    A noticeable cultural difference in one of the European
    countries is ___.

    5 / 14

    Text I
    Nobody actually wants to hurt the feelings of others but, as business becomes ever more international, it is increasingly easy to get it wrong. There may be a single European market but it does not mean that managers behave the same in Greece as they do in Denmark.

    In Many European countries handshaking is an automatic gesture. In France good manners require that on arriving at a business meeting a manager shakes hands with everyone present. This can be a demanding task and, in a crowded room, may require great efforts if the farthest hand is to be reached.

    Handshaking is almost as popular in other countries – including Germany, Belgium, and Italy. But Northern Europeans, such as the British and Scandinavians, are not quite so fond of physical demonstrations of friendliness.

    In Europe the most common challenge is not the content of the food, but the way you behave as you eat. Some things are just not done. In France it is not good manners to raise questions of business over the main course. Business has its place; after the cheese course. Unless you are prepared to eat in silence you have to talk about something -something, that is, other than the business deal which you are continually thinking about.

    In Germany, as you walk sadly back to your hotel room, you may wonder why your apparently friendly hosts have not invited you out for the evening. Don’t worry, it is probably nothing personal. Germans do not entertain business people with quite the same enthusiasm as some of their European counterparts.

    The Germans are also notable for the amount of formality they bring to business. As an outsider, it is often difficult to know whether colleagues have been working together for 30 years or have just met in the lift. If you are used to calling people by their first names this can be a little strange. To the Germans, titles are important. Forgetting that someone should be called Herr Doctor or Frau Direktorin might cause serious offence. It is equally offensive to call them by a title they do not possess.

    These cultural challenges exist side by side with the problems of doing business in a foreign language. Language, of course, is full of difficulties – disaster may be only a syllable away, But the more you know of the culture of the country you are dealing with, the less likely you are to get into difficulties. It is worth the efforts. It might be rather hard to explain that the reason you lost the contract was not the product of the price, but the fact that you offended your hosts in a light-hearted comment over the wine served. Good manners are admired but they can also make or break the deal.
    SPMB-03-55
    A businessman might fail in doing business overseas
    because he ___.

    6 / 14

    Text II
    Good ideas often start with a really silly question. Bill Bowerman was making breakfast one day. As he stood there making waffle for his son, he wondered what would happen if he poured rubber into his waffle iron. So, he tried it and the result looked something like the bottom of most sports shoes we see today. Still, when he took this idea to several existing shoe companies he was literally laughed at. In fact, every single company turned him down. Though rather disappointed, Bowerman was determined and went on to form his own company, making NIKE athletic shoes,
    SPMB-03-56
    The text tells us about _____ .

    7 / 14

    Text II
    Good ideas often start with a really silly question. Bill Bowerman was making breakfast one day. As he stood there making waffle for his son, he wondered what would happen if he poured rubber into his waffle iron. So, he tried it and the result looked something like the bottom of most sports shoes we see today. Still, when he took this idea to several existing shoe companies he was literally laughed at. In fact, every single company turned him down. Though rather disappointed, Bowerman was determined and went on to form his own company, making NIKE athletic shoes,
    SPMB-03-57
    It can be concluded from the text that _____ .

    8 / 14

    Text III
    In the last few thousand years many civilizations have risen to a high level of development and then collapsed. As far as we know none of them had such a sophisticated technology as we developed, but nevertheless they produced remarkable and long lasting artifacts, such as the great pyramids and the sphinx of Egypt, the arch at Ctesiphon and the extra ordinary stone constructions of Middle America. The civilization of Knossos in Crete even had plumbing on the third floor. Some of these civilizations were destroyed by barbarian invasions, others by earthquakes, fires or other disasters and some in Mexico apparently collapsed purely as a result of the irreversible growth of top heavy bureaucracy. In all of them, however, their collapse has had a central case, which was the run down or degeneration of the overall motivation, spirit, or ethos of the social system.
    SPMB-03-58
    The general reason for the collapse of all these ancient civilizations is ___.

    9 / 14

    Text III
    In the last few thousand years many civilizations have risen to a high level of development and then collapsed. As far as we know none of them had such a sophisticated technology as we developed, but nevertheless they produced remarkable and long lasting artifacts, such as the great pyramids and the sphinx of Egypt, the arch at Ctesiphon and the extra ordinary stone constructions of Middle America. The civilization of Knossos in Crete even had plumbing on the third floor. Some of these civilizations were destroyed by barbarian invasions, others by earthquakes, fires or other disasters and some in Mexico apparently collapsed purely as a result of the irreversible growth of top heavy bureaucracy. In all of them, however, their collapse has had a central case, which was the run down or degeneration of the overall motivation, spirit, or ethos of the social system.
    SPMB-03-59
    The topic of the paragraph is ___.

    10 / 14

    Text IV
    Most people who have a sweet tooth consume the equivalent of 20 teaspoons of sugar a day. For the (60) …. person, there’s nothing wrong with sugar by itself, unless all the sweet foods in your dally diet are keeping you from eating and drinking the (61) … foods you need. (62) … for people who are trying to lose weight, or have to watch their blood sugar because of diabetes, too much sugar can be a problem. That is where artificial sweeteners can come in handy. These low-calorie sweeteners, reports the International Food Information Council, are (63) … to use, provide sweetness without calories, and provide a choice of sweet food. The (64) … artificial sweeteners include acesulfame potassium, aspartame, sucralose, d-tagatose and saccharin.
    SPMB-03-60

    11 / 14

    Text IV
    Most people who have a sweet tooth consume the equivalent of 20 teaspoons of sugar a day. For the (60) …. person, there’s nothing wrong with sugar by itself, unless all the sweet foods in your dally diet are keeping you from eating and drinking the (61) … foods you need. (62) … for people who are trying to lose weight, or have to watch their blood sugar because of diabetes, too much sugar can be a problem. That is where artificial sweeteners can come in handy. These low-calorie sweeteners, reports the International Food Information Council, are (63) … to use, provide sweetness without calories, and provide a choice of sweet food. The (64) … artificial sweeteners include acesulfame potassium, aspartame, sucralose, d-tagatose and saccharin.
    SPMB-03-61

    12 / 14

    Text IV
    Most people who have a sweet tooth consume the equivalent of 20 teaspoons of sugar a day. For the (60) …. person, there’s nothing wrong with sugar by itself, unless all the sweet foods in your dally diet are keeping you from eating and drinking the (61) … foods you need. (62) … for people who are trying to lose weight, or have to watch their blood sugar because of diabetes, too much sugar can be a problem. That is where artificial sweeteners can come in handy. These low-calorie sweeteners, reports the International Food Information Council, are (63) … to use, provide sweetness without calories, and provide a choice of sweet food. The (64) … artificial sweeteners include acesulfame potassium, aspartame, sucralose, d-tagatose and saccharin.
    SPMB-03-62

    13 / 14

    Text IV
    Most people who have a sweet tooth consume the equivalent of 20 teaspoons of sugar a day. For the (60) …. person, there’s nothing wrong with sugar by itself, unless all the sweet foods in your dally diet are keeping you from eating and drinking the (61) … foods you need. (62) … for people who are trying to lose weight, or have to watch their blood sugar because of diabetes, too much sugar can be a problem. That is where artificial sweeteners can come in handy. These low-calorie sweeteners, reports the International Food Information Council, are (63) … to use, provide sweetness without calories, and provide a choice of sweet food. The (64) … artificial sweeteners include acesulfame potassium, aspartame, sucralose, d-tagatose and saccharin.
    SPMB-03-63

    14 / 14

    Text IV
    Most people who have a sweet tooth consume the equivalent of 20 teaspoons of sugar a day. For the (60) …. person, there’s nothing wrong with sugar by itself, unless all the sweet foods in your dally diet are keeping you from eating and drinking the (61) … foods you need. (62) … for people who are trying to lose weight, or have to watch their blood sugar because of diabetes, too much sugar can be a problem. That is where artificial sweeteners can come in handy. These low-calorie sweeteners, reports the International Food Information Council, are (63) … to use, provide sweetness without calories, and provide a choice of sweet food. The (64) … artificial sweeteners include acesulfame potassium, aspartame, sucralose, d-tagatose and saccharin.
    SPMB-03-64

    Your score is

  • Try Out SNBT 2025 Literasi Bahasa Indonesia 8

    35

    Try Out SNBT 2025 Literasi Bahasa Indonesia 8

    Ada 20 soal dengan waktu 27 menit. Kerjakan dengan jujur karena ini bagian dari evaluasi.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    21. Apa peran MauriceAshley? Seorang

    2 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    22. Pada babak ke berapaAnand menghabisi lawannya?

    3 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    23. Dimana turnamen dunia ini diadakan?

    4 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    24. Penulis menduga asal-usul permainan catur adalah dari negeri?

    5 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    25. Di bandingkan denganAnand, penulis menggambarkan Kasparov sebagai orang yang
    lebih…

    6 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    26. Penulis menggambarkan posisi tubuh Kasparov seakan-akan siap untuk

    7 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    27. Penulis menggambarkan penampilan Anand mirip-mirip…

    8 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    28. Bila pandangan mata sepak bola penuh sorak pada setiap tendangan goal, komentator
    catur digambarkan sebagai…

    9 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    29. Mengapa prestasi Anand tetap dibanggakan seandainya pada akhirnya ia pun kalah?

    10 / 20

    BACAAN 1
    Dua unggulan dunia bertanding, dan tidak kalah seru dari pertandingan tinju, event ini diliputi besar-besaran oleh medis elektronik nasional. Bahkan sponsornya, Intel Corp, mengembangkan situs web yang memungkinkan peminat mengamati pertandingan langsung melalui internet. Empat kali seminggu, sekitar dua ratus penonton duduk pada dereran kursi-kursi plastik, di dalam ruang setinggi awan, lantai ke-107 di puncak. Word Trade Center New York . Penonton kadangkadang terpukau penuh perhatian, mengikuti komentator yang fasih, Maurice Ashley, menganalisis langkah mengejutkan yang diambil Anand. Master internasional yang orang Amerika berkulit hitam ini, memandu penonton melewati setiap pertandingan menggunakan insight seorang pecatur ulung dan dengan entusiasme pandangan mata sepakbola. Meskipun ada juga penjual minuman, taruhan, dan undian bagi penonton, suasan tontonan yang satu ini lebih reflektif daripada bersorak-sorai. Pertandingan catur memang bukan untuk ditonton, melainkan diamati dan dianalis.

    Di dalam “ring” kaca itu sendiri suasana hening, penuh konsentrasi. Kasparov, 32 tahun, tampak lebih seperti petinju daripada intelektual kelas berat. Rambutnya yang dipotong cepak bertabur uban, menjual pigura wajah persegi yang keras lugas. Merunduk seperti benteng menghadapi matador, kepalanya nyaris di atas atas papan catur. Ia merenungi langkah demi langkah dengan penuh perhitungan. Bernaung di bawah alis dan keningnya yang menjorok ke depan, matanya yang tajam memancarkan pandangan yang mirip sinar laser yang sekan-akan dapat melelehkan bidak-bidak Anand. Sebaliknya, Anand si penantang, 25 tahun, bertopang dagu dan berkaca mata, tampak seperti akuntan yang lagi kerja keras mempelajari dengan jeli kolom-kolom perhitungan yang rumit.

    Kasparov memasuki turnamen sebagai unggulan favorit. Namun demikian lambat laun terbukti ia tidak dapat segera menumbangkan lawannya seperti yang dilakukan terhadap Nigel Short tahun 1993 dulu. Ia danAnand melampaui rekor delapan kali berturut- turut bermain seri. Kedua pemain bermain konservatif sejak awal turnamen mungkin dampak daya pikat satu juta dolar bagi pemenang. “permainan Anand lain daripada biasanya, yang gancar dengan serangan. Kali ini ia sangat hati- hati,” komentar salah satu grand master. Anand mematahkan rangkaian seri pada langkah ke-27, membuat kasparov bertekuk lutut setelah mengorbankan satu benteng untuk satu kuda. KemenanganAnand merupakan perkembangan yang menggairahkan bagi para pendukungnya, yang tadinya mimpi pun tidak. Peringkat unggulan dalam catur selama ini didominasi Negara yang dulu disebut Uni Soviet. Dari dua belas juara dunia, Anand adalah satusatunya yang lahir di luar Blok Timur. Jadi kalah atau menang, bertahan pada babak ke- sembilan merupakan prestasi yang menggetarkan. Di India, unggulnya Anand membangkitkan kembali dunia catur di negeri yang mungkin tempat kelahirannya 2.000 tahun yang lalu. Baru-baru ini di Madras diadakan pertandingan catur siswa-siswa sekolah yang biasanya pesertanya sekitar dua puluhan, kali ini mencapai 600 siswa.

    Bagi Anand, dorongan untuk menang jauh lebih besar daripada Kasparov. Bagi Kasparov, taruhannya hanyalah satu juta dolar, sedang bagi Anand, segala-galanya, termasuk hidupnya. Bagi Kasparov menang kalah tidak menjadi soal, karena ia telah memenangkan sesuatu yang lain. Kemilau dan gemerlap kejuaraan, yang merupakan cerminan kepribadian Kasparov, mendatangkan nilai komersial baginya. Seperti pahlawan sport yang lain, ketenarannya mendatangkan rejeki, label namanya tertempel sebagai merek komputer catur.
    30. Hadiah terbesar karparov dalam turnamen dunia meski dikalahkan Anand adalah dalam
    bentuk…

    11 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    31. Permasalahan utama yang ingin disampaikan oleh penulis adalah permasalahan
    mengenai…

    12 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    32. Layton adalah kota…

    13 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    33. Anak yang kritis sering merisaukan orangtua, sebab mengajukan banyak…

    14 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    34. Secara demokratis penduduk Layton melarang peredaran buku Dr. Seuss karena
    mereka terancam kelestarian…

    15 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    35. Produk Layton merasa terhina sebab mereka menyadari dianggap penyebab…

    16 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    36. Reaksi orangtua Indonesia terhadap pertanyaan anak, menurut penulis, cenderung

    17 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    37. Menurut penulis, proses demokrasi di kalangan keluarga Indonesia dalam faktanya…

    18 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    38. Proses demokrasi untuk mendukung kegiatan non-demokratis yang diceritakan tersebut
    dilakukan dengan menghimpun…

    19 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    39. Lorax karangan Dr. Seuss inti topik permasalahannya adalah memperjuangkan…

    20 / 20

    OrangAmerika Serikat dikenal sebagai embahnya demokrasi. OrangAmerika sendiri dengan bangga dan arogan menyebut dirinya garda depan demokrasi. Orang nyaris bebas berbuat apa saja, termasuk berbuat tak demokrasi, asal prosesnya memenuhi syarat demokrasi.

    Pernah terjadi di suatu kota kecil Layton, CA, yang sebagian besar penduduknya pengusaha bidang perkayuan, seorang anak bertanya pada bapaknya, “papa sudah tidak saying lagi pada pohon dan tanaman, ya?” Cetusan rasa ingin tahu, yang terbina lewat membaca buku ini, tiba-tiba menjadi pertanyaan eksistensial dan dilemma moral bagi sang ayah. Risau karena terganggu kesadaran moralnya, sang ayah menyelidik, buku apa gerangan yang dibaca anaknya. Ditemukannya buku bacaan anak SD berjudul Lorax, karena Dr seuss, yang berkisah mengenai perjuangan Lorax menyuarakan pembelaan bagi pohon Trufu, karena pohon “tidak memiliki lidah”. Tanpa kenal lelah Lorax berjuang melawan keluarga Onceler yang menebangi habis-habisan pohon Trufu untuk dijadikan baju Hineed, hingga hutan menjadi gersang. Suatu kisah moralitas lingkungan yang tentu saja melecehkan profesi orang-orang Layton.

    Melalui proses demokratis dengan suara terbanyak mereka menyetujui agar buku Dr. Seuss dilarang beredar. Demokrasi menunjang non demokrasi pun berhasil. Dewan sekolah setempat berjanji memasukan buku Dr. Seuss yang sudah 18 tahun membawa pesan lingkungan itu ke dalam lemari dan dikunci rapat. Hilanglah pesan lingkungan , tetapi ada kerugian lebih besar terbaca dalam peristiwa ini, yaitu kenyataan bahwa orang sering tak mampu menghadapi tantangan dan pertanyaan atas nilai-nilai dan prilaku mereka. Yang terjadi di Indonesia pun kurang lebih sama: anak-anak kita dating membawa pertanyaan, dan kita menghadapi konflik, bangga karena mereka kritis, tetapi risau karena pertanyaan mereka telak. Pantaskah kita membela diri dengan menunjuk bahwa demokrasi kita lebih afdol karena musyawarah untuk mufakat? Tetapi kalau kita bicara fakta, kita harus mengakui kita masih memarkir hasrat demokrasi kita. Anak membaca mengenai bvahaya rokok, dia menuntut mengapa ayah merokok? Ketika melihat tayangan TV, jangan berang kalau mereka menyeletuk, apakah Bapak juga terlibat kolusi, korupsi dan nepotisme? Memang begitu lah, seperti kita dulu, belajar memahami hidup. Yang pasti, impuls pertama kita, seperti juga orangtua di mana pun, persis reaksi Onceler terhadap Lorax: “Tutup mulutmu!”. Dorongan yang ada di dalam adalah menutup sumber kritik, bukan menjawab pertanyaan, apalagi transparan. Kita sebagai orangtua sering membungkam pertanyaan dengan diskusi moral yang abstrak untuk melindungi diri sendiri, terutama kalau persoalannya menabrak hal-hal yang sangat dekat dengan hidup kita, padahal sebenarnya kita terhenyak dan sering tak mampu memberi jawaban.
    40. Pertanyaan anak kepada ayahnya menjadi pertanyaan eksistensial sebab
    mempertanyakan masalah…

    Your score is

  • Mini TO SNBT 2025 Literasi Bahas Inggris [Soal Asli UTBK SNBT 01]

    231

    Mini TO SNBT 2025 Literasi Bahas Inggris [Soal Asli UTBK SNBT 01]

    Kerjakan dengan jujur yaah. Ini bagian dari evaluasi kalian. Terus latihan dan hitung berapa soal yang benar setiap TO nya. Jangan lupa sebagai bentuk apresiasi kalian, follow IG CHE yaah [klik di sini] Waktu pengerjaan disesuaikan dengan UTBK SNBT 2025

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-66
    The main information of the text is about ___ .

    2 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-67
    Many managers like to become an entrepreneur
    because ___.

    3 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-68
    We may conclude that a manager who becomes a
    entrepreneur is a person who ___ .

    4 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-69
    An entrepreneur is expected to be all of the following
    EXCEPT ___.

    5 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-70
    ‘only to hear nothing’ in line 3 means to be ___

    6 / 30

    Text II
    Cameroon is a West African country often million people which has been very successful in growing food for it people, unlike many other West African countries. Since 1971 it has doubled its output of major foodstuffs such a maize and potatoes. Now it is one of the few African countries able to feed itself. This was not the case five years ago when the country was only 75-80% self-sufficient in food. Although isolated pockets of hunger still remain, the World Bank nowadays gives Cameroon money to sustain, not to achieve, self-sufficiency in food production.
    UMPTN-01-72
    Which of the following statements is TRUE about
    Cameroon?

    7 / 30

    Text II
    Cameroon is a West African country often million people which has been very successful in growing food for it people, unlike many other West African countries. Since 1971 it has doubled its output of major foodstuffs such a maize and potatoes. Now it is one of the few African countries able to feed itself. This was not the case five years ago when the country was only 75-80% self-sufficient in food. Although isolated pockets of hunger still remain, the World Bank nowadays gives Cameroon money to sustain, not to achieve, self-sufficiency in food production.
    UMPTN-01-71
    The text tells us about ___.

    8 / 30

    Text III
    Continued progress in advanced technology is not necessary. Already the technical progress in our world ha caused severe pollution in the air and in the water. Although the technical progress in previous years has been helpful recent technology has significantly increased pollution. Another reason to stop technical progress is that many inventions which were developed for good causes are now also used for powerful weapons or have been found to have serious side effects. For example, pesticide put inside particle boards to prevent termites has now been found to be toxic to human life. Technology does not always bring good effects; for example, computers do much work faster than man. but then man loses his job to a machine. Because no man can guarantee that technology will have only good effects and will be used only for the benefit of man, we should delay the continued development of technology.
    UMPTN-01-73
    The author’s purpose in writing this paragraph is

    9 / 30

    Text III
    Continued progress in advanced technology is not necessary. Already the technical progress in our world ha caused severe pollution in the air and in the water. Although the technical progress in previous years has been helpful recent technology has significantly increased pollution. Another reason to stop technical progress is that many inventions which were developed for good causes are now also used for powerful weapons or have been found to have serious side effects. For example, pesticide put inside particle boards to prevent termites has now been found to be toxic to human life. Technology does not always bring good effects; for example, computers do much work faster than man. but then man loses his job to a machine. Because no man can guarantee that technology will have only good effects and will be used only for the benefit of man, we should delay the continued development of technology.
    UMPTN-01-74
    Advanced technology has made people’s lives more
    comfortable; nevertheless, ___.

    10 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-75

    11 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-76

    12 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-77

    13 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-78

    14 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-79

    15 / 30

    UMPTN-01-80
    All new students at this university are required ___ an
    English proficiency test.

    16 / 30

    UMPTN-01-81
    ‘Whose car is that?’
    ‘You mean the one ___ in front of the bookstore.’

    17 / 30

    UMPTN-01-82
    ___ for five years in the marketing department, I feel
    well qualified to apply for the job of marketing
    manager advertised in the newspaper.

    18 / 30

    UMPTN-01-83
    ‘While living in Bogor, we always went to school on
    foot.’
    This means that we ___ on foot while we were living
    in Bogor.

    19 / 30

    UMPTN-01-84
    She did not tell me where ___ after
    classes

    20 / 30

    UMPTN-01-85
    ‘Mom, why do you insist on my wearing a jacket?’
    ‘ ___ I’m sure it’s going to be very cold outside!’

    21 / 30

    UMPTN-01-86
    ‘I can’t find my handphone in my bag!’
    ‘Well, you ___ in the car. Let’s take a look!’

    22 / 30

    UMPTN-01-87
    ‘I spilled some ink on my coat.’
    ‘You must ___ at the laundry immediately.’

    23 / 30

    UMPTN-01-88
    ‘The hotel is suffering a great loss.’
    ‘Yes, only ten percent of their rooms ___.’

    24 / 30

    UMPTN-01-89
    ;Why aren’t you driving your own car?’
    ‘It ___’

    25 / 30

    UMPTN-01-90
    ‘Who is Ismail Marzuki?’
    ‘Well, he’s the composer ___ people consider one of
    the greatest in Indonesia.

    26 / 30

    UMPTN-01-91
    ‘Paula fell asleep in class this morning.’
    ‘She ___ late last night.’

    27 / 30

    UMPTN-01-92
    Smoking can be the cause of many illnesses and
    respiratory disorders; ___ it may harm non
    smokers.

    28 / 30

    UMPTN-01-93
    ‘After she had already signed a year’s rent for the
    house, she found another that she liked much
    better.’
    From the above sentence we may conclude that ___.

    29 / 30

    UMPTN-01-94
    ___ but he also goes to school in the evening.

    30 / 30

    UMPTN-01-95
    ‘Had the company peen fair in giving bonuses, the
    employees would not have gone on strike.’ From the
    above sentence we may conclude that

    Your score is

  • Try Out Bahasa Inggris 19 SNBT 2025

    32

    Try Out Bahasa Inggris 19 SNBT 2025

    Anda hanya punya waktu 25 menit untuk mengerjakan 30 soal. Kerjakan dengan bijak dan jujur. Tes ini bagian dari evaluasi Anda menghadapi SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 25

    Text I
    One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too. Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year. Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to venice by plane. When it was released, it made its way home to its neasts, a distance of 930 miles if it flew in a straight line. Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to mests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way. Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steadly in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season. Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an “instinct” does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.
    01. The best title for the text is ….

    2 / 25

    Text I
    One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too. Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year. Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to venice by plane. When it was released, it made its way home to its neasts, a distance of 930 miles if it flew in a straight line. Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to mests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way. Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steadly in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season. Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an “instinct” does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.
    02. Which of the following is NOT TRUE according
    to the passage ….

    3 / 25

    Text I
    One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too. Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year. Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to venice by plane. When it was released, it made its way home to its neasts, a distance of 930 miles if it flew in a straight line. Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to mests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way. Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steadly in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season. Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an “instinct” does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.
    03. According to the passage, swifts and house
    martins returning from South Africa to
    England, ….

    4 / 25

    Text I
    One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too. Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year. Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to venice by plane. When it was released, it made its way home to its neasts, a distance of 930 miles if it flew in a straight line. Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to mests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way. Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steadly in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season. Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an “instinct” does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.
    04. Animals which emigrate ….

    5 / 25

    Text I
    One of the most mysterious things in nature is the ability of certain creatures to find their way home, sometimes from great distances. Birds are not the only ones who can do this. Bees, eels, and salmon are able to return to a particular place after doing journeys, too. Most migrations take place between breeding grounds and regions where animals feed. For some animals, such as the lemming, the move is a one-way trip. Scientists call this movement emigration, because these animals never return to their homes. For other animals, such as birds, the migration includes a return trip home. Birds move in periodic migration, or at regular times during their lives, and often to the same place year after year. Many experiments have been made with birds in an attempt to find out what guides them on their way home. In one case, seven swallows were taken 400 miles from home. When they were set free, five of them returned to their nests. In another case, a certain kind of sea bird was taken from its nests on the Welsh coast to venice by plane. When it was released, it made its way home to its neasts, a distance of 930 miles if it flew in a straight line. Migrating birds offer an even more amazing example of this ability. There are swifts and house martins that migrate from England to South Africa every year. They not only return to England the next spring, but may of them come back to nests in the very same house they nested the year before. They not only return to England the next spring, but many of them come back to mests in the very same house they nested the year before. They fly the incredible distance of 6,000 miles, one way. Certain types of butterfly migrate, too, and find their way home over long distances. In the tropics one can sometimes see the great mass flights of butterflies all flying steadly in one direction. They may go a thousand miles and more and then return again in another season. Despite all the efforts that have been made to explain how these creatures find their way home, we still have no sure explanation. Since many of the birds fly over great bodies of water, we cannot explain it by saying they use landmarks to guide them. Just to say they have an “instinct” does not really explain the right conditions. The reason they do it may be to obtain food or to reproduce under the right conditions. But the signals and guideposts they use on their flights are still a mystery to man.
    05. It can be concluded that the author shows ….
    concerning the ability of certain creatures to
    find their way home.

    6 / 25

    Text II
    Most doctors and scientists believe there are different causes for the different forms of cancer. Working conditions may lead to this disease. For example, people who work in close contact with chemical compounds like arsenic and asbestos may develop cancer. Smoking is another cause of cancer. Many experiments have shown that smoking can produce lung cancer. Scientific research has shown that viruses bring about certain kinds of cancer in laboratory animals. Scientists are now trying to find out if this is true for humans as well.
    06. The topic of the text is ….

    7 / 25

    Text II
    Most doctors and scientists believe there are different causes for the different forms of cancer. Working conditions may lead to this disease. For example, people who work in close contact with chemical compounds like arsenic and asbestos may develop cancer. Smoking is another cause of cancer. Many experiments have shown that smoking can produce lung cancer. Scientific research has shown that viruses bring about certain kinds of cancer in laboratory animals. Scientists are now trying to find out if this is true for humans as well.
    07. A person may get cancer if he or she ….

    8 / 25

    Text III
    Anorexia nervosa is an emotional illness in which the sufferee does not let herself eat. The anorexic or sufferer, in fact, starves herself. This condition affects girls between the ages of 12 to 18 (only one in fifteen is male). The typical victim is a bright, sensitive person from an upper-middle class or wealthy family. She has high expectations of herself and is self-critical even when her performance is excellent. She is often close to her parents. The girl’s parents are conscious of weight or appearance and are concerned about athletics or fatness. They may have high expectations for achievement from their children. Sometimes they are overprotective of or overly involved with their children.
    08. The text tells us about an illness which ….

    9 / 25

    Text III
    Anorexia nervosa is an emotional illness in which the sufferee does not let herself eat. The anorexic or sufferer, in fact, starves herself. This condition affects girls between the ages of 12 to 18 (only one in fifteen is male). The typical victim is a bright, sensitive person from an upper-middle class or wealthy family. She has high expectations of herself and is self-critical even when her performance is excellent. She is often close to her parents. The girl’s parents are conscious of weight or appearance and are concerned about athletics or fatness. They may have high expectations for achievement from their children. Sometimes they are overprotective of or overly involved with their children.
    09. From the text we may conclude that an
    anorexic person is ….

    10 / 25

    Text IV
    High school graduates are sometimes nervous attending college, because they fear that everything will be differnt.___ 10___, there are some important similarities between college and high school. In both place, academic ___11___ depends on being a responsible student. This means attending classes regularly. Similarly, ___12___ success in college is like that in high school. If you have had friends in high school, chances are you will have friends in college too. College also ___13___ high school in student activities. Musical groups, sports teams, special interest clubs, and other activites are found in both ___14___.
    (10)

    11 / 25

    Text IV
    High school graduates are sometimes nervous attending college, because they fear that everything will be differnt.___ 10___, there are some important similarities between college and high school. In both place, academic ___11___ depends on being a responsible student. This means attending classes regularly. Similarly, ___12___ success in college is like that in high school. If you have had friends in high school, chances are you will have friends in college too. College also ___13___ high school in student activities. Musical groups, sports teams, special interest clubs, and other activites are found in both ___14___.
    (11)

    12 / 25

    Text IV
    High school graduates are sometimes nervous attending college, because they fear that everything will be differnt.___ 10___, there are some important similarities between college and high school. In both place, academic ___11___ depends on being a responsible student. This means attending classes regularly. Similarly, ___12___ success in college is like that in high school. If you have had friends in high school, chances are you will have friends in college too. College also ___13___ high school in student activities. Musical groups, sports teams, special interest clubs, and other activites are found in both ___14___.
    (12)

    13 / 25

    Text IV
    High school graduates are sometimes nervous attending college, because they fear that everything will be differnt.___ 10___, there are some important similarities between college and high school. In both place, academic ___11___ depends on being a responsible student. This means attending classes regularly. Similarly, ___12___ success in college is like that in high school. If you have had friends in high school, chances are you will have friends in college too. College also ___13___ high school in student activities. Musical groups, sports teams, special interest clubs, and other activites are found in both ___14___.
    (13)

    14 / 25

    Text IV
    High school graduates are sometimes nervous attending college, because they fear that everything will be differnt.___ 10___, there are some important similarities between college and high school. In both place, academic ___11___ depends on being a responsible student. This means attending classes regularly. Similarly, ___12___ success in college is like that in high school. If you have had friends in high school, chances are you will have friends in college too. College also ___13___ high school in student activities. Musical groups, sports teams, special interest clubs, and other activites are found in both ___14___.
    (14)

    15 / 25

    15. …. the great inconvenience of travelling,
    many TV reporters went to the flooded area
    for their reports.

    16 / 25

    16. A symbol of royal prosperity in the past, the
    old castle, …. firmly on the island shore, is
    frequently visited by foreign tourists.

    17 / 25

    17. ‘Does Anto know that Myra had an accident
    yesterday?’
    ‘I don’t think so. We …. as soon as we were
    informed.’

    18 / 25

    18. We sometimes miss the neighbourhood ….
    we grew up.

    19 / 25

    19. ‘Can we postpone the class meeting until
    Friday?’
    ‘I’m afraid not. I …. basketball on Friday.’

    20 / 25

    20. ‘Hasn’t Anita submitted her report yet?’
    ‘I don’t think so. It …. .’

    21 / 25

    21. ‘When are you going to tell your sister the
    good news?’
    ‘When she …. from her business trip.’

    22 / 25

    22. ‘What do you enjoy most during your
    weekends at Puncak?’
    ‘ …. for a walk in the early morning.’

    23 / 25

    23. ‘I ran through the red light and I got fined by
    the traffic policeman.’
    ‘Oh, you …. more careful.’

    24 / 25

    24. ‘Had I known you were expecting a call, I
    wouldn’t have used the phone so long.’ The
    underlined words mean …. .

    25 / 25

    25. In evaluating your progress, the teacher
    will take into account …., attitude, and
    achievements.

    Your score is

  • PPU PBM 07 Persiapan SNBT 2025

    49

    PPU PBM 07 Persiapan SNBT 2025

    Ada 24 soal harus selsai 28 menit. Semangat semoga bisa lulus SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 25

    Kita harus membedakan antara HIV dan AIDS lebih dahulu. HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Secara fisik, pengidap HIV (disebut HIV positif) tampak tidak berbeda dengan orang normal lainnya, Namun, setelah 5-10 tahun, seorang pengidap HIV menunjukkan gejala-gejala menderita AIDS. AIDS sendiri adalah gejala penyakit akibat hilang atau menurunnya kekebalan tubuh. Menurutnya sistem kekebalan tubuh membuat penyakit yang ringan pun dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Misalnya saja flu, pada orang normal akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu meski tidak diobati sama sekali asal cukup makan dan istirahat. Namun, pada pengidap HIV atau penderita AIDS, flu akan menetap lama, bahkan semakin parah dari waktu ke waktu. Karena tidak menampakkan gejala apapun, infeksi HIV menjadi lebih berbahaya. Satu-satunya cara untuk memastikan adanya HIV / AIDS adalah pemeriksaan darah di laboratorium.
    01. Dalam bacaan di atas dikemukakan pula yang
    tercantum berikut ini, KECUALI ….

    2 / 25

    Kita harus membedakan antara HIV dan AIDS lebih dahulu. HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Secara fisik, pengidap HIV (disebut HIV positif) tampak tidak berbeda dengan orang normal lainnya, Namun, setelah 5-10 tahun, seorang pengidap HIV menunjukkan gejala-gejala menderita AIDS. AIDS sendiri adalah gejala penyakit akibat hilang atau menurunnya kekebalan tubuh. Menurutnya sistem kekebalan tubuh membuat penyakit yang ringan pun dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Misalnya saja flu, pada orang normal akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu meski tidak diobati sama sekali asal cukup makan dan istirahat. Namun, pada pengidap HIV atau penderita AIDS, flu akan menetap lama, bahkan semakin parah dari waktu ke waktu. Karena tidak menampakkan gejala apapun, infeksi HIV menjadi lebih berbahaya. Satu-satunya cara untuk memastikan adanya HIV / AIDS adalah pemeriksaan darah di laboratorium.
    02. Bacaan diatas termasuk bentuk karangan
    yang ….

    3 / 25

    Kita harus membedakan antara HIV dan AIDS lebih dahulu. HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Secara fisik, pengidap HIV (disebut HIV positif) tampak tidak berbeda dengan orang normal lainnya, Namun, setelah 5-10 tahun, seorang pengidap HIV menunjukkan gejala-gejala menderita AIDS. AIDS sendiri adalah gejala penyakit akibat hilang atau menurunnya kekebalan tubuh. Menurutnya sistem kekebalan tubuh membuat penyakit yang ringan pun dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Misalnya saja flu, pada orang normal akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu meski tidak diobati sama sekali asal cukup makan dan istirahat. Namun, pada pengidap HIV atau penderita AIDS, flu akan menetap lama, bahkan semakin parah dari waktu ke waktu. Karena tidak menampakkan gejala apapun, infeksi HIV menjadi lebih berbahaya. Satu-satunya cara untuk memastikan adanya HIV / AIDS adalah pemeriksaan darah di laboratorium.
    03. Judul yang sesuai dengan bacaan di atas
    adalah ….

    4 / 25

    Kita harus membedakan antara HIV dan AIDS lebih dahulu. HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Secara fisik, pengidap HIV (disebut HIV positif) tampak tidak berbeda dengan orang normal lainnya, Namun, setelah 5-10 tahun, seorang pengidap HIV menunjukkan gejala-gejala menderita AIDS. AIDS sendiri adalah gejala penyakit akibat hilang atau menurunnya kekebalan tubuh. Menurutnya sistem kekebalan tubuh membuat penyakit yang ringan pun dapat menimbulkan gejala yang lebih berat. Misalnya saja flu, pada orang normal akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu meski tidak diobati sama sekali asal cukup makan dan istirahat. Namun, pada pengidap HIV atau penderita AIDS, flu akan menetap lama, bahkan semakin parah dari waktu ke waktu. Karena tidak menampakkan gejala apapun, infeksi HIV menjadi lebih berbahaya. Satu-satunya cara untuk memastikan adanya HIV / AIDS adalah pemeriksaan darah di laboratorium.
    04. Secara fisik pengidap HIV disebut juga HIV
    positif. kata positif pada teks di atas
    mengandung ….

    5 / 25

    06. Penulisan unsur serapan yang berikut ini yang
    benar KECUALI ….

    6 / 25

    07. Penarapan tanda baca kalimat ini benar,
    KECUALI ….

    7 / 25

    09. Setiap oarng kaya, yang gagah, yang miskin, yang
    jahat, ataupun yang baik akan menemui ajalnya.
    Maksud kalimat di atas, dapat diungkapkan
    kembali seperti barikut ….

    8 / 25

    10. Pengairan Indonesia dapat manyumbangkan pangan yang sangat besar jumlahnya. Jika penangkapan ikan kita kerjakan dengan efisien produksi ikan dapat ditingkatkan menjadi 7,5 ton/bulan. Akan tetapi, produksi ini hanya 1,2 ton sebulan. Apabila diperhatikan letak kalimat utamanya paragraf tersebut dikembangkan dengan cara ….

    9 / 25

    11. Penggunaan tanda baca yang benar terdapat
    pada ….

    10 / 25

    13. Mendiknas mengaku, banjir yang melanda Jakarta
    dan sekitarnya memberi dampak yang cukup
    signifikan terhadap sektor pendidikan.
    Makna signifikan dalam wacana tersebut
    adalah ….

    11 / 25

    14. Menurut Wayan Pica, surfer profesional dan ketua
    Bali surfing Association, atlet surfing internasional yang pernah mengikuti kejuaraan di
    Green-land merasa puas karena selalu mendapat
    ombak yang mereka inginkan disana.
    Inti kalimat di atas adalah ….

    12 / 25

    15. Tidak sedikit pengusaha asing berhasrat …. modal di
    Indonesia.
    Kata kerja yang tepat untuk melengkapi
    kalimat tersebut adalah ….

    13 / 25

    16. Di antara gabungan kata berikut, mana yang
    merupakan kalimat tidak baik ….

    14 / 25

    17. Tragedi Santa Cruz yang terjadi di Timor-Timur dan menewaskan puluhan orang itu, setiap tahun diperingati, tetapi pada gilirannya menimbulkan tragedi baru dengan skala yang berbeda. Yang menjadi inti kalimat adalah ….

    15 / 25

    18. Di antara kalimat-kalimat berikut yang efektif
    adalah ….

    16 / 25

    19. 1. Pemerintah memperhatikan pedagang eceran.
    2. Waspadalah terhadap penyakit menular.
    3. kebiasaan buruk yang sulit diubahnya
    adalah membual.
    Inti frase yang tercetak miring dalam sejumlah
    kalimat di atas adalah ….

    17 / 25

    20. Pembangunan yang menyangkut semua aspek
    kehidupan manusia harus dilakukan secara merata
    dan berkesinambungan sehingga dapat meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan masyrakat.
    Kalimat inti pada kalimat di atas adalah ….

    18 / 25

    21. Pola kalimat Pak Rizal berangkat ke Mekah
    tanpa pembimbing sam a dengan pola kalimat ….

    19 / 25

    22. Hubungan makna yang tersebut dalam
    binatang – burung – kaka tua terdapat juga
    dalam ….

    20 / 25

    23. Masyarakat terbiasa menyumbangkan sebagian
    besar harta benda yang dimilikinya untuk membantu
    meringankan beban kelompok masyarakat yang
    kurang beruntung.
    Kalimat berikut berasal dari kalmat inti ….

    21 / 25

    24. Dukungan dana untuk mengatasi gejolak moneter yang terjadi di Indonesia terus mengalir. Kali ini bantuan datang dari Brunei Darussalam. Sabtu pekan lalu Sultan Darussalam Hassanul Bolkiah, bersama sekitar 50 anggota rombongan mendarat di lapangan Halim Perdana Kusuma Jakarta dengan menggunakan pesawat pribadi. Sore harinya selama empat puluh menit Sultan Bolkiah diterima mantan Presiden Soeharto di ruang Jepara, Istana Merdeka. Pikiran utama paragraf di atas adalah ….

    22 / 25

    25. Pembangunan pertanian tidak hanya membatasi
    pada pengembangan tanaman internasional.
    Kalimat di atas dianggap tidak efektif karena
    penggunaan kata yang salah. Kata yang salah
    itu adalah ….

    23 / 25

    26. Kalimat yang lazim untuk mengakhiri surat
    resmi adalah ….

    24 / 25

    27. Kalimat berikut yang memenuhi kepaduan
    adalah ….

    25 / 25

    30. Feri berpenumpang 1.318 oarang milik pengusaha
    Mesir tenggelam saat berlayar dari Dubai manuju
    Safaga yang berjarak 193 kilometer.
    Ide terpenting yang perlu diperhatikan saat
    membaca kalimat tersebut adalah ….

    Your score is

  • Penalaran Matematika SNBT 2024

    169

    Penalaran Matematika SNBT 2024

    Kerjakan dengan jujur karena ini bagian dari evaluasi. 10 soal 20 menit.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 10

    1. Pak David menyisihkan uang sebesar Rp10.000 setiap harinya untuk
    ditabung. Hari ini Pak David menghitung uang tabungannya dan
    ternyata sudah terkumpul Rp20.180.000,00. Jika Pak David mulai
    menabung pada hari rabu, hari ini adalah …

    2 / 10

    2. Terdapat empat bilangan yang berbeda a, b, c, dan d. Jika jangkauan
    dari empat bilangan tersebut adalah 16, a = 1/6 median, b = ½ median,
    dan c = d, rata-rata bilangan tersebut adalah …

    3 / 10

    3. Sebuah tempat penampungan air memiliki kapasitas 2 m3
    . Jika menggunakan 2 pipa ukuran sedang hanya dibutuhkan 10 menit untuk
    memenuhi tempat penampungan tersebut. Akan tetapi, jika
    menggunakan 3 pipa ukuran kecil dibutuhkan 20 menit. Jika saat ini air
    dalam penampungan adalah 0,2355 m3, waktu yang dibutuhkan dengan
    menggunakan 1 pipa ukuran sedang dan 2 pipa ukuran kecil untuk
    mengisi tempat penampungan tersebut sudah berjalan selama …

    4 / 10

    4. Sebuah kotak berisi bola dengan 5 warna merah dan 21 warna putih.
    Peluang seorang anak akan mendapatkan bola berwarna merah untuk
    ketiga kalinya pada pengambilan ke-5 adalah …

    5 / 10

    5. Pada suatu Kumpulan data yang terdiri dari 13 bilangan tiga digit
    dengan rata-rata adalah 6514/13. Rata-rata tujuh bilangan terkecil sama
    dengan 286 dan rata-rata tujuh bilangan terbesar sama dengan 719.
    Median dari data tersebut adalah …

    6 / 10

    6. Suatu survey dilakukan pada siswa kelas VII untuk mengetahui siswa
    yang berminat mengikuti esktrakulikuler bela diri tapak suci. Hasil
    survey menyatakan 25% dari total siswa putra dan 50% dari total siswa
    putri berminat mengikuti kegiatan tersebut. Sebanyak 90% dari total
    peminat kegiatan ekstrakulikuler bela diri tapak suci adalah siswa putri.
    Rasio total siswa putra dan putri kelas VII di sekolah tersebut adalah …

    7 / 10

    7. Dua akuarium A dan B diisi air sehingga volumenya sama, yaitu 64.000
    cm3. Anto memiliki 30 kelereng kecil dan 20 kelereng besar yang akan
    dimasukan ke dalam akuarium tersebut. Ke dalam akuarium A
    dimasukan 7 kelereng kecil dan 7 kelereng besar sehingga volume
    akuarium yang terisi 64.821  1/3 cm3. Sedangkan, ke dalam akuarium B
    dimasukan 21 kelereng kecil dan 7 kelereng besar sehingga volume
    akuarium yang terisi menjadi 64.880 cm3. Volume seluruh kelereng Anto
    yang tidak dimasukan ke akuarium adalah …. cm3

    8 / 10

    8. Pak Agus berhasil menjual 1.000 mangkok bakso setiap hari dengan
    harga untuk setiap mangkoknya Rp10.000. Untuk menarik pelanggan,
    Pak Agus memberikan diskon 10% untuk setiap mangkok. Besar pajak
    UMKM(Usaha kecil, Mikro, dan Menengah) yang harus dibayar Pak
    Agus setiap bulan (Asumsikan 1 bulan ada 30 hari) adalah …. (Besar
    Pajak UMKM adalah 0.5% dari omzet)

    9 / 10

    9. Chandra telah mengikuti 4 tes matematika dengan nilai berturut-turut 3,
    4, 5 dan 8. Chandra harus mengikuti 2 kali tes lagi. Diketahui bahwa nilai
    setiap tes selalu berupa bilangan bulat dari 1 sampai 10. Jika salah satu
    dari dua tes tersebut merupakan nilai sempurna, sedangkan nilai
    satunya lagi paling rendah dan jangkauan 6 nilai tes tersebut sama
    dengan 112 kali rata-ratanya, maka pasangan nilai tes lainnya (nilai
    terendah) adalah …

    10 / 10

    10.Seorang siswa sedang melakukan percobaan statistika dengan cara
    menggunakan 6 bola dengan nomor berturut-turut adalah 1, 1, 3, 4, 5,
    dan 7. Semua bola tersebut dimasukkan ke dalam kotak. Selanjutnya,
    diambil tiga bola secara acak, dan dicatat angka yang muncul, sehingga
    membentuk bilangan. Angka pada bola yang muncul pertama dicatat
    sebagai ratusan, angka pada bola kedua dicatat sebagai puluhan, angka
    pada bola ketiga sebagai satuan. Jika bilangan yang sama dianggap
    sebagai satu kejadian dan peluang untuk mendapatkan bilangan yang
    lebih besar adalah 200 adalah …

    Your score is

  • Try Out Bahasa Inggris 18 SNBT 2025

    16

    Try Out Bahasa Inggris 18 SNBT 2025

    Anda hanya punya waktu 30 menit untuk mengerjakan 30 soal. Kerjakan dengan bijak dan jujur. Tes ini bagian dari evaluasi Anda menghadapi SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-66
    The main information of the text is about ___ .

    2 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-67
    Many managers like to become an entrepreneur
    because ___.

    3 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-68
    We may conclude that a manager who becomes a
    entrepreneur is a person who ___ .

    4 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-69
    An entrepreneur is expected to be all of the following
    EXCEPT ___.

    5 / 30

    Most large companies do not know how to make the best use of clever people. Employees who criticize the old ways of doing things and want to try out new ideas are disliked both by their colleagues and by their bosses Comments like ‘They wouldn’t listen to me’ or ‘I kept presenting new product ideas, only to hear nothing’ are typical of many a manager who become an entrepreneur. All of this causes frustration, which can quickly lead t boredom. Often, middle managers start to think; ‘Only another 30 more years of working may way to retirement At this point, they want to find a way out.

    They need to get away from a job that is no longer attractive. So they decide to set up on their own. But the need something else, too: the challenge of taking risks. They are like people who climb a mountain by the most dangerous route. Entrepreneurial types need to try out new things without knowing whether they will succeed o fail. They also want to prove that they can make it without big company support.

    As well as motivation, most successful entrepreneurs have a number of personal characteristics in common The first is self-confidence, the feeling of certainty that you have got the skills, knowledge and energy to build u; your own business. There is also stubbornness, the determination to prove to the boss who rejected your ideas the they were good ideas which can*be made to work. Possessing this quality means that you won’t give up: you have to make your ideas work.
    UMPTN-01-70
    ‘only to hear nothing’ in line 3 means to be ___

    6 / 30

    Text II
    Cameroon is a West African country often million people which has been very successful in growing food for it people, unlike many other West African countries. Since 1971 it has doubled its output of major foodstuffs such a maize and potatoes. Now it is one of the few African countries able to feed itself. This was not the case five years ago when the country was only 75-80% self-sufficient in food. Although isolated pockets of hunger still remain, the World Bank nowadays gives Cameroon money to sustain, not to achieve, self-sufficiency in food production.
    UMPTN-01-72
    Which of the following statements is TRUE about
    Cameroon?

    7 / 30

    Text II
    Cameroon is a West African country often million people which has been very successful in growing food for it people, unlike many other West African countries. Since 1971 it has doubled its output of major foodstuffs such a maize and potatoes. Now it is one of the few African countries able to feed itself. This was not the case five years ago when the country was only 75-80% self-sufficient in food. Although isolated pockets of hunger still remain, the World Bank nowadays gives Cameroon money to sustain, not to achieve, self-sufficiency in food production.
    UMPTN-01-71
    The text tells us about ___.

    8 / 30

    Text III
    Continued progress in advanced technology is not necessary. Already the technical progress in our world ha caused severe pollution in the air and in the water. Although the technical progress in previous years has been helpful recent technology has significantly increased pollution. Another reason to stop technical progress is that many inventions which were developed for good causes are now also used for powerful weapons or have been found to have serious side effects. For example, pesticide put inside particle boards to prevent termites has now been found to be toxic to human life. Technology does not always bring good effects; for example, computers do much work faster than man. but then man loses his job to a machine. Because no man can guarantee that technology will have only good effects and will be used only for the benefit of man, we should delay the continued development of technology.
    UMPTN-01-73
    The author’s purpose in writing this paragraph is

    9 / 30

    Text III
    Continued progress in advanced technology is not necessary. Already the technical progress in our world ha caused severe pollution in the air and in the water. Although the technical progress in previous years has been helpful recent technology has significantly increased pollution. Another reason to stop technical progress is that many inventions which were developed for good causes are now also used for powerful weapons or have been found to have serious side effects. For example, pesticide put inside particle boards to prevent termites has now been found to be toxic to human life. Technology does not always bring good effects; for example, computers do much work faster than man. but then man loses his job to a machine. Because no man can guarantee that technology will have only good effects and will be used only for the benefit of man, we should delay the continued development of technology.
    UMPTN-01-74
    Advanced technology has made people’s lives more
    comfortable; nevertheless, ___.

    10 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-75

    11 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-76

    12 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-77

    13 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-78

    14 / 30

    Text IV
    Many countries realize the dangers of smoking and have tried to ban cigarette advertisements completely so that children never see them, or at least reduce smoking advertisements so that they are not widespread. But these _75___ are often not successful; on the whole, they have not restricted cigarette advertising. Through their activities, US cigarette companies 76 these laws even if they obey the wording of the laws. There are a number of ways in which these companies violate the spirit of laws 77 to protect young people from cigarettes. 78 some companies don’t advertise their cigarettes; but they give them away free. Even more potentially harmful is the involvement of cigarette companies in sports events. They 79 to be promoting a sports event when, in fact, they are selling cigarettes.
    UMPTN-01-79

    15 / 30

    UMPTN-01-80
    All new students at this university are required ___ an
    English proficiency test.

    16 / 30

    UMPTN-01-81
    ‘Whose car is that?’
    ‘You mean the one ___ in front of the bookstore.’

    17 / 30

    UMPTN-01-82
    ___ for five years in the marketing department, I feel
    well qualified to apply for the job of marketing
    manager advertised in the newspaper.

    18 / 30

    UMPTN-01-83
    ‘While living in Bogor, we always went to school on
    foot.’
    This means that we ___ on foot while we were living
    in Bogor.

    19 / 30

    UMPTN-01-84
    She did not tell me where ___ after
    classes

    20 / 30

    UMPTN-01-85
    ‘Mom, why do you insist on my wearing a jacket?’
    ‘ ___ I’m sure it’s going to be very cold outside!’

    21 / 30

    UMPTN-01-86
    ‘I can’t find my handphone in my bag!’
    ‘Well, you ___ in the car. Let’s take a look!’

    22 / 30

    UMPTN-01-87
    ‘I spilled some ink on my coat.’
    ‘You must ___ at the laundry immediately.’

    23 / 30

    UMPTN-01-88
    ‘The hotel is suffering a great loss.’
    ‘Yes, only ten percent of their rooms ___.’

    24 / 30

    UMPTN-01-89
    ;Why aren’t you driving your own car?’
    ‘It ___’

    25 / 30

    UMPTN-01-90
    ‘Who is Ismail Marzuki?’
    ‘Well, he’s the composer ___ people consider one of
    the greatest in Indonesia.

    26 / 30

    UMPTN-01-91
    ‘Paula fell asleep in class this morning.’
    ‘She ___ late last night.’

    27 / 30

    UMPTN-01-92
    Smoking can be the cause of many illnesses and
    respiratory disorders; ___ it may harm non
    smokers.

    28 / 30

    UMPTN-01-93
    ‘After she had already signed a year’s rent for the
    house, she found another that she liked much
    better.’
    From the above sentence we may conclude that ___.

    29 / 30

    UMPTN-01-94
    ___ but he also goes to school in the evening.

    30 / 30

    UMPTN-01-95
    ‘Had the company peen fair in giving bonuses, the
    employees would not have gone on strike.’ From the
    above sentence we may conclude that

    Your score is

  • PPU PBM 06 Persiapan SNBT 2025

    35

    PPU PBM 06 Persiapan SNBT 2025

    Ada 24 soal harus selsai 28 menit. Semangat semoga bisa lulus SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 23

    01. Pada tahun 2009 mendatang pembangunan proyek monorel di Kota Bandung akam bisa dinikmati masyarakat. Sampai saat ini, Projek sarana trans portasi massal yang diharapkan mempu mengurai benang kusur kemacetan di kota ini baru pada tahap 80% studi kelayakan (feasibility study). Pada akhir tahun 2006 ini proses study kelayakan diharapkan dapat diselesaikan. Pada tahun berikutnya pembangunan sudah dapat dimulai. Dengan demikian tahun 2009 masyarkat Kota Bandung sudah bisa menikmati sarana trans portasi monorel ini.
    Ide pokok dari paragraf itu adalah ….

    2 / 23

    02. Pada tahun 2009 mendatang pembangunan proyek monorel di Kota Bandung akam bisa dinikmati masyarakat. Sampai saat ini, Projek sarana trans portasi massal yang diharapkan mempu mengurai benang kusur kemacetan di kota ini baru pada tahap 80% studi kelayakan (feasibility study). Pada akhir tahun 2006 ini proses study kelayakan diharapkan dapat diselesaikan. Pada tahun berikutnya pembangunan sudah dapat dimu lai. Dengan demikian tahun 2009 masyarkat Kota Bandung sudah bisa menikmati sarana transportasi monorel ini.
    Kalimat-kalimat dalam wacana di atas berupa opini, KECUALI ….

    3 / 23

    03. Bentuk kata yang digunakan dalam kalimat
    kalimat di bawah ini tidak baku,
    KECUALI ….

    4 / 23

    04. Penulisan kalimat yang benar menurut EYD
    terdapat dalam ….

    5 / 23

    05. Susunlah frase-frase berikut menjadi suatu
    kalimat yang baik
    1. Nu’man Abdul Hakim
    2. sebab perundangan yang ada
    3. Wakil Gubernur Jawa Barat
    4. melarang praktik haram tersebut
    5. tidak perlu membuat peraturan daerah
    6. menegaskan
    7. untuk membrantas praktik perjudian
    Susunan kalimat yang baik adalah ….

    6 / 23

    06. Kata majemuk berkontruksi A dan B terda
    pat pada kalimat ….

    7 / 23

    07. Komersialisasi jabatan sudah membudaya di
    Indonesia.
    Kata komersialisasi jabatan dalam kalimat itu
    mengandung makna ….

    8 / 23

    08. Dari hasil wawancara di lapangan, penulis
    menemukan banyak golongan tua (orang tua, kaum
    pendidik, pejabat kelurahan, dan para pemuka
    masyarakat) yang berpendapat bahwa sebenarnya
    pelajar mempunyai peranan yang besar dalam
    pembangunan masyarakat terutama pembangunan
    kelurahan.
    Kalimat-kalimat di bawah ini mempunyai
    pola yang sama dengan kalimat di atas,
    KECUALI ….

    9 / 23

    09. 1. Kalaupun gagal masuk PTN favorit, itu bukan
    akhir segalanya, masih banyak PTS yang menjanji
    kan. 2. Tidak bisa di pungkiri, PTN masih
    merupakan pilihan favorit. 3. Dibursa kerja,
    beberapa PTS membuktikan lulusannya bahkan
    bisa mengalahkan saingannya yang lulus dari PTN
    dalam mencari pekerjaan. 4. Selain karena
    biayanya relatif murah (jika menggunakan jalur
    SPMB) dibanding biaya kuliah di PTS, menembus
    PTN di anggap suatu prestasi sekaligus prestise. 5.
    Karena terbatasnya daya tampung, tentu saja tidak
    semua anak negeri ini bisa menikmati bangku
    kuliah PTN.
    Kalimat-kalimat di atas dapat disusun
    menjadi sebuah alinea ….

    10 / 23

    10. Gaji yang diperoleh dari hasil kerja selama empat
    tahun dibelikan rumah sederhana.
    Inti kalimat di atas ….

    11 / 23

    12. Rencana anggaran merupakan hal yang sangat
    penting di dalam suatu perusahaan sehingga setiap
    usahawan harus memahami cara mencari sumber
    dana, ia juga harus mampu membuat rencana biaya
    operasional secara baik sehingga pada suatu saat
    nanti dapat dipertanggungjawabkan sebagai laporan
    atau bahan untuk peminjaman modal di bank.
    Isi kalimat-kalimat berikut sesuai dengan
    maksud kalimat di atas, KECUALI ….

    12 / 23

    13. Pengetahuan remaja tentang seks pada umumnya
    masih sangat minim bahkan masih banyak yang
    salah tafsir. Mereka beranggapan bahwa seks
    adalah perbuatan yang nista saja. Pengetahuan
    tentang muhrim dan bukan muhrim pun termasuk
    soal ini. Dalam masa pancaroba remaja menyadari
    adanya perkembangan biologis walaupun tidak
    diberi penerangan. Namun, tidak sedikit remaja
    yang buta perkembangan ini dan tidak mau
    bertanya kepada orang tua atau guru. Hal ini
    disebabkan tidak adanya keterbukaan antara orang
    tua dan anak.
    Simpulan yang dapat ditarik dari bacaan itu
    adalah ….

    13 / 23

    14. Pengetahuan remaja tentang seks pada umumnya
    masih sangat minim bahkan masih banyak yang
    salah tafsir. Mereka beranggapan bahwa seks
    adalah perbuatan yang nista saja. Pengetahuan ten
    tang muhrim dan bukan muhrim pun termasuk
    soal ini. Dalam masa pancaroba remaja menyadari
    adanya perkembangan biologis walaupun tidak
    diberi penerangan. Namun, tidak sedikit remaja
    yang buta perkembangan ini dan tidak mau ber
    tanya kepada orang tua atau guru. Hal ini disebab
    kan tidak adanya keterbukaan antara orang tua
    dan anak.
    Isi bacaan itu merupakan sebuah ….

    14 / 23

    15. Penulisan kalimat yang sesuai dengan aturan
    ejaan yang berlaku terdapat dalam kalimat ….

    15 / 23

    16. Jawa Barat hingga saat ini belum bisa memenuhi
    kebutuhan daging sapi potong untuk masyarkatnya
    sebanyak 3.000.000 ekor pertahun. Jabar hanya
    mampu mensuplai 10% dari kebutuhan atau
    30.000 ekor / tahun. Untuk memenuhi kebutuhan
    sisanya Jabar mendatangkan sapi potong dari
    propinsi lain.
    Dalam paragraf di atas terdapat beberapa
    kata yang tidak baku. Paragraf di atas akan
    menjadi baku jika direvisi dengan cara beri
    kut, KECUALI ….

    16 / 23

    17. Anggota komisi C, Y. Untung, mengatakan tidak
    terserapnya anggaran tidak bisa digeneralisasi akibat
    perencanaan yang tidak matang. Menurut dia, ada
    dua faktor yang menyebabkan hal itu terjadi.
    Pertama, dalam realisasi kegiatan ada prinsip
    efesiensi. Sehingga ada penghematan saat proses
    kegiatan. Kedua, volume kebutuhan bisa berkurang
    karena ada penurunan harga barang saat proses
    pelaksanaan kegiatan.
    Dalam paragraf itu terdapat kalimat yang
    strukturnya salah. Kalimat yang dimaksud
    adalah ….

    17 / 23

    18. Unsur inti kalimat Agar pada masa yang akan
    datang tidak ada orang yang menuntut ganti rugi,
    peristiwa itu perlu mendapat perhatian dari berbagai
    pihak adalah ….

    18 / 23

    19. BKKBN telah menyiapkan alat kontrasepsi gratis
    untuk keluarga miskin sebanyak mungkin.
    Kontrasepsi dalam kalimat di atas mengandung
    arti ….

    19 / 23

    21. Boleh jadi sikap feodalistik otoriter itu meru
    pakan bias dari filsafat klasik, tabula rasa.
    Kata bercetak tebal dalam kalimat itu dapat
    diganti dengan kata-kata ….

    20 / 23

    22. Tidak banyak guru …. yang mempunyai banyak
    waktu untuk membaca …. lain, diluar …. untuk
    memantapkan konsep dasar sains.
    Istilah yang tepat untuk mengisi bagian yang
    rumpang dalam kalimat itu adalah ….

    21 / 23

    23. Polusi udara memang terjadi secara alamiah. sebab
    fenomena alam seperti letusan gunung merapi,
    kebakaran hutan, debu, tumbuh-tumbuhan yang
    membusuk, bangkai hewan, dan garam laut dapat
    mencemari udara. Akan tetapi semua ini masih
    dapat dikatakan dalam batas-batas yang dapat
    ditoleransi. Artinya proses laju pembersihan polusi
    dari udara dan laju pencemaran itu masih dalam
    keseimbangan alam. Oleh karena itu, harus dapat
    memelihara kebersihan lingkungan.
    Kalimat yang tidak logis dalam paragraf
    tersebut adalah ….

    22 / 23

    24. Pribahasa yang mengungkapkan mengerjakan
    dua atau tiga perbuatan dalam satu waktu
    ialah ….

    23 / 23

    25. Buku ini membahas berbagai cretivity manusia
    sejak zaman kuno, sampai diketemukannya semua
    bidang ilmu, sejak dari sejarah lahirnya ilmu penge
    tahuan sampai penciptaannya. Buku ini akan
    menambah segudang pemahaman atas lahirnya
    secara jelas dan detail. Kapan dan dimana ilmu
    pengetahuan berasal?
    Kalimat di atas akan menjadi kalimat baku
    jika diperbaiki dengan cara berikut,
    KECUALI ….

    Your score is

  • PPU PBM 05 Persiapan SNBT 2025

    228

    PPU PBM 05 Persiapan SNBT 2025

    Ada 24 soal harus selsai 30 menit. Semangat semoga bisa lulus SNBT 2025.

    The number of attempts remaining is 3

    Isi dulu data diri yaah

    1 / 24

    Menjelang digulirkannya dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah khususnya untuk sektor pendidikan, kini sejumlah daerah mulai melakukan publisitas tentang kondisi persoalan pendidikan di daerahnya masing-masing. Namun, disinyalir tak jarang dari data yang diekpos itu sengaja dibesar-besarkan agar mendapat dana yang besar pula.

    Dari kabupaten Purwakarta dilaporkan sebanyak 2.000 anak usia 7-12 tahun hingga saat ini belum manikmati bangku sekolah. Hal itu terjadi akibat ketidak mampuan orang tua dalam membiayai sekolah mereka. Bila kondisi itu dibiarkan, maka dipastikan akan menurunkan tingkat angka partisipasi murni (APM) bagi anak seusia itu dalam memasuki pendidikan dasar (SD). Padahal, APM, SD di Kabupaten Purwakarta tahun 2004 lalu dinilai masih relatif baik hingga mencapai 92,40%.
    01. Pernyataan berikut ini yang tidak sesuai dengan teks di atas adalah ….

    2 / 24

    Menjelang digulirkannya dana subsidi bahan bakar minyak (BBM) oleh pemerintah khususnya untuk sektor pendidikan, kini sejumlah daerah mulai melakukan publisitas tentang kondisi persoalan pendidikan di daerahnya masing-masing. Namun, disinyalir tak jarang dari data yang diekpos itu sengaja dibesar-besarkan agar mendapat dana yang besar pula.

    Dari kabupaten Purwakarta dilaporkan sebanyak 2.000 anak usia 7-12 tahun hingga saat ini belum manikmati bangku sekolah. Hal itu terjadi akibat ketidak mampuan orang tua dalam membiayai sekolah mereka. Bila kondisi itu dibiarkan, maka dipastikan akan menurunkan tingkat angka partisipasi murni (APM) bagi anak seusia itu dalam memasuki pendidikan dasar (SD). Padahal, APM, SD di Kabupaten Purwakarta tahun 2004 lalu dinilai masih relatif baik hingga mencapai 92,40%.
    02. Gagasan paragraf dua dikembangkan dengan menggunakan pertanyaan ….

    3 / 24

    04. Pemakaian tanda baca yang benar terdapat dalam kalimat-kalimat di bawah ini, KECUALI ….

    4 / 24

    05. Penulisan yang sesuai dengan EYD terdapat pada kalimat ….

    5 / 24

    06. (1) Vitamin A murni berupa kristal kuning pucat, tahan terhadap panas dan sinar, dan mudah rusak karena oksidasi. (2) Vitamin A merupakan salah satu vitamin yang tidak larut dalam air. (3) Karenanya, vitamin A berkhasiat untuk mnejaga keutuhan kulit serta meningkatkan kesehatan mata dan pertahanan tubuh terhadap infeksi kuman, virus, dan parasit. (4) Namun, vitamin ini larut dalam pelarut lemak. (5) Vitamin ini penting untuk keutuhan lapisan epitel uang menyelaputi tubuh, yaitu kulit dan jaringan mukosa yang menutupi mata dan rongga saluran pencernaan, saluran pernapasan, serta saluran kemih.
    Urutan kalimat yang tepat untuk paragraf di atas adalah ….

    6 / 24

    07. Kata yang bermakna asosiasi terdapat dalam
    kalimat, KECUALI ….

    7 / 24

    08. Sejalan dengan perkembangan yang terjadi, jumlah
    penduduk Kota Bandung terus mengalami pening
    katan dengan jumlah urbanisasi sebanyak 2,3%,
    sedangkan pertumbuhan alami sebesar 1,08%.
    Kalimat di atas merupakan perluasan kalimat
    inti ….

    8 / 24

    09. Dalam dunia pendidikan pada masa kini menuntut
    guru sebagai fasilitator membuat anak dapat
    mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di sekolah
    dalam kehidupan sehari-hari.
    Kalimat di atas tidak baku. Kalimat itu akan
    menjadi baku jika diperbaiki dengan cara ….

    9 / 24

    10. Barang yang dikatakan bekas tidak selamanya harus dibuang atau dimusnahkan. Teknologi canggih kini mendukung pemanfaatan barang bekas menjadi daur ulang yang dapat dijadikan komoditas siap pakai. Sebagai contoh, sampah yang menggunung di tempat pembuangan kini menjadi ajang rezeki. Para pemungut sampah memburu botol bekas, pecahan kaca, karton bekas, plastik, sandal, atau sepatu bekas, kaleng dan lain-lain. Barang bekas yang sejenis dikelompokkan kemudian dijual kepada penadah dengan tarif per kilogram. Oleh penadah dikirim dengan truk-truk atau kerata api ke pabrik-pabrik ke kota besar lainya sebagai bahan baku. Seorang penadah barangbekas tersebut mencapai omzet penjualan sampai ratusan juta rupiah. Demikian pula dengan barang bekas yang lain seperti ban mobil. Dengan kreatifitas, ban mobil bagian luar kini dapat disulap menjadi perangkat meja kursi yang artistik dengan harga jutaan rupiah.
    Simpulan bacaan di atas adalah ….

    10 / 24

    11. (1) Wanita Indonesia harus mendapat pendidikan
    seperti kaum pria.
    (2) Mereka akan menjadi ibu yang mendidik anak
    anaknya.
    (3) Anak-anak akan menjadi manusia yang
    pandai dan berguna bagi masyarakat.
    (4) Ibu yang mengasuhnya hanyalah ibu yang bodoh
    Rangkaian yang tepat dari keempat kalimat
    tersebut adalah ….

    11 / 24

    12. 1. yang akan menuju Nias
    2. dari dalam dan luar
    3. terlantar di Medan
    4. para relawan
    5. yang akan menuju
    6. karena pesawat
    7. Gunung Sitoli, Nias
    8. Bandara Binaka
    9. masih terbatas
    Frase-frase di atas dapat disusun menjadi kali
    mat majemuk bertingkat yang baik dengan
    urutan ….

    12 / 24

    13. Pembanguanan yang menyangkut semua aspek
    kehidupan manusia harus dilakukan secara merata
    dan berkesinambungan sehigga dapat meningkatkan
    kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
    Yang harus dilakukan dalam kalimat itu
    adalah ….

    13 / 24

    14. Yang merupakan kalimat baku ….

    14 / 24

    15. Berikut ini adalah kalimat penutup dalam
    surat yang tepat adalah ….

    15 / 24

    16. Mengapa kita selalu terlambat mengantisipasi ben cana-demi bencana yang terjadi di negeri ini? Banyak jawaban yang dapat diajukan. Namun, ada satu aspek penyebab buruknya dampak peristiwa itu. Masyarakat tidak mendapat informasi yang memadai untuk memprediksi dan mengantisipasi bencana. Mereka tidak cukup mendapat penerangan bagaimana menghindari bencana.
    Di antara pernyataan di atas ini yang TIDAK dapat disebut kalimat adalah ….

    16 / 24

    17. Presiden mengharapkan rakyat dapat membangun bangsa dan negara ini dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Kalimat di atas mempunyai makna yang sama dengan kalimat ….

    17 / 24

    18. Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara tanggal 21
    April …. adalah salah satu wanita yang telah
    memperjuangkan nasib kaumnya …. Mau ber
    korban demi nusa dan bangsa. Oleh karena itu,
    jasa …. selalu dikenang bangsa Indonesia.
    Kata ganti orang yang tepat untuk mengisi
    bagian yang rumpang kalimat diatas adalah ….

    18 / 24

    19. Cek adalah merupakan alat pembayaran, tetapi
    bukan sebagai alat pembayaran yang sah.
    Rangkaian kata di atas menjadi kalimat baku
    jika dilakukan hal berikut ….

    19 / 24

    20. Pemilu nasional untuk memilih presiden dan wakil
    presiden, anggota DPR dan anggota DPD diseleng
    garakan secara nasional. Pemilu presiden / wakil
    presiden diikuti calon perseorangan yang diusulkan
    oleh partai nasional. Partai lokal tidak dapat
    mengikuti pemilu nasional. jika dukungan partai
    lokal menyebar ke seluruh negeri, ia bisa naik
    menjadi partai nasional. Partai lokal hanya dapat
    mengikuti pemilu daerah.
    Pernyataan berikut yang sesuai dengan isi
    paragraf di atas adalah ….

    20 / 24

    21. Penanganan relokasi pemukiman recovery
    masyarakat serta pemulihan kondisi lingkungan
    adalah prioritas utama yang harus segera dilakukan
    di Kabupaten Ciamis. Hal ini untuk memberikan
    kepastian kelangsungan nasib korban bencana
    tsunami. Selain itu alokasi anggaran untuk
    menangani bencana tsunami harus segera mendapat
    kepastian dan bisa secepatnya dicairkan.
    Paragraf di atas dapat dinyatakan secara
    ringkas dengan kalimat ….

    21 / 24

    22. Kalimat yang merupakan kalimat majemuk
    bertingkat dengan anak kalimat pengganti
    keterangan subjek adalah ….

    22 / 24

    23. Pengembangan kualitas sumber daya manusia, teru
    tama anak dan remaja di bawah usia 19 tahun yang
    kini berjumlah 85 juta oarng perlu diperhatikan.
    Kalimat intiny a mempunyai pola yang sama
    dengan ….

    23 / 24

    24. Kalimat permintaan saran yang tepat dalam
    kata pengantar karya tulis adalah ….

    24 / 24

    25. Pola pembentukan kata pemukiman penduduk
    dalam kalimat Banjir merupakan satu ciri banyak
    kota dan tempat lain yang padat permukiman
    penduduk di hampir sepanjang pantai utara Pulau
    Jawa sama dengan pola pembentukan kata berikut,
    KECUALI ….

    Your score is